Breaking News
light_mode
Trending Tags

Komisi III DPRD Kota Probolinggo Gelar RDP Perlindungan Anak, Dorong Penguatan Sosialisasi dan Dukungan Anggaran

  • account_circle Redaksi Pagi
  • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
  • visibility 143
  • print Cetak

PROBOLINGGO,RI- Komisi III DPRD Kota Probolinggo menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait isu perlindungan anak dan pencegahan kekerasan terhadap perempuan serta anak. Forum tersebut menjadi ruang evaluasi sekaligus penguatan sinergi antara legislatif, pemerintah daerah, organisasi masyarakat, dan unsur pendamping dalam memastikan pelayanan perlindungan sosial berjalan lebih efektif dan menyentuh masyarakat hingga tingkat bawah. Kamis (04/06/2026).

Dalam forum tersebut, Ketua Komisi III DPRD Kota Probolinggo, Muchlas Kurniawan, menyampaikan apresiasi kepada elemen masyarakat yang selama ini aktif mengawal program pemerintah, khususnya yang berkaitan dengan perlindungan perempuan dan anak.

Menurutnya, masukan yang disampaikan dalam rapat menunjukkan tingginya kepedulian masyarakat terhadap kualitas pelayanan publik dan efektivitas penggunaan anggaran daerah.

“Saya juga berterima kasih kepada teman-teman RSM yang ternyata peduli terhadap tatanan dan program-program Pemerintah Kota Probolinggo, terutama program yang ada di Dinas Sosial. Tadi yang disampaikan berkaitan dengan masalah kekerasan terhadap perempuan dan anak, termasuk bagaimana program dan anggarannya. Ini menjadi koreksi dan masukan bagi kita semuanya, baik DPRD maupun OPD terkait,” ujar Muchlas.

Ia menegaskan bahwa DPRD membuka ruang komunikasi dan evaluasi secara terbuka apabila terdapat kebutuhan diskusi lanjutan mengenai pelaksanaan program perlindungan sosial di masyarakat.

Muchlas menjelaskan bahwa persoalan kekerasan terhadap perempuan dan anak saat ini menjadi perhatian serius karena kasus-kasus serupa mulai menunjukkan tren yang mengkhawatirkan di berbagai daerah, termasuk di Kota Probolinggo.

Karena itu, menurutnya, langkah pencegahan melalui sosialisasi harus diperkuat agar masyarakat memahami bentuk-bentuk kekerasan, mekanisme pelaporan, hingga layanan yang tersedia.

Ia juga menyoroti kondisi keterbatasan anggaran yang selama ini dihadapi pelaksana program. Menurutnya, berbagai upaya integrasi kegiatan telah dilakukan agar sosialisasi tetap berjalan, termasuk melalui kolaborasi dengan program lintas sektor seperti PKK maupun kegiatan masyarakat lainnya.

Namun demikian, DPRD akan menjadikan persoalan tersebut sebagai bahan evaluasi dalam proses pembahasan APBD mendatang.

“Program-program ini penting terutama yang berkaitan dengan sosialisasi supaya masyarakat paham tentang kekerasan yang terjadi. Kalau memang dibutuhkan, kami akan memberikan support anggaran yang lebih ke depan,” tegasnya.

Sementara itu, perwakilan Aliansi Legam Probolinggo Raya, Haris, menekankan pentingnya kehadiran pemerintah melalui Dinas Sosial yang lebih dekat dengan masyarakat.

Menurutnya, pelayanan perlindungan sosial tidak cukup hanya tersedia secara administratif, tetapi juga harus dipahami dan mudah diakses oleh masyarakat hingga tingkat akar rumput.

“Harapan kami Dinas Sosial bisa lebih banyak melakukan sosialisasi sehingga masyarakat memahami keberadaan dan manfaat layanan yang tersedia. Minimnya anggaran tidak boleh menjadi alasan, tetapi harus diimbangi dengan inovasi agar masyarakat tetap mendapatkan pelayanan,” kata Haris.

Ia menilai masih terdapat sejumlah persoalan di lapangan, salah satunya terkait rendahnya pemahaman masyarakat mengenai mekanisme penanganan kasus kekerasan. Kondisi tersebut menyebabkan sebagian warga enggan melapor karena menganggap proses pendampingan memerlukan biaya yang besar, termasuk untuk kebutuhan pemeriksaan atau visum.

Menurut Haris, kondisi ini perlu segera diperbaiki melalui peningkatan respon cepat serta penguatan informasi publik.

Selain itu, ia berharap predikat Kota Layak Anak yang telah diraih Kota Probolinggo tidak berhenti sebagai capaian administratif semata, tetapi benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh anak-anak di kehidupan sehari-hari.

“Anak-anak harus benar-benar merasa aman, nyaman, dan terlindungi. Jangan sampai penghargaan hanya menjadi pencitraan, tetapi implementasinya belum dirasakan masyarakat,” tambahnya.

Menanggapi berbagai masukan tersebut, Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Probolinggo, Madihah, S.K.M., menjelaskan bahwa pihaknya terus menjalankan fungsi perlindungan terhadap perempuan dan anak sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Ia menjelaskan bahwa penanganan kasus dilakukan mulai dari tahap penjangkauan, pendampingan hingga koordinasi dengan aparat penegak hukum apabila perkara masih dalam proses hukum.

Madihah menyebut beberapa kasus yang menjadi perhatian publik selama ini telah mendapatkan pendampingan sesuai prosedur dan menjadi bagian dari evaluasi peningkatan layanan.

“Kami mengapresiasi semua masukan yang disampaikan sebagai bahan perbaikan pelayanan. Ke depan memang ada beberapa hal yang membutuhkan dukungan anggaran lebih lanjut, meskipun kami terus mencoba melakukan integrasi dan sinergi program,” ujarnya.

Menurutnya, persoalan kekerasan terhadap perempuan dan anak tidak dapat diselesaikan hanya oleh pemerintah atau Dinas Sosial semata, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh pihak melalui pendekatan kolaboratif atau pentahelix.

Melalui forum RDP tersebut, diharapkan lahir langkah konkret untuk memperkuat sistem perlindungan anak di Kota Probolinggo, memperluas sosialisasi kepada masyarakat, mempercepat respon layanan, serta memastikan setiap anak dan perempuan mendapatkan perlindungan yang optimal.(suh)

  • Penulis: Redaksi Pagi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perkembangan Penanganan Kasus Tindak Pidana Pencurian Mobil di Showroom Kacunk Motor Oleh Polres Tulungagung

    Perkembangan Penanganan Kasus Tindak Pidana Pencurian Mobil di Showroom Kacunk Motor Oleh Polres Tulungagung

    • calendar_month Jumat, 28 Feb 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 358
    • 0Komentar

    TULUNGAGUNG,RI- Perkembangan Penanganan Kasus Tindak Pidana Pencurian Dengan objek Kendaraan Bermotor yang terjadi di showroom Kacunk Motor. Hal tersebut disampaikan Kapolres Tulungagung AKBP Muhammad Taat Resdi melalui konferensi pers berlangsung, Kamis (27/02/2025) yang didampingi Kasat Reskrim, Kasipropam, Kasihumas dan mas Kacunk. Kapolres Tulungagung AKBP Taat mengungkapkan, tersangka yang selaku petugas marketing di showroom Kacunk Motor […]

  • Kapolda Jatim Lepas Distribusi Daging Qurban Door To Door Untuk Masyarakat Terdampak Covid-19

    Kapolda Jatim Lepas Distribusi Daging Qurban Door To Door Untuk Masyarakat Terdampak Covid-19

    • calendar_month Rabu, 21 Jul 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 352
    • 0Komentar

    SURABAYA – RI, Polda Jawa Timur distribusikan daging qurban untuk warga terdampak Covid-19. Pendistribusian daging qurban ini dilakukan tepat pada Perayaan Hari Raya Idul Adha 1442H, Selasa (20/7/2021). Pendistribusian daging qurban ini juga diikuti oleh seluruh Polres Jajaran Polda Jatim. Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta bersama Wakapolda Jawa Timur Brigjen Pol Slamet Hadi […]

  • PPDB Tingkat SMA Di Kota tasikmalaya Berjalan Lancar Sesuai Sistem

    PPDB Tingkat SMA Di Kota tasikmalaya Berjalan Lancar Sesuai Sistem

    • calendar_month Jumat, 12 Jul 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 499
    • 0Komentar

    Kota Tasikmalaya, RI Dalam pelaksanaan PPDB Tingkat SMA sederajat berjalan lancar tanpa ada masalah, pihak sekolah dengan anak didik Baru serta orang Tua paham dengan sistem tak ada komplen apalagi memaksakan untuk masuk di sekolah yg diinginkan bagi yang tak lolos.Beberapa Ketua PPDB SMA/SMKN ketika di temui oara awak media di kampus SMKN 8 kota […]

  • Kapolres Probolinggo Kota Hadiri Peringatan Hari Santri Nasional Ke – 10

    Kapolres Probolinggo Kota Hadiri Peringatan Hari Santri Nasional Ke – 10

    • calendar_month Selasa, 22 Okt 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 324
    • 0Komentar

    Probolinggo,RI- Kapolres Probolinggo Kota AKBP Oki Ahadian P, S.H., S.I.K., M.H menghadiri kegiatan upacara Hari Santri Nasional ke 10 pada Selasa (22/10/2024) pagi. Upacara peringatan ini berlangsung di halaman Pemkot Probolinggo, bertindak sebagai pimpinan upacara yaitu PJ Walikota Probolinggo, M. Taufik Kurniawan S. Sos “Hari Santri yang kita peringati setiap tanggal 22 Oktober adalah momen […]

  • Para Petani Mengeluh Harga Tembakau Anjlok Drastis

    Para Petani Mengeluh Harga Tembakau Anjlok Drastis

    • calendar_month Kamis, 10 Sep 2020
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 457
    • 0Komentar

    JOMBANG – RI, Dengan adanya Pandemi Covid-19 di Indonesia sampai saat ini membuat Perekonomian belum juga kembali stabil. Para Pengusaha, Pedagang, Tukang Ojek, Para Petani, dan lain-lain masih merasa kesulitan mencari penghasilan untuk kebutuhan sehari-hari. Dampak yang besar juga dirasakan oleh Warga Petani. Desa Munungkerep Kecamatan Kabuh Kabupaten Jombang. Mereka mengeluh dengan anjloknya harga Tembakau. […]

  • Team 11 Dan TKBM Melaksanakan Penyaluran Bantuan Sembako Pada Anak Yatim Dan Kaum Dhuafa

    Team 11 Dan TKBM Melaksanakan Penyaluran Bantuan Sembako Pada Anak Yatim Dan Kaum Dhuafa

    • calendar_month Jumat, 30 Apr 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 280
    • 0Komentar

    SUMENEP – RI, Team 11 dan TKBM menyalurkan bantuan Sembako kepada Anak Yatim dan Kaum Dhuafa sebanyak 40 (empat puluh ) orang yang bertempat di Rumah Wakil Ketua Team 11 Desa Kalianget Timur Kecamatan Kalianget Kabupaten Sumenep Madura Jawa Timur, Kamis (29/04/2021). Acara tersebut dimulai pukul 10.00 WIB sampai selesai, dihadiri langsung Koordinator TKBM dan […]

expand_less