Breaking News
light_mode
Trending Tags

Usai Padamkan Kebakaran 9 Hektare, Tim KRYD Polres Kubu Raya Kini Memburu Bara di Bawah Gambut

  • account_circle Redaksi Pagi
  • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
  • visibility 47
  • print Cetak

KUBU RAYA,RI – Asap tipis masih mengepul dari hamparan gambut yang menghitam di Jalan Rasau Jaya, Desa Kuala Dua, Kecamatan Sungai Raya, Kamis (6/8/2026). Kobaran api yang sebelumnya melahap sekitar 9 hektare lahan memang telah berhasil dipadamkan, tetapi ancaman belum benar-benar berakhir. Di balik permukaan tanah yang tampak tenang, bara masih tersimpan dan sewaktu-waktu dapat memicu kebakaran kembali.

Situasi itu menjadi perhatian serius Tim Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) Polres Kubu Raya. Terlebih, lokasi kebakaran berada tidak jauh dari SMKN 1 Sungai Raya, sehingga potensi munculnya kembali api harus dicegah sedini mungkin.

Dipimpin Danton I KRYD Polres Kubu Raya AKP Supariyanto, personel kembali menyisir seluruh area bekas kebakaran untuk melaksanakan pendinginan (cooling) sekaligus penyekatan. Kedua langkah tersebut menjadi fase krusial dalam penanganan kebakaran lahan gambut karena api tidak selalu padam bersamaan dengan hilangnya kobaran di permukaan.

Sebelumnya, kebakaran hebat menghanguskan hamparan gambut seluas kurang lebih sembilan hektare pada Selasa lalu. Besarnya luasan area, vegetasi semak belukar yang telah mengering, serta embusan angin membuat api dengan cepat menjalar. Tim gabungan yang terdiri dari Polres Kubu Raya, TNI, BNPB, Masyarakat Peduli Api (MPA), dan relawan bekerja tanpa henti memutus laju api agar tidak mencapai kawasan sekolah maupun lahan di sekitarnya.

Kini, fokus operasi berubah. Personel tidak lagi mengejar kobaran api yang terlihat, melainkan memburu bara yang bersembunyi di bawah lapisan gambut.

Kapolres Kubu Raya AKBP Rensa S. Aktadivia melalui Kasubsi Penmas Aiptu Ade mengatakan, pendinginan merupakan tahapan yang paling menentukan dalam penanganan kebakaran lahan gambut.

“Karakteristik gambut berbeda dengan tanah mineral. Api dapat merambat di bawah permukaan melalui rongga-rongga gambut tanpa terlihat dari atas. Karena itu, meskipun kobaran api sudah padam, bara masih bisa bertahan dan kembali menyala apabila tidak dilakukan pendinginan secara menyeluruh,” kata Ade.

Menurutnya, personel secara berkala memeriksa titik-titik yang masih mengeluarkan asap. Air kemudian disiram hingga meresap ke lapisan gambut agar suhu tanah turun dan sumber panas benar-benar padam.

Operasi pendinginan didukung tiga unit mesin Robin, 32 bentang selang, tiga nozzle, serta tiga selang hisap. Peralatan tersebut digunakan untuk mengalirkan air menuju titik-titik yang masih mengeluarkan asap sekaligus menjangkau area gambut yang luas dan sulit diakses kendaraan.

Selain pendinginan, tim juga melakukan penyekatan dengan membuka jalur pengaman di beberapa sisi lahan. Langkah ini bertujuan memutus jalur rambatan api apabila masih terdapat bara aktif di bawah permukaan tanah.

“Penyekatan menjadi bagian penting dalam pengendalian karhutla. Tujuannya bukan hanya menghentikan rambatan api, tetapi juga melindungi objek-objek vital di sekitar lokasi, termasuk kawasan SMKN 1 Sungai Raya, apabila sewaktu-waktu terjadi penyalaan kembali,” ujarnya.

Meski didukung peralatan pemadam, pekerjaan di lapangan tidak berlangsung mudah. Musim kemarau menyebabkan sumber air di sekitar lokasi semakin terbatas, sementara cuaca panas dan embusan angin kencang mempercepat proses pengeringan vegetasi. Di sejumlah titik, bara muncul secara terpencar di lahan bekas terbakar yang dipenuhi semak belukar kering dan berjarak cukup jauh dari sumber air. Kondisi itu membuat personel harus menarik bentangan selang dalam jarak yang panjang agar air dapat mencapai seluruh titik pendinginan.

“Selama masih ada asap yang keluar dari permukaan gambut, berarti masih ada panas yang tersimpan di bawahnya. Karena itu, personel akan terus melakukan pendinginan sampai dipastikan tidak ada lagi potensi re-ignition atau penyalaan kembali,” tambah Ade.

Selain memastikan api benar-benar padam, Polres Kubu Raya juga mengedepankan penegakan hukum untuk mengungkap penyebab kebakaran.

Saat ini Tim Penegakan Hukum (Gakkum) Polres Kubu Raya masih melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan keterangan saksi, mendokumentasikan kondisi tempat kejadian perkara, serta menelusuri status kepemilikan lahan yang terbakar.

“Penyelidikan masih terus berlangsung untuk mengetahui penyebab kebakaran, termasuk mendalami kemungkinan adanya unsur kelalaian maupun kesengajaan. Kami juga menelusuri kepemilikan lahan. Apabila ditemukan unsur pidana, tentu akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tegas Ade.

Polres Kubu Raya kembali mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Selain berpotensi memicu bencana asap dan merusak ekosistem gambut, tindakan tersebut juga mengancam kesehatan masyarakat, aktivitas pendidikan, hingga keselamatan transportasi udara apabila asap meluas.

Ade menegaskan, Polres Kubu Raya telah menyiapkan 13 dasar hukum sebagai landasan penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran hutan dan lahan.

“Jangan membuka lahan dengan cara dibakar. Sekecil apa pun api yang ditinggalkan dapat berkembang menjadi kebakaran besar ketika cuaca panas dan angin bertiup kencang. Apabila masyarakat melihat titik api, kepulan asap, atau mengetahui adanya aktivitas pembakaran lahan, segera hubungi Call Center Polri 110. Kami akan merespons secara cepat, tepat, dan terukur sebelum api meluas,” katanya.

Di tengah musim kemarau yang masih berlangsung, ancaman karhutla belum sepenuhnya berlalu. Di lahan gambut, api yang terlihat padam belum tentu benar-benar hilang. Karena itu, operasi pendinginan, patroli lapangan, penyelidikan penyebab kebakaran, dan partisipasi masyarakat menjadi mata rantai yang tidak terpisahkan untuk memastikan bara terakhir benar-benar padam, sehingga tidak kembali berubah menjadi bencana asap yang merugikan banyak orang.

Pewarta: Muly

  • Penulis: Redaksi Pagi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hari Bhayangkara ke-80, Polres Probolinggo Kota Tegaskan Komitmen “Polri untuk Masyarakat

    Hari Bhayangkara ke-80, Polres Probolinggo Kota Tegaskan Komitmen “Polri untuk Masyarakat

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 89
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO,RI- Polres Probolinggo Kota menggelar upacara dan tasyakuran Hari Bhayangkara ke-80 dengan mengusung tema Polri untuk Masyarakat di halaman Kantor Pemerintah Kota Probolinggo, Rabu (1/7/2026). Momentum tersebut menjadi wujud komitmen Polri untuk terus meningkatkan pelayanan sekaligus memperkuat sinergi bersama seluruh elemen masyarakat. Upacara dipimpin langsung Kapolres Probolinggo Kota AKBP Rico Yumasri, S.I.K., M.I.K. selaku inspektur […]

  • Menjaga di Tengah Kepulan Asap, Gudang Tembakau Aeng Sareh Ludes Dilalap Api

    Menjaga di Tengah Kepulan Asap, Gudang Tembakau Aeng Sareh Ludes Dilalap Api

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 30
    • 0Komentar

    SAMPANG, RI – Sebuah gudang sekaligus tempat produksi tembakau di Jalan Halim Perdana Kusuma, Desa Aeng Sareh, Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang, ludes dilalap si jago merah pada Minggu sore, 13 September 2026. Peristiwa kebakaran itu pertama kali dilaporkan warga bernama Mairi pada pukul 16.45 WIB. Mendapat laporan tersebut, tim Pemadam Kebakaran Kabupaten Sampang langsung bergerak […]

  • Anggota DPRD Kabupaten Mojokerto Menanggapi Keluhan Warga Desa Jatidukuh Terkait Galian C

    Anggota DPRD Kabupaten Mojokerto Menanggapi Keluhan Warga Desa Jatidukuh Terkait Galian C

    • calendar_month Senin, 15 Mar 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 311
    • 0Komentar

    MOJOKERTO – RI, Lantaran keluhan warga Dusun Geruh Desa Jatidukuh Kecamatan Gondang Mojokerto soal kerusakan lingkungan akibat dari Penambang Galian C, Anggota DPRD Kabupaten Mojokerto dari Komisi III Sidak pagi tadi ketempat lokasi Penambang Galian C, Jum’at (12/3/21). Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Mojokerto “Edi Ikhwanto” dalam Sidaknya, mengatakan bahwa ada temuan pelanggaran yang berdampak […]

  • Ahli Paparkan Pentingnya Peran Forensik Dalam Penegakan Hukum

    Ahli Paparkan Pentingnya Peran Forensik Dalam Penegakan Hukum

    • calendar_month Jumat, 22 Jul 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 280
    • 0Komentar

    JAKARTA – RI, Spesialis Forensik dan Medikolegal Prof. Dr. dr. Agus Purwadianto memaparkan pentingnya peran kedokteran forensik dalam proses penegakan hukum di Indonesia. “Ilmu kedokteran forensik merupakan suatu cabang spesialis dari ilmu kedokteran, dari awal mula penyidikan hingga proses pidana, forensik pasti berperan karena kami merupakan sahabat pengadilan/amicus curiae,” kata Agus, Jakarta, Kamis 21 Juli […]

  • Kades Kampung Baru Harus Bayar Lunas Uang Beras Kepada Akid Tohari

    Kades Kampung Baru Harus Bayar Lunas Uang Beras Kepada Akid Tohari

    • calendar_month Jumat, 5 Nov 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 472
    • 0Komentar

    NGANJUK – RI, Kepala Desa Kampungbaru Kecamatan Tanjunganom Kabupaten Nganjuk harus membayar uang beras yang sudah lama tak dibayar. Perseteruan dirinya dengan Akid Tohari atas kasus Wanprestasi (ingkar janji) dengan perkara gugatan Nomor 26/Pdt.G/2021/PN Njk di Pengadilan Negeri (PN) Nganjuk berakhir dengan putusan menolak eksepsi dari para tergugat seluruhnya (mengabulkan gugatan penggugat untuk sebagian). Susilo Dwi […]

  • Proses Sortir Surat Suara Pilkada 2024 KPU Kota Probolinggo Sudah Mulai Pelipatanya

    Proses Sortir Surat Suara Pilkada 2024 KPU Kota Probolinggo Sudah Mulai Pelipatanya

    • calendar_month Minggu, 3 Nov 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 302
    • 0Komentar

    Probolinggo,RI- Kota Probolinggo sedang bersiap menghadapi pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024. Dalam rangka memastikan setiap langkah proses pemilihan berjalan lancar, KPU Kota Probolinggo mulai menyortir surat suara, dan menariknya, tenaga pelipatanya didatangkan langsung dari Surabaya. Langkah ini diambil sebagai upaya menjaga keamanan dan integritas dalam proses sortir surat suara. Sabtu (02/11/24) Proses sortir berlangsung di […]

expand_less