Breaking News
light_mode
Trending Tags

Bukan Sekadar Dipulangkan, Gresik Kembali Kawal Masa Depan Anak Pekerja Migran

  • account_circle Pom py
  • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
  • visibility 43
  • print Cetak

Bukan Sekadar Dipulangkan, Gresik Kembali Kawal Masa Depan Anak Pekerja Migran

Gresik, RI – Bagi Pemerintah Kabupaten Gresik, memulangkan anak-anak pekerja migran Indonesia (PMI) ke tanah air bukanlah garis akhir. Kepulangan mereka justru menjadi awal untuk memastikan setiap anak memperoleh hak-hak dasarnya sebagai warga negara, mulai dari identitas kependudukan, akses pendidikan, layanan kesehatan, hingga perlindungan sosial. Komitmen itulah yang kembali diwujudkan Pemerintah Kabupaten Gresik melalui pemulangan tahap kedua anak-anak pekerja migran dari Malaysia.

Sebanyak sembilan anak tiba di Pendopo Kabupaten Gresik, Jumat (10/7). Enam di antaranya merupakan anak pekerja migran asal Kabupaten Gresik, sementara tiga lainnya berasal dari daerah lain yang turut difasilitasi dalam proses pemulangan dari Malaysia. Bagi enam anak asal Gresik tersebut, kepulangan ini menjadi langkah awal untuk kembali membangun masa depan di tanah kelahirannya.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menegaskan, penyelamatan anak-anak pekerja migran tidak cukup dilakukan dengan membawa mereka pulang ke Indonesia. Pemerintah memiliki tanggung jawab untuk memastikan mereka kembali memperoleh seluruh hak dasar yang selama ini sulit diakses akibat persoalan administrasi kependudukan.

“Menyelamatkan satu anak sama saja menyelamatkan satu generasi. Mereka harus memiliki hak identitas, memperoleh pendidikan, mendapatkan layanan kesehatan, serta perlindungan sebagaimana diamanatkan Undang-Undang Perlindungan Anak. Ketika identitas mereka tidak ada, maka akses terhadap seluruh hak hidupnya ikut terputus,” tegas Bupati Yani.

Menurut Bupati Yani, yang ingin diselamatkan bukan hanya keberadaan fisik anak-anak tersebut, tetapi juga masa depan mereka. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Gresik memastikan setiap anak yang dipulangkan akan mendapat pendampingan hingga benar-benar dapat kembali menjalani kehidupan secara normal bersama keluarga dan masyarakat.

“Kami ingin anak-anak ini kembali dengan harapan. Mereka memiliki identitas, bisa sekolah, memperoleh perlindungan, dan tetap memiliki kesempatan menggapai cita-cita. Inilah komitmen Pemerintah Kabupaten Gresik dalam melindungi setiap anak, di mana pun mereka berada,” ujarnya.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui kerja terpadu lintas perangkat daerah. Setibanya di Pendopo Kabupaten Gresik, seluruh anak langsung menjalani perekaman biometrik dan identitas kependudukan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil. Mereka juga menerima dokumen administrasi kependudukan, bingkisan berupa perlengkapan sekolah, serta bantuan paket sembako untuk keluarga.

Tahapan berikutnya tidak kalah penting. Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (KBPPPA) memberikan pendampingan psikososial agar anak mampu beradaptasi dengan lingkungan barunya. Dinas Sosial menyiapkan perlindungan sosial, sementara Dinas Pendidikan memastikan seluruh anak memperoleh akses pendidikan sesuai usia dan kebutuhannya, baik melalui sekolah formal maupun pendidikan kesetaraan apabila diperlukan. Seluruh proses tersebut dikoordinasikan bersama Dinas Tenaga Kerja yang sejak awal melakukan pendataan anak-anak pekerja migran asal Gresik di Malaysia.

“Kalau usianya masih memungkinkan, mereka akan masuk sekolah formal. Bila sudah melewati jenjang tertentu, kami siapkan pendidikan melalui Kejar Paket A, B, atau C. Yang penting cita-cita mereka tidak boleh berhenti hanya karena persoalan administrasi,” kata Bupati Yani.

Skema perlindungan terpadu tersebut merupakan tindak lanjut dari nota kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Kabupaten Gresik dan KBRI Kuala Lumpur yang ditandatangani pada Oktober 2025. Melalui kerja sama itu, proses pendataan, pemulangan, hingga pemenuhan hak-hak dasar anak pekerja migran dilakukan secara berkelanjutan.

Shoheh, perwakilan dari KBRI Kuala Lumpur mengaku terharu melihat keseriusan Pemerintah Kabupaten Gresik dalam menyambut sekaligus mengawal masa depan anak-anak pekerja migran.

Shoheh, yang juga merupakan putra asli Bawean, memahami betul kondisi yang dialami anak-anak tersebut. Ia pernah tumbuh terpisah dari kedua orang tuanya yang bekerja sebagai pekerja migran di Malaysia. Pengalaman itulah yang kemudian mendorongnya mengabdikan diri mendampingi ribuan anak pekerja migran Indonesia di Negeri Jiran.

“Saya tidak ingin mereka mengalami apa yang saya alami dulu. Yang kami harapkan sebenarnya sederhana, anak-anak diterima di Indonesia, memiliki identitas, dan bisa sekolah tanpa dipersulit administrasi. Gresik memberikan harapan itu,” ungkap Shoheh.

Menurutnya, langkah Pemerintah Kabupaten Gresik menunjukkan bahwa perlindungan anak pekerja migran tidak berhenti pada proses pemulangan, tetapi berlanjut hingga memastikan mereka memperoleh hak sebagai warga negara dan memiliki kesempatan meraih masa depan yang lebih baik.

Apresiasi juga disampaikan Kepala Bidang Perlindungan Anak DP3AK Provinsi Jawa Timur, Chandra. Ia menilai pendekatan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Gresik merupakan praktik baik yang layak menjadi rujukan bagi daerah lain.

“Ini bukan sekadar memulangkan anak. Pemerintah Kabupaten Gresik memastikan seluruh mata rantai perlindungan berjalan, dimulai dari hak identitas, kemudian akses pendidikan, kesehatan, hingga layanan sosial lainnya. Praktik baik ini layak direplikasi oleh kabupaten dan kota lain,” katanya.

Program ini merupakan kelanjutan dari upaya yang telah dirintis Pemerintah Kabupaten Gresik bersama KBRI Kuala Lumpur sejak tahun lalu. Sebelumnya, tiga anak pekerja migran asal Gresik telah berhasil dipulangkan. Pada tahap kedua ini, enam anak asal Gresik kembali difasilitasi pulang bersama tiga anak dari daerah lain.

Bagi Pemerintah Kabupaten Gresik, pemulangan hanyalah pintu masuk. Yang lebih penting adalah memastikan setiap anak memperoleh identitas sebagai warga negara, mendapatkan akses pendidikan yang layak, tumbuh dalam lingkungan yang aman, serta memiliki kesempatan yang sama untuk menggapai cita-citanya. (Rdwn)

Tags
  • Penulis: Pom py

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kapolsek Kangayan Mendapat Penghargaan Dari Pondok Pesantren Anwarul Hidayah Dusun Gambu – Gambu Desa Timur Jang jang Kecamatan Kangayan

    Kapolsek Kangayan Mendapat Penghargaan Dari Pondok Pesantren Anwarul Hidayah Dusun Gambu – Gambu Desa Timur Jang jang Kecamatan Kangayan

    • calendar_month Kamis, 17 Mar 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 756
    • 0Komentar

    SUMENEP – RI, Dalam rangka giat Kapolsek Kangayan Ipda Miftahol Rahman SH, MH mendapatkan piagam penghargaan dari Pondok Pesantren Anwarul Hidayah dusun Gambu Gambu Desa tumur Jang jang kec Kangayan  Kab Sumenep Jawa timur rabu 16/3/2022. Acara pemberian piagam  penghargaan  pada Kapolsek Kangayan oleh Pengasuh Ponpes Anwarul Hidayah Umar Hosnol, SPdi di Aula Ponpes Anwarul […]

  • Wujudkan Swasembada Pangan Nasional, Bupati Samosir Bersama Kapolda Sumut Tinjau Lokasi Penanaman Bawang Putih

    Wujudkan Swasembada Pangan Nasional, Bupati Samosir Bersama Kapolda Sumut Tinjau Lokasi Penanaman Bawang Putih

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 59
    • 0Komentar

    SAMOSIR,RI- Bupati Samosir, Vandiko Timotius Gultom, ST bersama Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto, S.I.K, M. H meninjau lokasi penanaman bawang putih di Dusun II Desa Maduma, Kecamatan Simanindo, Rabu (10/06/2026) Kegiatan monitoring ini merupakan tindak lanjut untuk melihat perkembangan pertumbuhan tanaman bawang putih yang telah ditanam pada 2 Mei 2026 lalu oleh Bupati […]

  • PT. Garsindo Anugerah Sejahtera Salurkan CSR Jelang Lebaran Untuk Warga Sekitar.

    PT. Garsindo Anugerah Sejahtera Salurkan CSR Jelang Lebaran Untuk Warga Sekitar.

    • calendar_month Rabu, 19 Apr 2023
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 496
    • 0Komentar

    SUMENEP,RI – PT. Garsindo Sejahtera beralamat Jl. Raya Pay Pass Kertasada, Kabupaten Sumenep – Jawa Timur yang bergerak di bidang usaha Garam kosumsi beryodium, bagi – bagikan paket sembako bagi warga sekitar saat jelang lebaran. Pelaksanaan kegiatan ditempatkan di Balai Desa Kalimo’ok, Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep, sekira Pukul. 10.00 WIB sampai selesai kepada 63 penerima […]

  • Jalan Lingkungan Dusun Randurancang Mendapat Sentuhan Satgas TMMD Ke-116 Mojokerto

    Jalan Lingkungan Dusun Randurancang Mendapat Sentuhan Satgas TMMD Ke-116 Mojokerto

    • calendar_month Sabtu, 27 Mei 2023
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 329
    • 0Komentar

    MOJOKERTO, RI – Personel Satgas TMMD Reguler Ke-116 Kodim 0815/Mojokerto hingga kini masih melanjutkan kegiatan sasaran fisik maupun non fisik di Desa Randuharjo, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. Seperti hari ini, Jumat (26/05/2023) para personel Satgas TMMD yang dipimpin langsung Danton SSK Satgas TMMD Letda Inf Hendrik Dwi Handoyo bersama warga setempat dan perangkat […]

  • Sambut Hari Bhayangkara ke-79, Siepropam Polresta Pontianak Berbagi Kepada Warga Kurang Mampu di Pontianak Kota

    Sambut Hari Bhayangkara ke-79, Siepropam Polresta Pontianak Berbagi Kepada Warga Kurang Mampu di Pontianak Kota

    • calendar_month Senin, 16 Jun 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 142
    • 0Komentar

    PONTIANAK,RI – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-79, Seksi Propam (Siepropam) Polresta Pontianak melaksanakan kegiatan sosial dengan berbagi bantuan kepada masyarakat kurang mampu di wilayah Pontianak Kota, Senin, (16/06/2025) Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kanit Provos Polresta Pontianak, Ipda Ali Fathan, bersama tim Siepropam, sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat yang membutuhkan. Bantuan yang diberikan […]

  • Audiensi Walikota Probolinggo Bersama Prof Masami Isoda Dari University of Tsukuba,Jepang, Bersama Tim Dari SEAMOLEC dan SEAQIM

    Audiensi Walikota Probolinggo Bersama Prof Masami Isoda Dari University of Tsukuba,Jepang, Bersama Tim Dari SEAMOLEC dan SEAQIM

    • calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 25
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO,RI-Pemerintah Kota Probolinggo terus membuka ruang kolaborasi untuk meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya penguatan kemampuan numerasi, pembelajaran matematika, sains, serta pengembangan robotik dan teknologi. Komitmen tersebut mengemuka dalam audiensi Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin bersama Prof. Masami Isoda dari University of Tsukuba, Jepang, beserta tim dari SEAMOLEC dan SEAQIM, Selasa (18/8) siang, di Paseban Sena Ballroom, […]

expand_less