Breaking News
light_mode
Trending Tags

Ekonomi Tumbuh tapi Kemiskinan Naik, Presiden Prabowo: Seperti Dipukul di Ulu Hati

  • account_circle Redaksi Pagi
  • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
  • visibility 80
  • print Cetak

JAKARTA, RI – Presiden Prabowo Subianto blak-blakan mengungkapkan rasa prihatin sekaligus herannya terhadap paradoks pertumbuhan ekonomi Indonesia. Meski ekonomi tercatat tumbuh stabil di kisaran 5 persen dalam beberapa tahun terakhir, realitas di lapangan justru menunjukkan angka kemiskinan yang meningkat dan merosotnya jumlah masyarakat kelas menengah.

Pernyataan menohok tersebut disampaikan langsung oleh Presiden Prabowo saat memberikan pidato pengantar Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) RAPBN 2027 dalam Rapat Paripurna DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (20/5/2026).

Dalam pidatonya, Kepala Negara melakukan kalkulasi sederhana mengenai akumulasi pertumbuhan ekonomi nasional selama tujuh tahun terakhir. Secara matematis, pertumbuhan 5 persen setiap tahunnya seharusnya membuat ekonomi Indonesia tumbuh akumulatif hingga 35 persen.

“Pertumbuhan kita dalam 7 tahun terakhir memang baik, 5 persen setiap tahun. Selama 7 tahun, kali 5 persen pertumbuhan kita 35 persen. Harusnya kita tambah kaya 35 persen. Tapi apa yang terjadi?” ujar Presiden Prabowo di hadapan para anggota dewan.

Bukannya kesejahteraan yang merata, data yang diterima Presiden pasca-dilantik justru menunjukkan hal yang sebaliknya. Mantan Danjen Kopassus tersebut menyebutkan adanya lonjakan data masyarakat miskin yang bergerak naik dari 46,1 persen menjadi 49 persen. Kenaikan 3 persen ini dinilai sebagai tamparan keras bagi arah kebijakan ekonomi nasional.

Presiden Prabowo mengaku sangat sedih dan gusar saat pertama kali menerima laporan data ekonomi makro tersebut.

“Saya merasa setelah saya terima data-data ini beberapa minggu setelah saya jadi presiden, saya merasa seolah saya dipukul di ulu hati saya,” ungkapnya dengan nada emosional. Ia menyebut fakta ini sangat menyakitkan bagi dirinya pribadi maupun seluruh rakyat Indonesia.

Melihat anomali ini, Presiden menantang para pakar, guru besar, partai politik, hingga organisasi masyarakat (ormas) untuk memberikan jawaban yang logis. Ia meminta evaluasi total agar masalah ini bisa dibedah secara ilmiah dan matematis.

Prabowo menilai kondisi tersebut merupakan dampak dari kesalahan sistemik pada trajektori (arah jalur) perekonomian yang selama ini dijalankan di Indonesia.

Sebagai langkah konkret untuk membalikkan keadaan, dalam dokumen KEM-PPKF RAPBN 2027 tersebut, Pemerintah menetapkan target pertumbuhan ekonomi yang jauh lebih progresif, yaitu di kisaran 5,8 persen hingga 6,5 persen.

Lebih lanjut, pertumbuhan tinggi tersebut diwajibkan menargetkan angka kemiskinan makro diturunkan ke rentang 6,0 hingga 6,5 persen pada tahun 2027, lebih rendah dari target tahun 2026 yang berada di angka 6,5 hingga 7,5 persen.

Di akhir pidatonya, Presiden Prabowo menegaskan pentingnya mengubah sistem ekonomi nasional secara radikal demi melindungi kedaulatan bangsa. Jika sistem yang timpang ini terus dipelihara, Indonesia dinilai tidak akan pernah menjadi negara yang makmur dan sejahtera.

“Kita harus melihat fakta. Kalau kita teruskan sistem seperti ini untuk sekian tahun lagi, saya yakin bahwa tidak mungkin kita jadi bangsa yang makmur. Tanpa kemakmuran, kita tidak mungkin bisa menjaga kedaulatan kita,” pungkasnya.

(Nas.RI/Red/berbagai sumber)

  • Penulis: Redaksi Pagi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kenalkan TOGA dan Pengobatan Tradisonal, Kelurahan Wates Punya Edu Wisata SI HEBAT

    Kenalkan TOGA dan Pengobatan Tradisonal, Kelurahan Wates Punya Edu Wisata SI HEBAT

    • calendar_month Selasa, 4 Jun 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 305
    • 0Komentar

    KOTA MOJOKERTO, RI. Masyarakat Kelurahan Wates, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto kompak mengembangkan inovasi wisata edukasi SI HEBAT (Sinau Herbal Bareng Asman dan Yankestrad). Inovasi ini berlokasi di Taman Wisata Edukasi Herbal Yankestrad Asuhan Mandiri Pancawati, Jalan Murbei, Perumahan Magersari Indah. Sesuai penamaannya, inovasi tersebut dipelopori oleh Kelompok Asman (Asuhan Mandiri) terdiri dari warga yang mempunyai […]

  • Kantor BPD Desa Bilis-Bilis Di Kepung Masyarakat Diduga Sengaja Tidak Mau Menandatangani Pencairan BLT DD Anggaran Tahun 2022

    Kantor BPD Desa Bilis-Bilis Di Kepung Masyarakat Diduga Sengaja Tidak Mau Menandatangani Pencairan BLT DD Anggaran Tahun 2022

    • calendar_month Senin, 20 Jun 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 373
    • 0Komentar

    SUMENEP – RI, Masyarakat Desa Bilis-Bilis berunjuk rasa didepan Kantor BPD karena pihak BPD tidak mau menandatangani usulan berkas pencairan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) anggaran tahun 2022 sehingga masyarakat mendatangi Kantor BPD Desa Bilis-Bilis Kecamatan Arjasa Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Senin (20/6/2022). “Kedatangan masyarakat Desa Bilis-bilis ke Kantor BPD meminta pihak BPD bertanggung […]

  • <em>Dandim Mojokerto Bareng Bupati & Forkopimda Shalat Idul Fitri Di Masjid Agung Darusalam Sooko</em>

    Dandim Mojokerto Bareng Bupati & Forkopimda Shalat Idul Fitri Di Masjid Agung Darusalam Sooko

    • calendar_month Senin, 24 Apr 2023
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 342
    • 0Komentar

    MOJOKERTO, RI. Komandan Kodim 0815/Mojokerto Letkol Inf M. Iqbal P.Y., S.E, bersama Bupati Mojokerto dr. Hj.Ikfina Fahmawati, M.Si., dan Forkopimda Kabupaten Mojokerto menunaikan Shalat Idul Fitri 1 Syawal 1444 Hijriyah / Tahun 2023 di Masjid Agung Darusalam, Desa Gemekan, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Sabtu (22/04/2023). Bertindak sebagai Imam sekaligus Khatib pada Shalat Idul […]

  • Peduli Lingkungan dan Keselamatan Warga, Babinsa Koramil 08/Rejoso Uruk Jalan Berlubang Dari Genangan Air

    Peduli Lingkungan dan Keselamatan Warga, Babinsa Koramil 08/Rejoso Uruk Jalan Berlubang Dari Genangan Air

    • calendar_month Rabu, 7 Feb 2024
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 249
    • 0Komentar

    Pasuruan, RI – Pelda Zainudin bersama anggota koramil 08/Rejoso melaksanakan kerja bakti dengan warga melangsir urukan tanah guna perbaikan jalan akses warga dari genangan air pada saat terjadi hujan di Desa Pateguran Kec. Rejoso kab. Pasuruan. Rabu(07/02/24) Tujuan dilaksanakannya kegiatan ini untuk menjaga keselamatan warga yang sedang melakukan aktivitas sehari hari karena jalan ini banyak […]

  • KUD Tani Jaya Study Banding ke Koperasi SETYA BUDI WANITA Malang untuk Peningkatan SDM dan Bidang Usaha

    KUD Tani Jaya Study Banding ke Koperasi SETYA BUDI WANITA Malang untuk Peningkatan SDM dan Bidang Usaha

    • calendar_month Senin, 12 Agt 2019
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 333
    • 0Komentar

    MOJOKERTO,RI –  Koperasi salah satu tumpuhan perekonomian masyarakat sehingga pemerintah perlu adanya koperasi yang kokoh dan mandiri. Ini terbukti KUD Tani Jaya Kemlagi pada hari Sabtu tanggal 10 Agustus 2019 telah melakukan kegiatan Study Banding ke Koperasi SETYA BUDI WANITA (SBW) Malang dengan harapan saling tukar informasi dan bidang usaha. Acara dimulai pada jam 9.30 […]

  • Polsek Pontianak Selatan Gelar Gerakan Pangan Murah, 1000 Kg Beras Disalurkan untuk Warga

    Polsek Pontianak Selatan Gelar Gerakan Pangan Murah, 1000 Kg Beras Disalurkan untuk Warga

    • calendar_month Senin, 1 Sep 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 179
    • 0Komentar

    PONTIANAK SELATAN, RI – 29 Agustus 2025. Polsek Pontianak Selatan Polresta Pontianak kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) Polri di JI. Purnama Agung 7, Kec. Pontianak Selatan. Dalam kegiatan tersebut, Polsek menyalurkan sebanyak 1000 kilogram beras dengan harga terjangkau Rp 12.000 per kilogram. Sebanyak 175 warga tampak antusias membeli beras murah ini sebagai bentuk upaya […]

expand_less