Breaking News
light_mode
Trending Tags

Hari Bumi, Pj Wali Kota Mojokerto Ajak Masyarakat Kurangi Sampah Berakhir di TPA

  • account_circle Pom py
  • calendar_month Selasa, 23 Apr 2024
  • visibility 319
  • print Cetak

KOTA MOJOKERTO, RI. Hari Bumi yang diperingati setiap tahun pada tanggal 22 April, menjadi pengingat untuk terus meningkatkan kesadaran dan apresiasi terhadap bumi sebagai tempat tinggal kita. Salah satunya dengan mengurangi sampah.

Pasalnya, sektor limbah dan sampah merupakan salah satu sumber penghasil gas rumah kaca yang dapat menyebabkan terjadinya pemanasan global dan berakibat pada perubahan iklim.

Menurut World Health Organization (WHO), dunia menghasilkan sampah sekitar 2 miliar ton per tahun. Sebagian besar dari jumlah tersebut tidak didaur ulang, yang kemudian menyebabkan kerusakan lingkungan. Tidak hanya itu, timbunan sampah padat yang tidak didaur ulang juga menyebabkan emisi karbon yang besar.

Bahkan, pada tahun 2050 jumlah sampah secara global diperkirakan akan meningkat mencapai 3,4 miliar ton. Sampah sebanyak itu akan menghasilkan gas rumah kaca berbahaya yang berkontribusi pada perubahan iklim.

Atas urgensi tersebut, Penjabat (Pj.) Wali Kota Mojokerto M. Ali Kuncoro mengajak seluruh masyarakat mengurangi sampah yang berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) melalui berbagai upaya sederhana, seperti memisahkan sampah sesuai jenisnya, mengelola sampah organik dan anorganik, serta melakukan reduce, reuse, dan recycle.

“Kita punya bank sampah, serta program budidaya maggot. Mari kita optimalkan itu sebagai upaya mengurangi volume sampah yang berakhir di TPA,” tutur Mas Pj, sapaan akrab Ali Kuncoro, Minggu (21/4).

Guna optimalisasi Bank Sampah, Pemkot Mojokerto juga mensinergikan dengan program Bapak Samerto (Bayar Pajak Pakai Sampah di Kota Mojokerto) yang kini telah ditransformasikan berbasis digital dengan inovasi Bajak Sambal Terasi (Bayar Pajak pakai Sampah Langsung Terintegrasi).

Selain bank sampah, upaya pengurangan timbunan sampah juga dilakukan dengan menerapkan budidaya maggot. Inovasi ini cukup efektif untuk menekan produksi sampah jenis organik di skala rumah tangga.

Dimana sampah basah dapat digunakan untuk pakannya maggot. Seperti nasi sisa kemarin, sayur sisa kemarin, kulit buah-buahan, dan lain sebagainya. Maggot ini juga bisa menghasilkan uang karena bernilai ekonomi. Maggot bisa digunakan untuk pakan ikan dan unggas menggantikan pelet yang merupakan produksi pabrikan.

Dengan adanya maggot yang dibudidaya sebagai pakannya ikan seperti lele, biaya produksinya juga dapat menurun, sehingga keuntungan menjual lele yang telah dibudidaya akan lebih besar, karena biaya membeli pakan menurun namun harga jualnya tetap.

“Skema untuk mengurangi sampah sudah kita buat sedemian rupa, jika kesadaran masyarkat akan kebersihan dan pengelolaan sampah sudah baik, tentu nantinya volume sampah akan bisa berkurang dengan sendirinya,” ulasnya.(Bams)

  • Penulis: Pom py

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wakapolri Bicara Bagaimana Melindungi Dunia Pendidikan Dari Paham Radikalisme

    Wakapolri Bicara Bagaimana Melindungi Dunia Pendidikan Dari Paham Radikalisme

    • calendar_month Jumat, 12 Agt 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 256
    • 0Komentar

    JAKARTA – RI, Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono mengatakan, memasuki tahun ajaran baru, dunia pendidikan, khususnya tingkat Perguruan Tinggi harus terus meningkatkan kewaspadaan terhadap paham dan gerakan kekerasan. Terutama yang ditujukan untuk menggulingkan pemerintahan yang sah dengan legitimasi yang didasarkan pada pemahaman agama yang salah. Paham dan gerakan tersebut adalah Intoleransi, Radikalisme, Ekstremisme, dan Terorisme. […]

  • Hampir Bikin Jalur Lumpuh, Truk Mogok di Simpang Empat “DESKAP” Berhasil Diselamatkan Polisi

    Hampir Bikin Jalur Lumpuh, Truk Mogok di Simpang Empat “DESKAP” Berhasil Diselamatkan Polisi

    • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
    • account_circle Pom py
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Truk Mogok dipersimpangan Desa Kapur picu kemacetan. KUBU RAYA, RI – Arus lalu lintas di Simpang Empat Desa Kapur, Kecamatan Sungai Raya, mendadak melambat pada Sabtu siang ketika sebuah truk bermuatan berat mogok tepat di titik perlintasan terpadat di kawasan tersebut. Beruntung, personel Operasi Zebra Kapuas 2025 Polres Kubu Raya yang tengah melaksanakan pengaturan lalu […]

  • Pembiaran Warga Kecewa!! Jalan Pasar Baru Kabupaten Merangin Macet, PKL Berjualan di Bahu Jalan

    Pembiaran Warga Kecewa!! Jalan Pasar Baru Kabupaten Merangin Macet, PKL Berjualan di Bahu Jalan

    • calendar_month Senin, 6 Jun 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 363
    • 0Komentar

    JAMBI – RI, Keberadaan Pedagang Kreatif Lapangan (PKL) di Jalan Pasar Baru Bangko Kabupaten Merangin Kelurahan Pematang Kandis Kecamatan Bangko, khususnya di depan Pasar harus ditertibkan. Itu karena berada di bahu jalan dan kerap membuat kemacetan. Posisi lapak pedagang, khususnya pedagang buah itu tidak di dalam Pasar, tapi berada di luar dan tepatnya dibahu jalan. Sehingga, […]

  • Dunia Pendidikan Tasikmalaya Prihatin Mendalam Dengan Terjadinya Oknum Siswa SMPN Bobol Kantor Sekolah Dasar Negeri

    Dunia Pendidikan Tasikmalaya Prihatin Mendalam Dengan Terjadinya Oknum Siswa SMPN Bobol Kantor Sekolah Dasar Negeri

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Dunia Pendidikan Tasikmalaya Prihatin Mendalam Dengan Terjadinya Oknum Siswa SMPN Bobol Kantor Sekolah Dasar Negeri Kab.Tasikmalaya, RI – Dunia Pendidikan kabupaten Kab. Tasikmalaya prihatin yang sangat dalam dengan kejadian Oknum SISWA disalah satu SMPN di kab.Tasikmalaya yang melakukan tindakan yang mencoreng dunia Pendidikan Khususnya pendidikan dibawan DIKBUD kab. Tasikmalaya. Hasil kompirmasi kebeberapa pihak semua membenarkan […]

  • Kapolri Tinjau Sarana-Prasarana Pada Apel Kesiapan Tanggap Bencana di Mako Brimob

    Kapolri Tinjau Sarana-Prasarana Pada Apel Kesiapan Tanggap Bencana di Mako Brimob

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 105
    • 0Komentar

    DEPOK, RI – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau sejumlah sarana dan prasarana tanggap bencana di lapangan apel Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, pada Rabu (5/11/2025). Dalam kegiatan tersebut, Jenderal Sigit memeriksa berbagai peralatan dan kendaraan operasional yang disiapkan untuk menghadapi situasi darurat bencana. Pantauan di lokasi, Kapolri meninjau satu per satu fasilitas tanggap bencana […]

  • Kejati Kalbar dalami fakta terkait TPK Politeknik Ketapang

    Kejati Kalbar Dalami Fakta Lapangan Terkait TPK Poltek Ketapang dan Napaktilas.

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 127
    • 0Komentar

      KETAPANG,RI- Tim Penyidik Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat membenarkan telah melaksanakan serangkaian kegiatan penyidikan di wilayah Kabupaten Ketapang sejak hari Senin (09/02/2026) kemarin. Kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka penyidikan dugaan Tindak Pidana Korupsi (TPK) pada Politeknik Negeri Ketapang dan dugaan Tindak Pidana Korupsi (TPK) pada Kegiatan Napaktilas. Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Tim Penyidik melaksanakan pengecekan […]

expand_less