Grand Opening Kolam Renang Aquatic Mewah Petarukan Diwarnai Pencurian Tas Milik Pengunjung
- account_circle Radar Indonesia
- calendar_month 1 menit yang lalu
- visibility 3
- print Cetak

Grand Opening Kolam Renang Aquatic Mewah Petarukan Diwarnai Pencurian Tas Milik Pengunjung
PEMALANG, RI – Grand Opening Aquatic Mewah Water Boom di Jl. Raya Tegalmlati, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang, Sabtu (27/6/2026), berlangsung meriah.
Peresmian destinasi wisata baru yang berada tidak jauh dari Kampus ITB Adias itu dihadiri Ketua TP PKK Kabupaten Pemalang Noor Faizah Maenofie, jajaran Muspika Petarukan, serta ratusan pengunjung.
Di tengah ramainya suasana pembukaan, seorang pengunjung dilaporkan kehilangan tas berisi sejumlah barang berharga saat sedang mengawasi anaknya bermain di area kolam. Insiden tersebut langsung menjadi perhatian para pengunjung yang berada di lokasi.
Peristiwa itu memicu berbagai tanggapan dari masyarakat. Sejumlah pengunjung mempertanyakan aspek keamanan di kawasan wisata yang baru dibuka, mulai dari sistem pengawasan, perlindungan terhadap barang milik pengunjung, hingga fasilitas keamanan yang tersedia.
Berdasarkan pantauan di lokasi sekitar pukul 12.00 WIB, petugas keamanan membenarkan adanya laporan kehilangan tersebut. Tas milik korban diketahui berisi telepon genggam, STNK sepeda motor, kartu ATM, serta uang tunai.
”Korban merupakan warga Karangasem berinisial AL. Ia datang bersama anak-anaknya untuk menikmati wahana kolam renang yang baru dibuka. Saat ini korban masih berada di dalam bersama pihak manajemen untuk mencari solusi,” ujar petugas keamanan kepada awak media.
Saat ditanya mengenai keberadaan kamera pengawas, petugas keamanan mengakui area kolam belum dilengkapi CCTV.
”Belum ada CCTV di sana, sehingga kami kesulitan mencari bukti atau melacak pelaku,” ungkapnya.
Peristiwa tersebut memicu sorotan dari para pengunjung. Mereka menilai sistem keamanan di kawasan Aquatic Mewah Water Boom masih sangat minim, terlihat dari belum tersedianya kamera CCTV di area kolam serta terbatasnya petugas keamanan yang berjaga.

Sementara itu, Direktur Aquatic Mewah, Aditiya Rohmat, didampingi ibunya saat ditemui awak media sekitar pukul 14.00 WIB, menyatakan pihaknya mengakui masih banyak kekurangan dan perbaikan dan untuk itu minta maaf.
” Sudah kami siapkan CCTV tapi belum terpasang “, ujar Aditya.
Ketika ditanya soal sumber air yang digunakan untuk kolam renang, menurut Aditya menggunakan sumur dangkal dengan kedalaman 30 meter sebanyak 5 buah.
”Karena masih promosi harga tiket 15 ribu/orang. Kami juga belum mengikutkan pengunjung ke asuransi karena jumlahnya masih minim”, jelas Aditya. * (imam wtw)
- Penulis: Radar Indonesia




Saat ini belum ada komentar