Tohari Ketua Komisi II DPRD Bondowoso, Soroti Aset Daerah Tak Optimal
- account_circle Pom py
- calendar_month 0 menit yang lalu
- visibility 1
- print Cetak

Tohari Ketua Komisi II DPRD Bondowoso, Soroti Aset Daerah Tak Optimal
BONDOWOSO,RI – Pasalnya Ketua Komisi II DPRD Bondowoso,mulai memberi perhatian serius terhadap pengelolaan aset daerah yang di nilai belum maksimal dan berpotensi menghambat peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Hal ini mencuat dalam rapat Komisi II yang berlangsung di Gedung DPRD Bondowoso, Kamis kemarin.
Ketika Ketua Komisi II, Tohari, memimpin jalannya rapat bersama Wakil Ketua, Kukuh Raharjo. Agenda utama menyoroti pendataan dan pemetaan aset daerah, mulai dari aset tanah hingga kendaraan.
Dia menegaskan, banyak aset yang belum tergarap optimal, bahkan ada yang di gunakan pihak lain tanpa kontribusi nyata bagi daerah.
Dan ini yang menjadi perhatian kami,ada aset yang sudah digunakan pemerintah daerah, tapi ada juga yang di manfaatkan pihak lain, pertanyaannya, sejauh mana itu memberikan kontribusi terhadap PAD,tutur Tohari.
Dan beliau menegaskan kondisi tersebut membutuhkan penanganan segera melalui langkah konkret dan terukur dari pemerintah daerah.
DPRD meminta tindakan konkret dari pemerintah daerah untuk memperbaiki pengelolaan aset agar lebih produktif dan berkontribusi pada pendapatan,
salah satunya perhatian utama adalah banyaknya bangunan terbengkalai, terutama gedung sekolah akibat penggabungan.
Banyak gedung sekolah yang kosong dan tidak di manfaatkan ini aset tapi dibiarkan begitu saja, Sementara pemerintah daerah juga terbatas dari sisi anggaran untuk mengelola semuanya,tuturnya
Namun dengan opsi kolaborasi dengan pihak ketiga serta penyewaan aset menjadi langkah rasional untuk menjaga produktivitas aset tanpa menambah beban anggaran daerah.
Kendati demikian menambahkan, Komisi II sedang melakukan inventarisasi dan pemetaan guna mengidentifikasi aset yang dapat di manfaatkan lebih optimal.
DPRD mendorong agar hasil pembahasan ini segera di tindaklanjuti karena potensi PAD yang cukup besar.
Jangan sampai aset daerah hanya jadi beban harus bisa menjadi sumber pendapatan ini yang di inginkan,tuturnya.(Kirm).
- Penulis: Pom py




Saat ini belum ada komentar