Rembuk Stunting Desa Air Teras 2026, Perkuat Komitmen Wujudkan Generasi Sehat dan Berkualitas
- account_circle Redaksi Pagi
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 2
- print Cetak

SELUMA,RI- Pemerintah Desa Air Teras, Kecamatan Talo, Kabupaten Seluma, provinsi Bengkulu melaksanakan Kegiatan Rembuk Stunting Tahun 2026 Pada Hari Rabu,15 Juli 2026,pukul 09.00 WIB. Kegiatan ini bertempat di Balai Desa Air Teras
Kegiatan Rembuk Stunting ini dihadiri oleh Desa Air Teras Harmen Jayadi,Sekdes Ketua BPD Rihin dan anggotanya,Camat Talo Agus dan Stafnya,Ahli Gisi Selta,Bidan Desa,beserta Ibu Ketua TP PKK, Kader Pembangunan Manusia (KPM),Posisndu,Pendamping kecamatan, Bhabinkamtibmas,Kader Posyandu, Pengurus PKK, penyuluh KB, Seluruh Perangkat desa Tokoh Agama, Tokoh pemuda, Tokoh Masyarakat dan Tamu undangan lainya
Acara dibuka secara resmi Oleh Kepala Desa Air Teras Harmen Jayadi,Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada panitia pelaksana atas terselenggaranya kegiatan Rembuk Stunting Desa Air Teras Tahun 2026. Disampaikan bahwa Rembuk Stunting merupakan kegiatan wajib yang dilaksanakan setiap tahun karena merupakan bagian dari program nasional dalam rangka percepatan penurunan angka stunting.
Harmen Jayadi,juga berharap agar para kader, khususnya kader posyandu, dapat mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh dan mampu menerapkan materi yang disampaikan oleh para narasumber. Ia menekankan pentingnya keseragaman langkah dan pembenahan sejak dini dalam penanganan stunting.

Target penurunan angka stunting di Desa Air Teras diharapkan dapat menurun secara bertahap, dari 10 kasus menjadi 5 kasus, dan selanjutnya menuju nol kasus pada tahun 2026. Selain itu disampaikan bahwa pada tahun 2026 tidak tersedia anggaran PMT, sehingga fokus penanganan diarahkan pada bidang PAUD serta penanganan anak yang telah terdampak stunting.
Rembuk Stunting merupakan program pemerintah pusat yang wajib dilaksanakan oleh desa. Data stunting harus bersifat by name by address, sehingga kesesuaian antara data dan kondisi lapangan dapat dipastikan. Ia menegaskan bahwa upaya pencegahan stunting harus dimulai dari kesehatan ibu, karena ibu yang sehat akan melahirkan anak yang sehat.
Selain itu, beliau menyampaikan pentingnya pemenuhan gizi seimbang bagi ibu, termasuk konsumsi makanan bergizi sesuai prinsip empat sehat lima sempurna, serta pentingnya peran kasih sayang dalam tumbuh kembang anak.
Harmen Jayadi,juga berpesan agar seluruh peserta dapat memahami dan menerapkan materi yang disampaikan oleh para narasumber secara berkelanjutan dalam kegiatan posyandu di Desa Air Teras khususnya Tutup nya kepala Desa Air Teras Harmen Jayadi
Selanjutnya, Camat Talo Agus,dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelaksanaan Rembuk Stunting ini merupakan bagian dari perencanaan yang berkaitan dengan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)
Ia menekankan pentingnya komitmen bersama dalam menurunkan angka stunting, khususnya di Desa Air Teras, agar jumlah masyarakat yang mengalami gizi buruk semakin berkurang.
Juga perlu kita ketahui bahwa hasil Rembuk Stunting harus menghasilkan catatan strategi dan bentuk intervensi yang konkret, sehingga peningkatan angka stunting pada tahun sebelumnya dapat ditekan secara signifikan pada tahun berjalan. Ia mengingatkan bahwa Rembuk Stunting wajib dilaksanakan sebelum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Desa dan Kelurahan, atau paling lambat diselaraskan dengan pelaksanaan Musrenbang tersebut.
Semoga desa Air Teras khususnya Tetap selalu kompak dan solid demi kesehatan masyarakat dan Tumbuh kembang anak untuk generasi kita yang akan datang tutup nya dengan singkat Camat Talo Agus
Penulis : Maryanto
- Penulis: Redaksi Pagi




Saat ini belum ada komentar