Festival Banjari Masjid Besar Nurul Huda Tanjunganom Kang Marhen Beri Apresiasi Dalam Rangka Hari Jadi Kabupaten Nganjuk Ke-1085 Diikuti Oleh 50 Peserta
- account_circle Radar Indonesia
- calendar_month Senin, 18 Apr 2022
- visibility 463
- print Cetak

NGANJUK – RI, Tepatnya di Masjid Nurul Huda Tanjung Anom Plt Bupati Nganjuk, Dr. Drs. H. Marhaen Djumadi, SE.SH.MBA., menyampaikan terima kasih dan apresiasinya atas terselenggaranya Festifal Banjari (Fesban) tingkat umum 2022 di Masjid Besar Nurul Huda Tanjunganom, Jum’at (15/4/2022).
Hal tersebut seperti yang disampaikan Drs. Gatut Sugiarto, M.Si., Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) saat menyampaikan sambutannya, mewakili Plt. Bupati Nganjuk.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk, Saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang sebesar-besarnya kepada Pengurus dan penyelenggara acara,” pungkasnya.
Menurut Gatut, kegiatan tersebut adalah kegiatan yang bernilai positif. Banjari merupakan salah satu kesenian khas islami yang mendapatkan tempat di hati umat muslim.
“Seni yang berirama menghentak, rancak, dan variatif membuat kesenian ini banyak digandrungi,” bebernya sembari menyebut Fesban menjadi agenda rutin di Kota Bayu.
Selanjutnya, Gatut menyebut, kegiatan ini juga sebagai bentuk penghargaan tinggi terhadap budaya Indonesia. Salah satunya melalui banjari, hadrah yang berasal dari kota Banjar.
“Saya berharap kepada para juri dan panitia dapat memberikan penilaian se objektif mungkin. Siapa yang baik itulah yang juara,” tegasnya, sembari menyebut kalah dan menang adalah hal yang biasa. Yang terpenting adalah berikan penampilan yang terbaik.
Sementara itu, Ketua Badan Pelaksana Pengelola Masjid (BPPM) Masjid Besar Nurul Huda Tanjunganom, KH Moch Syamsudin Al-Aly menyampaikan, kegiatan Fesban tersebut adalah dalam rangka menyemarakan HUT Kabupaten Nganjuk ke 1085.
“Diharapkan sinergi yang sudah baik ini, akan bertambah menjadi lebih baik lagi. Sinergi antara ulama, Umaro, dan masyarakat terus terjaga dan terjalin dengan baik,” pungkasnya, sembari menyebut hal tersebut sesuai dengan moto Masjid Besar Nurul Huda Tanjunaom. “lima K” (Kemakmuran, Keamanan, Kenyamanan, Kebersihan, dan Kebersamaan).
KH Syamsudin menambahkan, Fesban akan dilaksanakan sampai dengan tanggal 19 April 2022 mendatang. Puncaknya akan diisi dengan kegiatan-kegiatan sosial.
“Sesuai dengan take line-nya Masjid Besar Nurul Huda Tanjunganom “Id Wes”. Yaitu Ibadah, Dahwah, Wisata Religi, Ekonomi Kerakyatan, dan Sosial Keumatan,” imbuhnya, sembari menyebut melalui ekonomi kerakyatan, Masjid membangkitkan UMKM.
“Salah satunya pada hari ini telah dibukanya Bazar UMKM Ramadhan. Berlokasi di Halaman Masjid Nurul Huda Tanjunganom, bentuk kerjasama antara pelaku UMKM dan Pengurus Masjid,” tutupnya.
Sebagai informasi kegiatan pembukaan Festival Banjari tersebut, turut dihadiri oleh Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar), Drs Gunawan Widagdo, M.S.i., Forum Pimpinan Kecamatan (Forpimcam) Tanjunganom, Lurah Warujayeng serta Tokoh dan masyarakat sekitar.
Kegiatan Fesban, diikuti oleh 50 grub peserta. Masing-masing peserta terdiri dari 10 orang. (adv)
- Penulis: Radar Indonesia




Saat ini belum ada komentar