Breaking News
light_mode
Trending Tags

Lewat Buku Sejarah Cirendeu Pemkot Cimahi Kenalkan Keunikan Kampung Adatnya

  • account_circle Redaksi Pagi
  • calendar_month Senin, 16 Des 2024
  • visibility 410
  • print Cetak

Foto: Sosialisasi dan Peluncuran Buku Sejarah Cireundeu digelar oleh Dinas Arsip Daerah (Disarda) Kota Cimahi di Aula Gedung A Kantor Pemerintah Kota Cimahi dengan dihadiri Guru-guru Sejarah se Kota Cimahi

Cimahi, RI,– Lewat buku sejarah Cireundeu, Pemerintahan Kota Cimahi memperkenalkan keunikan Kampung Adatnya Cireundeu tersebut.

Sosialisasi dan Peluncuran Buku Sejarah Cireundeu digelar oleh Dinas Arsip Daerah (Disarda) Kota Cimahi di Aula Gedung A Kantor Pemerintah Kota Cimahi, dengan dihadiri Guru-guru Sejarah se Kota Cimahi Senin (09/12/202

Penjabat (Pj) Wali Kota Cimahi, Dicky Saromi, saat menghadiri acara di kampung adat Cireundeu tersebut, menyampaikan bahwa ada banyak cara untuk menjaga budaya agar tetap lestari dan dikenal oleh generasi selanjutnya. 

Salah satunya dengan mengenalkan sejarah, adat serta budaya melalui bahan literasi salah satunya dalam bentuk buku.

“Pengetahuan masa lampau, khususnya yang terkait dengan Kampung Adat Cireundeu, apabila disampaikan kepada masyarakat dalam bentuk sebuah kisah atau historiografi akan menciptakan kesinambungan masa sekarang dengan masa lampau,” terangnya,

Hanya Dicky berharap, buku tentang sejarah Cireundeu ini tidak hanya sekedar menghimpun sumber arsip bernilai sejarah tentang Kampung Adat Cireundeu, melainkan juga memfungsionalkan sumber-sumber tersebut menjadi bahan literasi untuk keperluan penyediaan pengetahuan bagi masyarakat Kota Cimahi,

“Diharapkan buku ini dapat menjadi sumber pengetahuan untuk memberikan pemahaman historis, sosial-budaya, ekonomi masyarakat Kota Cimahi,” harapnya.

Ditempat yang sama, menurut Kepala Dinas Arsip Daerah Kota Cimahi, Dani Bastiani, menyebutkan pentingnya penyusunan buku Sejarah Cireundeu ini, 

“Keberadaan buku ini merupakan sebagai realisasi dari gagasan Pemerintah Kota Cimahi dalam melestarikan dan mendokumentasikan adat masyarakat Cireundeu dalam bentuk literatur,” tutur Dani.

Menurutnya buku Sejarah Cireundeu ini merupakan buku pertama di Kota Cimahi tentang Kampung Adat Cireundeu. Buku ini dapat dijadikan sebagai bahan untuk memperkaya literasi masyarakat Kota Cimahi. 

“Buku Sejarah CIreundeu ini dapat dijadikan sebagai bahan literasi, literatur, pengetahuan bagi masyarakat, oleh karenanya kami Dinas Arsip Daerah hari ini mengundang guru sejarah di Kota Cimahi. Semoga kedepannya dapat menjadi pengetahuan bagi peserta didik di Kota Cimahi mengenai keunikan di Kota Cimahi,” tutupnya.

Sementara itu Penulis Buku Sejarah Cireundeu Miftahul Falah menyampaikan bahwa potensi kearifan lokal yang dimiliki Kampung Adat Cireundeu begitu besar dan harus mendapat perhatian dari pemerintah daerah dalam upaya pelestariannya. 

“Kota Cimahi sebagai kota otonom, memiliki keunikan. Salah satu keunikan itu adalah yang namanya Kampung Adat Cireundeu, tetapi secara legal itu belum sebelumnya diakui. Bahkan ada beberapa yang mencoba untuk seakan meniadakan baik dari aspek sosial budaya, bukan hanya karena semata-mata berbeda kepercayaan. Padahal, perbedaan kepercayaan bukan sesuatu yang harus diperdebatkan,” ungkap Miftahul. 

Menurutnya, masyarakat Kota Cimahi tidak perlu jauh-jauh mencari ke daerah lain bila ingin mempelajari mengenai sejarah leluhur suku Sunda. 

Masyarakat Kampung Adat Cireundeu merupakan miniatur budaya Sunda zaman dulu, terlepas dari berbagai proses dinamika yang menyertai Cireundeu sejak awal. 

Miftahul menegaskan Kampung Adat Cireundeu dengan segala keunikan dan kearifan lokalnya harus dilestarikan, 

“Kampung Adat Cireundeu ini berbeda dengan kampung adat lainnya, bukan sekumpulan masyarakat yang awalnya memiliki suatu keyakinan kemudian dibentuk, artinya baru. Cireundeu itu sudah jadi kesatuan adat sejak pertamanya. Cimahi sejak awal telah memiliki suatu identitas, dan ini terkait dengan Kota Cimahi. Ini luar biasa, jangan sampai hilang!” pungkasnya.

Karena kampung Adat Cireundeu memiliki keunikan tersendiri, selain terletak di tengah sebuah Kota, masyarakat Kampung Adat Cireundeu juga masih memegang teguh adat istiadat dan masih melaksanakan berbagai adat tradisi leluhur. 

Kampung adat Cireundeu terletak di Kelurahan Leuwigajah, Kecamatan Cimahi Selatan Kota Cimahi, dan kini resmi menjadi bagian dari Kesatuan Masyarakat Hukum Adat (KMHA). 

Keunikan lain dari Kampung Adat Cireundeu adalah masyarakatnya yang tidak mengonsumsi beras, melainkan singkong atau sumber karbohidrat lain seperti ubi, atau jagung.
Keunikan Kampung Adat Cireundeu ini dituangkan dalam sebuah buku berjudul “Sejarah Cireundeu”, yang ditulis oleh Miftahul Falah, dari  Program Studi Ilmu Sejarah, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran. R. Harry KP.

Tags
  • Penulis: Redaksi Pagi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Satgas Yonif 500/Sikatan Bagikan Seragam Sekolah dan Alat Tulis untuk Anak-anak di Kampung Mamba

    Satgas Yonif 500/Sikatan Bagikan Seragam Sekolah dan Alat Tulis untuk Anak-anak di Kampung Mamba

    • calendar_month Minggu, 31 Agt 2025
    • account_circle Pom py
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Intan Jaya ,RI – Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 500/Sikatan kembali menunjukkan kepeduliannya kepada generasi muda Papua. Bertempat di TK Mamba Kotis, sebanyak 10 personel Satgas dipimpin oleh Serda Egi melaksanakan kegiatan komunikasi sosial (Komsos) dengan masyarakat Kampung Mamba ,minggu 31/08/2025 Dalam kegiatan penuh kehangatan tersebut, personel Satgas membagikan seragam sekolah tingkat SMP dan perlengkapan […]

  • Aparat Tiga Pilar Kecamatan Grati Bagikan Masker Kepada Pengunjung Pasar

    Aparat Tiga Pilar Kecamatan Grati Bagikan Masker Kepada Pengunjung Pasar

    • calendar_month Kamis, 6 Jan 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 316
    • 0Komentar

    PASURUAN – RI, Babinsa Kelurahan Grati Tunon Koramil 0819/05 Grati, Serda Dedy Kurniawan melaksanakan kegiatan himbauan dan pembagian Masker bersama unsur Tiga Pilar bertempat di Pasar Tradisonal Kelurahan Grati Tunon, Kecamatan Grati Kabupaten Pasuruan, Kamis (06/01/2022). Dalam aksinya Babinsa dan Tiga Pilar berkeliling Pasar membagikan masker kepada para Pedagang. Seluruh area Pasar baik Wilayah depan […]

  • Kisah Heroik Kapolsek Mengevakuasi Korban Banjir, Digendong hingga Didorong Gerobak

    Kisah Heroik Kapolsek Mengevakuasi Korban Banjir, Digendong hingga Didorong Gerobak

    • calendar_month Senin, 22 Feb 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 271
    • 0Komentar

    JAKARTA –  RI, Sejumlah Anggota Polri berjibaku mengevakuasi Korban banjir di Jakarta. Mereka menyusuri satu persatu Rumah warga yang teredam banjir sejak Sabtu (20/2/2021) hingga Minggu (21/2/2021). Salah satunya Kapolsek Cilandak, Jakarta Selatan AKP Iskandarsyah. Dalam tanyangan video berdurasi 40 detik, tampak Kapolsek mengevakuasi warga dari Rumahnya dengan cara digendong. Selanjutnya Kapolsek berjalan perlahan-lahan ke […]

  • Belum Genap Satu Minggu Menjabat Camat Arjasa Langsung Turun Lapangan Mendatangi Warga Paseraman yang Lumpuh.

    Belum Genap Satu Minggu Menjabat Camat Arjasa Langsung Turun Lapangan Mendatangi Warga Paseraman yang Lumpuh.

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 60
    • 0Komentar

    SUMENEP,RI-Camat Arjasa Subiyakto yang belum genap menjabat satu Minggu namun dengan gerakan cepat(Gercap) Camat Arjasa bersama Kepala Puskesmas (Kapus) karena ada laporan bahwa warga Paseraman mengalami kelumpuhan/ strook sehingga dengan rasa peduli langsung turun mendatangi rumah warga tersebut bernama Marsahum warga Desa Paseraman Kecamatan Arjasa Kabupaten Sumenep Senin 3/08/2026. Kepala Puskesmas Arjasa Dini Minarti di […]

  • Pastikan Kondusifitas, Polres Pasuruan Gelar Apel Kesiapan Pengamanan Perayaan Malam Tahun Baru 2024

    Pastikan Kondusifitas, Polres Pasuruan Gelar Apel Kesiapan Pengamanan Perayaan Malam Tahun Baru 2024

    • calendar_month Senin, 1 Jan 2024
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 339
    • 0Komentar

    Pasuruan, RI – Guna memastikan kondusifitas di wilayah Kabupaten Pasuruan, Polres Pasuruan menggelar Apel Kesiapan Pengamanan Perayaan Malam Tahun Baru 2024 dalam rangka Operasi Lilin Semeru 2023, yang bertempat di lapangan Apel Sarja Arya Racana Mapolres Pasuruan, Minggu (31/12/2023). Apel Kesiapan Pengamanan Perayaan Malam Tahun Baru 2024 dipimpin langsung oleh Kapolres Pasuruan AKBP Bayu Pratama […]

  • Reses DPRD 2026: Syaiful Iman Serukan Pengawasan Total, APBD Harus Tepat Mutu dan Tahan Lama

    Reses DPRD 2026: Syaiful Iman Serukan Pengawasan Total, APBD Harus Tepat Mutu dan Tahan Lama

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 81
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO,RI- Komitmen pengawalan pembangunan kembali ditegaskan anggota DPRD Kota Probolinggo, Syaiful Iman, dalam agenda Reses Masa Sidang II Tahun 2026. Ia menyuarakan pesan yang sederhana namun tajam: uang rakyat tidak boleh berubah menjadi proyek yang cepat rusak. Dalam pertemuan bersama konstituen di wilayah Kedopok, Syaiful Iman menyoroti sejumlah proyek fisik yang dibiayai APBD namun dinilai […]

expand_less