Upaya Kolektif Mengatasi Risiko Banjir di Sampang Melalui Pembersihan Sungai, Diliput Media Nasional
- account_circle Redaksi Pagi
- calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
- visibility 80
- print Cetak

SAMPANG, RI – Upaya Kolektif Mengatasi Risiko Banjir di Sampang Melalui Pembersihan Sungai, Pemerintah Desa Panggung di Sampang, bersama warga dan tim siaga bencana desa, telah melaksanakan kegiatan gotong royong pembersihan sungai secara menyeluruh pada Minggu pagi (9/11/2025). Kegiatan ini, yang menarik perhatian media, termasuk Radar Indonesia, merupakan langkah proaktif yang signifikan dalam upaya mengurangi risiko tersumbatnya aliran sungai yang dapat memicu bencana banjir, mengingat Desa Panggung dikenal sebagai wilayah yang rawan terhadap musibah tersebut.
Semangat kebersamaan terlihat jelas saat masyarakat setempat bahu-membahu membersihkan aliran sungai. Dengan peralatan seadanya, mereka berhasil mengangkat berbagai jenis sampah dan material yang menumpuk di beberapa titik lokasi, termasuk sampah plastik, ranting pohon, dan material lainnya. Upaya kolektif ini mencerminkan tingginya kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan dan kelestarian sumber daya air.
Peningkatan Kesiapsiagaan Menjelang Musim Hujan. Anggota tim siaga bencana desa menyatakan bahwa kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam menjaga kebersihan sungai sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan desa dalam menghadapi musim penghujan yang akan datang. Dalam kondisi normal pun, sungai yang bersih adalah kunci bagi lingkungan yang sehat. Melalui kegiatan gotong royong ini, tujuannya tidak hanya sebatas menjaga kebersihan, tetapi juga untuk mencegah bencana banjir sebelum terjadi.
Meskipun desa tersebut kerap kali menjadi langganan banjir, diharapkan dengan adanya upaya pembersihan rutin seperti ini, dampak yang ditimbulkan saat banjir datang minimal tidak terlalu besar. Kegiatan bersih-bersih ini difokuskan di dua lokasi sungai utama, yaitu di area Dusun Tase’an dan Dusun Panggung, yang dinilai kritis terhadap penumpukan sampah.
Aksi Bersih Sungai sebagai Sarana Edukasi
Kegiatan aksi bersih sungai ini juga berfungsi sebagai sarana edukasi yang penting bagi masyarakat agar lebih peduli terhadap kelestarian sungai. Hal ini menjadi contoh konkret agar warga tidak lagi membuang sampah ke sungai, sebab kepedulian terhadap lingkungan sekitar adalah tanggung jawab bersama.
Kepala desa setempat, yang turut hadir memberikan dukungan penuh dan apresiasi kepada masyarakat atas kepeduliannya, menegaskan bahwa kegiatan pembersihan sungai seperti ini adalah bagian dari program rutin yang wajib dilakukan. Hal ini dikarenakan karakter Desa Panggung sebagai daerah yang rawan banjir.
Menindaklanjuti kegiatan ini, diserukan imbauan kepada masyarakat, terutama yang tinggal di sekitar sungai, untuk tetap mempertahankan, merawat, dan menjaga kebersihan lingkungan dan sungai di desa. Penting untuk menghindari kebiasaan membuang sampah sembarangan ke sungai. Disarankan pula agar kegiatan rutin kerja bakti bersih-bersih sungai dilakukan minimal seminggu sekali untuk mengurangi penumpukan sampah.
Harapan ke depannya, melalui kesadaran dan tindakan nyata bersama ini, warga di Desa Panggung, Sampang, dapat memiliki lingkungan tempat tinggal yang nyaman, aman, dan kondusif, bebas dari ancaman banjir yang signifikan.
(G.Nas)
- Penulis: Redaksi Pagi




Saat ini belum ada komentar