Breaking News
light_mode
Trending Tags

Lewat Buku Sejarah Cirendeu Pemkot Cimahi Kenalkan Keunikan Kampung Adatnya

  • account_circle Redaksi Pagi
  • calendar_month Senin, 16 Des 2024
  • visibility 354
  • print Cetak

Foto: Sosialisasi dan Peluncuran Buku Sejarah Cireundeu digelar oleh Dinas Arsip Daerah (Disarda) Kota Cimahi di Aula Gedung A Kantor Pemerintah Kota Cimahi dengan dihadiri Guru-guru Sejarah se Kota Cimahi

Cimahi, RI,– Lewat buku sejarah Cireundeu, Pemerintahan Kota Cimahi memperkenalkan keunikan Kampung Adatnya Cireundeu tersebut.

Sosialisasi dan Peluncuran Buku Sejarah Cireundeu digelar oleh Dinas Arsip Daerah (Disarda) Kota Cimahi di Aula Gedung A Kantor Pemerintah Kota Cimahi, dengan dihadiri Guru-guru Sejarah se Kota Cimahi Senin (09/12/202

Penjabat (Pj) Wali Kota Cimahi, Dicky Saromi, saat menghadiri acara di kampung adat Cireundeu tersebut, menyampaikan bahwa ada banyak cara untuk menjaga budaya agar tetap lestari dan dikenal oleh generasi selanjutnya. 

Salah satunya dengan mengenalkan sejarah, adat serta budaya melalui bahan literasi salah satunya dalam bentuk buku.

“Pengetahuan masa lampau, khususnya yang terkait dengan Kampung Adat Cireundeu, apabila disampaikan kepada masyarakat dalam bentuk sebuah kisah atau historiografi akan menciptakan kesinambungan masa sekarang dengan masa lampau,” terangnya,

Hanya Dicky berharap, buku tentang sejarah Cireundeu ini tidak hanya sekedar menghimpun sumber arsip bernilai sejarah tentang Kampung Adat Cireundeu, melainkan juga memfungsionalkan sumber-sumber tersebut menjadi bahan literasi untuk keperluan penyediaan pengetahuan bagi masyarakat Kota Cimahi,

“Diharapkan buku ini dapat menjadi sumber pengetahuan untuk memberikan pemahaman historis, sosial-budaya, ekonomi masyarakat Kota Cimahi,” harapnya.

Ditempat yang sama, menurut Kepala Dinas Arsip Daerah Kota Cimahi, Dani Bastiani, menyebutkan pentingnya penyusunan buku Sejarah Cireundeu ini, 

“Keberadaan buku ini merupakan sebagai realisasi dari gagasan Pemerintah Kota Cimahi dalam melestarikan dan mendokumentasikan adat masyarakat Cireundeu dalam bentuk literatur,” tutur Dani.

Menurutnya buku Sejarah Cireundeu ini merupakan buku pertama di Kota Cimahi tentang Kampung Adat Cireundeu. Buku ini dapat dijadikan sebagai bahan untuk memperkaya literasi masyarakat Kota Cimahi. 

“Buku Sejarah CIreundeu ini dapat dijadikan sebagai bahan literasi, literatur, pengetahuan bagi masyarakat, oleh karenanya kami Dinas Arsip Daerah hari ini mengundang guru sejarah di Kota Cimahi. Semoga kedepannya dapat menjadi pengetahuan bagi peserta didik di Kota Cimahi mengenai keunikan di Kota Cimahi,” tutupnya.

Sementara itu Penulis Buku Sejarah Cireundeu Miftahul Falah menyampaikan bahwa potensi kearifan lokal yang dimiliki Kampung Adat Cireundeu begitu besar dan harus mendapat perhatian dari pemerintah daerah dalam upaya pelestariannya. 

“Kota Cimahi sebagai kota otonom, memiliki keunikan. Salah satu keunikan itu adalah yang namanya Kampung Adat Cireundeu, tetapi secara legal itu belum sebelumnya diakui. Bahkan ada beberapa yang mencoba untuk seakan meniadakan baik dari aspek sosial budaya, bukan hanya karena semata-mata berbeda kepercayaan. Padahal, perbedaan kepercayaan bukan sesuatu yang harus diperdebatkan,” ungkap Miftahul. 

Menurutnya, masyarakat Kota Cimahi tidak perlu jauh-jauh mencari ke daerah lain bila ingin mempelajari mengenai sejarah leluhur suku Sunda. 

Masyarakat Kampung Adat Cireundeu merupakan miniatur budaya Sunda zaman dulu, terlepas dari berbagai proses dinamika yang menyertai Cireundeu sejak awal. 

Miftahul menegaskan Kampung Adat Cireundeu dengan segala keunikan dan kearifan lokalnya harus dilestarikan, 

“Kampung Adat Cireundeu ini berbeda dengan kampung adat lainnya, bukan sekumpulan masyarakat yang awalnya memiliki suatu keyakinan kemudian dibentuk, artinya baru. Cireundeu itu sudah jadi kesatuan adat sejak pertamanya. Cimahi sejak awal telah memiliki suatu identitas, dan ini terkait dengan Kota Cimahi. Ini luar biasa, jangan sampai hilang!” pungkasnya.

Karena kampung Adat Cireundeu memiliki keunikan tersendiri, selain terletak di tengah sebuah Kota, masyarakat Kampung Adat Cireundeu juga masih memegang teguh adat istiadat dan masih melaksanakan berbagai adat tradisi leluhur. 

Kampung adat Cireundeu terletak di Kelurahan Leuwigajah, Kecamatan Cimahi Selatan Kota Cimahi, dan kini resmi menjadi bagian dari Kesatuan Masyarakat Hukum Adat (KMHA). 

Keunikan lain dari Kampung Adat Cireundeu adalah masyarakatnya yang tidak mengonsumsi beras, melainkan singkong atau sumber karbohidrat lain seperti ubi, atau jagung.
Keunikan Kampung Adat Cireundeu ini dituangkan dalam sebuah buku berjudul “Sejarah Cireundeu”, yang ditulis oleh Miftahul Falah, dari  Program Studi Ilmu Sejarah, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran. R. Harry KP.

Tags
  • Penulis: Redaksi Pagi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Selamat Tahun Baru 2024

    Selamat Tahun Baru 2024

    • calendar_month Rabu, 13 Des 2023
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 270
    • 0Komentar

    Post Views: 396

  • Pengurus Bumdes dan Kelompok Tani Berikan Apresiasi Keberhasilan Polres Ponorogo Menangkap Pencuri Alat Pertanian

    Pengurus Bumdes dan Kelompok Tani Berikan Apresiasi Keberhasilan Polres Ponorogo Menangkap Pencuri Alat Pertanian

    • calendar_month Rabu, 20 Jul 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 246
    • 0Komentar

    PONOROGO – RI, Bumdes Desa Pondok Kec.Babadan dan segenap elemen  masyarakat memberikan apresiasi dan ucapkan terima kasih atas kinerja kepolisian yang dinilai cepat, tanggap dalam waktu sekejap berhasil mengungkap dan menangkap pelaku pencurian alat pertanian yang terjadi di 13 tempat kejadian perkara ( TKP ) di wilayah Kabupaten Ponorogo. Apresiasi dan ucapan terima kasih tersebut […]

  • SIPropam Polres Ketapang gelar Gaktibplin

    Tegakkan Disiplin Internal, Sipropam Polres Ketapang Gelar Gaktibplin Usai Apel Pagi

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 16
    • 0Komentar

    KETAPANG, RI – Polda Kalbar – Dalam rangka meningkatkan kedisiplinan dan profesionalisme anggota, Seksi Profesi dan Pengamanan (Sipropam) Polres Ketapang melaksanakan kegiatan Penegakan Ketertiban dan Disiplin (Gaktibplin) terhadap personel, usai pelaksanaan apel pagi (14/04/2026). Kegiatan yang berlangsung di halaman Mapolres Ketapang tersebut dipimpin langsung oleh Wakapolres Ketapang Kompol Hoerrudin, S.I.K., M.H. didampingi Kasi Propam AKP […]

  • Sosialisasi Pengawasan Pilkada 2024 di Meranti Kapolsek Ajak Masyarakat Aktif Berpartisipasi

    Sosialisasi Pengawasan Pilkada 2024 di Meranti Kapolsek Ajak Masyarakat Aktif Berpartisipasi

    • calendar_month Selasa, 10 Sep 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Pontianak,RI- Polsek Meranti – Polres Landak – Polda Kalbar – Senin, 9 September 2024, Kapolsek Meranti, Ipda Uwes, S.H bersama anggotanya melaksanakan kegiatan Sosialisasi Pengawasan Partisipatif Peran Stakeholder dan Tokoh Masyarakat dalam Pengawasan Pilkada Serentak 2024. Acara ini diselenggarakan di Aula Paroki Hati Kudus Meranti, Dusun Meranti Hilir, Desa Meranti, Kecamatan Meranti, Kabupaten Landak. Kegiatan […]

  • Universitas PGRI Pontianak Kembali Mewisuda Sebanyak 453 Wisudawan /Wisudawati

    Universitas PGRI Pontianak Kembali Mewisuda Sebanyak 453 Wisudawan /Wisudawati

    • calendar_month Jumat, 4 Okt 2024
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 318
    • 0Komentar

    Pontianak ,RI- Kali ini, Universitas PGRI Pontianak telah mewisuda sebanyak 453 Wisudawan dan Wisudawati Wisuda tersebut berlangsung di Qubu Resort Kubu Raya pada Kamis ,3/10/2024. Sebagai Rektor ,Universitas PGRI Pontianak Muhamad Firdaus.M.Pd. Mengatakan ,dalam satu tahun Universitas PGRI Pontianak telah melaksanakan Wisudanya Sebanyak 2 Kali. Untuk kali ini, wisuda tersebut di laksanakan oleh mahasiswa. Yang […]

  • Bupati Sumenep Berikan Apresiasi kepada 537 Pensiunan Guru TK, SD dan SMP

    Bupati Sumenep Berikan Apresiasi kepada 537 Pensiunan Guru TK, SD dan SMP

    • calendar_month Rabu, 21 Des 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 287
    • 1Komentar

    SUMENEP – RI, Senin,19 Desember 2022 di Gedung Korpri Sumenep penuh dengan para Pensiunan Guru TK, SD dan SMP se-Kabupaten Sumenep dalam rangka memenuhi undangan Bupati Sumenep. Undangan tersebut berupa pemberian penghargaan kepada para Guru yang telah purna tugas dari lembaga pendidikan TK, SD dan SMP sebanyak 537 orang se-Kabupaten Sumenep sebagai wujud kepedulian dan […]

expand_less