Breaking News
light_mode
Trending Tags

Perdata Kasus Tanah Digelar di PN, Eh Polres Pamekasan Naikkan Status Nenek Bahriyah Jadi Tersangka

  • account_circle Radar Indonesia
  • calendar_month Kamis, 28 Mar 2024
  • visibility 288
  • print Cetak

Pamekasan, RI – Kemelut mengenai dasar hukum ditetapkannya Bahriyah (71) nenek Lansia buta tersangka kasus dugaan tindak pidana pemalsuan dokumen tanah yang dilaporkan oleh istri oknum polisi Suhartatik (Tatik) terus menjadi topik hangat.

Pasalnya, Polres Pamekasan nekat menetapkan tersangka terhadap nenek lansia saat proses perdata berjalan di PN Pamekasan.

Polres Pemekasan berani menetapkan tersangka terhadap nenek tua Warga Gladak Anyar, Kecamatan Pamekasan pada tanggal 7 Maret 2024.

Sementara, proses perdata sudah berjalan sejak tanggal 5 Januari 2024.

Bahkan hingga kini, Polres Pamekasan
tidak bisa membuktikan secara hukum adanya akta jual beli tanah maupun pengalihan hak dari Bahriyah ke Suhartatik.

Kapolres Pamekasan hanya menyebut tanah milik Lansia buta tersebut sudah diperjual belikan hingga terbit sertifikat atas nama H. Fathollah.

“Sampai kapanpun tidak akan bisa membuktikan adanya akta jual beli terkait tanah milik orang tua saya. Karena memang tidak pernah ada jual beli,” kata H. Fauzi, anak nenek Lansia buta.

Lantas ia mempertanyakan penetapan tersangka terhadap orang tuanya itu selaku pemilik sah tanah.

“Selaku pemilik sah tanah malah dijadikan sebagai tersangka berdasarkan sertifikat milik terlapor. Katanya ada jual beli. Tunjukkan akta jual belinya,” ungkapnya.

Mirisnya, Polres Pamekasan menetapkan tersangka setelah proses perdatanya berjalan di Pengadilan.

“Kalau sudah di panggil kapolda di tangguhkan pidananya. Dari dulu kemana,” keluh H. Fauzi, putra  Nenek Lansia.

Diwartakan sebelumnya,  Perempuan buta Lanjut usia (71) bernama Bahriyah asal Kelurahan Gladak Anyar, Kecamatan Pamekasan, diduga jadi korban kriminalisasi oknum penyidik Polres Pamekasan terkait kasus dugaan penyerobotan tanah yang dilaporkan atas nama titik yang bersuamikan anggota Polisi. Minggu, 24/03/2024.

Nenek tak berdosa pemilik tanah sah sesuai Leter C Nomor 2208, Blok IIa, Kelas V Luas 0,223 da tersebut kini dijadikan tersangka tanpa dasar hukum yang kuat.

Padahal, sejak memperoleh hibah dari orang tuanya pada tahun 1975 hingga sekarang, tanah tersebut tidak pernah ada perubahan data kepada orang lain, termasuk kepada Haji Fathollah Anwar maupun kepada ahli warisnya yang saat ini menjadi pelapor.

Bahkan Bahriyah selalu membayar pajak bangunan sejak mendapatkan hibah dari orang tuanya.

Kendati begitu, pada tahun 2016 -2019, SPPT PBB-Nya tanah milik nenek Lansia tersebut tiba tiba berganti ke atas nama Titik (pelapor) yang diduga secara illegal tanpa izin maupun tanpa adanya peralihan, baik jual beli atau peralihan lainnya.

Kemudian, pada tahun 2020 diganti nama lagi kepada Bahriyah selaku pemilik sah tanah.

Namun celakanya, penyertifikatan SHM No. 1817 a.n. Haji Fathollah Anwar justru menggunakan Letter C Desa No. 2208 atas nama Bahriyah (tersangka).

Berkenan dengan kasus tersebut, Bahriyah, perempuan buta lanjut usia sangat sedih saat ditemui dikediamannya.

Bahriyah mengaku tidak pernah menjual kepada siapapun tanah yang didapat dari orang tuanya.

“Kaule tak pernah ajuwel tanah pak. Napapole pas nyarobot tanana oreng (saya tidak pernah menjual tanah pak. Apalagi melakukan penyerobotan tanahnya orang,” kata Bahriyah saat ditemui wartawan. Minggu, 24/03/2024.

Perempuan buta tak berdosa itu lantas merasa didholimi oleh oknum yang mengkriminalisasi dirinya.

“Kaule ampon epanggil pak polisi, samangken kaule panika eyokoma. (Saya sudah dipanggil Polisi dan sekarang saya mau dihukum) ,” ucapnya sedih.

“Kaule panika salah napah pas eyokomah (saya ini salah apa kok mau dihukum) ,” tambah Bahriyah.

Sementara itu, media Detikzone.net kesulitan mengonformasi ahli waris Haji Fatollah Anwar yakni titik sebagai pelapor perempuan buta lanjut usia.

Kasi Humas Polres Pamekasan AKP Sri Sugianto saat dikonformasi Detikzone.net  mengenai adanya dugaan kriminalisasi terhadap perempuan buta sebagai tersangka kasus dugaan penyerobotan tanah mengaku baru dengar kasus tersebut.

“Maaf mas, saya baru dengar masalah ini, coba saya klarifikasi ke Sat Reskrim dulu ya,” jawabnya.
(M./Red)

  • Penulis: Radar Indonesia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mempererat Silaturahmi, Kapolres Pasuruan Mengikuti Olahraga Bersama Forkopimda Dalam Rangka Memperingati Hari Kemerdekaan RI Ke-77

    Mempererat Silaturahmi, Kapolres Pasuruan Mengikuti Olahraga Bersama Forkopimda Dalam Rangka Memperingati Hari Kemerdekaan RI Ke-77

    • calendar_month Kamis, 11 Agt 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 260
    • 0Komentar

    PASURUAN – RI, Dalam rangka memeriahkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-77 tahun 2022, Kapolres Pasuruan AKBP Bayu Pratama Gubunagi, S.H., S.I.K., M.Si., menghadiri sekaligus mengikuti Olahraga Bersama yang diselenggarakan oleh Bupati Pasuruan H.M. Irsyad Yusuf, S.E., M.M.A., pada hari Rabu (10/08/2022), sekitar pukul 07.00 WIB. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Pasuruan, Kapolres Pasuruan, Kapolres Pasuruan […]

  • Gubernur Sulsel Dan Kapolri Resmikan Pembangunan Rumah Polisi Korban Gempa Di Sulbar

    Gubernur Sulsel Dan Kapolri Resmikan Pembangunan Rumah Polisi Korban Gempa Di Sulbar

    • calendar_month Jumat, 12 Feb 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 288
    • 0Komentar

    JAKARTA – RI, Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Nurdin Abdullah dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meresmikan pembangunan 50 Rumah Hunian tetap untuk Aparat Kepolisian beserta Keluarganya yang menjadi Korban gempa bumi di Sulawesi Barat (Sulbar). Peresmian itu disimbolkan melalui peletakan batu pertama oleh Gubernur Sulsel dan Kapolri. Pembangunan Rumah tersebut merupakan bantuan resmi dari Pemerintah […]

  • Mencari BB, Tim Kejari Lamandau Geledah Kantor Desa Bunut

    Mencari BB, Tim Kejari Lamandau Geledah Kantor Desa Bunut

    • calendar_month Selasa, 22 Des 2020
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 317
    • 0Komentar

    LAMANDAU – RI, Kepala Kejaksaan Negeri Lamandau, Agus Widodo, SH,MH menyampaikan, pada hari Jum’at, 18 Desember 2020 Tim Kejari Lamandau setelah menerima surat dari Pengadilan Palangkaraya Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) untuk melaksanakan penggeledahan. Surat penetapan pengadilan ditandatangani pada 17 Desember dan diterima pada 18 Desember pagi, sehingga sorenya mereka melakukan penggeledahan. Kasi Intel Kejari Lamandau, […]

  • Abah Warsubi dan Gus Salman Tinjau Tuntas Pembangunan Jalan Plandaan–Kabuh, Pastikan Akses Ekonomi dan Pendidikan Kian Lancar

    Abah Warsubi dan Gus Salman Tinjau Tuntas Pembangunan Jalan Plandaan–Kabuh, Pastikan Akses Ekonomi dan Pendidikan Kian Lancar

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 105
    • 0Komentar

    JOMBANG,RI– Mengawali tahun 2026 dengan semangat produktivitas dan penguatan pelayanan publik, Bupati Jombang Warsubi, S.H., M.Si., bersama Wakil Bupati Salmanudin, S.Ag., M.Pd., melakukan peninjauan langsung terhadap hasil pembangunan infrastruktur jalan Tahun Anggaran 2025 di wilayah Kecamatan Plandaan dan Kecamatan Kabuh, Selasa (6/1/2026) siang. Post Views: 110

  • Dua Orang Budak Sabu Berprofesi Penggali Kubur Diamankan Sat Narkoba Polres Magetan

    Dua Orang Budak Sabu Berprofesi Penggali Kubur Diamankan Sat Narkoba Polres Magetan

    • calendar_month Kamis, 10 Feb 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 253
    • 0Komentar

    MAGETAN – RI, Dua orang Penggali Kubur di Makam Bong Cino, Ngariboyo, Magetan, tertangkap Polisi. Saat ditangkap Tim Satuan Reserse Narkoba Polres Magetan, keduanya tengah menghisap Narkoba jenis Sabu-sabu. Dua orang tersebut seprofesi sebagai Penggali Kubur, semuanya warga Kecamatan Ngariboyo, yaitu inisial A-A, warga Desa Banjarejo, dan Syt, warga Jetis. Kedua teman ini ditangkap di […]

  • Tanamkan Semangat Kebangsaan Puluhan Siswa Peserta LDKS, Danramil Pacet Beberkan Sejarah Bangsa

    Tanamkan Semangat Kebangsaan Puluhan Siswa Peserta LDKS, Danramil Pacet Beberkan Sejarah Bangsa

    • calendar_month Sabtu, 24 Des 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 240
    • 0Komentar

    MOJOKERTO – RI, Untuk menanamkan Patriotisme dan rasa cinta tanah air dikalangan generasi muda, Danramil 0815/16 Pacet Kodim 0815/Mojokerto Kapten Caj M. Lutfi Anam memberikan materi Wawasan Kebangsaan (Wasbang) yang bertemakan  “Tonggak Sejarah Kemerdekaan Bangsa Indonesia” kepada puluhan Siswa/Siswi SMK Wachid Hasjim Sedati Kabupaten Sidoarjo, yang berlangsung di Villa Tirta Alir, Desa Cembor, Kecamatan Pacet, […]

expand_less