Breaking News
light_mode
Trending Tags

Pengembangan Bawang Putih Tahun 2027 hingga 2.000 Hektare, Bupati Vandiko Minta Dukungan Dari Stakeholder

  • account_circle Redaksi Pagi
  • calendar_month 2 menit yang lalu
  • visibility 2
  • print Cetak

MEDAN,RI-Kabupaten Samosir semakin memantapkan langkah menjadi salah satu sentra produksi bawang putih di Sumatera Utara. Dukungan pemerintah pusat yang terus meningkat membuka peluang bagi Samosir untuk memperluas pengembangan komoditas strategis tersebut, sekaligus mengambil bagian dalam mewujudkan swasembada bawang putih nasional.

Komitmen itu ditegaskan Bupati Samosir Vandiko T. Gultom dalam Rapat Koordinasi Pelaksanaan Kegiatan Pengembangan Bawang Putih Tahun 2026 dan Persiapan Tahun 2027 di Ruang Rapat Lantai 2 Kantor Gubernur Sumatera Utara, Medan, Rabu (07/10/2026).
Rakor tersebut dihadiri Direktur Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian RI Muhammad Taufiq Ratule, Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya, Direktur Perbenihan Hortikultura Kementerian Pertanian, Tenaga Ahli Kementerian Pertanian Van Basten Panjaitan, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Sumatera Utara Fariz Haholongan Hutagalung, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian Tumiur Gultom, Kadis Kominfo Immanuel Sitanggang serta sejumlah kepala daerah di Sumatera Utara.

Pengembangan bawang putih tahun 2027 direncanakan mencakup 11 kabupaten di Sumatera Utara dengan target 3.460 hektare. Kabupaten Samosir memperoleh alokasi 1.180 hektare, sekaligus menjadi daerah dengan kuota terbesar di Sumatera Utara. Sementara pada 2026, dari total target 564 hektare di Sumut, Samosir mendapatkan alokasi 265 hektare.

Bagi Pemkab Samosir, angka tersebut bukan batas akhir. Vandiko menyatakan Samosir siap apabila pengembangan diperluas hingga 2.000 hektare. Namun, peningkatan luasan tersebut perlu dibarengi dengan dukungan sarana produksi, khususnya alat dan mesin pertanian (alsintan) serta infrastruktur irigasi untuk menjamin ketersediaan air bagi lahan pertanian, pengolahan lahan secara optimal dan berkelanjutan.

“Tahun depan kami siap, sesuai data 1.180 hektare. Bahkan lahan existing sampai 2.000 hektare kami siap. Namun kami butuh dukungan alsintan dan irigasi untuk pengairan,” tegas Vandiko.

Menurut Vandiko, kesiapan Samosir merupakan bentuk dukungan terhadap agenda nasional sebagaimana Asta Cita Presiden, khususnya dalam memperkuat ketahanan pangan dan mewujudkan swasembada komoditas pertanian strategis. Dengan potensi lahan yang tersedia, pengembangan bawang putih diharapkan tidak hanya memperluas produksi, tetapi juga meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani.

Semangat tersebut mendapat apresiasi dari Dirjen Hortikultura Kementerian Pertanian RI Muhammad Taufiq Ratule. Ia menyampaikan terima kasih atas kesiapan Pemkab Samosir dan meminta agar kebutuhan alsintan serta irigasi segera diusulkan melalui Direktorat terkait.

“Terima kasih kepada Bupati Samosir atas semangat dan dukungan untuk pengembangan bawang putih di Samosir. Untuk alsintan dan irigasi segera diusulkan ke PSP,” kata Taufiq.

Taufiq menjelaskan, fokus pemerintah saat ini tidak hanya meningkatkan luas tanam, tetapi juga memperkuat produksi benih bawang putih. Peningkatan luasan lahan harus dilakukan secara bertahap setiap tahun agar target swasembada benih dapat tercapai. Secara nasional, swasembada ditargetkan ketika pengembangan telah mencapai sekitar 120.000 hektare.

Pemerintah juga memastikan adanya pasar bagi hasil produksi petani. Benih yang dihasilkan akan diserap oleh offtaker yang telah mendapatkan jaminan pemerintah. Skema tersebut diharapkan memberikan kepastian bagi petani sekaligus mendorong masyarakat untuk semakin yakin mengembangkan bawang putih.

“Fokus untuk produksi benih. Yang pasti hasilnya dibeli, anggaran sudah disiapkan. Benih kita beli, tidak ada masalah untuk offtaker. Untuk dua tahun ini akan ditangani pemerintah. Ekonomi masyarakat meningkat dan pasarnya ada,” jelas Taufiq.

Ia berharap potensi pengembangan bawang putih di kabupaten/kota di Sumatera Utara dapat dimaksimalkan. Menurutnya, Sumut memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu daerah penyumbang utama dalam pencapaian swasembada bawang putih nasional.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya menekankan pentingnya memperkuat koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, petani, penangkar hingga dunia usaha. Menurutnya, kolaborasi tersebut diperlukan agar pengembangan bawang putih berjalan terarah, berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi petani.

Surya juga menilai pelaksanaan program tahun 2026 harus menjadi pembelajaran untuk pengembangan berikutnya, terutama dalam memastikan ketersediaan benih berkualitas. Sumatera Utara, katanya, perlu membangun ekosistem bawang putih dari hulu hingga hilir sehingga ketergantungan terhadap benih dari luar daerah dapat dikurangi.

«“Kita berharap Sumut menghasilkan benih bermutu untuk mengurangi ketergantungan benih dari luar. Pengembangan bawang putih ini butuh kerja sama. APBN menjadi pemicu yang diakomodir pemerintah provinsi dan kabupaten/kota sehingga dapat memberi nilai ekonomi yang lebih baik bagi masyarakat. Kita satukan potensi Sumut, pusat dan daerah, petani, penangkar dan dunia usaha. Kita optimis Sumut menyumbang swasembada bawang putih nasional,” ujar Surya.

Dukungan pemerintah pusat, serta penguatan infrastruktur pertanian, Samosir menempatkan bawang putih sebagai bagian dari strategi memperkuat ketahanan pangan sekaligus membuka sumber pertumbuhan ekonomi baru bagi masyarakat.
(Jackson Pandiangan)

Tags
  • Penulis: Redaksi Pagi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kanit PPA.Polres Kubu Raya Resmi dicopot  Publik Mengapresiasi Respon Cepat Kapolres Kubu Raya

    Kanit PPA.Polres Kubu Raya Resmi dicopot Publik Mengapresiasi Respon Cepat Kapolres Kubu Raya

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 134
    • 0Komentar

    KUBU RAYA, RI – Publik memberikan apresiasi tinggi atas respon cepat dan ketegasan. Kapolres Kubu Raya,AKBP Kadek Ary Mahardika,yang telah mencopot oknum Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak ( PPA ) dari jabatan nya. Tindakan ini merupakan langkah awal yang krusial dan menunjukan komitmen institusi kepolisian dalam menjaga integritas, Khususnya pada unit yang seharusnya menjadi pelindung […]

  • Bupati Samosir  Dukung Pembangunan Monumen Toga Gultom

    Bupati Samosir Dukung Pembangunan Monumen Toga Gultom

    • calendar_month Senin, 28 Sep 2026
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 28
    • 0Komentar

    SAMOSIR,RI- Kerinduan untuk memiliki sebuah monumen yang menjadi penanda sejarah dan identitas Toga Gultom mulai diwujudkan. Di Desa Huta Hotang, Kecamatan Onan Runggu, pembangunan Monumen Toga Gultom ditandai dengan pematokan pondasi oleh Bupati Samosir Vandiko T. Gultom bersama Ketua Parsadaan Toga Gultom Samosir (PTGS) Padot M. Gultom, Jumat (25/09/2026). Pematokan pondasi menjadi tanda dimulainya kembali pembangunan […]

  • PT Garam (Persero) Kalianget Kembali di Demo Masyarakat Yang Tergabung Yayasan Tanah Leluhur Terkait konflik Lahan Blok 106 dan 107 Tanpa Ada Kejelasan

    PT Garam (Persero) Kalianget Kembali di Demo Masyarakat Yang Tergabung Yayasan Tanah Leluhur Terkait konflik Lahan Blok 106 dan 107 Tanpa Ada Kejelasan

    • calendar_month Selasa, 22 Jul 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 219
    • 0Komentar

    SUMENEP,RI- PT.Garam kembali di demo masyarakat yang tergabung dalam Yayasan Tanah Leluhur(YTL), mendatangi Kantor PT. Garam (Persero) Kalianget yang beralamat di jalan Raya Pelabuhan Kalianget Kec Kalianget Kab. Sumenep Jawa Timur Senin 21 Juli 2025. Para pendemo yang tergabung dalam Yayasan Tanah Leluhur (YTL) mendatangi Kantor PT Garam sekira pukul 9.15 Wib dan dikawal langsung […]

  • Wali Kota Mojokerto Telah Terima Sertifikat Tanah Aset Pemkot Dari BPN Kota Mojokerto

    Wali Kota Mojokerto Telah Terima Sertifikat Tanah Aset Pemkot Dari BPN Kota Mojokerto

    • calendar_month Jumat, 25 Jun 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 349
    • 0Komentar

    KOTA MOJOKERTO – RI, ‘Ika Puspitasari’ selaku Wali Kota Mojokerto telah menerima Sertifikat Aset Milik Pemerintah Kota Mojokerto dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Mojokerto di Ruang Sabha Pambojana Rumah Rakyat, Jalan Hayam Wuruk, No. 50 Kota Mojokerto. Rabu (23/06/2021). ‘Suharno’ (Plt) Kepala BPN kota Mojokerto menyerahkan Sertifikat Tanah Aset yang berada di Jalan Majapahit […]

  • KPU Kabupaten Mojokerto Gelar Penetapan Calon Bupati Dan Wakil Bupati dalam Pilkada Tahun 2024

    KPU Kabupaten Mojokerto Gelar Penetapan Calon Bupati Dan Wakil Bupati dalam Pilkada Tahun 2024

    • calendar_month Minggu, 22 Sep 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 340
    • 0Komentar

    MOJOKERTO,RI- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mojokerto sesuai jadwal dan tahapan pemilu serentak 2024, menetapkan Pasangan Calon bupati dan Wakil bupati Mojokerto yang bakal berkompetisi dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) kabupaten Mojokerto Tahun 2024. Acara tersebut dilakukan dalam sidang pleno KPU di ruang rapat kantor KPU kabupaten Mojokerto, Minggu (22/9/24) siang. Dalam kesempatan ini, ketua […]

  • Disnaker Kota Cimahi Buat Strategi“ATK ManTera Si-JoKer”

    Disnaker Kota Cimahi Buat Strategi“ATK ManTera Si-JoKer”

    • calendar_month Senin, 12 Agt 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 522
    • 0Komentar

    Foto: Kadisnaker Kota Cimahi Asep Ajat JayadiCimahi, RI, –Tingkat pengangguran terbuka di Kota Cimahi berdasarkan Badan Pusat Statistik pada tahun 2023 sebesar 10,52% dari jumlah angkatan kerja 315.590 jiwa, dan pengangguran sebanyak 33.192 jiwa merupakan TPT Tertinggi di Jawa Barat, selain karena jumlah lowongan kerja yang sedikit juga dikarenakan kompetensi pencari kerja saat ini masih […]

expand_less