Akibat Kabut Asap, Sejumlah Penerbangan di Bandara Internasional Supadio Alami Keterlambatan
- account_circle Pom py
- calendar_month 2 menit yang lalu
- visibility 2
- print Cetak

Akibat kabut asap berberapa pesawat di Bandara Supadio Pontianak. alami keterlambatan
PONTIANAK, RI- Pada hari Jumat .21 AGUSTUS 2026 PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) Kantor Cabang Bandara Internasional Supadio Pontianak mengkonfirmasi bahwa Operasional Penerbangan pada pagi hari ini, dan pada beberapa hari terakhir mengalami keterlambatan (delay),
Masalah tersebut disebabkan kondisi penurunan jarak pandang (Visibility).
Berdasarkan informasi dari BMKG Stasiun Supadio, bahwa penurunan jarak pandang (Visibility) pada pagi hari berkisar dibawah 1.000 meter
Akibat dampak kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di beberapa Wilayah sekitar Bandara.
Berdasarkan Data Trafik Operasional Penerbangan di Bandara Internasional Supadio dari tanggal 18 Agustus sampai dengan 20 Agustus 2026, tercatat terdapat sebanyak 15 penerbangan yang mengalami keterlambatan (delay) penerbangan,
Sedangkan untuk pagi hari ini tanggal 21 Agustus 2026, tercatat ada 5 penerbangan keberangkatan (flight departure) dan 1 penerbangan kedatangan (flight arrival)
Semua itu mengalami keterlambatan (delay).
Akibat kondisi penurunan Visibility tersebut diantaranya sebagai berikut :
– JT 837 PNK-SUB STD 06.00 WIB
– IU 691 PNK-CGK STD 06.20 WIB
– IW 1440 PNK-KTG, STD 07.00 WIB
– IU 683 PNK-CGK, STD 07.35 WIB
– IU 697 PNK-CGK, STD 08.30 WIB
– IU 682 CGK-PNK, STA 06.55 WIB, go around dan divert to BTH pkl 08.24 WIB
General Manager PT. Angkasa Pura Indonesia (Persero) Bandara Internasional Supadio, “Maya Damayanti” menegaskan bahwa aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan operasional penerbangan adalah menjadi prioritas utama.
Pihak Bandara Internasional Supadio terus berkoordinasi secara intensif dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), AirNav Indonesia, Maskapai penerbangan, BNPB, Polres Kubu Raya, untuk memantau kondisi jarak pandang (Visibility) di Bandara Internasional Supadio secara realtime.
Guna memastikan keselamatan operasional penerbangan.
”Kami terus memantau perkembangan kondisi jarak pandang di Bandara.
Koordinasi lintas instansi dengan Stakeholder terkait (BMKG, Airnav, Maskapai, BNPB, Polres Kubu Raya) berjalan dengan baik untuk memastikan seluruh prosedur keselamatan penerbangan terpenuhi di tengah kondisi gangguan asap saat ini,” ujarnya.
Sehubungan dengan situasi ini, PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) menghimbau kepada seluruh calon penumpang pesawat yang memiliki jadwal keberangkatan pada pagi hari untuk memantau dan memeriksa kembali status penerbangan (flight status) kepada maskapai penerbangan masing-masing
Untuk mengantisipasi adanya perubahan jadwal penerbangan di Bandara Internasional Supadio Tutupnya.
Publis /Muly/ Juan
- Penulis: Pom py




Saat ini belum ada komentar