Pasien Keluhkan Lambannya Penanganan Dokter, LSM AMPP Soroti Pelayanan Rumah Sakit Waluyo Jati
- account_circle Redaksi Pagi
- calendar_month 23 jam yang lalu
- visibility 26
- print Cetak

PROBOLINGGO,RI – Seorang pasien bernama Edi Sunyoto mengeluhkan lambannya pelayanan medis saat menjalani perawatan di RSUD Waluyo Jati.
Edi mengaku masuk rumah sakit pada Selasa, 15 April 2026 sekitar pukul 16.00 WIB dan ditempatkan di Ruang Tengger Paviliun Nomor 3. Namun hingga beberapa jam setelah dirawat, ia menyebut belum mendapatkan pemeriksaan dari dokter. Kamis, 16/04/2026 .
“Masuk sore, tapi sampai sekarang belum ada dokter yang memeriksa,” ungkap Edi dengan nada kesal.
Menurut pengakuannya, saat dirinya mencoba menanyakan kepada petugas rumah sakit terkait kepastian pemeriksaan, ia hanya mendapat jawaban yang tidak jelas.
“Setiap ditanya, jawabannya hanya ‘nanti, nanti’. Ini membuat saya geram,” tambahnya.
Merasa tidak mendapatkan penanganan yang semestinya, Edi bahkan berencana untuk keluar dari rumah sakit pada malam hari itu juga. Ia menilai kondisi tersebut berbahaya, mengingat dirinya membutuhkan penanganan medis segera terkait penyakit yang dideritanya.
Keluhan ini kemudian disampaikan kepada Lutvi Hamid, Ketua LSM AMPP. Lutvi menilai kejadian tersebut bukan hal baru, melainkan bagian dari rentetan keluhan masyarakat terhadap pelayanan rumah sakit tersebut.
“Ini menambah daftar panjang keluhan masyarakat yang pernah berobat di RSUD Waluyo Jati. Sangat disayangkan, karena ini menyangkut keselamatan dan nyawa seseorang,” tegas Lutvi.
Ia juga menyebut kondisi ini sebagai bentuk pelayanan yang buruk dan perlu segera mendapatkan perhatian serius dari pihak manajemen rumah sakit maupun instansi terkait.
LSM AMPP mendesak adanya evaluasi menyeluruh terhadap sistem pelayanan di rumah sakit, khususnya dalam hal respons tenaga medis terhadap pasien yang membutuhkan penanganan cepat.(Suh)
- Penulis: Redaksi Pagi




Saat ini belum ada komentar