“SIRIH (Sikatan Beri Kasih): Satgas Yonif 500/Sikatan Peluk Rakyat Intan Jaya dengan Cinta dan Kepedulian”
- account_circle Redaksi Pagi
- calendar_month Jumat, 11 Jul 2025
- visibility 145
- print Cetak

INTAN JAYA,RI –Dalam balutan semangat persatuan dan kemanusiaan, Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 500/Sikatan kembali menunjukkan wajah hangat TNI kepada masyarakat Papua melalui program SIRIH (Sikatan Beri Kasih). Kegiatan ini dilaksanakan di TK Mamba, Pos Kotis, dan menyasar warga yang melintas di Jalan Trans Papua.
Sebanyak 16 personel dipimpin oleh Letda Inf Suprapto (Danpos TK Mamba) turun langsung membagikan makanan, air minum, serta buku edukatif tentang pola hidup sehat kepada masyarakat yang melintas, termasuk ibu dan anak dari kampung sekitar.
Tampak momen haru ketika seorang prajurit menyuapi anak kecil sambil tersenyum, mencerminkan kasih sayang yang tulus dari TNI kepada rakyatnya. Sementara sang ibu menerima makanan dan buku panduan kesehatan dengan penuh rasa syukur.
“Kami hadir bukan hanya sebagai penjaga batas, tetapi sebagai keluarga bagi saudara-saudari kami di tanah Papua. Dalam setiap senyum yang kami bagi, ada harapan untuk masa depan yang lebih damai dan sehat,” ungkap Letda Inf Suprapto di sela-sela kegiatan.
Menanggapi kegiatan tersebut, Kapten Inf Redo Rahardiansyah Effendy, S.S.T., selaku Wakil Komandan Satgas Yonif 500/Sikatan menegaskan bahwa aksi-aksi kemanusiaan seperti ini adalah bagian dari strategi pendekatan teritorial yang berkelanjutan.
“Kami ingin masyarakat merasakan bahwa TNI tidak hanya hadir saat ada gangguan keamanan, tapi juga dalam suka dan duka kehidupan sehari-hari. Program SIRIH adalah jembatan hati antara prajurit dan rakyat Papua, sebagai wujud cinta kami untuk tanah ini,” jelasnya.
Program SIRIH merupakan wujud nyata kehadiran Satgas Yonif 500/Sikatan di tengah masyarakat, tidak hanya dalam tugas pengamanan, tetapi juga dalam membangun ikatan hati. Dengan menjangkau masyarakat melalui sentuhan kemanusiaan, TNI berkomitmen untuk terus merawat rasa aman dan persaudaraan di Tanah Papua.
Kegiatan berlangsung aman, lancar, dan sarat makna. Masyarakat yang menerima bantuan menyampaikan terima kasih dan berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut.
“Sa tra takut lagi, sa su anggap tentara ini seperti kaka-kaka sa sendiri,” ucap seorang ibu sambil memeluk erat anaknya yang sedang digendong prajurit.
Semoga dengan langkah-langkah sederhana namun bermakna ini, Papua tidak hanya menjadi tanah yang kaya akan alam, tapi juga kaya akan cinta dan kedamaian.( red Yonif 500 Sikatan /mjb, tg)
- Penulis: Redaksi Pagi




Saat ini belum ada komentar