Breaking News
light_mode
Trending Tags

PT. Waskita Transjava Tol Road (WTTR) dan PT. Jasamarga Probolinggo Banyuwangi (JPB) Dituntut Bertanggung Jawab Atas Menguapnya PAD 36 Miyar. LEGAM Terus Desak APH

  • account_circle Redaksi Pagi
  • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
  • visibility 181
  • print Cetak

PROBOLINGGO,RI-36 milyar anggaran yang harusnya menjadi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Probolinggo sumber anggaran Pajak Meneral Bukan Logam dan Batuan (MBLB) saat ini tidak jelas keberadaannya.
Mega proyek pembangunan infrastruktur Tol Trans Jawa di wilayah Probolinggo kini tengah menjadi sorotan tajam. Aliansi LEGAM secara resmi menuntut pertanggungjawaban dari dua badan usaha pengelola jalan tol, yakni PT Waskita Transjawa Toll Road (WTTR) dan PT Jasamarga Probolinggo Banyuwangi (JPB).

Tuntutan ini dilayangkan menyusul temuan investigasi Aliansi LEGAM yang mengindikasikan adanya potensi hilangnya Pendapatan Asli Daerah atau PAD Kabupaten Probolinggo yang nilainya ditaksir mencapai 36 miliar rupiah. Kehadiran Jalan Tol Pasuruan–Probolinggo dan Tol Probolinggo–Banyuwangi yang melintasi wilayah Kabupaten Probolinggo diharapkan membawa dampak positif bagi perekonomian warga. Namun, temuan terbaru dari kelompok masyarakat yang tergabung dalam Aliansi LEGAM justru mengungkap fakta yang memprihatinkan.

Berdasarkan data yang dihimpun oleh Aliansi LEGAM, terdapat indikasi kuat hilangnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Probolinggo sebesar 36 miliar rupiah. Kebocoran ini diduga kuat berkaitan erat dengan rantai pasok material konstruksi, khususnya pajak mineral bukan logam dan batuan atau tambang Galian C, yang disuplai untuk mega proyek tersebut.

Aliansi LEGAM menyoroti bahwa eksploitasi alam besar-besaran untuk kebutuhan urukan jalan tol seringkali meninggalkan kerusakan lingkungan yang merugikan masyarakat, termasuk para petani setempat. Namun, di sisi lain, kompensasi berupa pajak daerah yang seharusnya masuk ke kas Kabupaten Probolinggo justru tidak terserap secara optimal.

Oleh karena itu, Aliansi LEGAM mendesak dua entitas pengelola tol, yaitu PT Waskita Transjawa Toll Road atau WTTR selaku pemegang konsesi Tol Paspro, dan PT Jasamarga Probolinggo Banyuwangi atau JPB selaku pengelola Tol Probowangi, untuk membuka data transparansi terkait vendor penyuplai material dan bukti pelunasan pajak daerah.

Pihak Aliansi meminta agar WTTR dan JPB tidak lepas tangan dan turut bertanggung jawab dalam memastikan bahwa seluruh sub-kontraktor dan penyuplai material tambang beroperasi secara legal dan taat membayar pajak daerah sesuai regulasi.

“Hal ini disebabkan pergeseran kewajiban yang dituangkan dalam Nota Kesepakatan antara Pemkab Probolinggo dengan Pelaksana Pembangunan Tol di Kabupaten Probolinggo. Yang seharusnya kewajiban pembayaran Pajak/Retribusi adalah Pemilik Tambang, akan tetapi karena andanya kesepakatan, maka kewajiban itu bergeser dari Pemilik Tambang ke Mainkont atau Sub kont,” ungkap Didit Laksana.

Selanjutnya Didit menyampaikan, “Ini adalah kebijakan yang keliru, dan telah terbukti apa yang terjadi,” imbuhnya.
Selain menuntut pihak pengelola tol, Aliansi LEGAM juga mendesak Pemerintah Kabupaten Probolinggo dan aparat penegak hukum untuk segera melakukan audit investigatif terhadap selisih angka 36 miliar rupiah tersebut. Jika dibiarkan, hal ini tidak hanya merugikan keuangan daerah secara masif, tetapi juga mencederai rasa keadilan masyarakat yang lingkungan dan lahan pertaniannya terdampak langsung oleh aktivitas penambangan.

“Kami mengharap APH dalam hal ini Kejaksaan Negeri Kabupaten Probolinggo yang telah menerima laporan Aliansi LEGAM, segera mengambil langkah penegakan hukum,” himbau Didit Laksana. Perlu di ketahui Aliansi LEGAM telah bersurat kepada Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Probolinggo dengan surat tanggal 22 Juni 2026, nomor : 01.040/ALIANSI_LEGAM/VI/2026.

Selain menuntut pihak pengelola tol, Aliansi LEGAM juga mendesak Pemerintah Kabupaten Probolinggo dan aparat penegak hukum untuk segera melakukan audit investigatif terhadap selisih angka 36 miliar rupiah tersebut. Jika dibiarkan, hal ini tidak hanya merugikan keuangan daerah secara masif, tetapi juga mencederai rasa keadilan masyarakat yang lingkungan dan lahan pertaniannya terdampak langsung oleh aktivitas penambangan.

Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang dari PT WTTR maupun PT JPB masih belum memberikan keterangan resmi terkait temuan dan tuntutan yang dilayangkan oleh Aliansi LEGAM. (Tim)

  • Penulis: Redaksi Pagi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Selama 14 Tahun Warga Komplek Hosana Gracia Masih Menggunakan Meteran PDAM Lama.

    Selama 14 Tahun Warga Komplek Hosana Gracia Masih Menggunakan Meteran PDAM Lama.

    • calendar_month Sabtu, 5 Sep 2026
    • account_circle Pom py
    • visibility 49
    • 0Komentar

      Meteran PDAM Kubu raya Yg terlihat sudah tidak nampak tulisan didalam nya namun masih digunakan di pelanggan di komplek Hosana Gracia KUBU RAYA,RI- Dikomplek Hosana Gracia Desa Sungai Raya Dalam mempunyai Tiga RT diantaranya,RT,13,RT,14 dan RT.15.yang sudah terpasang aliran PDAM nya. Selama 14 Tahun Komplek.Hosana Gracia tersebut berdiri . Begitu Komplek Hosana Gracia berdiri […]

  • Atas Usulan Bupati Samosir, DPRD Tetapkan 13 Program Pembentukan Perda Tahun 2025

    Atas Usulan Bupati Samosir, DPRD Tetapkan 13 Program Pembentukan Perda Tahun 2025

    • calendar_month Kamis, 6 Mar 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 213
    • 0Komentar

    SAMOSIR,RI-Atas usulan Bupati Samosir, DPRD Kabupaten Samosir menetapkan 13 Program Pembentukan (Propem) Perda untuk tahun 2025 melalui keputusan DPRD Samosir Nomor :100.3.3/170/11/KPTS/DPRD-SMSR/2025. Keputusan tersebut ditandatangani Ketua DPRD Nasip Simbolon disaksikan Bupati Samosir Vandiko T. Gultom, Wabup Ariston Tua Sidauruk, Wakil Ketua DPRD Osvaldo Simbolon dan Sarhockel Tamba, dalam Rapat Paripurna yang digelar di Gedung DPRD […]

  • Diskominfo Kota Mojokerto Gelar Sharing Session Bersama Media, Pastikan Penyaluran Informasi Lebih Cepat & Tertib

    Diskominfo Kota Mojokerto Gelar Sharing Session Bersama Media, Pastikan Penyaluran Informasi Lebih Cepat & Tertib

    • calendar_month Rabu, 23 Sep 2026
    • account_circle Ridwan
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Diskominfo Kota Mojokerto Gelar Sharing Session Bersama Media, Pastikan Penyaluran Informasi Lebih Cepat & Tertib MOJOKERTO, RI – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Mojokerto sukses menggelar kegiatan Sharing Session bersama media mitra Pemkot Mojokerto, bertempat di Kafe Actually, Jalan Mergelo, Kelurahan Meri, Kota Mojokerto, pada Rabu, 23 September 2026. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh […]

  • Istri Sah Laporkan Oknum ASN Kabupaten Lebong Bengkulu ke BKPSDM

    Istri Sah Laporkan Oknum ASN Kabupaten Lebong Bengkulu ke BKPSDM

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 98
    • 0Komentar

    DS saat melaporkan suaminya ke Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Lebong. Dugaan Pelanggaran Disiplin dan Nikah Siri LEBONG, RI – Dugaan pelanggaran etika dan disiplin pegawai kembali mencuat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lebong, Provinsi Bengkulu. Seorang oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) berinisial DM dilaporkan oleh istri sahnya, DS yang juga merupakan anggota […]

  • Satgas Pangan Polres Pasuruan Kota Turun ke Pasar, Pastikan Harga dan Pasokan Beras Tetap Stabil

    Satgas Pangan Polres Pasuruan Kota Turun ke Pasar, Pastikan Harga dan Pasokan Beras Tetap Stabil

    • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
    • account_circle Pom py
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Satgas Pangan Polres Pasuruan Kota Turun ke Pasar, Pastikan Harga dan Pasokan Beras Tetap Stabil Pasuruan , RI – Satgas Pangan Polres Pasuruan Kota bersama Dinas Pertanian dan Disperindag Kota Pasuruan melaksanakan pengecekan harga serta ketersediaan beras di sejumlah pasar tradisional, Selasa (8/9/2026). Kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka pengendalian dan pengawasan harga beras sekaligus menjaga […]

  • Bakti Sosial Hari Bhayangkara ke-79, Polres Gresik Gelar Donor Darah dan Bagikan Kacamata Gratis

    Bakti Sosial Hari Bhayangkara ke-79, Polres Gresik Gelar Donor Darah dan Bagikan Kacamata Gratis

    • calendar_month Rabu, 18 Jun 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 247
    • 0Komentar

    GRESIK,RI- Dalam semangat memperingati Hari Bhayangkara ke-79 tahun 2025, Polres Gresik menggelar bakti sosial sarat nilai kemanusiaan. Kegiatan ini berupa donor darah dan pemeriksaan mata gratis dengan pemberian kacamata baca. Kegiatan ini berlangsung sukses pada di Aula Wicaksana Legawa Polres Gresik, Selasa, 17 Juni 2025. Inisiatif kemanusiaan ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat, […]

expand_less