Breaking News
light_mode
Trending Tags

Menjemput Hakikat dari Musholla Sunan Kalijogo: Epilog Pengabdian Kang Anas di Lampung Timur

  • account_circle Redaksi Pagi
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 4
  • print Cetak

LAMPUNG TIMUR, RI – Dakwah, dalam maknanya yang terdalam, bukanlah sekadar menyampaikan kata-kata di atas mimbar. Ia adalah napas yang dihembuskan melalui ketundukan seorang murid di hadapan gurunya, serta ketulusan hati dalam merawat amanah yang telah digariskan oleh para pendahulu. Inilah sebuah kisah tentang Ahmad Nasruddin — sosok yang lebih akrab disapa Kang Anas — sebuah perjalanan spiritual yang menguji batin, memupuk adab, dan melukiskan jejak pengabdian yang tak lekang oleh waktu di Desa Bauh Gunungsari, Lampung Timur.

Perjalanan Kang Anas ke tanah perantauan bukanlah sebuah kebetulan yang hadir begitu saja. Ia adalah rangkaian dari sebuah skenario langit yang dibentuk oleh tarikan batin dan ketaatan. Sebelum langkah itu benar-benar menginjakkan kaki di tanah Sumatera pada tahun 2007, ada sebuah drama ketawaduan yang sangat menyentuh.

Saat perintah pertama dan kedua datang dari gurunya yang mulia, KH Fatchurrohman dari Gunung Petukangan, Gresik, Kang Anas memilih untuk menepi. Ia merasa dirinya masih sekecil butiran debu, merasa belum cukup menimba ilmu, dan merasa belum pantas memikul beban risalah yang begitu agung. Karena penolakannya, amanah tersebut sempat diemban oleh Kang Minto. Sementara itu, Kang Anas memilih jalan sunyi; ia melakukan tirakat selama lima tahun di Gunung Petukangan. Di sana, di antara denting tasbih dan heningnya malam, ia ditempa, dibersihkan hatinya, dan dipersiapkan untuk masa depan yang belum ia ketahui.

Tatkala perintah ketiga tiba, Kang Anas sadar bahwa melawan takdir guru adalah menjauhkan diri dari berkah. Ia pun berangkat, menggantikan posisi Kang Minto di tengah gejolak masyarakat yang kala itu tengah terpecah oleh pengaruh ajaran Mbah Lan. Dengan restu guru yang menjadi kompas jiwanya, Kang Anas datang bukan sebagai penakluk, melainkan sebagai penyejuk. Ia hadir untuk membenahi dan merajut kembali silsilah keilmuan yang telah diletakkan pondasinya oleh sesepuh agung, Romo KH. Ahmad Rifa’i dari Benjeng, Kedungsekar Lor, Gresik.

Di Desa Bauh Gunungsari, Kang Anas menemukan sebuah keluarga besar. Para santri warisan Romo KH. Ahmad Rifa’i adalah sosok-sosok yang luar biasa tangguh. Mereka adalah jiwa-jiwa yang kompak, yang dalam segala kekurangan ekonomi, mampu menunjukkan kemandirian luar biasa — bahu-membahu mendanai kegiatan demi tegaknya syiar. Di sana pula, ia menemukan teladan hidup dalam diri Pak Agus, sang ayah angkat yang tetap kokoh meski ujian rumah tangga dan badai ekonomi menghantamnya. Ada pula Pak Win, yang dengan keikhlasan tanpa batas menjadi tiang penopang dana, serta tim lainnya yang ikhlas berkorban demi marwah dakwah.

Di bawah naungan Musholla Sunan Kalijaga,mampu menghidupkan kembali “napas” spiritual yang sempat meredup. Ia membangun peradaban kecil melalui tradisi yang menyentuh kalbu: lomba malam takbiran dan lomba sholawat. Hingga hari ini, jejak tersebut tetap hidup, menjadi tradisi luhur yang dijaga oleh masyarakat sebagai bentuk rasa syukur atas keberkahan yang pernah hadir.

Namun, pengembaraan seorang pencari ilmu adalah sungai yang terus mengalir menuju samudera. Merasa bahwa dahaga keilmuannya masih perlu disiram oleh hikmah yang lebih luas, Kang Anas dengan penuh adab kembali memohon izin kepada gurunya untuk undur diri sementara waktu. Ia ingin terus berkelana, mencari hakikat yang terserak di berbagai penjuru. Sang guru, yang memahami kedalaman nurani muridnya, memberikan restu yang melegakan.

Kini, meski fisik Kang Anas telah berpindah tempat, semangat itu tidaklah padam. Kegiatan istighotsah dan pengajian tetap berdenyut di Bauh Gunungsari, yang diteruskan dengan penuh kesederhanaan oleh para ustadz setempat.

“Bagi saya,” kenang Kang Anas dengan pandangan yang menerawang, “masa-masa di Bauh Gunungsari bukanlah tentang siapa yang memimpin, melainkan tentang bagaimana kita belajar bahwa dakwah adalah kerja cinta. Tentang kekompakan para santri, keteguhan hati Pak Agus dan Pak Win di tengah badai, dan tentang betapa mulianya menjaga sanad ilmu yang diwariskan guru.”

Kini, seluruh kenangan telahmenjadi saksi bisu, sebuah monumen literasi tentang adab seorang murid, tentang beratnya tirakat, dan tentang keberanian untuk melangkah dengan kerendahan hati. Kisah Kang Anas di tahun 2007 ini adalah pengingat abadi bagi siapa pun yang berjalan di jalan ini: bahwa menjadi pembimbing spiritual bukanlah tujuan akhir, melainkan sebuah perjalanan panjang untuk terus mencari ridho Allah SWT yang tak bertepi.

( Red/ RI )

  • Penulis: Redaksi Pagi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terjadi Kecelakaan Maut Menewaskan Dua Siswa Sekaligus Meninggal Dunia Di Tempat Di KM 4

    Terjadi Kecelakaan Maut Menewaskan Dua Siswa Sekaligus Meninggal Dunia Di Tempat Di KM 4

    • calendar_month Rabu, 18 Jan 2023
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 415
    • 0Komentar

    SUMENEP- RI, Telah terjadi kecelakaan maut yang menewaskan dua siswa sekaligus di tempat. Di jalan Kabupaten Desa Terbang Kecamatan Batuan Kabupaten Sumenep Madura Jawa Timur. Rabu 18 Januari 2023, sekira pukul 08.30 Wib. Kendaraan yang terlibat Kecelakaan Lalu Lintas antara Sepeda Motor Honda Vario 125 No.Pol.: M 4213 WW dengan Mobil Toyota Avanza No Pol.: […]

  • Polres Lumajang Gelar Operasi Yustisi Penegakan Hukum Protokol Kesehatan

    Polres Lumajang Gelar Operasi Yustisi Penegakan Hukum Protokol Kesehatan

    • calendar_month Kamis, 10 Des 2020
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 295
    • 0Komentar

    LUMAJANG – RI, Polres Lumajang pada hari Rabu 09 Desember 2020, pukul 09.00 WIB bertempat di depan Kantor SatPolPP Jalan Jendral Haryono Jogoyudan Kecamatan Lumajang melaksanakan kegiatan Operasi Yustisi penegakan hukum protokol kesehatan. Hal ini disampaikan oleh Paur Humas Polres Lumajang Ipda Shinta kepada Awak Media tadi malam. Kegiatan tersebut dipimpin oleh Ipda teguh dan […]

  • Pastikan Pilkades Serentak Aman, Forkopimda Mojokerto Cek Kesiapan TPS

    Pastikan Pilkades Serentak Aman, Forkopimda Mojokerto Cek Kesiapan TPS

    • calendar_month Rabu, 14 Sep 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 229
    • 0Komentar

    MOJOKERTO – RI, Pengamanan Pilkades serentak menjadi atensi khusus Polri untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif. Kapolresta Mojokerto Kota AKBP Wiwit Adisatria, S.I.K., S.H., M.T., bersama Bupati dan Dandim 0815 menggelar Patroli naik motor menuju TPS di 8 Desa, kemarin Selasa (13/09/22) sore. Patroli Motor yang dipimpin langsung Bupati Mojokerto dr. Ikfina Fahmawati, M.Si., […]

  • Sosialisasi Rekrutmen TNI AD Dalam Rangka TMMD ke 122 Imbangan Kodim 1209/Bky

    Sosialisasi Rekrutmen TNI AD Dalam Rangka TMMD ke 122 Imbangan Kodim 1209/Bky

    • calendar_month Rabu, 23 Okt 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 240
    • 0Komentar

    Bengkayang, RI – Tim Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 122 Kodim 1209/Bky selain melaksanakan kegiatan fisik juga melaksanakan program non Fisik dengan menggelar sosialisasi rekrutmen penerimaan TNI AD di Aula Kantor Desa Goa Boma,Jln.Raya Goa Boma,Dsn.Singkong,Ds.Goa Boma,Kec.Monterado,Kab.Bengkayang.Rabu (23/10/24). Pasi Log Kodim 1209/Bky Kapten Inf Aswani Kunto selaku koordinator sosialisasi mengatakan bahwa Kegiatan ini […]

  • Polda Jatim Berhasil Ungkap Jaringan Narkoba Internasional 21 Kg Sabu Senilai 22 Milyar Disita

    Polda Jatim Berhasil Ungkap Jaringan Narkoba Internasional 21 Kg Sabu Senilai 22 Milyar Disita

    • calendar_month Selasa, 29 Apr 2025
    • account_circle Pom py
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Surabaya , RI – Polda Jawa Timur (Jatim) kembali berhasil membongkar jaringan peredaran narkoba internasional yang diduga berasal dari Timur Tengah. Kepala Bidang Hubungan Masyarakat ( Kabid Humas) Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast mengatakan, Dua orang tersangka ditangkap oleh Direktorat Reserse Narkoba ( Ditresnarkoba) Polda Jatim pada pengungkapan tersebut. Dua tersangka itu berinisial […]

  • Olahraga Bersama, Wujud Nyata Sinergitas TNI – Polri Di Mojokerto Raya

    Olahraga Bersama, Wujud Nyata Sinergitas TNI – Polri Di Mojokerto Raya

    • calendar_month Jumat, 31 Mei 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 393
    • 0Komentar

    MOJOKERTO, RI. Perkuat Sinergitas TNI-Polri, Kodim 0815/Mojokerto bersama Polres melaksanakan kegiatan olahraga bersama di Asrama Polisi Jalan Pahlawan Nomor 4, Kota Mojokerto, Jawa Timur, Jumat (31/05/2024) pagi. Dandim 0815/Mojokerto Letkol Inf M. Iqbal Prihanta Yudha, S.E., bersama Kasdim 0815 Mayor Arh GN Putu Ardana, S.S., beserta Perwira Staf dan Danramil jajaran saat tiba langsung disambut […]

expand_less