Tingkatkan Layanan holistik, Kemenag dan RSUD Tongas Teken MoU Kerjasama Rohaniawan Serta Penguatan Program Keagamaan dan Keumatan
- account_circle Redaksi Pagi
- calendar_month 9 menit yang lalu
- visibility 4
- print Cetak

PROBOLINGGO,RI- Terobosan yang dilakukan oleh instansi yang mengarah pada kemajuan dalam berbagai bidang merupakan sesuatu hal yang patut mendapat apresiasi. Hal ini seperti yang dilakukan oleh Kemenag kabupaten probolinggo, dengan tujuan meningkatkan kualitas pelayanan publik di bidang kesehatan, maka Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Probolinggo secara resmi menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan UOBK RSUD Tongas pada Senin (28/9/2026). Penandatanganan yang berlangsung di Kantor Kemenag Kabupaten Probolinggo ini berfokus pada penyediaan fasilitas pendampingan rohaniawan bagi para pasien rawat inap.
Dokumen kerja sama strategis tersebut ditandatangani langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Probolinggo, Dr. Samsur, S.Ag., M.Pd.I., bersama dr. Catur Prangga Wadana, Sp.A., M.Kes., mewakili UOBK RSUD Tongas. Acara ini turut disaksikan oleh Kasubbag Tata Usaha, jajaran Kepala Seksi di lingkungan Kemenag Kabupaten Probolinggo, serta perwakilan staf manajemen RSUD Tongas.
Kerja sama kelembagaan ini bertujuan mengintegrasikan pendekatan spiritual ke dalam standar pelayanan medis rumah sakit. Melalui kemitraan ini, Kemenag akan menerjunkan tenaga rohaniawan dan penyuluh agama untuk memberikan pembinaan keagamaan, pendoaan, serta penguatan mental bagi pasien dan keluarganya selama masa perawatan.
Dalam sambutannya, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Probolinggo, Dr. Samsur, menegaskan pentingnya pelayanan kesehatan yang komprehensif dan humanis.
“Pelayanan kesehatan yang paripurna tidak hanya berfokus pada pengobatan fisik, tetapi juga memperhatikan kebutuhan spiritual pasien. Kehadiran rohaniawan di rumah sakit diharapkan mampu memberikan semangat, ketenangan, dan penguatan mental kepada pasien maupun keluarganya sehingga proses penyembuhan dapat berjalan lebih optimal,” ungkap Samsur.
Samsur menambahkan, Kemenag memiliki kesiapan sumber daya manusia yang memadai dari berbagai unsur berkaitan dengan penguatan program keagamaan keumatan untuk mendukung sinergi pelayanan publik di fasilitas kesehatan masyarakat.
Sementara itu, representasi UOBK RSUD Tongas, dr. Catur Prangga Wadana, Sp.A., M.Kes., menyampaikan bahwa aspek psikologis dan spiritual merupakan bagian tak terpisahkan dari pemulihan pasien. Kehadiran mitra dari Kemenag dinilai menjadi langkah konkret dalam menjawab kebutuhan batin pasien di tengah proses pengobatan.
Sesuai ketentuan, Nota Kesepahaman ini berlaku selama dua tahun sejak ditandatangani dan dapat diperpanjang secara berkala. Kolaborasi ini diharapkan menjadi pijakan bersama dalam mewujudkan layanan kesehatan holistik yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat Kabupaten Probolinggo. (Suh).
- Penulis: Redaksi Pagi




Saat ini belum ada komentar