Breaking News
light_mode
Trending Tags

5 Eks Anggota OPM Intan Jaya Ikrar Kembali ke NKRI: Intan Jaya Menjadi Saksi Lahirnya Papua Damai

  • account_circle Redaksi Pagi
  • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
  • visibility 151
  • print Cetak

INTAN JAYA,RI- Pada hari Jum’at, 12 Desember 2025, Lapangan Apel Kantor Bupati Intan Jaya di Jalan Poros Sugapa–Beoga, Kp. Holomama, Distrik Sugapa, menjadi saksi sebuah peristiwa bersejarah. Sebanyak 5 mantan anggota OPM Intan Jaya—Fransiskus Japugau, Yusak Kum, Vabianus Sani, Yanuarius Sani, dan Yupianus Bilambani, secara resmi menyatakan ikrar kembali kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Acara sakral ini dihadiri sekitar 500 masyarakat Intan Jaya, tokoh adat, tokoh agama, aparat keamanan, serta para pemimpin daerah.

Turut hadir tokoh-tokoh penting, di antaranya Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa, S.H., Danrem 173/PVB Brigjen TNI I Ketut Mertha Gunarda, Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol Alfred Papare, S.I.K., Bupati Intan Jaya Aner Maisini, S.H., M.H., Wakil Bupati Intan Jaya Elias Igapa, Sekda Intan Jaya Aser Mirip, Dansektor Barat Koops TNI Habema Kolonel Inf Arif Budi Situmeang, S.I.P., M.Tr.(Han), Dansatgas Yonif 500/Sikatan Letkol Inf Danang Rahmayanto, S.I.P., M.M., serta Pastor Yance Yogi selaku tokoh agama.

Dalam sambutannya, Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa menyampaikan apresiasi dan rasa syukurnya atas kesadaran kelima mantan anggota OPM tersebut. Ia menyebut langkah itu sebagai kemenangan nurani bagi masyarakat Papua. “Saya bersyukur dan bangga atas keputusan saudara-saudara kita yang hari ini memilih jalan damai. Ikrar ini adalah tanda kemenangan hati dan bukti bahwa masa depan Papua akan lebih baik jika kita bersatu dalam NKRI,” ujarnya.

Bupati Intan Jaya, Aner Maisini, turut memberikan penghargaan kepada TNI, Polri, dan seluruh unsur keamanan atas kerja keras menciptakan suasana yang kondusif. “Terima kasih kepada Satgas TNI, Polri, dan semua unsur yang telah mengedepankan pendekatan humanis. Hari ini membuktikan bahwa persatuan jauh lebih kuat daripada perpecahan,” kata Bupati.

Salah satu eks anggota OPM, Fransiskus Japugau, dengan nada haru mengungkapkan alasannya kembali. “Kami mengakui kesalahan pernah bergabung dengan kelompok OPM dan sadar bahwa kekerasan tidak membawa kami ke mana-mana. Kami ingin kembali hidup dalam damai, membesarkan anak-anak, dan membangun tanah kami bersama pemerintah Indonesia. Karena itu hari ini kami kembali sebagai bagian dari NKRI,” ungkapnya.

Dansektor Barat Koops Habema, Kolonel Inf Arif Budi Situmeang, memberikan pandangannya tentang pentingnya pendekatan kehadiran negara yang sejuk dan membangun. “Kembalinya lima saudara kita hari ini membuktikan bahwa pendekatan humanis adalah kunci. TNI hadir bukan hanya menjaga keamanan, tetapi merawat kepercayaan masyarakat agar mereka yakin bahwa NKRI selalu melindungi dan tidak meninggalkan mereka,” tegasnya.
Ia menambahkan, “Kami akan terus bekerja agar semakin banyak saudara-saudara yang tersesat berani kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi.”

Sementara itu, Dansatgas Yonif 500/Sikatan, Letkol Inf Danang Rahmayanto, menegaskan bahwa TNI selalu membuka pintu bagi siapa pun yang ingin kembali ke jalan damai. “Bagi kami, mereka yang kembali bukan lagi musuh. Kami menerima mereka sebagai saudara sebangsa yang ingin memperbaiki masa depan. Papua akan maju bila kita berjalan bersama,” ujar Dansatgas.

Prosesi ikrar berlangsung khidmat. Setelah pembacaan sumpah setia, para mantan anggota OPM dipakaikan baju batik dan penyerahan Al Kitab sebagai simbol diterimanya kembali sebagai bagian dari NKRI. Doa dipimpin oleh Pendeta Karel Nulini (Ketua Klasis GKII) dan dilanjutkan tarian adat sebagai tanda penerimaan dari masyarakat. Banyak warga terlihat meneteskan air mata haru menyaksikan momen langka dan penuh persaudaraan tersebut.

Acara berjalan aman, tertib, dan penuh kekeluargaan. Ikrar lima mantan anggota OPM ini menandai babak baru bagi Intan Jaya dalam menata masa depan yang damai. Peristiwa ini menunjukkan bahwa Papua memilih jalan persatuan, dan bahwa perdamaian dapat terwujud ketika masyarakat, pemerintah, dan TNI–Polri bergandengan tangan dalam satu tujuan: membangun Papua yang aman, sejahtera, dan penuh harapan.( red Yonif 500 Sikatan/mjb, tg)

  • Penulis: Redaksi Pagi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kupat Keteg, Rebowekasan, Malam Selawe, Pasar Bandeng Hingga Pencak Macan Ditetapkan Sebagai Warisan Budaya Tak Benda

    Kupat Keteg, Rebowekasan, Malam Selawe, Pasar Bandeng Hingga Pencak Macan Ditetapkan Sebagai Warisan Budaya Tak Benda

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Pom py
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Kupat Keteg, Rebowekasan, Malam Selawe, Pasar Bandeng Hingga Pencak Macan Ditetapkan Sebagai Warisan Budaya Tak Benda Malang, RI – Kupat Keteg, Malem Selawe, Rebowekasan, Pasar Bandeng, hingga Pencak Macan resmi ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia (WBTBI) oleh Kementrian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) RI. Sertifikat WBTB diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Timur, […]

  • Detik-detik Proklamasi Sat Lantas Polres Sumenep Hentikan Kendaraan Selama 3 Menit

    Detik-detik Proklamasi Sat Lantas Polres Sumenep Hentikan Kendaraan Selama 3 Menit

    • calendar_month Kamis, 18 Agt 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 215
    • 0Komentar

    SUMENEP – RI, Dalam TV rangka peringatan detik-detik Proklamasi ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2022, Satuan Lalulintas Polres Sumenep, menghentikan aktivitas masyarakat di Jalan Raya selama 3 menit. Rabu (17/08/2022). Dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Sumenep AKP Lamudji menerjunkan Personilnya sebanyak 30 orang untuk menghentikan kendaraan saat detik-detik Proklamasi. “Masyarakat diminta untuk berdiri tegak […]

  • Polisi Rutin Patroli di Pasar Tradisional : Jaga Stabilitas Harga dan Ketersediaan Barang Kebutuhan Pokok Bulan Ramadhan

    Polisi Rutin Patroli di Pasar Tradisional : Jaga Stabilitas Harga dan Ketersediaan Barang Kebutuhan Pokok Bulan Ramadhan

    • calendar_month Kamis, 21 Mar 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 218
    • 0Komentar

    , KUBU RAYA – Radar Infonesia- Polres Kubu Raya melalui Polsek jajarannya melakukan patroli rutin pemantauan terhadap ketersediaan harga dan barang kebutuhan pokok di pasar tradisional. Pengecekan ini bertujuan untuk memetakan potensi kenaikan atau penurunan harga barang serta ketersediaan kebutuhan pokok setiap harinya. Bhabinkamtibmas Polsek Sungai Raya gencar melakukan patroli pengecekan harga dan ketersediaan barang […]

  • Kapolri di Rakornas Forkopimda: Beri Pendampingan Penggunaan Anggaran ke Pemda Hingga Kawal Inflasi

    Kapolri di Rakornas Forkopimda: Beri Pendampingan Penggunaan Anggaran ke Pemda Hingga Kawal Inflasi

    • calendar_month Rabu, 18 Jan 2023
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 229
    • 0Komentar

    JAWA BARAT – RI, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memaparkan strategi Kepolisian dalam melakukan mitigasi inflasi di Indonesia, akibat gejolak ekonomi global yang berdampak pada situasi ketidakpastian. Hal itu disampaikan Kapolri saat menjadi pembicara di acara Rakornas Kepala Daerah dan Forkopimda bertajuk ‘Penguatan Pertumbuhan Ekonomi dan Pengendalian Inflasi’ di SICC Sentul, Jawa Barat, Selasa, 17 […]

  • Polisi di Ponorogo Bersama Warga Perbaiki Jembatan Akses Obyek Wisata Tanah Goyang

    Polisi di Ponorogo Bersama Warga Perbaiki Jembatan Akses Obyek Wisata Tanah Goyang

    • calendar_month Sabtu, 12 Nov 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 267
    • 0Komentar

    PONOROGO – RI, Sebagai ujung tombak Kepolisian yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, Polisi Sektor (Polsek) selalu hadir ditengah-tengah masyarakat. Seperti halnya yang dilakukan Polsek Pudak Polres Ponorogo bersama masyarakat gotong royong membangun jembatan dan perbaikan jalan terletak di Dkh. Pandansari Desa Pudak Wetan Kecamatan Pudak, Kamis (10/11/2022). Dalam kegiatan itu nampak Polisi bersama warga masyarakat […]

  • Hindari Banyak Korban, Layang Mayangkara Resmi Ditutup Untuk Roda 2

    Hindari Banyak Korban, Layang Mayangkara Resmi Ditutup Untuk Roda 2

    • calendar_month Kamis, 25 Jan 2024
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 279
    • 0Komentar

    Pewarta : Imam Editor : Iswanto SURABAYA,RI – KEPADATAN YANG TERJADI DISEKITAR BAWAH FLY OVER MAYANGKARA DI JAM PADAT KENDARAAN MENJADI SALAH SATU FAKTOR PELANGGARAN BAGI PENGGUNA KENDARAAN RODA 2 UNTUK MELINTASI DI LUAR JAM YANG DITENTUKAN, SEHINGGA LAYANG MAYANGKARA SERINGKALI MEMAKAN KORBAN LAKA LANTAS. BARU BARU INI TERJADI LAKA LANTAS YANG MENIMBULKAN KORBAN R2 […]

expand_less