Breaking News
light_mode
Trending Tags

Perjuangkan Nasib Pendidikan, GP ansor Probolinggo Audiensi Dengan DPRD Terkait Kebijakan BOSDA dan Honor Guru

  • account_circle Redaksi Pagi
  • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
  • visibility 44
  • print Cetak

PROBOLINGGO,RI- Suasana di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Probolinggo terasa hangat dan penuh semangat. Puluhan kader Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (PC GP) Ansor Kota Probolinggo datang melakukan audiensi atau tabayun bersama pimpinan dan para Ketua Komisi DPRD, Rabu (06/05/2026).

Kedatangan barisan pemuda Nahdliyin yang dipimpin langsung oleh Ketua PC GP Ansor, Salamul Huda, S.H., ini membawa sejumlah catatan kritis terkait kebijakan Pemerintah Kota (Pemkot) Probolinggo yang dinilai kurang berpihak pada dunia pendidikan. Ada dua isu utama yang menjadi sorotan tajam: penghapusan total Dana Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) tahun 2026 dan pemangkasan anggaran honor guru ngaji.

“Kami hadir di sini untuk mempertanyakan kebijakan yang meresahkan masyarakat, terutama soal dana BOSDA yang dihilangkan total. Ini bukan persoalan sepele, ini menyangkut keberlangsungan operasional sekolah swasta yang selama ini turut mencerdaskan generasi bangsa,” tegas Salamul Huda usai pertemuan.

Soroti Penurunan Honor dan Perubahan Aturan

Tidak hanya soal BOSDA, nasib guru ngaji juga menjadi perhatian serius. Anggaran yang sebelumnya dialokasikan sebesar Rp6 miliar, dikabarkan turun drastis menjadi Rp4 miliar. Dampaknya sangat dirasakan, di mana honor yang biasanya diterima sebesar Rp500 ribu per bulan, kini terpaksa dipangkas menjadi Rp250 ribu.

“Kami mempertanyakan hal ini. Jika kesejahteraan RT dan RW bisa mencapai Rp1 juta, mengapa honor guru ngaji dan pendidik di lembaga swasta justru dipangkas? Pemkot harus lebih bijak, jangan sampai kebijakan ini menyengsarakan mereka yang berjasa mendidik anak bangsa,” ujarnya dengan tegas.

Selain itu, GP Ansor juga menyoroti perubahan aturan dalam Peraturan Wali Kota (Perwali) Nomor 35 Tahun 2025. Dalam aturan baru tersebut, syarat masa kerja untuk mendapatkan tambahan penghasilan diubah dari 2 tahun menjadi 5 tahun. Hal ini dinilai memberatkan para tenaga pendidik.

DPRD Sepakat, Janji Kawal Anggaran

Jeritan hati GP Ansor mendapat respon positif dari legislatif. Ketua DPRD Kota Probolinggo, Hj. Dwi Laksmi Syntha Kusumawardhani, menegaskan bahwa pihaknya sejalan dengan aspirasi yang disampaikan dan berkomitmen penuh untuk mengawal kebijakan ini.

“Kami sepakat dengan sahabat-sahabat Ansor. DPRD akan mengawal agar anggaran BOSDA bisa dimasukkan kembali dalam pembahasan Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) 2026 dan APBD 2027. Khusus untuk honor guru ngaji di RA, MTs, dan MI, kami akan berjuang keras mengembalikannya menjadi Rp500 ribu,” janji Syntha.

Terkait alasan pemangkasan anggaran yang dikaitkan dengan temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Syntha menjelaskan bahwa temuan tersebut lebih bersifat teknis administrasi, seperti kesesuaian data penerima, dan bukan alasan mutlak untuk menurunkan kesejahteraan guru.

Ia juga meluruskan isu syarat masa kerja 5 tahun yang beredar. “Kami sudah konfirmasi ke Dinas Pendidikan, tidak ada SK yang menetapkan aturan tersebut. Saat ini data guru sudah terintegrasi dengan baik dan banyak yang sudah masuk skema PPPK,” jelasnya.

Siap Ambil Langkah Tegas

Meskipun telah mendapatkan jaminan dan komitmen dari DPRD, GP Ansor tidak akan tinggal diam. Mereka menegaskan akan terus mengawal proses ini hingga hasil nyata terlihat.

“Kami akan terus bersuara. Jika ke depannya kebijakan ini tidak juga diperbaiki dan tetap merugikan guru ngaji, kami tidak menutup kemungkinan untuk mengambil langkah lebih lanjut demi memperjuangkan keadilan,” pungkas Salamul Huda.

Audiensi ini ditutup dengan kesepakatan bahwa DPRD akan segera memanggil pihak terkait untuk meluruskan kebijakan tersebut demi kesejahteraan para pendidik di Kota Probolinggo.(Suh)

  • Penulis: Redaksi Pagi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bagikan 725 Paket Beras Zakat Fitrah ke Anak Yatim dan Duwafa

    Bagikan 725 Paket Beras Zakat Fitrah ke Anak Yatim dan Duwafa

    • calendar_month Kamis, 4 Apr 2024
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 336
    • 0Komentar

    Pasuruan, RI – Polres Pasuruan melaksanakan kegiatan pembinaan rohani dan mental (Binrohtal) rutin setiap hari Kamis setelah Apel pagi di Masjid Rofiqul Ummah Polres Pasuruan. Pelaksanaan Kegiatan Binrohtal rutin ini dihadiri oleh anggota PJU Polres Pasuruan dan anggota masing masing fungsi serta anggota Bhayangkari dengan tujuan sebagai wadah untuk membentuk karakter Anggota Polri menjadi lebih […]

  • Mengais Rezeki Disaat Bulan Suci Ramadhan

    Mengais Rezeki Disaat Bulan Suci Ramadhan

    • calendar_month Rabu, 14 Apr 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 346
    • 1Komentar

    PASURUAN – RI, Bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh keberkahan. Di momen seperti ini, tak sedikit orang yang memanfaatkan untuk mengais rezeki pada Bulan Ramadhan yang banyak dijumpai di tempat-tempat tertentu. Hal yang paling banyak di jumpai saat Bulan Suci Ramadhan yaitu Pedagang Musiman, untuk menggelar dagangannya, disepanjang jalan.  Walaupun kondisi saat ini masih seperti […]

  • SPAB Juga Menyasar Sekolah Lokasi Banjir Tahunan

    SPAB Juga Menyasar Sekolah Lokasi Banjir Tahunan

    • calendar_month Sabtu, 17 Sep 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 315
    • 0Komentar

    NGAWI – RI, Ancaman banjir menjadi bahaya tersendiri bagi SMAN 1 Kwadungan. Sekolah yang terletak di Jalan Raya Ngawi-Kwadungan, Desa Tirak, Kecamatan Kwadungan, Kabupaten Ngawi ini hampir setiap tahun terdampak banjir. “Banjir yang terjadi akibat luapan Sungai Bengawan Solo,” tukas Kepala SMAN 1 Kwadungan Sugiyo, Jum’at, 16 September 2022. Kali ini Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) […]

  • Polres Ketapang Bersama LPHD dan KPH Bubarkan Lokasi Pertambangan Ilegal di Tanah Desa Sungai Pelang Matan Hilir Selatan

    Polres Ketapang Bersama LPHD dan KPH Bubarkan Lokasi Pertambangan Ilegal di Tanah Desa Sungai Pelang Matan Hilir Selatan

    • calendar_month Senin, 10 Feb 2025
    • account_circle Pom py
    • visibility 284
    • 0Komentar

    KETAPANG ,RI– Polda Kalbar, Respon cepat dan sigap, Tim Gabungan Polres Ketapang mendatangi lokasi pertambangan emas tanpa izin di lokasi Hutan Desa Sungai Pelang Kecamatan Matan Hilir Selatan Kabupaten Ketapang. Kedatangan Petugas gabungan Satuan Reskrim Polres Ketapang bersama anggota Polsek Matan Hilir Selatan ke lokasi tersebut untuk melakukan pengecekan dan penindakan aktivitas pertambangan ilegal, pada […]

  • Penolakan Perencanaan Pembangunan Tower Di Desa Sooko Wringinanom Gresik

    Penolakan Perencanaan Pembangunan Tower Di Desa Sooko Wringinanom Gresik

    • calendar_month Senin, 22 Apr 2019
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 314
    • 0Komentar

                GRESIK,RI – Sebagian lingkungan merasa resah dan menolak akan adanya perencanaan pembangunan tower di Desa Sooko Wringinanom yang nantinya akan didirikan di lahan milik H warga Sooko yang kabarnya sudah di sewa dari pihak tower, rencana akan di dirikan bangunan dengan ketinggian kurang lebih 55m, kami selaku wartawan RI mendapat informasi dari salah satu […]

  • Panglima TNI Dan Kapolri Tinjau Vaksinasi Massal Pelaut Hingga Pekerja Pelabuhan Tanjung Priok

    Panglima TNI Dan Kapolri Tinjau Vaksinasi Massal Pelaut Hingga Pekerja Pelabuhan Tanjung Priok

    • calendar_month Rabu, 23 Jun 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 279
    • 0Komentar

    JAKARTA – RI, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo meninjau vaksinasi massal di Pelabuhan Tanjung Priok, Rabu (23/6/2021). Vaksinasi ini diikuti sebanyak 5.000 orang yang merupakan masyarakat maritim. “Vaksinator dari TNI-Polri dan dinkes dengan sasaran para pelaut, supir truk, tenaga kerja bongkar muat dan pekerja Pelabuhan,” kata Sigit dalam […]

expand_less