Breaking News
light_mode
Trending Tags

Hari Bumi, Pj Wali Kota Mojokerto Ajak Masyarakat Kurangi Sampah Berakhir di TPA

  • account_circle Pom py
  • calendar_month Selasa, 23 Apr 2024
  • visibility 334
  • print Cetak

KOTA MOJOKERTO, RI. Hari Bumi yang diperingati setiap tahun pada tanggal 22 April, menjadi pengingat untuk terus meningkatkan kesadaran dan apresiasi terhadap bumi sebagai tempat tinggal kita. Salah satunya dengan mengurangi sampah.

Pasalnya, sektor limbah dan sampah merupakan salah satu sumber penghasil gas rumah kaca yang dapat menyebabkan terjadinya pemanasan global dan berakibat pada perubahan iklim.

Menurut World Health Organization (WHO), dunia menghasilkan sampah sekitar 2 miliar ton per tahun. Sebagian besar dari jumlah tersebut tidak didaur ulang, yang kemudian menyebabkan kerusakan lingkungan. Tidak hanya itu, timbunan sampah padat yang tidak didaur ulang juga menyebabkan emisi karbon yang besar.

Bahkan, pada tahun 2050 jumlah sampah secara global diperkirakan akan meningkat mencapai 3,4 miliar ton. Sampah sebanyak itu akan menghasilkan gas rumah kaca berbahaya yang berkontribusi pada perubahan iklim.

Atas urgensi tersebut, Penjabat (Pj.) Wali Kota Mojokerto M. Ali Kuncoro mengajak seluruh masyarakat mengurangi sampah yang berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) melalui berbagai upaya sederhana, seperti memisahkan sampah sesuai jenisnya, mengelola sampah organik dan anorganik, serta melakukan reduce, reuse, dan recycle.

“Kita punya bank sampah, serta program budidaya maggot. Mari kita optimalkan itu sebagai upaya mengurangi volume sampah yang berakhir di TPA,” tutur Mas Pj, sapaan akrab Ali Kuncoro, Minggu (21/4).

Guna optimalisasi Bank Sampah, Pemkot Mojokerto juga mensinergikan dengan program Bapak Samerto (Bayar Pajak Pakai Sampah di Kota Mojokerto) yang kini telah ditransformasikan berbasis digital dengan inovasi Bajak Sambal Terasi (Bayar Pajak pakai Sampah Langsung Terintegrasi).

Selain bank sampah, upaya pengurangan timbunan sampah juga dilakukan dengan menerapkan budidaya maggot. Inovasi ini cukup efektif untuk menekan produksi sampah jenis organik di skala rumah tangga.

Dimana sampah basah dapat digunakan untuk pakannya maggot. Seperti nasi sisa kemarin, sayur sisa kemarin, kulit buah-buahan, dan lain sebagainya. Maggot ini juga bisa menghasilkan uang karena bernilai ekonomi. Maggot bisa digunakan untuk pakan ikan dan unggas menggantikan pelet yang merupakan produksi pabrikan.

Dengan adanya maggot yang dibudidaya sebagai pakannya ikan seperti lele, biaya produksinya juga dapat menurun, sehingga keuntungan menjual lele yang telah dibudidaya akan lebih besar, karena biaya membeli pakan menurun namun harga jualnya tetap.

“Skema untuk mengurangi sampah sudah kita buat sedemian rupa, jika kesadaran masyarkat akan kebersihan dan pengelolaan sampah sudah baik, tentu nantinya volume sampah akan bisa berkurang dengan sendirinya,” ulasnya.(Bams)

  • Penulis: Pom py

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Pasuruan Ajak Pelajar Cerdas dan Bertanggung Jawab Hadapi Era Kecerdasan Buatan

    Polres Pasuruan Ajak Pelajar Cerdas dan Bertanggung Jawab Hadapi Era Kecerdasan Buatan

    • calendar_month Sabtu, 22 Agt 2026
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Polres Pasuruan Ajak Pelajar Cerdas dan Bertanggung Jawab Hadapi Era Kecerdasan Buatan PASURUAN, RI – Polres Pasuruan melalui Bag SDM bersama Satbinmas dan Satlantas melaksanakan kegiatan Sosialisasi Edukasi Paham Artificial Intelligence (AI) di kalangan pelajar. Kegiatan ini dalam rangka meningkatkan literasi dan pemahaman generasi muda terhadap perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau AI. Kapolres Pasuruan,RI – […]

  • Forkopimda Jatim Ikuti Koordinasi Bersama Dewan Ketahanan Nasional Terkait Pemilu

    Forkopimda Jatim Ikuti Koordinasi Bersama Dewan Ketahanan Nasional Terkait Pemilu

    • calendar_month Jumat, 1 Jul 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 273
    • 0Komentar

    SURABAYA – RI, Forkopimda Jawa Timur Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Nurchahyanto, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta, Kapoksahli Koarmada II Laksma TNI Eko Gajah Seno dalam hal ini mewakili Pangkoarmada II, Ketua DPRD Jatim Kusnadi dan Asisten Perdata dan TUN Kejati Jatim I Putu Gede Astawa yang mewakili […]

  • Pembahasan RAPBD 2026 Masuk Tahap Komisi, Pemkot Pastikan Layanan Hukum Tetap Optimal

    Pembahasan RAPBD 2026 Masuk Tahap Komisi, Pemkot Pastikan Layanan Hukum Tetap Optimal

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 102
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO,RI- Pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kota Probolinggo Tahun Anggaran 2026 terus berlanjut melalui rapat-rapat komisi di DPRD. Dalam salah satu agenda pembahasan, Ketua Komisi I Fraksi PDI Perjuangan, Isah Junaidah, SE, menyampaikan pandangan serta harapan besar terkait arah pembangunan kota yang saat ini terus berbenah. Dalam penyampaiannya, Isah menegaskan bahwa pembahasan […]

  • DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA

    DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA

    • calendar_month Jumat, 16 Agt 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 284
    • 0Komentar

    Post Views: 343

  • Nakal !! Mobnas Sekretaris Daerah Kabuapten Merangin Jambi Diduga Pakai Plat Palsu, Alias Bodong

    Nakal !! Mobnas Sekretaris Daerah Kabuapten Merangin Jambi Diduga Pakai Plat Palsu, Alias Bodong

    • calendar_month Selasa, 7 Jun 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 623
    • 0Komentar

    JAMBI – RI, Ada – ada saja ulah Aparatur Sipil Negara (ASN) Sekda Kabupaten Merangin Provinsi Jambi. Dengan merasa bangga memakai kendaraan operasional (Dinas) milik Negara, justru sebaliknya di obrak-abrik Mobil Pajero sport warna Putih milik Dinkes Kabupaten Merangin. Seharusnya Mobnas milik Sekda Merangin yang terdaftar Pajero berwarna Hitam dengan No.Plat BH.6.F. yang di ketahui […]

  • Pembuat Petasan Digrebek Polisi

    Pembuat Petasan Digrebek Polisi

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2020
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 289
    • 0Komentar

    JOMBANG – RI. Satreskrim Polres Jombang berhasil mengamankan satu Tersangka pembuat petasan atas nama Samsul Huda, alamat Dusun Keras, Desa Keras, Kecamatan Diwek Kabupaten Jombang, Selasa (28/4/2020). Setelah di lakukan penggrebekan Petugas dari Satreskrim Polres Jombang berhasil mengamankan Tersangka beserta barang buktinya, yaitu satu  karung belerang dengan berat 50 kilo gram, satu buah timbangan, satu […]

expand_less