Breaking News
light_mode
Trending Tags

Ratusan Santri Positif Covid-19, Ponpes Di Banyuwangi Dikarantina Massal

  • account_circle Radar Indonesia
  • calendar_month Selasa, 1 Sep 2020
  • visibility 238
  • print Cetak

BANYUWANGI – RI, Salah satu Pondok Pesantren di Kabupaten Banyuwagi (Ponpes Darussalam Blokagung) dikarantina massal setelah ratusan Santrinya terkonfirmasi positif. Hal tersebut dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Hingga Minggu (30/8/2020) total kasus positif di Banyuwangi menjadi 771 kasus dan didominasi oleh Santri.

Selama karantina massal, akses jalan menuju Pondok Pesantren ditutup dan tidak boleh ada yang keluar masuk Area Ponpes.

“Selama karantina di Lingkungan Pondok, tidak boleh ada yang keluar masuk kecuali Petugas Kesehatan dan Logistik,” kata Komandan Komando Distrik Militer (Dandim) 0825 Banyuwangi, Letkol (Inf) Yuli Eko Purwanto, saat meninjau pelaksanaan Dapur Umum bersama Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, Minggu (30/8/2020).

Selama karantina, akses dijaga ketat oleh 1 SSK Tim Gabungan dari TNI, Polri, dan Satpol PP Pemkab Banyuwangi.

Dandim mengatakan untuk kebutuhan Pondok Pesantren, disediakan Dapur Umum.

“Untuk kebutuhan makan Santri ada Dapur Umum. Bahan makanannya dari Pemkab Banyuwangi, dan dimasak oleh Petugas dari Tagana, dan BPBD Banyuwangi,” kata Letkol Yuli Eko Purwanto.

Dapur Umum ini didirikan oleh BPBD Banyuwangi dan didukung oleh Dinas Sosial Kabupaten Banyuwangi.

Setiap harinya, Dapur Umum ini memasak 18 ribu kotak makanan yang didistribusikan untuk Penghuni Pondok Pesantren.

Selain Tagana, warga setempat juga dilibatkan untuk membantu menyiapkan makanan.

Dandim menambahkan, untuk menu dan penyajian makanan telah sesuai Standart Operasional Procedure (SOP) Kesehatan yang telah ditetapkan Kementerian Kesehatan.

Selain makanan, Pemkab Banyuwangi juga menyediakan kebutuhan lainnya untuk Para Santri.

“Dibutuhkan kesadaran semua pihak untuk menyelesaikan masalah ini,” tambah dia.

Sementara itu Kasubdit Karantina Kesehatan Ditjen P2P Kementerian Kesehatan, dr. Benget Saragih, mengatakan selama karantina seluruh aktvitas Pondok dihentikan sementara.

“Seluruh aktivitas berhenti. Sholat berjemaah untuk sementara tidak boleh. Seluruh Penghuni harus berada di dalam Kamar,” ujar Benget.

Benget mengatakan Penghuni Pondok selama ini kooperatif. “Selama kita di sini, Para Santri nurut arahan kami,” kata Benget.

Benget menjelaskan selama proses karantina, Penghuni harus tetap berada di dalam Kamar.

Mereka dipisah-pisah dan tetap menjalankan protokol kesehatan. Seperti harus selalu pakai masker, jaga jarak, dan menjaga kebersihan.

Petugas juga melakukan pemeriksaan ulang terhadap seluruh Santri. Hasilnya digunakan untuk pemilahan sesuai status kesehatan masing-masing.

“Akan ada klastering Santri untuk pemilahan. Ini semua untuk memutus mata rantai penyebaran virus,” tambah Benget.

Hal senada juga diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi, dr. Widji Lestariono. Ia mengatakan Petugas telah melakukan pemetaan untuk menentukan Area-area dalam Pondok yang digunakan untuk penanganan Para Santri.

“Nantinya, semua tidak boleh seenaknya keluar masuk Pondok, di screening ketat. Arus keluar masuk juga dibedakan. Makanan juga akan disupervisi oleh Petugas khusus untuk meningkatkan daya tahan tubuh Para Santri. Semua memang harus dilakukan dengan ketat dan disiplin, karena ini bagian dari ikhtiar untuk memutus mata rantai penyebaran disana,” kata Rio.

Di Kawasan Pondok juga akan dilengkapi sarana dan perasarana serta peralatan penunjang selama penanganan. Misalnya, pembukaan Dapur Umum selama masa karantina oleh Dinas Sosial dan BPBD Banyuwangi, penambahan Petugas Kesehatan khusus yang akan berdinas disana selama masa karantina.

“Tak ketinggalan Dinas PU Cipta Karya, Dinas Lingkungan Hidup, dan Dinas PU Pengairan juga akan turun. Selain menambah puluhan Toilet Portabel disana, juga akan memperbaiki sanitasi dan aliran air yang akan disupervisi oleh Tim Gabungan dari Kemenkes,” kata Rio.

Menurut Rio, sejak sepekan terakhir jumlah kasus positif Covid-19 meningkat secara drastis dan penambahan kasus didominasi Santri.

“Santri memang mendominasi kasus baru selama satu Minggu terakhir. Namun, penanganan sudah kita lakukan bareng sejak awal. Kami berharap, dengan penanganan yang komprehensif dari banyak pihak ini, penularan virus Corona disana bisa ditekan,” ujar Rio. (Taufiq)

  • Penulis: Radar Indonesia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tim TEKAB 308 Presisi Polres Lampung Utara Amankan Oknum Kades

    Tim TEKAB 308 Presisi Polres Lampung Utara Amankan Oknum Kades

    • calendar_month Sabtu, 17 Sep 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 265
    • 0Komentar

    LAMPUNG UTARA – RI, Tim TEKAB 308 Presisi Sat Reskrim Polres Lampung Utara yang dipimpin Kasatres AKP Eko Rendi mengamankan tujuh orang Aparatur Desa Karang Agung Kecamatan Kotabumi Selatan termasuk Oknum Kades karena diduga melakukan pungutan dana Bantuan Langsung Tunai (BLT), pada Kamis (15/9/2022) pukul 22.00 WIB. Ketujuh orang yang diamankan yakni EJ (67) Oknum […]

  • Polres Probolinggo Kota Gelar Konferensi Pers Ungkap 2 Pelaku Spesialis Curas Dan 1 Penadah

    Polres Probolinggo Kota Gelar Konferensi Pers Ungkap 2 Pelaku Spesialis Curas Dan 1 Penadah

    • calendar_month Rabu, 30 Apr 2025
    • account_circle Pom py
    • visibility 205
    • 0Komentar

    Foto :saat kapolres probolinggo kota konferensi persPROBOLINGGO,RI-Polres Probolinggo Kota menggelar konferensi pers yang dipimpin langsung oleh Kapolres Probolinggo Kota, AKBP Rico Yumasri. Dalam acara tersebut, Kapolres didampingi oleh Kasat Reskrim Polres Probolinggo Kota, Iptu Zaenal Arifin, SH, Kasat Lantas Polres Probolinggo Kota, AKP Siswandi, SH, KBO Reskrim Polres Probolinggo Kota, Iptu Tri Suswahyudi, SH, serta […]

  • Hari Santri Menjadi Momentum Bagi Umat Islam

    Hari Santri Menjadi Momentum Bagi Umat Islam

    • calendar_month Minggu, 29 Okt 2023
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 249
    • 0Komentar

    Lamandau, RI – Hari Santri Nasional Tahun 2023 menjadi momentum bagi umat islam di seluruh Indonesia, sebab kegiatan dilaksanakan secara serentak diwilayah masing-masing.Peringatan Hari Santri tingkat Kab Lamandau di Kec. Bulik, (22/10). Kegiatan Hari Santri dihadiri Pj Bupati Lamandau Lilis Suriani, Camat Bulik, Kepala Kemenag,OPD, ASN, Tokoh Agama, Ormas Islam, Para Santri, Pelajar dan masyarakat. […]

  • “Pelayanan Administrasi Kependudukan Yang Membuat Masyarakat Bahagia” DISDUKCAPIL Magetan

    “Pelayanan Administrasi Kependudukan Yang Membuat Masyarakat Bahagia” DISDUKCAPIL Magetan

    • calendar_month Minggu, 20 Sep 2020
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 399
    • 0Komentar

    MAGETAN – RI. Motto “Gerakan Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan” GISA oleh Dirjen Kependudukan dan Catatan Sipil Kemendagri, Prof. Zudan Arif Fakrulloh, S.H,M.H, Tahun 2018 lalu terus digencarkan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Magetan, salah satunya dengan mengadakan Zoom Meeting Dukcapil Magetan dengan Acara “Dukcapil Magetan Menyapa Masyarakat” lewat Video Online dengan Meeting […]

  • Unit Reskrim Polsek Kejayan Berhasil Tangkap DPO Pelaku Curanmor Beserta Barang Buktinya

    Unit Reskrim Polsek Kejayan Berhasil Tangkap DPO Pelaku Curanmor Beserta Barang Buktinya

    • calendar_month Senin, 17 Jun 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 294
    • 0Komentar

    Pasuruan, RI – Unit Reskrim Polsek Kejayan yang dipimpin oleh Kapolsek Kejayaan AKP Marti, S.H., M.H. berhasil mengamankan 1 (satu) orang DPO pelaku Curanmor di Dusun Belang, Desa Patebon, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan, Minggu (16/06/2024). Pelaku yakni seorang pria berinisial MF(33) warga Dusun Krajan, Desa Klinter, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan. Sedangkan Korban yakni seorang pria […]

  • Kasus Dugaan Penyalahgunaan Dana Hibah Musholla Depan Kediaman Mantan Bupati Lumajang Terus Berlanjut

    Kasus Dugaan Penyalahgunaan Dana Hibah Musholla Depan Kediaman Mantan Bupati Lumajang Terus Berlanjut

    • calendar_month Selasa, 7 Jan 2025
    • account_circle Pom py
    • visibility 507
    • 0Komentar

    Lumajang, RI – Keberadaan Musholla Miftahul Huda yakni di Jl. Kalimas RT 02 RW 10 Kelurahan Rogotrunan, Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur pernah menjadi sorotan publik dikarenakan letak musholla tersebut berada di depan kediaman mantan Bupati Lumajang Cak Thoriq. Musholla tersebut pernah mendapatkan anggaran sebesar Rp 300.000.000,- dana hibah dari bidang kesra, Rencana Anggaran Biaya […]

expand_less