Breaking News
light_mode
Trending Tags

Psikolog Minta Publik Tahan Opini Terkait Tewasnya Brigadir “J”

  • account_circle Radar Indonesia
  • calendar_month Rabu, 27 Jul 2022
  • visibility 282
  • print Cetak

BANDUNG – RI, Semakin liarnya pemberitaan terkait kasus tewasnya Brigadir Yoshua Hutabarat (Brigadir “J”….red) yang menjurus kepada berita bohong, disikapi oleh banyak pihak karena berita tersebut bisa jadi dari sumber yang tidak dapat dipertanggung jawabkan.

Kali ini Dosen Fakultas Psikologi Universitas Islam Bandung (Unisba) Vici Sofianna Putera menyoroti informasi di media sosial yang berisi narasi alternatif kejadian tewasnya Brigadir “J”.

Anehnya informasi yang belum tentu kebenarannya tersebut justru dianggap lebih logis dibandingkan kronologi dari Kepolisian.

Hal itulah yang menurut Dosen Fakultas Psikologi UNISBA ini meminta publik untuk bisa menahan opini atau tidak membangun narasi alternatif terhadap peristiwa tewasnya Anggota Brimob itu.

Menurutnya opini atau narasi alternatif bisa menjadi alat persekusi kepada para pihak yang terlibat dalam kasus tewasnya Brigadir J.

“Hold your opinion, ini bisa jadi persekusi. Kita jangan terjebak perangkap ilusi kebenaran,” kata Vici saat dihubungi Wartawan, kemarin Selasa (26/7/22).

Masih menurut Vici, narasi alternatif biasanya tidak berlandaskan ilmiah.

Misalnya, saat Pengacara Keluarga Brigadir J yang mengungkapkan kejanggalan tentang luka di tubuh Korban yang masih dugaan.

Menurut dia, pernyataan Pengacara kemudian bisa memancing spekulasi publik, lalu muncul narasi konspiratif yang membuat orang tertarik.

“Individu tertarik pada narasi konspirasi karena kebutuhan akan pengetahuan dan kepastian dari suatu informasi, terlebih ketika peristiwa besar terjadi, individu tentu ingin tahu mengapa hal tersebut itu terjadi,” ujar Vici.

Pria yang akrab disapa Kang Vici itu mengungkapkan narasi konspirasi dari akun-akun di Media Sosial dalam kasus tewasnya Brigadir J, akan menggiring opini publik.

Menurut Vici, narasi konspirasi secara tidak langsung bisa bertransformasi menjadi sebuah aksi kolektif berupa penghakiman publik kepada keluarga Irjen Ferdy Sambo. 

“Namanya penghakiman pasti ada judgement, di sini menurut saya letak permasalahannya,” ungkapnya.

Menurutnya, publik harus bisa memisahkan apa yang faktual dan sensasional. Individu dalam memisahkan kedua hal tersebut dibutuhkan kemampuan berpikir jernih dan kritis.

“Sayangnya individu sebagai manusia cenderung berpikir menggunakan cara yang heuristic atau simplistic, sehingga wajar jika narasi konspirasi yang berkembang bisa ditelan mentah-mentah dan dianggap sebuah kebenaran bagi mereka,”pungkas Vici. (mjb/tg Red Humas)

  • Penulis: Radar Indonesia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Sujiwo: Tindak Tegas Pelanggar Lahan Karhutla, Bukan Persoalan Sepele!

    Bupati Sujiwo: Tindak Tegas Pelanggar Lahan Karhutla, Bukan Persoalan Sepele!

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Bupati Sujiwo: Tindak Tegas Pelanggar Lahan Karhutla KUBU RAYA, RI – Pemerintah Kabupaten Kubu Raya bersama Polres Kubu Raya mengambil langkah tegas. Sebuah lahan di kawasan Jalan Perintis – Jalan Parit Bulu, Desa Punggur Kecil, disegel lantaran diduga melanggar aturan dan berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Penyegelan dilakukan pada Jumat (23/1/2026). Pantauan di […]

  • Kapolrestabes Surabaya Pantau Penyekatan Di Dua Sisi Suramadu

    Kapolrestabes Surabaya Pantau Penyekatan Di Dua Sisi Suramadu

    • calendar_month Jumat, 18 Jun 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 249
    • 0Komentar

    SURABAYA – RI – Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Johnny Eddizon Isir, S.I.K., M.T.C.P., melakukan pengecekan Posko-posko Penyekatan di arus Jembatan Suramadu baik disisi Surabaya dan Madura dengan tujuan memberantas penyebaran serta antisipasi adanya varian baru Covid-19. Dari keterangan Kasitipol Polrestabes Surabaya, Kompol Lukito saat berada di lokasi, mengatakan penyekatan ini dilakukan dalam waktu 24 jam […]

  • Tingkatkan Kesiap Siagaan, Polres Sumenep Gelar Alarm Stelling

    Tingkatkan Kesiap Siagaan, Polres Sumenep Gelar Alarm Stelling

    • calendar_month Kamis, 8 Feb 2024
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 317
    • 0Komentar

    SUMENEP, RI – Mendadak Polres Sumenep Madura Jawa Timur menggelar simulasi sistem pengamanan mako dengan alarm stelling. Kabagops Polres Sumenep Kompol Dodik Wibowo.,S.H.,M.H memimpin langsung simulasi untuk mengetahui kecepatan anggota dalam berkumpul jika sewaktu-waktu digerakkan. Kamis (08/02/2024) Kabagops menjelaskan bahwa simulasi dilakukan saat hari libur , saat semua personel melaksanakan libur Isra Mi’raj Nabi Muhammad […]

  • Polres Kubu Raya Tegaskan Netralitas Polri Jelang Pilkada 2024

    Polres Kubu Raya Tegaskan Netralitas Polri Jelang Pilkada 2024

    • calendar_month Senin, 18 Nov 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 283
    • 0Komentar

    KUBU RAYA ,RI – Polres Kubu Raya memastikan seluruh anggotanya akan menjaga netralitas selama pelaksanaan Pilkada 2024. Kapolres Kubu Raya AKBP Wahyu Jati Wibowo menegaskan, institusinya tak akan memberi toleransi bagi anggota Polri yang terlibat dalam politik praktis. “ Polres Kubu Raya tidak segan menindak tegas anggota yang tidak netral. Netralitas adalah harga mati,” ujar […]

  • Hasil Survey LSI Mansur Boby Unggul. Imam SBY : Yang Bikin Hasil Survey HOAX Bisa Dituntut Secara Hukum.

    Hasil Survey LSI Mansur Boby Unggul. Imam SBY : Yang Bikin Hasil Survey HOAX Bisa Dituntut Secara Hukum.

    • calendar_month Selasa, 22 Okt 2024
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 461
    • 0Komentar

    Pemalang , RI – Pasangan Mansur Hidayat dan Bobby Dewantara saat ini unggul 69,1 % dari pasangan lainnya , dalam pilkada Pemalang, Jawa Tengah. Temuan ini berdasarkan survei yang dilakukan oleh Lembaga Survei Indonesia (LSI) pada periode 9-13 Oktober 2024. Dalam simulasi 3 pasangan tanpa simulasi surat suara, pasangan Mansur Hidayat dan Muhammad Bobby Dewantara unggul dengan elektabilitas […]

  • 26 Personil Kodim 0819 Pasuruan Lakukan Pemeriksaan Jantung (EKG)

    26 Personil Kodim 0819 Pasuruan Lakukan Pemeriksaan Jantung (EKG)

    • calendar_month Selasa, 20 Jun 2023
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 1.064
    • 0Komentar

    Pasuruan, RI – Babinsa jajaran Kodim 0819 Pasuruan melaksanakan kegiatan Rekam Jantung (EKG) di Rumkitban Lawang. Selasa(20/06/23) Sebanyak 26 personil Babinsa yang berusia 40 tahun keatas dari perwakilan Koramil jajaran Kodim 0819 Pasuruan mengikuti kegiatan pemeriksaan jantung tersebut. Kegiatan yang dimulai Pukul 07.30 WIB diawali dengan Registerasi seluruh anggota yang hadir dan dilanjutkan dengan rekam […]

expand_less