Breaking News
light_mode
Trending Tags

Lewat Buku Sejarah Cirendeu Pemkot Cimahi Kenalkan Keunikan Kampung Adatnya

  • account_circle Redaksi Pagi
  • calendar_month Senin, 16 Des 2024
  • visibility 390
  • print Cetak

Foto: Sosialisasi dan Peluncuran Buku Sejarah Cireundeu digelar oleh Dinas Arsip Daerah (Disarda) Kota Cimahi di Aula Gedung A Kantor Pemerintah Kota Cimahi dengan dihadiri Guru-guru Sejarah se Kota Cimahi

Cimahi, RI,– Lewat buku sejarah Cireundeu, Pemerintahan Kota Cimahi memperkenalkan keunikan Kampung Adatnya Cireundeu tersebut.

Sosialisasi dan Peluncuran Buku Sejarah Cireundeu digelar oleh Dinas Arsip Daerah (Disarda) Kota Cimahi di Aula Gedung A Kantor Pemerintah Kota Cimahi, dengan dihadiri Guru-guru Sejarah se Kota Cimahi Senin (09/12/202

Penjabat (Pj) Wali Kota Cimahi, Dicky Saromi, saat menghadiri acara di kampung adat Cireundeu tersebut, menyampaikan bahwa ada banyak cara untuk menjaga budaya agar tetap lestari dan dikenal oleh generasi selanjutnya. 

Salah satunya dengan mengenalkan sejarah, adat serta budaya melalui bahan literasi salah satunya dalam bentuk buku.

“Pengetahuan masa lampau, khususnya yang terkait dengan Kampung Adat Cireundeu, apabila disampaikan kepada masyarakat dalam bentuk sebuah kisah atau historiografi akan menciptakan kesinambungan masa sekarang dengan masa lampau,” terangnya,

Hanya Dicky berharap, buku tentang sejarah Cireundeu ini tidak hanya sekedar menghimpun sumber arsip bernilai sejarah tentang Kampung Adat Cireundeu, melainkan juga memfungsionalkan sumber-sumber tersebut menjadi bahan literasi untuk keperluan penyediaan pengetahuan bagi masyarakat Kota Cimahi,

“Diharapkan buku ini dapat menjadi sumber pengetahuan untuk memberikan pemahaman historis, sosial-budaya, ekonomi masyarakat Kota Cimahi,” harapnya.

Ditempat yang sama, menurut Kepala Dinas Arsip Daerah Kota Cimahi, Dani Bastiani, menyebutkan pentingnya penyusunan buku Sejarah Cireundeu ini, 

“Keberadaan buku ini merupakan sebagai realisasi dari gagasan Pemerintah Kota Cimahi dalam melestarikan dan mendokumentasikan adat masyarakat Cireundeu dalam bentuk literatur,” tutur Dani.

Menurutnya buku Sejarah Cireundeu ini merupakan buku pertama di Kota Cimahi tentang Kampung Adat Cireundeu. Buku ini dapat dijadikan sebagai bahan untuk memperkaya literasi masyarakat Kota Cimahi. 

“Buku Sejarah CIreundeu ini dapat dijadikan sebagai bahan literasi, literatur, pengetahuan bagi masyarakat, oleh karenanya kami Dinas Arsip Daerah hari ini mengundang guru sejarah di Kota Cimahi. Semoga kedepannya dapat menjadi pengetahuan bagi peserta didik di Kota Cimahi mengenai keunikan di Kota Cimahi,” tutupnya.

Sementara itu Penulis Buku Sejarah Cireundeu Miftahul Falah menyampaikan bahwa potensi kearifan lokal yang dimiliki Kampung Adat Cireundeu begitu besar dan harus mendapat perhatian dari pemerintah daerah dalam upaya pelestariannya. 

“Kota Cimahi sebagai kota otonom, memiliki keunikan. Salah satu keunikan itu adalah yang namanya Kampung Adat Cireundeu, tetapi secara legal itu belum sebelumnya diakui. Bahkan ada beberapa yang mencoba untuk seakan meniadakan baik dari aspek sosial budaya, bukan hanya karena semata-mata berbeda kepercayaan. Padahal, perbedaan kepercayaan bukan sesuatu yang harus diperdebatkan,” ungkap Miftahul. 

Menurutnya, masyarakat Kota Cimahi tidak perlu jauh-jauh mencari ke daerah lain bila ingin mempelajari mengenai sejarah leluhur suku Sunda. 

Masyarakat Kampung Adat Cireundeu merupakan miniatur budaya Sunda zaman dulu, terlepas dari berbagai proses dinamika yang menyertai Cireundeu sejak awal. 

Miftahul menegaskan Kampung Adat Cireundeu dengan segala keunikan dan kearifan lokalnya harus dilestarikan, 

“Kampung Adat Cireundeu ini berbeda dengan kampung adat lainnya, bukan sekumpulan masyarakat yang awalnya memiliki suatu keyakinan kemudian dibentuk, artinya baru. Cireundeu itu sudah jadi kesatuan adat sejak pertamanya. Cimahi sejak awal telah memiliki suatu identitas, dan ini terkait dengan Kota Cimahi. Ini luar biasa, jangan sampai hilang!” pungkasnya.

Karena kampung Adat Cireundeu memiliki keunikan tersendiri, selain terletak di tengah sebuah Kota, masyarakat Kampung Adat Cireundeu juga masih memegang teguh adat istiadat dan masih melaksanakan berbagai adat tradisi leluhur. 

Kampung adat Cireundeu terletak di Kelurahan Leuwigajah, Kecamatan Cimahi Selatan Kota Cimahi, dan kini resmi menjadi bagian dari Kesatuan Masyarakat Hukum Adat (KMHA). 

Keunikan lain dari Kampung Adat Cireundeu adalah masyarakatnya yang tidak mengonsumsi beras, melainkan singkong atau sumber karbohidrat lain seperti ubi, atau jagung.
Keunikan Kampung Adat Cireundeu ini dituangkan dalam sebuah buku berjudul “Sejarah Cireundeu”, yang ditulis oleh Miftahul Falah, dari  Program Studi Ilmu Sejarah, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran. R. Harry KP.

Tags
  • Penulis: Redaksi Pagi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jelang Libur Nataru Polres Pasuruan Kota Optimalkan Pamor Keris

    Jelang Libur Nataru Polres Pasuruan Kota Optimalkan Pamor Keris

    • calendar_month Sabtu, 10 Des 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 249
    • 0Komentar

    KOTA PASURUAN – RI, Mengantisipasi penularan dan penyebaran virus Covid- 19 di wilayah Kota Pasuruan, Polres Pasuruan Kota Polda Jatim mengoptimalkan kegiatan Patroli Motor Penegak Protokol Kesehatan (Pamor Keris). Tim ini menghimbau masyarakat untuk tetap mematuhi Protokol Kesehatan. Menjelang Natal dan Tahun Baru Tim Pamor Keris sengaja meningkatkan Patroli di wilayah Kota dan Kabupaten Pasuruan […]

  • Sebanyak 36 Motor Disiapkan Untuk Puskesmas Keliling, Emang Bisa ?

    Sebanyak 36 Motor Disiapkan Untuk Puskesmas Keliling, Emang Bisa ?

    • calendar_month Selasa, 27 Agt 2024
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 385
    • 0Komentar

    Pemalang, RI – Bupati Pemalang Mansur Hidayat ST M Ling, menyerahkan 36 unit sepeda motor yang didesain husus untuk pelayanan kesehatan keliling di desa-desa. Penyerahan motor plat merah kepada 18 Puskesmas itu berlangsung di lapangan tenis indoor pendopo Bupati Pemalang Selasa, (27/8/2024). Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pemalang dr Yulis Nurraya dalam sambutan laporannya mengatakan bahwa […]

  • Pemkab Gresik Kembali Gelar Mudik Gratis 2026, Kuota 750 Peserta Disiapkan

    Pemkab Gresik Kembali Gelar Mudik Gratis 2026, Kuota 750 Peserta Disiapkan

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle M. Ridwan
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Pemkab Gresik Kembali Gelar Mudik Gratis 2026, Kuota 750 peserta disiapkan GRESIK, RI – Pemerintah Kabupaten Gresik kembali menghadirkan Program Mudik Gratis 2026 bagi masyarakat yang ingin pulang kampung menjelang Hari Raya Idul Fitri. Tahun ini, sebanyak 750 kuota disediakan untuk warga yang ingin merayakan Lebaran bersama keluarga di kampung halaman. Pendaftaran resmi dibuka mulai […]

  • Seorang Warga Temukan Mayat Perempuan di Perumahan Sei Lekop

    Seorang Warga Temukan Mayat Perempuan di Perumahan Sei Lekop

    • calendar_month Senin, 18 Nov 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 285
    • 0Komentar

    Bintan, Kepri,RI- Polsek Bintan Timur mendapatkan informasi dari warga setempat adanya mayat seorang perempuan dengan inisial S (34) di sebuah rumah perumahan Sei Lekop Kecamatan Bintan Timur, Senin (18/11/2024). Korban meninggal diduga karena tersengat arus listrik saat memperbaiki mesin air, petugas kepolisian kemudian menghubungi pihak PLN Kijang untuk datang ke TKP dan memastikan tidak ada […]

  • Apresiasi Kinerja Personil Polri, Kapolres Pasuruan Berikan Hadiah Umroh Gratis

    Apresiasi Kinerja Personil Polri, Kapolres Pasuruan Berikan Hadiah Umroh Gratis

    • calendar_month Selasa, 16 Jul 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 369
    • 0Komentar

    Pasuruan, RI – Usai dilaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Semeru 2024, Kapolres Pasuruan AKBP Teddy Chandra, S.I.K., M.Si. memberikan hadiah Umroh Gratis kepada Personil Polres Pasuruan sebagai bentuk apresiasi dari Kapolres terhadap Personil yang memiliki kinerja baik, Senin (15/07/2024). AKBP Teddy mengatakan, “Hadiah Umroh ini kami berikan sebagai bentuk Apresiasi Polres Pasuruan terhadap kinerja […]

  • Kapolres Nganjuk AKBP AKBP Harviadhi A.P.P., S.I.K.,M.I.K. didampingi Forkopimda Nganjuk Kunjungi Keluarga Awak Kapal Selam KRI Nanggala 402

    Kapolres Nganjuk AKBP AKBP Harviadhi A.P.P., S.I.K.,M.I.K. didampingi Forkopimda Nganjuk Kunjungi Keluarga Awak Kapal Selam KRI Nanggala 402

    • calendar_month Jumat, 30 Apr 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 291
    • 0Komentar

    NGANJUK – RI, Karamnya Kapal Selam KRI Nanggala 402 di Perairan Bali, meninggalkan duka mendalam bagi Keluarga Awak Kapal Selam, juga bagi masyarakat Indonesia. Dari 53 Awak Kapal Selam yang dinyatakan gugur tersebut, 3 di antaranya Putra terbaik Kabupaten Nganjuk. Malam ini, Kamis (29/4/2021) Kapolres Nganjuk AKBP HARVIADHI A.P.P., S.I.K.,M.I.K. didampingi Forkopimda Nganjuk, di antaranya […]

expand_less