Dampak OTT KPK Di Pemalang, Sejumlah Proyek Dihentikan, Wiji Mulyati : Atas Perintah Plt Bupati Nurkholes
- account_circle Radar Indonesia
- calendar_month 0 menit yang lalu
- visibility 2
- print Cetak

Dampak OTT KPK Di Pemalang , Sejumlah Proyek Dihentikan, Wiji Mulyati : Atas Perintah Plt Bupati Nurkholes
Pemalang, RI – Lelang Proyek RSUD Randudongkal dengan nilai pagu 45.500.000.000 yang dilaksanakan oleh LPSE Kabupaten Pemalang telah memunculkan pemenang lelang yaitu PT Majapahit Astabaja Pedurungan Semarang dengan nilai penawaran Rp 42.310.464.454.
Padahal sebelumnya PT Kartikasari Manunggal Putra telah dinyatakan sebagai pemenang lelang dengan penawaran Rp 39.579.846.868.

Perubahan pemenang lelang itupun ahirnya mendapat protes dan demo dari GRIB JAYA Pemalang yang mencium adanya dugaan konspirasi oleh pihak penguasa. Namun pihak LPSE berdalih pemenang sebelumnya tidak bisa menunjukan kualifikasi 2 orang tenaga ahli yang berkompeten.
OTT KPK
Operasi tangkap tangan (OTT) KPK terhadap Bupati Pemalang non aktip Anom Widiyantoro ahirnya berdampak pada pelaksanaan sejumlah proyek di Pemalang.
”Semua proyek mandeg, alias tidak dikerjakan “, ujar salah seorang kontraktor yang tidak mau disebutkan namanya.
Rupanya para kontraktor lebih bersikap hati-hati, terlebih banyak kontraktor yang ikut diperiksa dan rumahnya digeledah KPK, disamping sejumlah pejabat.
” Yang berjalan hanya proyek yang dalam proses lelang betul-betul fight “, tambah kontraktor tersebut.
Soal proyek RSUD Randudongkal, sekalipun sudah ada pemenang lelang, pihak Dinas Kesehatan Pemalang juga memilih sikap pending.
” Kita belum menerbitkan SPK, kita pending dulu ini perintah dari Plt Bupati Nurkholes “, ujar Kepala Dinas Kesehatan Pemalang Wiji Mulyati ketika dihubungi lewat telepon Kamis, 20/8/2026. * (imam wtw)
- Penulis: Radar Indonesia




Saat ini belum ada komentar