Breaking News
light_mode
Trending Tags

Upaya Bangun Ekosistem Migrasi Aman dan Berkelanjutan, Menteri PPMI Luncurkan Desa Migran Emas di Kabupaten Gresik

  • account_circle Pom py
  • calendar_month Jumat, 11 Jul 2025
  • visibility 182
  • print Cetak

Foto Upaya Bangun Ekosistem Migrasi Aman dan Berkelanjutan, Menteri PPMI Luncurkan Desa Migran Emas di Kabupaten Gresik

Gresik, RI — Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) meluncurkan program Desa Migran EMAS (Edukatif, Maju, Aman, dan Sejahtera) sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem migrasi aman dan berkelanjutan.

Peluncuran dilakukan Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (PPMI) sekaligus Kepala BP2MI, Abdul Kadir Karding, didampingi Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, di Wahana Ekspresi Poeponegoro (WEP), Jumat (11/7/2025).

Desa Migran EMAS yang diluncurkan di antaranya Desa Campurejo, Desa Dalegan, Desa Ngemboh, Desa Cangakan, dan Desa Mentaras. Kelima desa tersebut diproyeksikan menjadi model pengelolaan migrasi pekerja secara aman, legal, dan berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi desa.

Menteri PPMI Abdul Kadir Karding mengapresiasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik yang mempunyai langkah-langkah maju soal pekerja migran. Salah satunya akan membentuk Migran Center sebagai upaya untuk melengkapi calon pekerja migran dengan skill, soft skill, serta bahasa sebelum berangkat ke luar negeri.

“Kita tidak membatasi masyarakat yang akan bekerja di luar negeri, tidak. Tetapi pemerintah daerah berusaha membekali peningkatan kapasitas SDM dengan skill yang bagus, agar pekerja migran punya talenta dan skill saat bekerja di luar negeri,” harapnya.

Dikatakan, Kementerian PPMI merupakan kementerian baru di era Presiden Prabowo Subianto, ditugaskan dalam dua mandat pokok. Pertama, mengurangi atau menghilangkan tindakan kekerasan, eksploitasi, pelanggaran hak asasi, maupun TPPO. Kedua, tugas kementerian ini adalah menempatkan orang-orang Indonesia yang bekerja di luar negeri secara prosedural dengan skill yang baik.

“Berdasarkan data kementerian, semua pekerja migran yang mengalami tindak kekerasan atau eksploitasi, antara 95–97 persen terjadi karena berangkat secara nonprosedural atau ilegal. Baik lewat calo, lewat sindikat, itu rawan mengalami masalah. Karena mereka tidak mengantongi syarat-syarat tertentu atau hanya bermodal paspor dan visa turis,” ungkapnya.

Selain itu, Karding menegaskan pentingnya regulasi dan komitmen dari seluruh pihak, termasuk perangkat desa dan pemerintah kabupaten, dalam memastikan tata kelola migrasi yang sesuai prosedur. Ia mengimbau kepala desa untuk mengontrol warganya yang bekerja sebagai migran secara prosedural dan dibekali dengan sertifikasi, BPJS Kesehatan, serta kontrak kerja yang jelas yang sudah diatur hak dan kewajiban pemberi kerja.

“Peluang kerja di luar negeri sejak 1 Januari hingga 9 Juli 2025 tercatat 381.066 lowongan kerja. Total penyerapan sebanyak 28.648 atau sebesar 7,52 persen, sehingga sisa lowongan yang tersedia berjumlah 352.418,” ujarnya.

Desa Migran EMAS menjadi bentuk komitmen Kementerian PPMI untuk menciptakan ekosistem perlindungan PMI dan keluarganya. Mulai dari desa sebagai pintu pertama masuknya informasi dan sindikasi TPPO, penipuan peluang kerja, serta keberangkatan ilegal PMI. Menurut dia, lulusan SMA dan SMK menjadi penyumbang pengangguran tertinggi di Indonesia.

“Lulusan SMK/SMA di Indonesia, dari data BPS sejak Februari 2025, menyumbang 50,4 persen atau 3,66 juta orang dari 7,28 juta pengangguran,” terangnya.

Ia menambahkan, bekerja di luar negeri tidak hanya soal penghasilan tinggi seperti profesi perawat di Jepang yang bisa menghasilkan Rp15–25 juta per bulan, tetapi juga soal peningkatan kapasitas SDM. Pekerja migran yang kembali ke tanah air membawa pengalaman, keterampilan, dan budaya kerja yang positif.

“Dengan adanya Migran Center, diharapkan PMI yang pulang bukan hanya membawa uang, tetapi juga budaya hidup sehat, bersih, disiplin. Selain itu, PMI juga sudah mempunyai keterampilan yang bisa ditularkan ke lingkungan sekitar,” pungkasnya.

Sementara itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengapresiasi peluncuran Desa Migran EMAS oleh Kementerian PPMI. Menurut bupati, ini bentuk perhatian pemerintah pusat terhadap daerah, khususnya dalam hal perlindungan dan pemberdayaan Pekerja Migran Indonesia (PMI).

“Perlindungan PMI menjadi salah satu prioritas Nawakarsa kami. Kabupaten Gresik akan terus mendorong isu kunci ini dengan berbagai inovasi yang mendekatkan keberpihakan kepada PMI, bahkan anak-anak PMI yang saat ini belum terjamah sistem perlindungan,” ujarnya.

Mantan Ketua DPRD Gresik itu mengatakan, Gresik bukan menjadi satu-satunya kantong PMI di Jawa Timur. Tetapi Gresik punya data PMI yang ada di wilayah utara, kemudian dua kecamatan di Bawean yang rata-rata menjadi pekerja migran.

Dijelaskan, dominasi negara tujuan, 76 persen PMI Gresik terdaftar memilih Malaysia sebagai negara tujuan utama, diikuti Hong Kong dan Taiwan. Terdapat 3.024 PMI asal Gresik yang tercatat secara resmi. Dengan sebaran terbesar berasal dari Kecamatan Dukun 26 persen, Kecamatan Panceng 18 persen, Kecamatan Ujungpangkah 14 persen, dan Bawean 12 persen.

“Angka ini mencerminkan konsentrasi migrasi pada wilayah-wilayah pesisir dan agraris yang memiliki tekanan ekonomi tinggi. Banyak PMI yang berangkat tidak melalui administrasi yang benar. Ada dua akar masalah kenapa masyarakat berangkat sebagai pekerja migran, yaitu faktor ekonomi dan pendidikan,” ucap Gus Yani, sapaan akrab bupati.

Pemkab Gresik, lanjut Gus Yani, berkomitmen untuk terus memperkuat regulasi, edukasi, dan kolaborasi lintas sektor dalam mendukung tata kelola migrasi yang aman, bermartabat, dan berkelanjutan. Salah satunya melalui peluncuran Desa Migran EMAS.

“Selain itu, Pemkab Gresik nanti akan membentuk Migran Center sebagai langkah literasi mendorong kemampuan SDM. Untuk memastikan pekerja yang akan berangkat mempunyai skill didukung dengan bahasa dan mental yang bagus,” tandasnya. (Rdwn)

Tags
  • Penulis: Pom py

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wujudkan Bebas Kabel Semrawut, Pemkab Akan Relokasi Kabel Udara

    Wujudkan Bebas Kabel Semrawut, Pemkab Akan Relokasi Kabel Udara

    • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
    • account_circle Pom py
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Foto Wujudkan Bebas Kabel Semrawut, Pemkab Akan Relokasi Kabel Udara. (Kom) Gresik, RI – Pemkab Gresik berencana penataan ulang jaringan utilitas kabel udara ke kabel bawah tanah di wilayah perkotaan. Menindaklanjuti itu, Dinas Pekerjaan Umum menggelar rembug di Ruang Putri Cempo, Kantor Bupati Gresik, Kamis (25/09/25). Wakil Bupati Gresik, dr. Asluchul Alif, dalam sambutannya menyampaikan […]

  • Kapolda Jatim Berangkatkan 1.013 Personel Amankan Pemilu 2024

    Kapolda Jatim Berangkatkan 1.013 Personel Amankan Pemilu 2024

    • calendar_month Senin, 12 Feb 2024
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 274
    • 0Komentar

    SURABAYA, RI. Sebanyak 1.013 personel Polda Jatim yang diperbantukan (BKO) ke Polres jajaran untuk pengamanan Pemilu 2024, telah diberangkatkan. Ribuan personel Polda Jatim itu akan ditempatkan di sejumlah TPS yang membutuhkan penebalan. Hal itu seperti disampaikan oleh Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Drs Imam Sugianto, M,Si saat usai memimpin Apel Gelar Pasukan dalam rangka pemberangkatan […]

  • Donor Darah, Wujud Kepedulian Sosial Kodim Mojokerto

    Donor Darah, Wujud Kepedulian Sosial Kodim Mojokerto

    • calendar_month Selasa, 12 Des 2023
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 335
    • 0Komentar

    MOJOKERTO, RI – Jelang Peringatan Hari Juang Kartika TNI-AD Ke-78 dan HUT Kodam V/Brawijaya Ke-75, Kodim 0815/Mojokerto mengerahkan personelnya melaksanakan kegiatan Donor Darah di Aula Markas Korem 082/CPYJ, Jalan Veteran Nomor 3 Kota Mojokerto, Jawa Timur, Selasa (12/12/2023). Pengerahan personel dalam kegiatan donor darah ini tak hanya melibatkan puluhan personel Militer dan PNS Kodim 0815/Mojokerto, […]

  • Acara Pernikahan Didik Masduki Keponakan H. Halim Iskandar

    Acara Pernikahan Didik Masduki Keponakan H. Halim Iskandar

    • calendar_month Senin, 10 Feb 2020
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 604
    • 0Komentar

    GRESIK,RI – Didik Masduki Keponakan dari Bapak H. Halim Iskandar baru saja menggelar acara pernikahan secara meriah pada Minggu (9/02/2020) bertempat di Dsn. Gowo Desa Sumput, Driyorejo. Acara pernikahan Didik Masduki dan Fitrotin Najiza, S.Pd. dihadiri oleh  H.Halim Iskandar, HM Qosim (Calon Bupati Gresik), Narto ST ( Camat Driyorejo), Kulo Rusdan. Senyum tampak mengembang di […]

  • Polres Sambas Laksanakan Pengamanan Hearing Dugaan Penyelewengan Dana PIP

    Polres Sambas Laksanakan Pengamanan Hearing Dugaan Penyelewengan Dana PIP

    • calendar_month Jumat, 28 Feb 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 203
    • 0Komentar

    SAMBAS,RI-Polres Sambas melaksanakan pengamanan kegiatan hearing yang digelar oleh Koalisi Masyarakat Peduli Pendidikan (KMPP) terkait dugaan penyelewengan Dana Program Indonesia Pintar (PIP) di Kabupaten Sambas. Kegiatan ini berlangsung di ruang aula DPRD Kabupaten Sambas mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai. Hearing ini dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk anggota DPRD, pejabat pemerintah daerah, kepala sekolah, […]

  • Polres Merangin Lakukan Patroli Gabungan

    Polres Merangin Lakukan Patroli Gabungan

    • calendar_month Jumat, 28 Jan 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 313
    • 0Komentar

    JAMBI – RI, Giat Patroli Gabungan Reskrim, Samapta, Lantas, Binmas, dan intel Polres Merangin yang dipimpin oleh Kasat Reskrim Polres Merangin AKP INDAR Wahyu, S.I.K., M.H., dan Kasat Samapta IPTU IRGAZALI.S.E., Giat antisipasi Geng Motor, Begal yang meresahkan masyarakat, tindak pidana dan pelanggaran lainnya sebagai berikut : Kamis 27 Januari 2022 Pukul 21,00 sampai dengan Selesai, ujung […]

expand_less