Breaking News
light_mode
Trending Tags

Anak 6 Tahun Diterkam Buaya di Sungai Simpang Aur Pencarian Masih Berlangsung

  • account_circle Pom py
  • calendar_month Sabtu, 8 Feb 2025
  • visibility 293
  • print Cetak

KUBU RAYA,RI – Seorang bocah laki-laki bernama Cristian Ricardo (6) dilaporkan hilang setelah diterkam buaya di Sungai Simpang Aur, Desa Tanjung Beringin, Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Kubu Raya. Peristiwa tragis itu terjadi pada Minggu (2/2) sekitar pukul 15.00 WIB saat korban sedang mandi di parit dekat rumahnya.

Kapolsek Batu Ampar, Ipda Rachmatul Isani Fachri melalui Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya, Aiptu Ade menerangkan, berdasarkan keterangan saksi, korban saat itu tengah bermain dan mandi di parit bersama pamannya, Inca, serta sang kakak. Di lokasi, terdapat sebuah jembatan kayu yang biasa digunakan anak-anak untuk meloncat ke air. Tanpa curiga, Cristian melompat ke parit. Namun, yang mengejutkan, Cristian Ricardo tidak muncul kembali ke permukaan.

” Pamannya, Inca, yang melihat kejanggalan tersebut langsung merasa curiga. Saat hendak menyelam untuk mencari korban, ia justru dikejutkan dengan kemunculan seekor buaya berukuran sekitar 4 meter. Buaya itu terlihat menggigit tubuh Cristian dan menyeretnya ke arah sungai besar,”terang Ade, Jumat (7/2).

” Melihat kejadian mengerikan itu, Inca berteriak histeris memanggil ayah korban, Robi. Tanpa pikir panjang, Robi langsung mengambil motor air untuk mengejar buaya tersebut dengan harapan bisa menyelamatkan anaknya. Namun, setelah melakukan pencarian, korban maupun buaya itu tidak ditemukan,”ungkap Ade.

Hingga pencarian hari ke empat 4 ini, masyarakat setempat bersama Basarnas, Airud Polda Kalbar, Polsek Batu Ampar, karyawan PT. DTK dan Masyarakat Tani Inti (MTI) masih terus melakukan pencarian terhadap Cristian. Proses pencarian dilakukan dengan menyusuri aliran sungai menggunakan perahu dan motor air.

” Tim SAR, karyawan PT. DTK dan Masyarakat Tani Inti (MTI) masih terus berupaya mencari korban. Warga juga ikut membantu menyisir sungai. Mari kita semua mendoakan agar korban bisa segera ditemukan,” ujar Ade.

Ade pun menghimbau agar warga setempat lebih waspada terhadap ancaman buaya di sekitar sungai dan meminta masyarakat untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas di sungai, terutama bagi anak-anak. Warga diimbau untuk lebih waspada dan berhati-hati saat beraktivitas di sekitar sungai. Hingga berita ini diturunkan, upaya pencarian masih terus berlangsung.


Pewarta : Mully

  • Penulis: Pom py

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Serentak Pada 9 Kecamatan, Bupati Dan Wabup Samosir Tanam Cabau

    Serentak Pada 9 Kecamatan, Bupati Dan Wabup Samosir Tanam Cabau

    • calendar_month Sabtu, 23 Mar 2024
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 349
    • 0Komentar

    Samosir, RI – Dalam rangka peringatan HKG-PKK ke-52 tingkat Kabupaten Samosir, Bupati Samosir Vandiko T. Gultom dan Wabup Martua Sitanggang serta Ketua TP. PKK Kabupaten Samosir Ny. Harta M. Sitanggang melakukan Gerakan Tanam Cabai Serentak di Peabang, Desa Boho-Kecamatan Sianjur Mula, Jumat (22/03/2024). Peringatan HKG-PKK mengambil tema “Bergerak bersama PKK mewujudkan Keluarga Sejahtera Menuju Indonesia […]

  • Kegiatan Yustisi Penegakan Protokol Kesehatan Di Wilayah Kecamatan Bluto

    Kegiatan Yustisi Penegakan Protokol Kesehatan Di Wilayah Kecamatan Bluto

    • calendar_month Rabu, 1 Des 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 235
    • 0Komentar

    SUMENEP – RI, Pada hari Rabu tanggal 01 Desember 2021 pukul 09.00 s/d 10.00 wib bertempat di Jl  raya Sumenep – Pamekasan Depan Kantor UPT. Puskesmas Kecamatan Bluto Kabupaten Sumenep Madura Jawa Timur. telah dilaksanakan Kegiatan Yustisi Penegakan Protokol Kesehatan yang dipimpin oleh Kapolsek Bluto (AKP SUHAERI, SH) bersama personil ± 12 orang. Personil yang […]

  • Dalam Waktu 1,5 Jam Polres Sumenep Berhasil Menggagalkan Tindak Pidana Penculikan

    Dalam Waktu 1,5 Jam Polres Sumenep Berhasil Menggagalkan Tindak Pidana Penculikan

    • calendar_month Senin, 5 Sep 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 315
    • 0Komentar

    SUMENEP – RI, Satreskrim Polres Sumenep berhasil menggagalkan Tindak Pidana Penculikan terhadap Korban S (43) Laki-Laki, alamat Desa Lapa Laok Kecamatan Dungkek Kabupaten Sumenep. Pelaku sebanyak 6 orang diketahui bernama SE (46) LK, Swasta, Desa Aengtabar Kecamatan Tanjung Bumi Kabupaten Bangkalan, MH (35) LK, Swasta Desa Aengtabar Kecamatan Tanjung Bumi Kabupaten Bangkalan, HL (25) LK, […]

  • Pemkot Mojokerto Dorong UMKM Kuliner Kembangkan Olahan Pangan Lokal untuk Perkuat Ketahanan Pangan

    Pemkot Mojokerto Dorong UMKM Kuliner Kembangkan Olahan Pangan Lokal untuk Perkuat Ketahanan Pangan

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 118
    • 0Komentar

    KOTA MOJOKERTO,RI-  Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari mengajak pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kuliner untuk terus mengembangkan inovasi olahan pangan berbasis pangan lokal sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan yang diselenggarakan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Mojokerto di Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Maja Citra Kinarya, Selasa (28/7/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari […]

  • DPRD Kota Probolinggo Diminta Tegakkan Keprihatinan Budaya, Restribusi Kerapan Sapi Disorot

    DPRD Kota Probolinggo Diminta Tegakkan Keprihatinan Budaya, Restribusi Kerapan Sapi Disorot

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 217
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO,RI-DPRD Kota Probolinggo mengambil sikap tegas menyikapi polemik retribusi penggunaan lapangan karapan sapi dan kambing yang dikeluhkan komunitas pelestari budaya. Dewan menilai kebijakan penarikan retribusi dengan tarif tinggi tidak sejalan dengan semangat pelestarian budaya lokal. Ketua DPRD Kota Probolinggo menegaskan, kebijakan daerah seharusnya berpihak pada komunitas budaya yang selama ini bergerak secara mandiri tanpa sokongan […]

  • 132 Tahun Rumah Sakit Kristen Mojowarno: Dari “Kamar Jamu” Hingga Rumah Sakit Rujukan Covid-19

    132 Tahun Rumah Sakit Kristen Mojowarno: Dari “Kamar Jamu” Hingga Rumah Sakit Rujukan Covid-19

    • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
    • account_circle Pom py
    • visibility 152
    • 0Komentar

    132 Tahun Rumah Sakit Kristen Mojowarno: Dari “Kamar Jamu” Hingga Rumah Sakit Rujukan Covid-19 Jombang, RI–Jawa Timur — Tepat pada 6 Juni 1894, sebuah rumah sakit yang awalnya dikenal sebagai Zendings Ziekenhuis te Mojowarno resmi dibuka oleh Bupati Mojokerto dan Jombang, Raden Adipati Ario Kromodjojo Adi Negoro. Kini, 132 tahun kemudian, Rumah Sakit Kristen Mojowarno […]

expand_less