Breaking News
light_mode
Trending Tags

Press Conference, AKBP Wahyu Jati Wibowo : Tidak ada Toleransi Bagi Pelaku Kekerasan Anak dan Perempuan “

  • account_circle Pom py
  • calendar_month Sabtu, 1 Jun 2024
  • visibility 325
  • print Cetak

, KUBU RAYA – RI- Polres Kubu Raya melakukan penegakan hukum secara tegas terhadap para pelaku kekerasan terhadap anak dan perempuan. Hal itu dibuktikan Kapolres Kubu Raya, AKBP Wahyu Jati Wibowo, S.I.K., S.H., M.H dalam Press Conference di Aula Lt.2 Polres Kubu Raya Jalan Mayor Alianyang Kecamatan Sungai Ambawang kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat.

Dalam Press Conference Polres Kubu Raya berhasil mengungkap dua kasus menonjol, yakni Kasus Tindak Pidana Pekerja Migran Indonesia (PMI) dan Tindak Pidana Kekerasan Terhadap Anak dan Perempuan.

Berkolaborasi dengan instansi terkait dalam penanganan dua kasus menonjol, Kapolres Kubu Raya, AKBP Wahyu Jati Wibowo, S.I.K, S.H.,M.H saat Konferensi Pressnya didampingi Kepala BP3MI Provinsi Kalimantan Barat Kombes Pol. Wawan Tri Kartika, S.I.K., M.H., Kepala KPAID Kabupaten Kubu Raya, Diah Savitri, Kabid Perlindungan dan Kesejahteraan Anak DP3KB Kabupaten Kubu Raya, Sumintar, SKM., M.Sos., KBO Sat reskrim Polres Kubu Raya, IPTU Parlindungan Pasaribu, S.H., Kasi Humas Polres Kubu Raya, IPTU Farman, Perwakilan Dinas Sosial Kabupaten Kubu Raya, Kurniawati dan Yoga Paksi serta Mitra Jurnalis Polres Kubu Raya.

Disampaikan AKBP Wahyu Jati Wibowo secara umum, Polres Kubu Raya melakukan penegakan hukum terhadap kasus kekerasan anak dan perempuan, Tercatat Satreskrim Polres Kubu Raya menangani 16 Laporan Polisi dengan Tersangka 17 orang dan 17 korban atas kasus tersebut.

AKBP Wahyu Jati Wibowo pun mengungkap, dari 16 Kasus kekerasan yang ditangani unit PPA Satreskrim Polres Kubu Raya terdiri dari kasus pencabulan serta persetubuhan dan kekerasan pada perempuan.

” Sepanjang tahun 2024 ini, Satreskrim Polres Kubu Raya menangani 16 kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan, termasuk kasus pencabulan dan persetubuhan, dari jumlah tersebut terdapat 17 tersangka dan 17 korban terhadap anak dan perempuan di Kabupaten Kubu Raya, ” ungkap Kapolres Kubu Raya saat Press Conference bersama instansi terkait, Jumat (31/5) siang.

” Saat ini, 16 kasus tersebut dalam proses penegakan hukum (penyelidikan) dan terhadap semua tersangka dilakukan penahanan di rutan Polres Kubu Raya,” sambungnya.

AKBP Wahyu Jati Wibowo, menegaskan pihaknya berkomitmen untuk melakukan penegakan hukum terhadap pelaku kekerasan terhadap anak dan perempuan. Ia selaku Kapolres Kubu Raya menginstruksikan kepada Polsek Jajaran untuk selalu memonitor atas kejadian tersebut dimulai dari tingkatan kecamatan dan desa yang berada di Kabupaten Kubu Raya.

” Dalam hal penegakan hukum tentang kasus kekerasan terhadap anak, tentunya kami Polres Kubu Raya tidak bisa bekerja sendiri, diperlukan sinergi dan kerja sama dari unsur semua pihak dan stakeholder terkait, baik dari KPAD dan unsur pemkab kubu raya serta dinas terkait untuk bersama melakukan pencegahan dan penangan anak sebagai korban maupun anak sebagai pelaku,” tegasnya.

Kapolres menyebut, untuk mewujudkan penegakan hukum terhadap kasus tersebut, pihaknya melakukan sinergi dan kerja sama yang baik dengan instansi terkait dengan cara merespon cepat setiap laporan, melakukan kerja sama yang baik dengan intansi terkait dan mencari solusi terhadap permasalahan kasus tersebut.

” Dalam penanganan kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan ini kami melakukan sinergi dan penyamaan persepsi dengan instansi terkait dengan cara merespon setiap adanya laporan tentang kekerasan anak dan perempuan, kemudian melakukan kerjasama dengan instansi terkait serta mencari solusi terhadap permasalahan-permasalahan ini dalam penegak hukum,”ujarnya.

AKBP Wahyu Jati Wibowo meminta kepada orang tua maupun keluarga terdekat serta lembaga pendidikan untuk berperan aktif melindungi serta mengawasi anak-anak dari para pelaku kejahatan terhadap anak.

” Kami meminta agar peran orang tua maupun keluarga terdekat serta lembaga pendidikan untuk berperan aktif dalam mengawasi dan melindungi anak kita dari pelaku kejahatan terhadap anak. Khususnya orang tua harus lebih aktif dalam pengawasan anak, dengan cara memantau perkembangan anak-anak kita penurunan kasus kekerasan terhadap anak di KAbupaten Kubu Raya dapat menurun, “imbuhnya.

Ditempat yang sama, Kepala KPAID Kabupaten Kubu Raya, Diah Savitri mengapresiasi kinerja Kapolres Kubu Raya beserta jajaranya, khususnya di unit PPA Satreskrim Polres Kubu Raya yang selama ini melakukan kerjasama dan saling berkoordinasi dengan sangat baik dalam penanganan kasus kekerasan terhadap anak dan anak yang berhadapan dengan hukum.

” Kami sangat mengapresiasi kinerja Kapolres Kubu Raya beserta jajarannya, yang selama ini kami dan Unit PPA Polres kubu Raya selalu melakukan kerjasama dan koordinasi yang sangat baik dalam penanganan kasus kekerasan terhadap anak, dimana setiap adanya laporan kepolisian tentang kekerasan terhadap anak unit PPA langsung memberikan informasi kepada kami guna percepatan penanganan dan perang yang akan kami lakukan,”terangnya.

” Dari informasi dari unit PPA tersebut, KPID Kubu Raya akan melakukan pengawasan dan pemantauan serta segera melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk melakukan pendampingan psikologi dan pendampingan rohani, kemudian kami akan berkoordinasi dengan teman-teman peksos untuk proses anak sebagai korban dan anak yang berh

Kemudian, Kabid Perlindungan dan Kesejahteraan Anak DP3KB Kabupaten Kubu Raya, Sumintar, SKM., M.Sos mengatakan, penanganan kasus terhadap anak selama ini sudah terintegrasi dan terkoordinasi dengan sangat baik di Polres Kubu Raya dalam penanganan kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan.

” Pertama, saya sangat mengapresiasi kinerja Kapolres Kubu Raya beserta jajarannya yang selama ini sudah terintegrasi dan terkoordinasi dengan baik antara stakeholder terkait, dalam penanganan anak sebagai korban kami terdapat beberapa kendala terutama pada fasilitas, namun hal tersebut sudah dikoordinasikan dengan sekretaris daerah dalam pengupayaan pemenuhan fasilitas tersebut kedepannya,”ucap Sumintar.

Polres Kubu Raya dan instansi terkait terus berkomitmen untuk merespon setiap laporan dengan cepat dan mencari solusi terhadap permasalahan kekerasan anak dan perempuan. Dengan kerjasama yang solid, diharapkan dapat memberikan perlindungan yang lebih baik bagi anak-anak dan perempuan di Kabupaten Kubu Raya.

Penulis : Humas_cpt_ltr
Editor : Aiptu Ade

Sumber Humas Polres Kubu Raya

// Mullly//

  • Penulis: Pom py

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sinergi Gerakan Edukasi Terpadu Satpol PP Terapkan Penertiban Bangunan Tetap Dan Mobael

    Sinergi Gerakan Edukasi Terpadu Satpol PP Terapkan Penertiban Bangunan Tetap Dan Mobael

    • calendar_month Selasa, 1 Jul 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 137
    • 0Komentar

    KUBU RAYA,RI- Kasi Op (Kepala Seksi Operasional Pengendalian) Satpol PP Kubu Raya Guntoro, ,SE.bersama dinas PU dan Dinas perhubungan kubu raya bersama – sama menertibkan berberapa bangunan liar disepanjang jalan Desa Sungai raya dalam pada Senin 30/6/2025. Disaat,dalam melaksanakan penertiban kios liar . “Guntoro,SE “dalam wawancara singkat nya bersama. awak Media mengatakan. Pada hari ini […]

  • Tim Penyidikan Kejati Kalbar Kembali Lakukan Penggeledahaan Kasus Korupsi GKE “PETRA”

    Tim Penyidikan Kejati Kalbar Kembali Lakukan Penggeledahaan Kasus Korupsi GKE “PETRA”

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 77
    • 0Komentar

    PONTIANAK, RI – Pada Senin 24 November 2025, Tim Penyidik Bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat kembali melaksanakan penggeledahan dalam perkara dugaan Tindak Pidana Korupsi Penggunaan Dana Hibah Pemerintah Daerah Kabupaten Sintang Ke Gereja Kalimantan Evangelis (GKE) “Petra” TA. 2017 Dan TA. 2019. Kegiatan penggeledahan dilaksanakan berdasarkan Surat Perintah Penggeledahan Kepala Kejaksaan Tinggi […]

  • Musnahkan 16,4 Kg Sabu dan 925 Pil Ektasi, Ditresnarkoba Polda Kalbar Amankan 6 Tersangka, 2 Diantaranya Wanita

    Musnahkan 16,4 Kg Sabu dan 925 Pil Ektasi, Ditresnarkoba Polda Kalbar Amankan 6 Tersangka, 2 Diantaranya Wanita

    • calendar_month Selasa, 21 Mei 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 343
    • 0Komentar

    PONTIANAK, RI – Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalbar kembali memusnahkan barang bukti Narkotika jenis Sabu sebanyak 16,476 Kilogram dan 925 butir pil Ekstasi. Pemusnahan kali ini dihadiri oleh Kepala BNN Provinsi Kalbar Brigjen Pol Sumirat Dwiyanto, Kasi Narkotika Kejati Kalbar Wilman Ernaldy, Kepala Kantoro Bea Cukai Entikong Novian Dermawan, Asisten Manager PT. Angkasa Pura II […]

  • Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Babinsa Kodim 1209-02/Sanggau Ledo Dampingi Petugas Kesehatan

    Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Babinsa Kodim 1209-02/Sanggau Ledo Dampingi Petugas Kesehatan

    • calendar_month Kamis, 25 Jul 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 311
    • 0Komentar

    Bengkayang, RI – Babinsa Kodim 1209-02/Sgl ikut sukseskan Pelaksanaan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio tahun 2024, dalam rangka Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Polio di Kabupaten Bengkayang tahun 2024 di SD 05 Taum Desa Sinar tebudak Kec.Tujuh belas Kab. BengkayangRabu(24/7/24) Babinsa Serda Mochamad Erfansus, menyampaikan pendampingan dan monitoring tersebut adalah kegiatan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio […]

  • Pengamat dan LBH : Penyidik Polresta Pontianak Tetapkan Tersangka Pemilik Usaha K- Gym Terlalu Tergesa Gesa

    Pengamat dan LBH : Penyidik Polresta Pontianak Tetapkan Tersangka Pemilik Usaha K- Gym Terlalu Tergesa Gesa

    • calendar_month Kamis, 25 Jul 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 319
    • 0Komentar

    Pengamat Dan LBH : Dr.Herman Hofi Penyidik Polresta Pontianak Harus Kaji Ulang Penetapan Tersangka Terhadap Pemilik K-Gym Pontianak Kalbar,RI-Pengamat dan LBH Dr Herman Hofi Munawar berikan tanggapan soal,” Penyidik polresta kota pontianak telah resmi menetapkan pemilik K-Gym sebagai tersangka atas tewasnya Fatyha Nur Eka Rahma usai terjatuh dari lantai dua tempat K-Gym Dalam hal, Dinyatakan […]

  • PMII Sumenep Tolak Kenaikan BBM, Mengkuruduk Kantor Pemkab Sumenep

    PMII Sumenep Tolak Kenaikan BBM, Mengkuruduk Kantor Pemkab Sumenep

    • calendar_month Jumat, 9 Sep 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 286
    • 0Komentar

    SUMENEP – RI, Demo yang dilakukan PMII Sumenep mendatangi Kantor Pemkab Sumenep terkait penolakan kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang sudah disyahkan Presiden Jokowi pada tanggal 3 September 2022 yang lalu. Sehingga menjadi polemik di masyarakat dan menjadi perbincangan publik yang dirasa langsung oleh masyarakat bawah atas kenaikan BBM tersebut. Maka banyak Mahasiswa turun ke […]

expand_less