Breaking News
light_mode
Trending Tags

Pemkab Gresik Perluas Bunda Puspa ke 80 Desa untuk Tekan Kemiskinan dan Stunting

  • account_circle Pom py
  • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
  • visibility 135
  • print Cetak

Pemkab Gresik Perluas Bunda Puspa ke 80 Desa untuk Tekan Kemiskinan dan Stunting

Gresik, RI – Pemerintah Kabupaten Gresik memperluas jangkauan Program Bunda Puspa (Bantuan untuk Pemberdayaan Perempuan Usaha dan Pendidikan Anak) pada tahun 2026. Program Nawa Karsa Gresik Seger tersebut menyasar 80 desa di delapan kecamatan. Ini sebagai upaya mempercepat penurunan angka kemiskinan dan stunting sekaligus meningkatkan kualitas hidup keluarga.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik, Achmad Washil Miftahul Rachman, saat membuka kegiatan pembekalan bagi Tim Pelaksana Kegiatan Bunda Puspa yang digelar di Ruang Putri Cempo, Kantor Bupati Gresik, Selasa (2/6/26).

Sekda Washil menegaskan bahwa Bunda Puspa merupakan salah satu instrumen strategis Pemkab Gresik dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan melalui penguatan peran perempuan.

“Program Bunda Puspa merupakan salah satu instrumen penting dalam mendukung pengentasan kemiskinan, penurunan stunting, serta peningkatan kualitas hidup masyarakat. Perempuan memiliki peran yang sangat strategis dalam pembangunan keluarga maupun pembangunan daerah,” ujarnya.

Menurutnya, keberhasilan program pemberdayaan perempuan akan berdampak langsung terhadap kesejahteraan keluarga dan masyarakat. Karena itu, seluruh tim pelaksana diharapkan mampu mengoptimalkan pelaksanaan program di tingkat desa dan kelurahan.

“Jika ibu-ibunya kuat, maka desa dan kelurahan tersebut akan menjadi kuat. Saya berharap outcome dari program ini dapat dimaksimalkan dengan baik oleh seluruh tim pelaksana di lapangan,” ungkapnya.

Sekda Washil menjelaskan, terdapat enam outcome utama yang menjadi target pelaksanaan Program Bunda Puspa. Enam outcome tersebut meliputi peningkatan pendapatan keluarga, pengurangan jumlah keluarga miskin, peningkatan kualitas pendidikan anak, perbaikan gizi dan kesehatan keluarga, kemandirian perempuan sebagai kepala keluarga, serta penguatan jejaring sosial dan budaya gotong royong.

Untuk mencapai target tersebut, program ini tidak hanya berfokus pada pendampingan sosial. Bunda Puspa juga memberikan pelatihan kewirausahaan, pengembangan usaha mikro, pendampingan pemasaran produk, hingga fasilitasi akses permodalan dan koperasi guna memperkuat ekonomi keluarga.

Selain itu, Pemkab Gresik terus meningkatkan kualitas pendampingan melalui kolaborasi dengan berbagai pihak. Pada tahun ini, pendampingan peserta dilakukan melalui kerja sama dengan Universitas Ciputra Surabaya dan direncanakan akan diperluas dengan melibatkan perguruan tinggi di Kabupaten Gresik pada tahun mendatang.

“Tahun ini kita bekerja sama dengan Universitas Ciputra Surabaya, dan kami merencanakan tahun depan dapat memperluas kolaborasi dengan universitas-universitas lokal di Kabupaten Gresik,” kata Washil.

Sementara itu, Kepala Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KBPPPA) Kabupaten Gresik, Titik Ernawati, menyampaikan bahwa Program Bunda Puspa telah berjalan sejak tahun 2022.

Menurutnya, perluasan program pada tahun 2026 dilakukan untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap manfaat Bunda Puspa. Jika sebelumnya program hanya dilaksanakan di satu desa pada masing-masing kecamatan, tahun ini cakupannya diperluas menjadi 10 desa di setiap kecamatan atau total 80 desa di delapan kecamatan.

“Selama empat tahun pelaksanaan, Program Bunda Puspa baru menjangkau 24 desa. Tahun ini kami memperluas sasaran agar semakin banyak perempuan dan keluarga yang memperoleh manfaat dari program ini,” jelasnya.

Titik menambahkan, Bunda Puspa memiliki dua komponen utama, yakni pembelajaran umum dan pemberdayaan ekonomi. Materi pembelajaran mencakup konsep gender, perlindungan anak, ketahanan keluarga, peran perempuan dalam pembangunan desa, hingga kewirausahaan. Sementara pada aspek pemberdayaan ekonomi, peserta memperoleh pelatihan dan pendampingan usaha sesuai potensi yang dimiliki.

“Kami ingin perempuan tidak hanya menjadi penerima manfaat pembangunan, tetapi juga menjadi pelaku utama yang mampu menggerakkan ekonomi keluarga dan pembangunan desa,” tegasnya.

Melalui sinergi antara Dinas KBPPPA, pemerintah desa dan kelurahan, organisasi perempuan, dunia usaha, perguruan tinggi, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya, Pemkab Gresik optimistis Program Bunda Puspa akan semakin memperkuat peran perempuan dalam pembangunan.

Selain mendukung percepatan penurunan angka kemiskinan dan stunting, program ini juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia, mendorong kenaikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan Indeks Pembangunan Gender (IPG), serta mendukung pencapaian target pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Gresik. (Rdwn)

Tags
  • Penulis: Pom py

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • RDP Komisi III Bahas Infrastruktur, H. Abdus Syukur Soroti Jalan Cokro Dan Regulasi Tender

    RDP Komisi III Bahas Infrastruktur, H. Abdus Syukur Soroti Jalan Cokro Dan Regulasi Tender

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 296
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO,RI-Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi III DPRD Kota Probolinggo kembali memanas, bukan karena emosi, tapi karena kepedulian. Infrastruktur jadi menu utama pembahasan. Senin (02/03/2026). Dari angka miliaran rupiah sampai desain teknis, semuanya dikuliti pelan-pelan. Di forum itu, Anggota Komisi III DPRD Kota Probolinggo dari Partai Golkar, H. Abdus Syukur, menyampaikan sejumlah catatan penting terkait program […]

  • Dukung Sensus Ekonomi 2026, Wabup Samosir Tekankan Pentingnya Data yang Berkualitas

    Dukung Sensus Ekonomi 2026, Wabup Samosir Tekankan Pentingnya Data yang Berkualitas

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 98
    • 0Komentar

    SAMOSIR,RI- Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk menegaskan pentingnya data yang berkualitas sebagai dasar penyusunan kebijakan dan perencanaan pembangunan daerah. Hal itu disampaikannya saat membuka Pelatihan Petugas Pendataan Lengkap Sensus Ekonomi (SE) 2026 Kabupaten Samosir di Hotel JTS Parbaba, Selasa (02/06/2026). Pelatihan yang digelar oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Samosir tersebut dilaksanakan dalam dua gelombang. […]

  • DPD Ikatan Keluarga Alumni Universitas PGRI Pontianak Menyelenggarakan Meja Guru

    DPD Ikatan Keluarga Alumni Universitas PGRI Pontianak Menyelenggarakan Meja Guru

    • calendar_month Sabtu, 21 Sep 2024
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 505
    • 0Komentar

    Kayong Utara, RI – Bertempat di Cafe Container beralamat Jalan Tanjungpura Desa Sutera Kec. Sukadana Kab. Kayong Utara.pada sabtu 21/9/2024 DPD Ikatan Keluarga Alumni Universitas PGRI Pontianak (IKA-UPGRI Pontianak) yang diketuai Bapak UMAR WIRA. H., S.Pd, menyelenggarakan Meja Guru dengan tema “Pentingnya Peran Guru Dalam Mensukseskan Pilkada Tahun 2024 dengan menghadirkan Narasumber Pj Bupati Kayong […]

  • Selama Bulan Ramadhan Kader PKS Kalbar Bagi – Taqzil -Taqzil dan Ikuti Kegiatan Ke Agamaan

    Selama Bulan Ramadhan Kader PKS Kalbar Bagi – Taqzil -Taqzil dan Ikuti Kegiatan Ke Agamaan

    • calendar_month Jumat, 29 Mar 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 310
    • 0Komentar

    Pontianak,RI–Dalam rangka meningkat kan,tali silaturahmi bersama umat dibulan suci Ramadhan ini, para kader Partai Keadilan Sejahtera Kalimantan Barat melakukan kegiatan Kesosialan,diantaranya,memembagikan Takzil, Melakukan kegiatan Kuliah Dhuha.hal tersebut dikatakan H.Arief Joni Prasetyo,belum lama ini. Dikatakan nya untuk masing- masing kader dia mengajak agar bisa mengisi untuk berbagai kegiatan dimasjid terdekat. Termasuk melakukan sembahyang terawih dan tadarusan. […]

  • Dengan Pendekatan Humanis Babinsa Koramil 0819/01 Kota Pasuruan Pindahkan Pasien Positif Covid-19 Dari Isoman Ke Isoter

    Dengan Pendekatan Humanis Babinsa Koramil 0819/01 Kota Pasuruan Pindahkan Pasien Positif Covid-19 Dari Isoman Ke Isoter

    • calendar_month Minggu, 22 Agt 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 313
    • 0Komentar

    PASURUAN – RI, Pemindahan Pasien positif Covid-19 yang Isolasi Mandiri (Isoman) ke Isolasi Terpusat (Isoter) terus diupayakan. Kali ini Babinsa Koramil 0819/01 Kota Pasuruan, Serda Rano Aji bersama dengan Bhabinkabtibmas dan Tenaga Kesehatan memindahkan Pasien positif Covid-19 agar melakukan Isoter di Hotel Semeru Kota Pasuruan. Jum’at (20/08/2021). Dengan pendekatan humanis, Babinsa dan Bhabinkamtibmas bersama Tenaga […]

  • Ada Anggota Keluarga Pakai Narkoba? Bantuan dari Pemkot Mojokerto Bisa Dicabut

    Ada Anggota Keluarga Pakai Narkoba? Bantuan dari Pemkot Mojokerto Bisa Dicabut

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 99
    • 0Komentar

    KOTA MOJOKERTO,RI-  Pemerintah Kota Mojokerto menunjukkan sikap tegas dalam memerangi penyalahgunaan narkoba. Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentoleransi adanya anggota keluarga penerima bantuan sosial yang terlibat narkoba. Jika terbukti, seluruh bantuan dari pemerintah akan dicabut. Pernyataan tersebut disampaikan saat kegiatan sosialisasi Bersinar (Bersih Narkoba) Kelurahan Pulorejo, dengan melibatkan masyarakat, khususnya […]

expand_less