Warga Tiga Tahun Krisis Air Bersih, Dusun Bulungan Sampang Diduga Terdampak Kebocoran Pipa PDAM
- account_circle Radar Indonesia
- calendar_month 49 menit yang lalu
- visibility 4
- print Cetak

Warga Tiga Tahun Krisis Air Bersih, Dusun Bulungan Sampang Diduga Terdampak Kebocoran Pipa PDAM
SAMPANG, RI – Warga Dusun Bulungan, Desa Plakaran, Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang, mengeluhkan krisis air bersih yang telah berlangsung kurang lebih selama tiga tahun terakhir. Kondisi ini diduga kuat diakibatkan oleh adanya sejumlah titik kebocoran pada jaringan pipa distribusi PDAM.
Berdasarkan laporan yang dihimpun, terdapat setidaknya tiga titik kebocoran pipa yang membuat pasokan air bersih tidak kunjung mengalir ke rumah-rumah warga sejak tahun 2023.
Salah seorang warga setempat, Faridi, mengungkapkan kekecewaannya atas lambatnya penanganan dari pihak instansi terkait. Menurutnya, ia telah berinisiatif mendatangi kantor PDAM yang terletak di Torjun untuk melaporkan langsung persoalan macetnya aliran air tersebut.
Kendati demikian, solusi yang diberikan oleh petugas PDAM di lapangan dinilai tidak menyelesaikan akar permasalahan. Faridi menyebutkan bahwa seorang petugas bernama Mas Edi sempat memberikan instruksi sementara agar dirinya mematikan meteran air.
“Kami sudah melaporkan kejadian ini sejak mulai tahun 2023 ke kantor PDAM Torjun karena air sama sekali tidak sampai ke rumah warga. Namun, solusi sementara yang diberikan petugas atas nama Mas Edi justru menyuruh kami untuk mematikan meterannya,” ujar Faridi saat memberikan keterangan.
Akibat terganggunya distribusi air bersih ini, aktivitas sehari-hari warga Dusun Bulungan menjadi sangat terkendala. Warga harus mencari alternatif lain untuk memenuhi kebutuhan air bersih demi kelangsungan hidup sehari-hari.
Masyarakat setempat berharap pihak PDAM Torjun maupun instansi berwenang di Kabupaten Sampang dapat segera turun tangan melakukan pengecekan lapangan, memperbaiki titik-titik kebocoran pipa, dan memulihkan normalisasi distribusi air bersih yang menjadi hak dasar warga.
(Ns/Red/RI)
- Penulis: Radar Indonesia




Saat ini belum ada komentar