Breaking News
light_mode
Trending Tags

Air Kering, Asap Mencekik, Rumah Terancam: Pengorbanan Tim Gabungan Menahan Ego Oknum Tak Berhati

  • account_circle Redaksi Pagi
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 5
  • print Cetak

 

KUBU RAYA, RI – Asap pekat merayap pelan, membawa bau sangit yang menusuk hidung di Desa Teluk Bakung, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, Selasa (21/7/26).

Di balik kepulan asap itu, ada perjuangan hidup dan mati.

Tim gabungan dari Polsek Sungai Ambawang, Masyarakat Peduli Api (MPA), dan Lembaga Pengendalian Hutan Desa (LPHD) Teluk Bakung harus mempertaruhkan keselamatan demi menahan amuk si jago merah.

Lahan seluas kurang lebih 1 hektare hangus tak bersisa.

Yang memilukan, keganasan api tak hanya melalap semak belukar, tetapi juga menerobos dan membakar area Tempat Pemakaman Umum (TPU) setempat.

Tempat peristirahatan terakhir para leluhur kini lumat berjelaga.

Lebih mengerikan lagi, lidah api itu hanya berjarak 3 kilometer dari pemukiman warga, ancaman nyata yang siap melahap atap-atap rumah jika dibiarkan sejengkal saja melangkah.

Bertaruh Nyawa di Parit yang Mengering
Perjuangan tim di lapangan ibarat bertarung tanpa senjata penuh.

Saat api membesar dan melompat dari rumput kering ke pusara-pusara warga, pasokan air justru habis.

Parit-parit di sekitar lokasi telah mengering kerontang, berubah menjadi tanah retak yang gersang.

Kapolsek Sungai Ambawang, AKP Junaifi, melalui Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya, Aiptu Ade, menggambarkan betapa getirnya situasi di titik api.

“Tim gabungan berjibaku di tengah kepungan asap pekat dan hawa panas yang menyengat.

Ketiadaan air karena parit mengering membuat anggota dan relawan harus memutar otak dan bekerja ekstra keras.

Ini bukan sekadar memadamkan api, ini adalah upaya menyelamatkan pemukiman warga dan menghormati tempat peristirahatan terakhir saudara-saudara kita,” ungkap Ade dengan nada getas, Rabu (22/7/26).

Meski api permukaan telah berhasil dipadamkan, tim tak berani pulang.

Mereka masih bertahan di lokasi, mengawasi jelaga dan bara bawah tanah (pantau bara) yang sewaktu-waktu bisa kembali meledak menjadi petaka.

Ulah Oknum Tak Bertanggung Jawab: Kejahatan Terhadap Kemanusiaan
Di tengah dukacita dan napas tersengal para petugas, muncul pertanyaan mendasar, mengapa lahan ini terbakar? Pihak Kepolisian Resor Kubu Raya menegaskan tidak akan memberi ruang sedikit pun bagi pelaku perusakan lingkungan.

“Kami sedang bergerak melakukan penyelidikan mendalam.

Kami akan mengusut tuntas apakah ada unsur kesengajaan dari oknum tak bertanggung jawab yang demi keuntungan pribadi atau kecerobohannya tega mengorbankan banyak orang,” tegas Ade.

Sikap tegas ini diambil karena membakar lahan, terlebih hingga merusak pemakaman umum dan mengancam nyawa warga bukan lagi sekadar pelanggaran hukum biasa, melainkan bentuk kelakuan nir-empati yang memicu antipati publik.

Catatan Moral: Ketika Nurani Tertimbun Abu
Berapa banyak lagi paru-paru anak kecil yang harus menghirup racun asap? Berapa banyak lagi makam orang tua kita yang harus hangus terbakar hanya karena segelintir orang yang enggan mengolah tanah dengan cara yang benar?

Karhutla bukan sekadar bencana alam, melainkan cermin dari krisis moral dan kepedulian.

Ketika satu genggam api dilemparkan secara ceroboh, ada ratusan kepala keluarga yang terancam kehilangan tempat tinggal, ada puluhan petugas yang harus meninggalkan anak-istri demi mempertaruhkan nyawa di tengah bara.

Menjaga bumi bukan lagi imbauan manis, melainkan panggilan nurani.

Jangan biarkan egoisnya satu oknum merenggut masa depan dan keselamatan bersama.

Jika kita tak lagi peduli pada tanah yang kita pijak dan makam para pendahulu yang kita hormati, lantas apa lagi yang tersisa dari kemanusiaan kita?

Mully /Juan//Radar Indonesia

  • Penulis: Redaksi Pagi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komunitas Wartawan Peringati HPN ke-79, Wakil Bupati Terpilih Berikan Santunan Anak Yatim

    Komunitas Wartawan Peringati HPN ke-79, Wakil Bupati Terpilih Berikan Santunan Anak Yatim

    • calendar_month Rabu, 12 Feb 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 305
    • 0Komentar

    Dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) yang ke-79, Komunitas Wartawan di Tulungagung mengadakan acara peringatan dengan tema “Pers Mengawal Ketahanan Pangan Demi Kemandirian Bangsa””. Acara tersebut berlangsung pada hari Senin, 10 ebruari 2025, bertempat Desa Rejosari, Kecamatan Gondang Tulungagung. Wakil Bupati Terpilih, H. Ahmad Baharudin SM, turut hadir dalam acara ini dan memberikan santunan […]

  • Pangdam XII/Tpr Serahkan Satu Tersangka dan Ribuan Butir Ekstasi ke BNN

    Pangdam XII/Tpr Serahkan Satu Tersangka dan Ribuan Butir Ekstasi ke BNN

    • calendar_month Kamis, 29 Agt 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 408
    • 0Komentar

    Kubu Raya ,RI – Pangdam XII/Tanjungpura Mayjen TNI Iwan Setiawan, S.E., M.M., menyerahkan tersangka dan barang bukti Narkoba hasil penggagalan penyelundupan oleh Satgas Pamtas Yonkav 12/Beruang Cakti kepada Kepala BNN Provinsi Kalimantan Barat, Brigjen Pol. Drs. Sumirat Dwiyanto, M.Si. Bertempat di Aula Sudirman, Makodam XII/Tpr. Adapun barang bukti Narkoba yang diserahkan diantaranya sabu seberat kurang […]

  • Momen Tujuh belasan Kecamatan Arjasa Melaksanakan Karnaval SDN dan MI

    Momen Tujuh belasan Kecamatan Arjasa Melaksanakan Karnaval SDN dan MI

    • calendar_month Minggu, 24 Agt 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 125
    • 0Komentar

    SUMENEP,RI- dalam memperingati HUT RI ke 80 kecamatan Arjasa Kabupaten Sumenep Melaksanakan lomba Pawai yang diikuti para siswa-siswi SDN dan MI SE kecamatan Arjasa beranikah ragam busana yang ditampilkan sehingga masyarakat berbondong- bondong untuk menyaksikan pawai tersebut dimana panitia membagi dua lokasi karena karnaval atau Pawai cukup banyak pesertanya sehingga fenis untuk posisi yang dari […]

  • Bakti Sosial Donor Darah Dilaksanakan Polres Sumenep Dalam Rangka Hari Jadi Ke 73 Polwan RI

    Bakti Sosial Donor Darah Dilaksanakan Polres Sumenep Dalam Rangka Hari Jadi Ke 73 Polwan RI

    • calendar_month Senin, 30 Agt 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 281
    • 0Komentar

    SUMENEP – RI, Senin 30 Agustus 2021 pukul 08.00 wib s/d selesai senior Polwan Polres Sumenep Akp Widiarti S.,S.H memimpin langsung pelaksanaan kegiatan Bakti Sosial kesehatan berupa Donor Darahbdalam rangka Hari jadi Ke 73 Polwan RI bertempat di Kantor PMI Kab Sumenep jl.Dr. Cipto Desa Kolor kec Kota kab Sumenep Madura Jawa timur. Akp Widiarti […]

  • Rumah Terbakar di Gang Asaka, Polisi : Diduga Dibakar Pemilik Rumah Penderita Gangguan Jiwa

    Rumah Terbakar di Gang Asaka, Polisi : Diduga Dibakar Pemilik Rumah Penderita Gangguan Jiwa

    • calendar_month Sabtu, 6 Apr 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 302
    • 0Komentar

    KUBU RAYA,RI – Peristiwa tragis menghebohkan di Desa Arang Limbung, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, ketika satu unit rumah dilaporkan terbakar di Jalan Adisucipto Gang Asaka pada Kamis (4/4/24) sekitar pukul 16.30 WIB. Peristiwa ini menjadi sorotan warga setempat yang bertanya-tanya tentang penyebab pasti di balik kebakaran tersebut. Menurut laporan dari pihak Kepolisian Sektor […]

  • Kelompok Disabilitas Juga Jadi Sasaran SPAB  SRPB Jatim

    Kelompok Disabilitas Juga Jadi Sasaran SPAB SRPB Jatim

    • calendar_month Senin, 25 Okt 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 271
    • 0Komentar

    SURABAYA – RI, Tak hanya Sekolah Reguler saja yang menjadi target Tim Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) Sekber Relawan Penanggulangan Bencana (SRPB) Jatim dan BPBD Jatim. Bahkan, Sekolah Inklusi pun menjadi sasarannya. Kali ini, Sekolah Luar Biasa Yayasan Pembinaan Anak Cacat (SLB YPAC) Surabaya menjadi titik edukasi. Kegiatan SPAB ini diikuti oleh 30 Guru dan […]

expand_less