Desa Tulis Gelar Pagelaran Wayang Kulit Wujud Rasa Syukur Masyarakat
- account_circle Radar Indonesia
- calendar_month Senin, 27 Jun 2022
- visibility 294
- print Cetak

PEKALONGAN – RI, Pemerintah Desa Tulis, Kecamatan Tulis menggelar Puncak Acara Sedekah Bumi dengan Pagelaran Wayang Kulit yang diselenggarakan pada tanggal 25 Juni 2022. Pertunjukan Wayang ini sebagai rasa ucapan syukur Desa Tulis dengan rejeki yang telah diberikan dari Sang Pencipta berupa hasil bumi yang berlimpah dan sebagai pengharapan untuk kedepannya supaya Desa Tulis mendapatkan berkah yang lebih banyak dan bisa memberikan pengasilan secara merata mencukupi masyarakat Desa.
Hadir dalam Pegelaran Wayang Kulit tersebut antara lain Camat Tulis, Kepala Desa Tulis, Unsur Kelembagaan Desa, LPMD, BPD, Ketua Penggerak PKK Kecamatan, Tokoh Masyarakat Desa Tulis, Banbisa Tulis, Babinkamtibmas.
Dalam sambutannya Ketua Panitia Pak Ky Katimin dalam sambutannya, “Alhamdulillah semoga di awal acara Pegelaran Wayang tersebut bisa berjalan sengan lancar tanpa halangan apapun dan saya selaku Ketua Panitia berterima kasih kepada semua pihak sehingga bisa terlaksana kegiatan Wayang Kulit, Sedekah Bumi/Legenonan yang sangat meriah ini,” ucapnya.

Dalam sambutannya Kepala Desa Tulis Solihin juga menyampaikan, “Alhamdulillah Pegelaran Wayang Kulit Sedekah Bumi Desa Tulis bisa terlaksana dengan lancar, kami atas nama Kepala Desa Tulis mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada seluruh masyarakat Desa Tulis. Mudah-mudahan bumi yang kita tempati ini bisa berkah, tuturnya.
“Pada malam hari ini puncak dari segala kegiatan yaitu Sedekah Bumi atau Ruwat Bumi yaitu Pagelaran Wayang Kulit. Alhamdulillah berkat warga masyarakat Desa Tulis bisa terselenggara Pagelaran Wayang Kulit ini. Saya berpesan kepada warga masyarakat Tulis, yang pertama dengan sedekah pada malam hari mudah-mudahan di terima di sisi Allah SWT. Kami juga titip kepada para Sesepuh, monggo di pekerteni itu suargo njenegan semua,” ungkapnya. Dalam Pagelaran ini juga diselipkan sosialisasi tentang pajak, kebersihan dan lainnya.

Camat Tulis Joko dalam kesempatannya juga mengatakan bahwa, “saya ucapkan terima kasih kepada semua pihak, bahwa saya sudah merindukan 2 tahun tidak ada kegiatan Seni Budaya. Lewat Peraturan Bupati No 22 kegiatan Pegelaran Wayang Kulit sudah bisa di gelar kembali. Namun Demikian pesannya tetep menjaga Protokol Kesehatan,” tuturnya.
“Ini adalah salah satu kegiatan yang ke delapan kalinya di Kecamatan Tulis. Saya sangat mengapresiasi kepada Kepala Desa Tulis dan masyarakat Desa Tulis atas terselenggara acara ini dengan baik. Alhamdulillah Desa Tulis meraih banyak penghargaan salah satunya, sebagai Desa Binaan tingkat Kabupatan, untuk kegiatan (KWT) Kelompok Wanita Tani. Meskipun dalam kondisi pandemi Desa Tulis tetap mendukung program Pemerintah, dan semoga tetep guyup rukun. Saya harapkan dengan adanya Pagelaran Wayang Kulit ini sebagai bentuk rasa syukur kita, warga tetap menjaga protokol kesehatan,” tutupnya. (Ali)
- Penulis: Radar Indonesia




Saat ini belum ada komentar