Breaking News
light_mode
Trending Tags

DPRD Kota Probolinggo Soroti Dugaan Pelanggaran Hak Pekerja PT GSD, Perusahaan Diminta Klarifikasi

  • account_circle Redaksi Pagi
  • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
  • visibility 191
  • print Cetak

PROBOLINGGO,RI-Permasalahan ketenagakerjaan kembali menjadi sorotan publik di Kota Probolinggo setelah dua mantan karyawan PT Graha Sarana Duta (GSD), perusahaan afiliasi PT Telkom Indonesia, melaporkan dugaan ketidakadilan terkait pembayaran pesangon mereka. Kedua mantan karyawan tersebut, Nahrowi (56) dan Baidowi (55), datang langsung ke Komisi III DPRD Kota Probolinggo pada Rabu pagi (3/12/2025) untuk meminta kejelasan dan keadilan atas hak-hak mereka setelah bertahun-tahun mengabdikan diri sebagai pekerja kontrak. Kasus ini menjadi perhatian karena menyangkut hak normatif pekerja yang seharusnya dijamin oleh undang-undang dan peraturan pemerintah.

Rapat dengar pendapat (RDP) digelar di Ruang Komisi III dan dihadiri oleh perwakilan PT GSD serta Dinas Perindustrian dan Ketenagakerjaan (Disperinaker) Kota Probolinggo. Rapat yang berlangsung selama beberapa jam itu membuka banyak fakta mengenai kondisi kerja, administrasi kontrak, hingga dugaan ketidaksesuaian perlakuan terhadap pekerja kontrak yang sudah mengabdi bertahun-tahun.

Nahrowi, warga Kelurahan Jrebeng Lor, Kecamatan Kedopok, menjadi pihak pertama yang menyampaikan keluhannya. Ia mengatakan bahwa dirinya mulai bekerja di PT GSD sejak tahun 1995 sebagai petugas kebersihan (cleaning service). Selama hampir tiga dekade mengabdi, ia mengaku selalu menjalankan tugasnya dengan baik, meski sering kali fasilitas kerja tidak terpenuhi.

Namun, setelah kontraknya diputus pada tahun 2023, ia hanya menerima uang sebanyak Rp 5 juta, yang menurutnya tidak disertai keterangan tertulis apakah itu pesangon atau pembayaran lainnya.

“Uang itu diberikan pada Maret 2024, tapi tidak ada penjelasan apa itu. Kalau itu pesangon, sangat tidak wajar. Teman-teman yang bekerja sebagai satpam saja bisa menerima lebih dari Rp 10 juta,” keluhnya.

Nahrowi juga mengungkapkan bahwa selama bekerja, ia kerap memakai uang pribadi untuk membeli perlengkapan kebersihan seperti sapu, alat pel, bahkan menyewa mesin potong rumput. “Kalau minta ke perusahaan, sering lama sekali. Kadang saya tidak kuat lagi memakai gunting rumput, akhirnya saya sewa mesin sendiri,” jelasnya.

Selain itu, ia sering mendapat ancaman pemutusan kontrak jika menyampaikan keluhan terkait kondisi kerja. “Saya sering diancam dikeluarkan kalau mengeluh. Terpaksa saya diam, dan akhirnya kontrak saya berakhir pada 2023,” tambahnya.

Ketua Komisi III DPRD Kota Probolinggo, Muchlas Kurniawan, menyoroti kejanggalan dalam pemberian hak pekerja dan meminta perusahaan menjelaskan apakah ada perjanjian mengenai pesangon. “Saya ingin tahu apakah ada kesepakatan formal tentang besaran pesangon. Tolong pihak perusahaan jelaskan dengan terbuka,” ujarnya.

Perwakilan PT GSD, Fajar Eko, yang hadir sebagai Territory Revenue Office (TRO), menjelaskan bahwa berdasarkan data yang ia ketahui, perusahaan telah membayarkan pesangon kepada Nahrowi. “Tuntutan Pak Nahrowi itu soal pesangon, dan itu sudah kami bayarkan sesuai data kami,” katanya.

Namun, ia mengaku tidak mengetahui alasan nominal pesangon bisa berbeda antara satu pekerja dan lainnya. “Perbedaan nominal itu di luar kewenangan saya. Tugas saya hanya mendata royalti dan administrasi lain,” terangnya.

Kepala Disperinaker, Retno Fadjar Winarti, memberi penjelasan bahwa aturan terkait uang kompensasi pekerja kontrak telah diatur dalam PP Nomor 5 Tahun 2021. “Pekerja kontrak yang habis masa kontraknya wajib mendapat uang kompensasi. Besarannya satu kali gaji dikalikan dengan masa kerja PKWT,” ungkapnya.

Retno kemudian mempertanyakan apakah Nahrowi menerima kompensasi setiap kali kontrak diperbarui setiap tahunnya. “Di data kami, PKWT Pak Nahrowi berakhir Desember 2022. Apakah kompensasinya sudah diberikan?” tanyanya.

Namun Fajar dari PT GSD menjawab bahwa ia tidak mengetahui kondisi tersebut karena PT GSD baru menjadi penyedia tenaga untuk PT Telkom sejak tahun 2023. Sebelumnya, penyedia jasa berbeda.

Pernyataan itu langsung dibantah oleh Nahrowi. “Saya selalu absen di aplikasi sebagai karyawan PT GSD sejak 2013. Bahkan di sana tertulis masa kerja saya hingga 2025,” katanya menegaskan.

Anggota Komisi III, Eko Purwanto, menilai persoalan ini tidak akan selesai jika PT Telkom selaku induk perusahaan tidak ikut hadir. “Kalau ingin jelas, PT Telkom harus dipanggil. Ini akan lebih mudah diselesaikan kalau pihak utama hadir,” ucapnya.

Anggota lainnya, Robit Riyanto, menegaskan agar pihak PT GSD tidak menutup diri dari keluhan pekerja. “Ini soal besaran nominal. Tolong sampaikan ke atasan supaya ada penambahan. Kami tidak ingin nama baik perusahaan Anda rusak,”ujarnya.

Baidowi, yang turut hadir, mengaku merasa semakin terpojok karena penyelesaian kasusnya tak kunjung jelas. “Saya sudah capek menunggu. Makanya kami datang ke DPRD karena sudah tidak tahu harus ke mana lagi,” ungkapnya.

Menurutnya, pekerja kontrak seperti dirinya dan Nahrowi sering kali tidak memiliki kekuatan untuk menuntut hak karena takut diberhentikan.

Setelah mendengar semua pihak, Komisi III DPRD Kota Probolinggo mengambil beberapa keputusan penting,

  1. PT GSD diwajibkan melakukan perundingan ulang terkait pesangon Nahrowi dan Baidowi.
  2. Tenggat waktu penyelesaian adalah 10 hari, agar masalah tidak berlarut-larut.

3.Disperinaker Kota Probolinggo ditugaskan mengawasi proses dan hasil kesepakatan, untuk memastikan tidak ada pelanggaran hak pekerja.

  1. Rekomendasi pemanggilan PT Telkom pada rapat selanjutnya bila diperlukan.

Rapat kemudian ditutup dengan komitmen DPRD untuk terus mengawal kasus ini hingga kedua pekerja mendapatkan hak yang seharusnya.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa perlindungan terhadap pekerja kontrak tidak boleh diabaikan, terlebih ketika mereka telah mengabdi puluhan tahun untuk sebuah perusahaan.(suh)

  • Penulis: Redaksi Pagi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • AKBP Rofiq Ripto : Pengasuh Pondok 99 Mojokerto, Pesantren Khusus Psikotik Sosok Pahlawan Massa Kini

    AKBP Rofiq Ripto : Pengasuh Pondok 99 Mojokerto, Pesantren Khusus Psikotik Sosok Pahlawan Massa Kini

    • calendar_month Kamis, 11 Nov 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 595
    • 0Komentar

    MOJOKERTO – RI, Sosok pahlawan masa kini bukan hanya orang yang berjuang melawan Penjajah. Namun mereka yang berani dan rela berkorban dalam membantu sesama dilingkungan sekitar dan berjuang di bidangnya masing-masing juga patut di sebut sebagai Pahlawan. Seperti Sriasih (41) Pengasuh Pondok 99 di Dusun Pandantoyo, Desa Pandankrajan, Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto. Kapolresta Mojokerto AKBP […]

  • Percepatan PAT, Babinsa Koramil 0815/18 Gondang Dampingi Petani Tanam Padi

    Percepatan PAT, Babinsa Koramil 0815/18 Gondang Dampingi Petani Tanam Padi

    • calendar_month Kamis, 13 Jun 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 369
    • 0Komentar

    MOJOKERTO, RI – Upaya untuk mewujudkan ketahanan pangan di wilayah, terus dilakukan Kodim 0815/Mojokerto melalui para Babinsa yang berada di Koramil jajaran. Para Babinsa proaktif mendampingi dan memberikan motivasi bagi para petani dalam percepatan perluasan areal tanam (PAT). Kali ini Koramil 0815/18 Gondang melalui Babinsa Centong, Serma Suliadi bersama 3 Personel Babinsa lainnya kompak melakukan […]

  • BPJS Kesehatan Kantor Cabang Kotabumi Gelar Kegiatan Temu Pelanggan Tahun 2020

    BPJS Kesehatan Kantor Cabang Kotabumi Gelar Kegiatan Temu Pelanggan Tahun 2020

    • calendar_month Minggu, 18 Okt 2020
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 271
    • 0Komentar

    LAMPUNG UTARA – RI, Dalam upaya mengimplementasikan salah satu fokus utama Organisasi Tahun 2020, yaitu Sosialisasi dan Edukasi Publik, BPJS Kesehatan Kantor Cabang Kotabumi gelar Kegiatan Temu Pelanggan Peserta JKN-KIS Tahun 2020 di Kotabumi, Lampung Utara, pada Senin (12/10). Kegiatan yang dihadiri oleh 36 Badan Usaha ini bertujuan untuk memberikan Pemahaman dan Edukasi tentang Program […]

  • Selamat Isra Miraj 2022/1443 Hijriyah

    Selamat Isra Miraj 2022/1443 Hijriyah

    • calendar_month Selasa, 15 Mar 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 317
    • 0Komentar

    Post Views: 384

  • Polres Probolinggo Kota Gandeng Buruh dan Ojol Perkuat Sabuk Kamtibmas

    Polres Probolinggo Kota Gandeng Buruh dan Ojol Perkuat Sabuk Kamtibmas

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 148
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO,RI-Polres Probolinggo Kota menggelar Apel Besar Sabuk Kamtibmas di Lapangan Apel Polres Probolinggo Kota, Kamis (30/4/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara kepolisian dan elemen masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif. Apel yang dipimpin langsung Kapolres Probolinggo Kota, Rico Yumasri, itu dihadiri pejabat utama Polres Probolinggo Kota, Ketua […]

  • Pengamanan Serbuan Vaksin Dosis I Di Desa Jeladri Oleh Babinsa 15/Winongan

    Pengamanan Serbuan Vaksin Dosis I Di Desa Jeladri Oleh Babinsa 15/Winongan

    • calendar_month Rabu, 13 Okt 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 272
    • 0Komentar

    PASURUAN – RI, Anggota Koramil 15/Winongan Serma Abd. Yasim melaksanakan kegiatan pengamanan dan pendampingan Vaksinasi Covid-19 Tahap I terhadap masyarakat Desa Jeladri Kecamatan Winongan Kabupaten Pasuruan, Rabu (13/10/21). Babinsa Serma Abd. Yasim bersama Bhabinkantibmas membantu pengamananan dan pendampingan para Peserta Vaksinasidan melakukan pengawasan Penegakan Protokol Kesehatan. Babinsa juga menyampaikan, dalam kegiatan sebelum di Vaksin melaksanakan […]

expand_less