Breaking News
light_mode
Trending Tags

Psikolog Minta Publik Tahan Opini Terkait Tewasnya Brigadir “J”

  • account_circle Radar Indonesia
  • calendar_month Rabu, 27 Jul 2022
  • visibility 256
  • print Cetak

BANDUNG – RI, Semakin liarnya pemberitaan terkait kasus tewasnya Brigadir Yoshua Hutabarat (Brigadir “J”….red) yang menjurus kepada berita bohong, disikapi oleh banyak pihak karena berita tersebut bisa jadi dari sumber yang tidak dapat dipertanggung jawabkan.

Kali ini Dosen Fakultas Psikologi Universitas Islam Bandung (Unisba) Vici Sofianna Putera menyoroti informasi di media sosial yang berisi narasi alternatif kejadian tewasnya Brigadir “J”.

Anehnya informasi yang belum tentu kebenarannya tersebut justru dianggap lebih logis dibandingkan kronologi dari Kepolisian.

Hal itulah yang menurut Dosen Fakultas Psikologi UNISBA ini meminta publik untuk bisa menahan opini atau tidak membangun narasi alternatif terhadap peristiwa tewasnya Anggota Brimob itu.

Menurutnya opini atau narasi alternatif bisa menjadi alat persekusi kepada para pihak yang terlibat dalam kasus tewasnya Brigadir J.

“Hold your opinion, ini bisa jadi persekusi. Kita jangan terjebak perangkap ilusi kebenaran,” kata Vici saat dihubungi Wartawan, kemarin Selasa (26/7/22).

Masih menurut Vici, narasi alternatif biasanya tidak berlandaskan ilmiah.

Misalnya, saat Pengacara Keluarga Brigadir J yang mengungkapkan kejanggalan tentang luka di tubuh Korban yang masih dugaan.

Menurut dia, pernyataan Pengacara kemudian bisa memancing spekulasi publik, lalu muncul narasi konspiratif yang membuat orang tertarik.

“Individu tertarik pada narasi konspirasi karena kebutuhan akan pengetahuan dan kepastian dari suatu informasi, terlebih ketika peristiwa besar terjadi, individu tentu ingin tahu mengapa hal tersebut itu terjadi,” ujar Vici.

Pria yang akrab disapa Kang Vici itu mengungkapkan narasi konspirasi dari akun-akun di Media Sosial dalam kasus tewasnya Brigadir J, akan menggiring opini publik.

Menurut Vici, narasi konspirasi secara tidak langsung bisa bertransformasi menjadi sebuah aksi kolektif berupa penghakiman publik kepada keluarga Irjen Ferdy Sambo. 

“Namanya penghakiman pasti ada judgement, di sini menurut saya letak permasalahannya,” ungkapnya.

Menurutnya, publik harus bisa memisahkan apa yang faktual dan sensasional. Individu dalam memisahkan kedua hal tersebut dibutuhkan kemampuan berpikir jernih dan kritis.

“Sayangnya individu sebagai manusia cenderung berpikir menggunakan cara yang heuristic atau simplistic, sehingga wajar jika narasi konspirasi yang berkembang bisa ditelan mentah-mentah dan dianggap sebuah kebenaran bagi mereka,”pungkas Vici. (mjb/tg Red Humas)

  • Penulis: Radar Indonesia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kapolres Pasuruan Pimpin Pengukuhan, Pengankatan dan Sertijab PJU dan Kapolsek Jajaran

    Kapolres Pasuruan Pimpin Pengukuhan, Pengankatan dan Sertijab PJU dan Kapolsek Jajaran

    • calendar_month Selasa, 7 Sep 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 255
    • 0Komentar

    Pasuruan – RI, Kepala Kepolisian Resor AKBP Erick Frendriz, S.I.K., M.Hum memimpin langsung upacara Pengukuhan, pelantikan dan Sertijab Pejabat Utama dan Kapolsek Jajaran Polres Pasuruan yang bertempat di Rupatama Mapolres, Senin (6/9/2021). Dengan tetap mempedomani protokol kesehatan, pengukuhan, pelantikan dan sertijab dihadiri oleh Wakapolres Pasuruan, para Kabag dan para Kasat dapat berjalan dengan hikmah dan […]

  • TNI Hadir Untuk Masyarakat, Satgas Yonif 641/Bru Berikan Pelayanan Kesehatan Gratis

    TNI Hadir Untuk Masyarakat, Satgas Yonif 641/Bru Berikan Pelayanan Kesehatan Gratis

    • calendar_month Kamis, 28 Nov 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 270
    • 0Komentar

    Memberamo Tengah,RI – Satgas Yonif 641/Bru melalui Pos Kobakma melaksanakan kegiatan komunikasi sosial dan pengobatan gratis bagi masyarakat yang membutuhkan. , Kegiatan ini sebagai bentuk kasih sayang terhadap warga Desa Gimbis, Distrik Kobakma, Kabupaten Memberamo Tengah, Provinsi Papua Pegunungan, (28/11/2024). Kegiatan Komsos di pimpin oleh Sertu Jefry Julkiply berserta 11 orang angota yang dilaksanakan sebagai […]

  • Uang Senilai 50 Juta Raip Digondol Maling wanita Berusia 40 Tahun

    Uang Senilai 50 Juta Raip Digondol Maling wanita Berusia 40 Tahun

    • calendar_month Kamis, 19 Jan 2023
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 287
    • 0Komentar

    BANGKALAN – RI, Aksi pencurian uang lima puluh juta milik nenek Djati (80 tahun) dilakukan oleh tiga orang wanita rata-rata berusia 40 tahun. Tindak pidana pencurian dilakukan sebanyak empat kali, dan terjadi di rumah Korban tepatnya di Jalan Trunojoyo III RT. 004 / RW.010 Kelurahan Pejagan Kabupaten Bangkalan, sekitar pukul 14.00 WIB, pada Jum’at (30/12/2022). […]

  • Tragis! Karyawan Peternakan Ayam di Kubu Raya Tewas Tersengat Listrik Saat Cas HP

    Tragis! Karyawan Peternakan Ayam di Kubu Raya Tewas Tersengat Listrik Saat Cas HP

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 42
    • 0Komentar

    KUBU RAYA,RI – Seorang karyawan peternakan ayam petelur di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, ditemukan meninggal dunia di dalam kamar istirahatnya. Korban diduga tewas akibat tersengat aliran listrik saat mengisi daya telepon genggam. Korban diketahui bernama Desta Ramandus (18). Ia ditemukan tak bernyawa di kamar karyawan yang berada di area Peternakan Ayam Petelur PT Tata […]

  • Polresta Malang Kota Musnahkan Ribuan Botol Miras Hasil Ungkap Kasus Ops Pekat Semeru 2023

    Polresta Malang Kota Musnahkan Ribuan Botol Miras Hasil Ungkap Kasus Ops Pekat Semeru 2023

    • calendar_month Jumat, 31 Mar 2023
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 217
    • 0Komentar

    Kota Malang, RI – Operasi Pekat Semeru 2023 yang telah berlangsung selama dua minggu membuahkan hasil dengan terungkapnya 513 kasus. Salah satu kasus yang berhasil diungkap yaitu penyalahgunaan narkoba dan peredaran minuman keras ilegal. Setelah menggelar konferensi pers hasil Operasi Pekat Semeru 2023, Polresta Malang Kota bersama Forkopimda Kota Malang dan instansi terkait melanjutkan kegiatan […]

  • Empat Wisatawan Hilang Terseret Ombak Di Pantai Ciantir

    Empat Wisatawan Hilang Terseret Ombak Di Pantai Ciantir

    • calendar_month Senin, 28 Sep 2020
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 242
    • 0Komentar

    BANTEN – RI, Empat Wisatawan asal Jakarta Selatan, dilaporkan terseret ombak di Pantai Ciantir, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. Tiga selamat dan satu Wisatawan hilang masih dalam pencarian Tim SAR Gabungan, Minggu (27/9/2020). Informasi yang diperoleh TitikNOL, keempat Wisatawan itu bernama, Fiqih Rahadian (18), Tegar Ramadan (17), Afrizal Kurnia Putra (17) dan Hafidz Alwi […]

expand_less