Penguatan Kapasitas, Ning Ita Dorong Peran Perempuan Berkontribusi bagi Pembangunan
- account_circle Redaksi Pagi
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 3
- print Cetak

KOTA MOJOKERTO,RI– Pemerintah Kota Mojokerto terus mendorong penguatan kapasitas organisasi perempuan agar semakin berdaya dan mampu berkontribusi dalam pembangunan daerah. Hal tersebut disampaikan Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari atau yang akrab disapa Ning Ita saat memberikan pengarahan secara daring dalam kegiatan Penguatan Kapasitas Pengurus dan Anggota Organisasi Perempuan Kota Mojokerto, di Ruang Sabha Pambojana, Rumah Rakyat, Kota Mojokerto.
Kegiatan ini diikuti 121 peserta gabungan dari Gabungan Organisasi Wanita (GOW), Dharma Wanita Persatuan (DWP), dan Tim Penggerak PKK Kota Mojokerto.
Dalam arahannya, Ning Ita mengapresiasi kekompakan organisasi perempuan di Kota Mojokerto. Menurutnya, kebersamaan dan sinergi menjadi kekuatan penting dalam mendukung keberhasilan berbagai program pemerintah.
“Saya mengapresiasi kekompakan yang luar biasa dari organisasi perempuan di Kota Mojokerto. Jika seluruh organisasi bergerak bersama untuk mendukung dan menyukseskan program pemerintah, saya yakin program-program tersebut dapat berjalan dengan baik dan memberikan hasil yang maksimal,” tutur Ning Ita dalam sambutannya.
Ia menegaskan bahwa organisasi perempuan merupakan bagian dari organisasi kemasyarakatan yang memiliki hak untuk mendapatkan pembinaan dan penguatan kapasitas dari pemerintah. Penguatan tersebut penting agar organisasi mampu meningkatkan kualitas kelembagaan, memperluas peran, serta berkontribusi secara nyata dalam pembangunan.
Ning Ita juga menekankan pentingnya pengarusutamaan gender dalam penyelenggaraan pembangunan. Aspek gender perlu diintegrasikan dalam perencanaan, pelaksanaan, hingga pemantauan kebijakan, sehingga perempuan memiliki kesempatan yang setara untuk berpartisipasi dan mengambil peran dalam berbagai bidang kehidupan.
“Di Kota Mojokerto, komitmen itu terdapat Peraturan Daerah Kota Mojokerto Nomor 9 Tahun 2020 tentang Pengarusutamaan Gender. Regulasi ini menjadi salah satu landasan dalam memperkuat keterlibatan organisasi perempuan dalam pembangunan daerah,” jelas Ning Ita.
Lebih lanjut, Ning Ita berharap organisasi perempuan tidak hanya membangun sinergi di antara sesama organisasi, tetapi juga mampu menjalin kolaborasi dengan pemerintah, dunia usaha, perguruan tinggi, masyarakat, dan media massa. Kolaborasi lintas sektor tersebut dinilai penting agar program pemberdayaan perempuan dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas.
Ia juga mengingatkan pentingnya kaderisasi yang berkelanjutan di dalam organisasi. Regenerasi diperlukan agar semangat, pengalaman, dan kontribusi organisasi perempuan dapat terus dilanjutkan oleh generasi berikutnya.
“Perempuan berdaya, keluarga kuat, masyarakat hebat, dan Kota Mojokerto semakin maju,” menjadi semangat yang ditekankan dalam penguatan kapasitas tersebut. Menurut Ning Ita, perempuan memiliki peran strategis dalam membangun keluarga yang kuat, yang selanjutnya menjadi fondasi bagi terbentuknya masyarakat berkualitas dan berdaya saing.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Mojokerto berharap para pengurus dan anggota organisasi perempuan dapat memperoleh wawasan baru, meningkatkan kapasitas diri dan kelembagaan, serta memperkuat sinergi dalam mendukung program pembangunan.(Rdwn)
- Penulis: Redaksi Pagi




Saat ini belum ada komentar