Breaking News
light_mode
Trending Tags

Polres Janji Rilis Kasus Asusila Oknum Guru ASN (Sang Predator Anak), Publik Tunggu Ketegasan

  • account_circle Redaksi Pagi
  • calendar_month Kamis, 29 Mei 2025
  • visibility 267
  • print Cetak

Foto : DIK Oknum Guru ASN diduga pelaku kasus asusila
LUMAJANG, RI – Dugaan kasus asusila yang melibatkan seorang guru ASN sekaligus pelatih ekstrakurikuler di salah satu SMP di Lumajang inisial DIK kini memasuki tahap penyidikan. Polres Lumajang menyatakan akan segera merilis perkembangan resmi kasus ini ke publik.

Kapolres Lumajang, AKBP Alex Sandy Siregar, S.I.K., S.H., M.H., menegaskan bahwa proses penyidikan sudah hampir selesai. Ia memastikan bahwa pihaknya akan segera mengumumkan hasilnya.

“Sekarang masih proses penyidikan, insyaallah akan segera kami rilis karena sudah mendekati akhir penyidikan,” kata Kapolres dalam jumpa pers di halaman Mapolres Lumajang, Rabu (28/5/2025).

Kapolres juga menegaskan bahwa atensinya dalam kasus ini semata karena dampak traumatis yang dialami korban, bukan latar belakang atau status pelaku.

“Kita melihat dampaknya pada korban. Trauma ini bisa merusak masa depan anak. Jadi bukan soal latar belakang pelaku, tapi soal perlindungan terhadap korban,” tegasnya.

Trauma Healing Dilakukan, Tapi Rasa Aman Terlanjur Terkoyak

Polres Lumajang menyatakan sudah mulai melakukan pendampingan dan trauma healing terhadap korban. Namun publik menilai tindakan itu belum cukup jika aparat tidak bertindak cepat dan transparan.

“Saya berharap kejadian seperti ini tidak terulang lagi. Ini mencoreng dunia pendidikan dan nama baik Kabupaten Lumajang,” ujar Kapolres.

Dugaan Lama, Penanganan Baru Serius

Ironisnya, kasus ini baru mendapat atensi serius setelah laporan masuk sejak 26 Maret 2025. Korban adalah siswi kelas 7 SMP yang melaporkan tindakan asusila oleh oknum guru berinisial DIK, yang juga melatih kegiatan ekstrakurikuler.

DIK yang saat ini mengulur waktu dengan berbagai cara dan sedang dirawat di Rumah Sakit yang ada di Kabupaten Lumajang tidak bisa membuat kasus ini berhenti dan akan terus berjalan mengingat
pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur termasuk dalam tindak pidana serius yang berdampak besar bagi korban. Oleh karena itu, sesuai dengan ketentuan dalam Peraturan Kapolri, kasus ini tidak dapat diselesaikan melalui mekanisme (Restorative Justice) RJ atau kata lain Damai karena sudah menjadi atensi Kapolres Lumajang.

Dinas Pendidikan Kabupaten Lumajang baru menonaktifkan oknum guru tersebut dari aktivitas sekolah pada 11 April 2025 lebih dari dua minggu setelah laporan masuk. Penanganan yang lambat ini menimbulkan pertanyaan publik soal komitmen perlindungan terhadap anak di dunia pendidikan. (Azis)

  • Penulis: Redaksi Pagi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polda Jatim Berhasil Menangkap Perampok Emas 4,3 Kg di Banyuwangi

    Polda Jatim Berhasil Menangkap Perampok Emas 4,3 Kg di Banyuwangi

    • calendar_month Selasa, 16 Mar 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 271
    • 0Komentar

    JAKARTA – RI, Jajaran Polda Jawa Timur menangkap empat orang yang diduga melakukan Perampokan Toko Emas di Banyuwangi. Dalam perbuatannya itu, Pelaku berhasil membawa emas sebanyak 4,3 Kilogram (KG). Aparat Kepolisian menangkap tiga orang yakni, FR, AW, DH. Saat ini mereka sudah dilakukan penahanan di Polres Banyuwangi. “Memproses tiga Tersangka tsk dan melakukan penahanan di […]

  • Selamat Hari Jadi Kota Tasikmalaya ke 24 Tahun

    Selamat Hari Jadi Kota Tasikmalaya ke 24 Tahun

    • calendar_month Senin, 13 Okt 2025
    • account_circle Pom py
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Post Views: 147

  • Sentuhan Kemanusiaan Pemkot Cimahi: Tak Sekadar Beri Bansos, Ngatiyana Dorong Kemandirian Ekonomi PPKS

    Sentuhan Kemanusiaan Pemkot Cimahi: Tak Sekadar Beri Bansos, Ngatiyana Dorong Kemandirian Ekonomi PPKS

    • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 124
    • 0Komentar

    CIMAHI, RI– Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi menunjukkan komitmen nyata dalam mengentaskan kerentanan sosial dengan meluncurkan program pendampingan komprehensif bagi Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS). Tidak hanya menyalurkan bantuan logistik, Pemkot Cimahi bergerak mengintervensi aspek kesehatan, lingkungan hunian, hingga kemandirian ekonomi berkelanjutan. Langkah ini terlihat saat Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, memimpin langsung aksi penyerahan bantuan sosial […]

  • Kodim Landak Bagikan Bendera Merah Putih Untuk Warga Engkangin

    Kodim Landak Bagikan Bendera Merah Putih Untuk Warga Engkangin

    • calendar_month Minggu, 11 Agt 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 351
    • 0Komentar

    Landak, RI – Dalam rangka menjelang dan menyambut peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-79, Satgas TMMD Ke 121 Kodim 1210/Landak membagikan bendera merah putih kepada warga desa Engkangin, Kecamatan Mempawah Hulu, Kabupaten Landak, Sabtu (10/8/2024). Pembagian bendera dilakukan langsung oleh anggota satgas TMMD yang dengan penuh semangat mendatangin rumah-rumah warga mengajak untuk ikut merayakan hari […]

  • Selamat Hari Pers Nasional 2025

    Selamat Hari Pers Nasional 2025

    • calendar_month Kamis, 6 Feb 2025
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 389
    • 0Komentar

    Post Views: 410

  • Hardiknas Momentum Dorong Peningkatan Kualitas SDM

    Hardiknas Momentum Dorong Peningkatan Kualitas SDM

    • calendar_month Kamis, 2 Mei 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 325
    • 0Komentar

    Pontianak,RI– Momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) dimaknai Pj Wali Kota Pontianak Ani Sofian sebagai dorongan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Kota Pontianak. Upaya meningkatkan SDM terus dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak lewat pengembangan dunia pendidikan dengan berbagai cara, mulai dari memperbaiki infrastruktur sampai penambahan jumlah tenaga pendidik. “Di Hardiknas kita berkomitmen untuk […]

expand_less