Breaking News
light_mode
Trending Tags

Lewat Buku Sejarah Cirendeu Pemkot Cimahi Kenalkan Keunikan Kampung Adatnya

  • account_circle Redaksi Pagi
  • calendar_month Senin, 16 Des 2024
  • visibility 438
  • print Cetak

Foto: Sosialisasi dan Peluncuran Buku Sejarah Cireundeu digelar oleh Dinas Arsip Daerah (Disarda) Kota Cimahi di Aula Gedung A Kantor Pemerintah Kota Cimahi dengan dihadiri Guru-guru Sejarah se Kota Cimahi

Cimahi, RI,– Lewat buku sejarah Cireundeu, Pemerintahan Kota Cimahi memperkenalkan keunikan Kampung Adatnya Cireundeu tersebut.

Sosialisasi dan Peluncuran Buku Sejarah Cireundeu digelar oleh Dinas Arsip Daerah (Disarda) Kota Cimahi di Aula Gedung A Kantor Pemerintah Kota Cimahi, dengan dihadiri Guru-guru Sejarah se Kota Cimahi Senin (09/12/202

Penjabat (Pj) Wali Kota Cimahi, Dicky Saromi, saat menghadiri acara di kampung adat Cireundeu tersebut, menyampaikan bahwa ada banyak cara untuk menjaga budaya agar tetap lestari dan dikenal oleh generasi selanjutnya. 

Salah satunya dengan mengenalkan sejarah, adat serta budaya melalui bahan literasi salah satunya dalam bentuk buku.

“Pengetahuan masa lampau, khususnya yang terkait dengan Kampung Adat Cireundeu, apabila disampaikan kepada masyarakat dalam bentuk sebuah kisah atau historiografi akan menciptakan kesinambungan masa sekarang dengan masa lampau,” terangnya,

Hanya Dicky berharap, buku tentang sejarah Cireundeu ini tidak hanya sekedar menghimpun sumber arsip bernilai sejarah tentang Kampung Adat Cireundeu, melainkan juga memfungsionalkan sumber-sumber tersebut menjadi bahan literasi untuk keperluan penyediaan pengetahuan bagi masyarakat Kota Cimahi,

“Diharapkan buku ini dapat menjadi sumber pengetahuan untuk memberikan pemahaman historis, sosial-budaya, ekonomi masyarakat Kota Cimahi,” harapnya.

Ditempat yang sama, menurut Kepala Dinas Arsip Daerah Kota Cimahi, Dani Bastiani, menyebutkan pentingnya penyusunan buku Sejarah Cireundeu ini, 

“Keberadaan buku ini merupakan sebagai realisasi dari gagasan Pemerintah Kota Cimahi dalam melestarikan dan mendokumentasikan adat masyarakat Cireundeu dalam bentuk literatur,” tutur Dani.

Menurutnya buku Sejarah Cireundeu ini merupakan buku pertama di Kota Cimahi tentang Kampung Adat Cireundeu. Buku ini dapat dijadikan sebagai bahan untuk memperkaya literasi masyarakat Kota Cimahi. 

“Buku Sejarah CIreundeu ini dapat dijadikan sebagai bahan literasi, literatur, pengetahuan bagi masyarakat, oleh karenanya kami Dinas Arsip Daerah hari ini mengundang guru sejarah di Kota Cimahi. Semoga kedepannya dapat menjadi pengetahuan bagi peserta didik di Kota Cimahi mengenai keunikan di Kota Cimahi,” tutupnya.

Sementara itu Penulis Buku Sejarah Cireundeu Miftahul Falah menyampaikan bahwa potensi kearifan lokal yang dimiliki Kampung Adat Cireundeu begitu besar dan harus mendapat perhatian dari pemerintah daerah dalam upaya pelestariannya. 

“Kota Cimahi sebagai kota otonom, memiliki keunikan. Salah satu keunikan itu adalah yang namanya Kampung Adat Cireundeu, tetapi secara legal itu belum sebelumnya diakui. Bahkan ada beberapa yang mencoba untuk seakan meniadakan baik dari aspek sosial budaya, bukan hanya karena semata-mata berbeda kepercayaan. Padahal, perbedaan kepercayaan bukan sesuatu yang harus diperdebatkan,” ungkap Miftahul. 

Menurutnya, masyarakat Kota Cimahi tidak perlu jauh-jauh mencari ke daerah lain bila ingin mempelajari mengenai sejarah leluhur suku Sunda. 

Masyarakat Kampung Adat Cireundeu merupakan miniatur budaya Sunda zaman dulu, terlepas dari berbagai proses dinamika yang menyertai Cireundeu sejak awal. 

Miftahul menegaskan Kampung Adat Cireundeu dengan segala keunikan dan kearifan lokalnya harus dilestarikan, 

“Kampung Adat Cireundeu ini berbeda dengan kampung adat lainnya, bukan sekumpulan masyarakat yang awalnya memiliki suatu keyakinan kemudian dibentuk, artinya baru. Cireundeu itu sudah jadi kesatuan adat sejak pertamanya. Cimahi sejak awal telah memiliki suatu identitas, dan ini terkait dengan Kota Cimahi. Ini luar biasa, jangan sampai hilang!” pungkasnya.

Karena kampung Adat Cireundeu memiliki keunikan tersendiri, selain terletak di tengah sebuah Kota, masyarakat Kampung Adat Cireundeu juga masih memegang teguh adat istiadat dan masih melaksanakan berbagai adat tradisi leluhur. 

Kampung adat Cireundeu terletak di Kelurahan Leuwigajah, Kecamatan Cimahi Selatan Kota Cimahi, dan kini resmi menjadi bagian dari Kesatuan Masyarakat Hukum Adat (KMHA). 

Keunikan lain dari Kampung Adat Cireundeu adalah masyarakatnya yang tidak mengonsumsi beras, melainkan singkong atau sumber karbohidrat lain seperti ubi, atau jagung.
Keunikan Kampung Adat Cireundeu ini dituangkan dalam sebuah buku berjudul “Sejarah Cireundeu”, yang ditulis oleh Miftahul Falah, dari  Program Studi Ilmu Sejarah, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran. R. Harry KP.

Tags
  • Penulis: Redaksi Pagi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Beri Pembekalan Kepada Siswa Diktukba Polri, Ini Pesan Kapolda Jatim

    Beri Pembekalan Kepada Siswa Diktukba Polri, Ini Pesan Kapolda Jatim

    • calendar_month Selasa, 19 Des 2023
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 303
    • 0Komentar

    MOJOKERTO, RI – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Imam Sugianto, memberikan pembekalan kepada siswa Diktukba Polri Gelombang II T.A 2023 SPN Polda Jawa Timur, Selasa (19/12/2023). Kegiatan dilaksanakan di Gedung Waspada SPN Polda Jatim tersebut dihadiri, Karo SDM Polda Jatim, Kombes Pol Harry Kurniawan, Kabid Propam Polda Jatim, Kombes Pol Iman, Kabid Humas Polda Jatim […]

  • Ning Ita Titip Misi Budaya kepada Finalis Gus dan Yuk Kota Mojokerto 2026

    Ning Ita Titip Misi Budaya kepada Finalis Gus dan Yuk Kota Mojokerto 2026

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Ning Ita Titip Misi Budaya kepada Finalis Gus dan Yuk Kota Mojokerto 2026   Kota Mojokerto, RI – Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menitipkan misi budaya kepada 20 finalis Gus dan Yuk Kota Mojokerto Tahun 2026 yang tengah mengikuti rangkaian kegiatan pra-karantina. Para finalis diminta menjadi garda terdepan dalam melestarikan budaya dan sejarah Majapahit sekaligus […]

  • Kampung Ramadhan Menjadi Ajang Kreasi Seni dan Kuliner di Bulan Ramadhan

    Kampung Ramadhan Menjadi Ajang Kreasi Seni dan Kuliner di Bulan Ramadhan

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle Pom py
    • visibility 204
    • 0Komentar

    Kampung Ramadhan Menjadi Ajang Kreasi Seni dan Kuliner di Bulan Ramadhan Kota Mojokerto, RI – Kampung Ramadhan hari ini Jum’at 27 Februari 2026 resmi dibuka di halaman GOR Seni Mojopahit Kota Mojokerto. Acara yang diselenggarakan dari tanggal 27 Februari sampai dengan 14 Maret 2026 di awali dengan pentas seni tari Ratu Kampung Aceh. Walaupun diawal […]

  • BNN RI – CNB Singapura Perkuat Sinergi Lacak TPPU Bandar Narkoba, Putus Aliran Dana Jaringan Internasional

    BNN RI – CNB Singapura Perkuat Sinergi Lacak TPPU Bandar Narkoba, Putus Aliran Dana Jaringan Internasional

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 109
    • 0Komentar

    BNN RI – CNB Singapura Perkuat Sinergi Lacak TPPU Bandar Narkoba, Putus Aliran Dana Jaringan Internasional JAKARTA, RI – Penguatan kolaborasi internasional Indonesia–Singapura dalam membongkar Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) bandar narkoba melalui pertukaran intelijen, operasi bersama, dan pendekatan preventif berbasis soft power. Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) terus perkuat peran strategisnya dalam […]

  • Pemkab Gresik Tegaskan Tidak Ada Rekrutmen CPNS 2026, Warga Diminta Waspada Penipuan

    Pemkab Gresik Tegaskan Tidak Ada Rekrutmen CPNS 2026, Warga Diminta Waspada Penipuan

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Pom py
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Pembukaan rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pada 2026 Gresik, RI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik memastikan tidak ada pembukaan rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pada 2026. Kepastian ini disampaikan untuk memberikan kejelasan kepada masyarakat sekaligus mencegah maraknya hoaks terkait surat keputusan (SK) palsu serta penipuan berkedok rekrutmen PNS berbayar. Bupati Gresik, Fandi Akhmad […]

  • Satgas Yonif 500/Sikatan Jalin Kebersamaan dengan Tokoh Masyarakat Bulapa, Teguhkan Komitmen Jaga Keamanan dan Persatuan

    Satgas Yonif 500/Sikatan Jalin Kebersamaan dengan Tokoh Masyarakat Bulapa, Teguhkan Komitmen Jaga Keamanan dan Persatuan

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 175
    • 0Komentar

    SUGAPA, INTAN JAYA,RI- Suasana keakraban terlihat pada Selasa (16/9/2025) ketika Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 500/Sikatan menggelar kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) di TK Holomama, Distrik Sugapa. Sebanyak 15 personel dipimpin oleh Lettu Inf. Sugianto, selaku Danpos TK Holomama, duduk bersama tokoh masyarakat Bulapa, Bapak Bernadus Kobogau, serta sejumlah warga. Dalam pertemuan sederhana namun penuh makna […]

expand_less