Breaking News
light_mode
Trending Tags

Ratusan Santri Positif Covid-19, Ponpes Di Banyuwangi Dikarantina Massal

  • account_circle Radar Indonesia
  • calendar_month Selasa, 1 Sep 2020
  • visibility 270
  • print Cetak

BANYUWANGI – RI, Salah satu Pondok Pesantren di Kabupaten Banyuwagi (Ponpes Darussalam Blokagung) dikarantina massal setelah ratusan Santrinya terkonfirmasi positif. Hal tersebut dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Hingga Minggu (30/8/2020) total kasus positif di Banyuwangi menjadi 771 kasus dan didominasi oleh Santri.

Selama karantina massal, akses jalan menuju Pondok Pesantren ditutup dan tidak boleh ada yang keluar masuk Area Ponpes.

“Selama karantina di Lingkungan Pondok, tidak boleh ada yang keluar masuk kecuali Petugas Kesehatan dan Logistik,” kata Komandan Komando Distrik Militer (Dandim) 0825 Banyuwangi, Letkol (Inf) Yuli Eko Purwanto, saat meninjau pelaksanaan Dapur Umum bersama Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, Minggu (30/8/2020).

Selama karantina, akses dijaga ketat oleh 1 SSK Tim Gabungan dari TNI, Polri, dan Satpol PP Pemkab Banyuwangi.

Dandim mengatakan untuk kebutuhan Pondok Pesantren, disediakan Dapur Umum.

“Untuk kebutuhan makan Santri ada Dapur Umum. Bahan makanannya dari Pemkab Banyuwangi, dan dimasak oleh Petugas dari Tagana, dan BPBD Banyuwangi,” kata Letkol Yuli Eko Purwanto.

Dapur Umum ini didirikan oleh BPBD Banyuwangi dan didukung oleh Dinas Sosial Kabupaten Banyuwangi.

Setiap harinya, Dapur Umum ini memasak 18 ribu kotak makanan yang didistribusikan untuk Penghuni Pondok Pesantren.

Selain Tagana, warga setempat juga dilibatkan untuk membantu menyiapkan makanan.

Dandim menambahkan, untuk menu dan penyajian makanan telah sesuai Standart Operasional Procedure (SOP) Kesehatan yang telah ditetapkan Kementerian Kesehatan.

Selain makanan, Pemkab Banyuwangi juga menyediakan kebutuhan lainnya untuk Para Santri.

“Dibutuhkan kesadaran semua pihak untuk menyelesaikan masalah ini,” tambah dia.

Sementara itu Kasubdit Karantina Kesehatan Ditjen P2P Kementerian Kesehatan, dr. Benget Saragih, mengatakan selama karantina seluruh aktvitas Pondok dihentikan sementara.

“Seluruh aktivitas berhenti. Sholat berjemaah untuk sementara tidak boleh. Seluruh Penghuni harus berada di dalam Kamar,” ujar Benget.

Benget mengatakan Penghuni Pondok selama ini kooperatif. “Selama kita di sini, Para Santri nurut arahan kami,” kata Benget.

Benget menjelaskan selama proses karantina, Penghuni harus tetap berada di dalam Kamar.

Mereka dipisah-pisah dan tetap menjalankan protokol kesehatan. Seperti harus selalu pakai masker, jaga jarak, dan menjaga kebersihan.

Petugas juga melakukan pemeriksaan ulang terhadap seluruh Santri. Hasilnya digunakan untuk pemilahan sesuai status kesehatan masing-masing.

“Akan ada klastering Santri untuk pemilahan. Ini semua untuk memutus mata rantai penyebaran virus,” tambah Benget.

Hal senada juga diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi, dr. Widji Lestariono. Ia mengatakan Petugas telah melakukan pemetaan untuk menentukan Area-area dalam Pondok yang digunakan untuk penanganan Para Santri.

“Nantinya, semua tidak boleh seenaknya keluar masuk Pondok, di screening ketat. Arus keluar masuk juga dibedakan. Makanan juga akan disupervisi oleh Petugas khusus untuk meningkatkan daya tahan tubuh Para Santri. Semua memang harus dilakukan dengan ketat dan disiplin, karena ini bagian dari ikhtiar untuk memutus mata rantai penyebaran disana,” kata Rio.

Di Kawasan Pondok juga akan dilengkapi sarana dan perasarana serta peralatan penunjang selama penanganan. Misalnya, pembukaan Dapur Umum selama masa karantina oleh Dinas Sosial dan BPBD Banyuwangi, penambahan Petugas Kesehatan khusus yang akan berdinas disana selama masa karantina.

“Tak ketinggalan Dinas PU Cipta Karya, Dinas Lingkungan Hidup, dan Dinas PU Pengairan juga akan turun. Selain menambah puluhan Toilet Portabel disana, juga akan memperbaiki sanitasi dan aliran air yang akan disupervisi oleh Tim Gabungan dari Kemenkes,” kata Rio.

Menurut Rio, sejak sepekan terakhir jumlah kasus positif Covid-19 meningkat secara drastis dan penambahan kasus didominasi Santri.

“Santri memang mendominasi kasus baru selama satu Minggu terakhir. Namun, penanganan sudah kita lakukan bareng sejak awal. Kami berharap, dengan penanganan yang komprehensif dari banyak pihak ini, penularan virus Corona disana bisa ditekan,” ujar Rio. (Taufiq)

  • Penulis: Radar Indonesia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tujuh Asosiasi Kontraktor Kobar Minta Kadis PUPR Mundur

    Tujuh Asosiasi Kontraktor Kobar Minta Kadis PUPR Mundur

    • calendar_month Jumat, 11 Sep 2020
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 343
    • 0Komentar

    PANGKALAN BUN – RI, Tujuh Asosiasi Kontraktor Kabupaten Kotawaringin Barat berkumpul di Kantor GAPENSI Kobar Jalan Sutan Syahril Kelurahan Sedorejo Kecamatan Arut Selatan Kabupaten Kotawaringin Barat, terdiri dari Gapensi, Apaksindo, Askumnas, Gapeksindo, Gapeknas, Aspekindo, Hipsindo, pada hari Kamis, tanggal 10/09/2020, dengan membacakan Musi tidak percaya terhadap Kepala Dinas PUPR Kobar yang akrab dipanggil Juni Gultom, […]

  • Pemkab Gresik Raih Penghargaan “Menuju Informatif” pada KI Award 2025

    Pemkab Gresik Raih Penghargaan “Menuju Informatif” pada KI Award 2025

    • calendar_month Minggu, 30 Nov 2025
    • account_circle Pom py
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Foto Pemkab Gresik Raih Penghargaan “Menuju Informatif” pada KI Award 2025. (Kom) Bojonegoro, RI – Pemerintah Kabupaten Gresik kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat keterbukaan informasi publik. Pada Malam Anugerah Keterbukaan Informasi Publik (KI Award) 2025 yang digelar di Hotel Aston Bojonegoro, Sabtu (29/11), Pemkab Gresik meraih penghargaan Badan Publik Kategori Menuju Informatif. Penghargaan tersebut diterima […]

  • SMAGO Borong Juara dalam Ajang Jogjakarta Taekwondo Internasional Open 2023

    SMAGO Borong Juara dalam Ajang Jogjakarta Taekwondo Internasional Open 2023

    • calendar_month Jumat, 8 Des 2023
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 386
    • 0Komentar

    Menjadi sekolah yang tidak lelah berupaya untuk mendukung dan mengapresiasi segala bentuk bakat, minat, serta mengembangkan potensi peserta didiknya. Kini SMA Negeri 1 Gondang tengah merasakan angin segar berkat kabar keberhasilan peserta didiknya. Tidak main-main, SMAN 1 Gondang kembali dibanggakan dengan 3 siswinya yang berhasil membawa pulang gelar juara dalam ajang olahraga taekwondo tingkat internasional. Tidak ada kata […]

  • Diduga Selingkuh, Suami Pergoki Kades Karanglo Bersama Istrinya

    Diduga Selingkuh, Suami Pergoki Kades Karanglo Bersama Istrinya

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 190
    • 0Komentar

    LUMAJANG, RI – Dugaan tindak pidana persetubuhan dengan orang yang bukan suami atau istrinya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 411 KUHP diduga menimpa Sdr. R, Kepala Desa Karanglo, Kecamatan Kunir, Kabupaten Lumajang. Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa, 27 Januari 2026, sekitar pukul 06.30 WIB, bertempat di rumah MT yang beralamat di Dusun Sumberkari RT 009 RW 003, […]

  • Cegah Penyebaran Virus Corona, Babinsa 0819/05 Grati Bersama Petugas Kesehatan Lakukan Tracing

    Cegah Penyebaran Virus Corona, Babinsa 0819/05 Grati Bersama Petugas Kesehatan Lakukan Tracing

    • calendar_month Kamis, 8 Apr 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 290
    • 0Komentar

    PASURUAN – RI, Dalam rangka penerapan PPKM Barbasis Mikro guna mencegah penularan Virus Covid-19, Babinsa Koramil 05 Grati Serda Surono bersama Petugas Kesehatan dan Tim Penanganan Covid-19 melaksanakan Tracing dan Edukasi terhadap warga Desa Kedawungkulon Kecamatan Grati Pasuruan terpapar Virus Covid-19, Kamis (08/04/2021). Kegiatan tracing dan tersebut dikarenakan adanya warga masyarakat, warga Dusun Kedawung RT […]

  • ​Tragedi Dini Hari di Kota Bahari: Motif Pembacokan Sadis Petugas SPBU Camplong Terkuak, Amarah Memuncak Gara-gara Gagal Pindai Barcode BBM Bersubsidi

    ​Tragedi Dini Hari di Kota Bahari: Motif Pembacokan Sadis Petugas SPBU Camplong Terkuak, Amarah Memuncak Gara-gara Gagal Pindai Barcode BBM Bersubsidi

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 181
    • 0Komentar

    ​SAMPANG,RI- Peristiwa tragis yang mengguncang ketenangan dini hari di Kabupaten Sampang, Madura, akhirnya mengungkap motif di baliknya. Kasus pembacokan brutal yang menjadikan Hairuddin (29), seorang petugas SPBU di Jalan Raya Camplong, sebagai korban, murni dipicu oleh masalah kepatuhan regulasi pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi. Korban yang diketahui merupakan warga Dusun Gung Dalem, Desa Banjar […]

expand_less