Breaking News
light_mode
Trending Tags

Miris! 53 Bayi di Yogyakarta Diduga Dianiaya di Daycare, Polisi Temukan Korban Terikat

  • account_circle Redaksi Pagi
  • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
  • visibility 53
  • print Cetak

YOGYAKARTA, RI – Tim redaksi Radar Indonesia telah menghimpun informasi dari berbagai sumber terpercaya guna menyusun laporan komprehensif terkait kasus dugaan penyiksaan anak di sebuah lembaga penitipan anak. Sebagai jejaring media yang mengedepankan prinsip hyperlocal dan kedekatan informasi dengan masyarakat, kami terus mengawal perkembangan kasus yang terjadi di Sorosutan, Umbulharjo, Kota Yogyakarta ini.

Sebanyak 53 bayi dan batita diduga menjadi korban penganiayaan dan penelantaran, yakni tindakan abai dalam memenuhi kebutuhan dasar anak, baik secara fisik, nutrisi, maupun kasih sayang. Kasus ini terbongkar setelah seorang mantan pengasuh melaporkan praktik tidak manusiawi yang terjadi di dalam yayasan tersebut.

Kapolresta Yogyakarta, Kombes Pol Eva Guna Pandia, menjelaskan bahwa pelapor memilih untuk resign (mengundurkan diri) karena tekanan batin melihat penyiksaan terhadap balita. Namun, pihak yayasan justru melakukan tindakan maladministratif dengan menahan ijazah asli pelapor sebagai bentuk ancaman agar ia tidak membocorkan rahasia perusahaan.

Berbekal laporan tersebut, polisi melakukan penggerebekan pada Jumat (24/4/2026). Di lokasi, petugas menemukan fakta mengerikan di mana sejumlah balita ditemukan dalam kondisi terikat. Kasatreskrim Polresta Yogyakarta, Kompol Riski Adrian, menegaskan bahwa tindakan mengikat tangan dan kaki anak adalah bentuk pelanggaran hak asasi yang sangat fatal.

Pihak kepolisian telah mengamankan 30 orang untuk menjalani proses interogasi atau pemeriksaan keterangan secara mendalam. Personel dari Unit PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak) melakukan pemilahan peran terhadap mereka yang diamankan, mulai dari pengasuh, petugas keamanan, hingga pimpinan yayasan.

Hingga saat ini, 13 orang pengurus yayasan telah resmi ditetapkan sebagai tersangka, yakni status hukum bagi seseorang yang berdasarkan bukti permulaan yang cukup, diduga kuat sebagai pelaku tindak pidana.

Mengingat usia korban yang sangat belia, terdapat kekhawatiran besar akan munculnya trauma psikis, yaitu luka emosional mendalam yang dapat menghambat perkembangan otak dan perilaku anak di masa depan. Oleh karena itu, instansi pemerintah melalui UPT PPA (Unit Pelaksana Teknis Perlindungan Perempuan dan Anak) telah membuka layanan pendampingan khusus.

Layanan ini mencakup rehabilitasi psikologis untuk memulihkan kondisi mental para korban serta memberikan dukungan kepada orang tua yang merasa terpukul oleh peristiwa memilukan ini.
(G. Nas/dari berbagai sumber)

  • Penulis: Redaksi Pagi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Monev Stunting Semester II 2025, Wali Kota Mojokerto Apresiasi Capaian Stunting Turun Jadi 1,12%

    Monev Stunting Semester II 2025, Wali Kota Mojokerto Apresiasi Capaian Stunting Turun Jadi 1,12%

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle Pom py
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Foto Monev Stunting Semester II 2025, Wali Kota Mojokerto Apresiasi Capaian Stunting Turun Jadi 1,12%. (Kom) Kota Mojokerto, RI – Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Tim Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting (TPPPS) atas capaian signifikan penurunan angka stunting di Kota Mojokerto. Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Monitoring dan Evaluasi […]

  • Mayat Mengapung Disungai Pawan Dusun Nipah Malang Polsek Muara Pawan Datangi TKP

    Mayat Mengapung Disungai Pawan Dusun Nipah Malang Polsek Muara Pawan Datangi TKP

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Pom py
    • visibility 103
    • 0Komentar

    mayat ditemukan mengapung di Sungai Pawan Nipah Malang  KETAPANG,RI – Personel Polsek Muara Pawan mendatangi lokasi penemuan mayat di sungai setelah menerima laporan dari warga sekitar, pada Sabtu (24/01/2026), Penemuan mayat tersebut berlokasikan di aliran sungai dekat jeti dermaga PT Garyber Link Group (GLG), RT 001 RW 001 Dusun Nipah Malang, Desa Sungai Awan Kanan, […]

  • Diduga Menjadi Korban Penganiayaan Pengasuh Pondok, Santriwati Di Kubu Raya Ini Alami Trauma

    Diduga Menjadi Korban Penganiayaan Pengasuh Pondok, Santriwati Di Kubu Raya Ini Alami Trauma

    • calendar_month Kamis, 12 Sep 2024
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 327
    • 0Komentar

    KUBU RAYA ,RI – Kabar mengenai penganiayaan di salah satu pondok pesantren di Desa Kapur, Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya mengejutkan masyarakat dari info yang beredar bahwa ada bebrapa santri putri yang sering menjadi korban penganiayaan tersebut. Salah satu Santriwati yang mengaku menjadi korban penganiayaan tersebut ketika ditemui dikediamannya menunjukkan sekujur tubuhnya lebam-lebam biru […]

  • Audiensi Dengan Mendes PDTT, Kapolri Pastikan Pendampingan Edukasi Dana Desa

    Audiensi Dengan Mendes PDTT, Kapolri Pastikan Pendampingan Edukasi Dana Desa

    • calendar_month Rabu, 26 Mei 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 231
    • 0Komentar

    JAKARTA – RI,  Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menerima audiensi Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar, di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (25/5/2021). Dalam kesempatan tersebut, Sigit memastikan, seluruh personel kepolisian bakal melakukan pendampingan dan edukasi kepada Kepala Desa (Kades) terkait dengan penggunaan dana desa. “Ada edukasi oleh Polri […]

  • G. YO Angkringan Moderat Harga Rakyat

    G. YO Angkringan Moderat Harga Rakyat

    • calendar_month Sabtu, 22 Mei 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 340
    • 0Komentar

    PEMALANG – RI, Trend Makan Makan sambil diskusi ternyata sudah merambah sampai ke sudut-sudut Kota Kabupaten, hal tersebut beberapa tahun yang lalu telah menjadi kebiasaan namun hanya di Kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, Batam dan Kota besar lainya kini juga telah bertransformasi ke Daerah-daerah seperti di Kabupaten Pemalang yang dulunya di juluki Kota IKHLAS. […]

  • Membina Mental Dan Spiritual, Polres Pasuruan Gelar Binrohtal Bersama Anggota Dan Santunan Anak Yatim

    Membina Mental Dan Spiritual, Polres Pasuruan Gelar Binrohtal Bersama Anggota Dan Santunan Anak Yatim

    • calendar_month Kamis, 20 Jun 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 298
    • 0Komentar

    PASURUAN, RI – Dalam rangka pembinaan mental dan Spiritual agar terwujud ketaqwaan dan iman kepada Allah SWT, Polres Pasuruan melaksanakan Pembinaan Mental dan Rohani (Binrohtal) yang diikuti oleh seluruh Personil Polres Pasuruan, bertempat di Masjid Rofiqul Ummah Polres Pasuruan, Kamis (20/06/2024). Kegiatan Binrohtal tersebut dihadiri oleh Pejabat Utama Polres Pasuruan, Perwira, Bintara, serta ASN Polres […]

expand_less