Breaking News
light_mode
Trending Tags

Pemkot Cimahi Terus Perkuat kesiapsiagaan Masyarakat terhadap Berbagai Ancaman Bencana Alam

  • account_circle Redaksi Pagi
  • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
  • visibility 110
  • print Cetak

CIMAHI,RI- Sebagai daerah dengan kepadatan penduduk yang tinggi dan letak geografis yang berada di kawasan rawan bencana, Kota Cimahi terus memperkuat kesiapsiagaan masyarakat terhadap berbagai ancaman bencana alam.

Wilayah Kota Cimahi berada di jalur potensi gempa akibat aktivitas Sesar Lembang, serta memiliki risiko bencana hidrometeorologi seperti banjir dan longsor akibat topografi yang berbukit dan lingkungan permukiman yang padat. Menyadari kondisi tersebut,

Pemerintah Kota Cimahi melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terus menerus menggelar kegiatan Sekolah/Madrasah Aman Bencana (SMAB), sebagai langkah konkret menanamkan budaya sadar bencana sejak dini di lingkungan pendidikan.

Selama dua hari, pada 11–12 November 2025, bertempat di SMPN 9 Cimahi dan SMPN 7 Cimahi, kegiatan ini bertujuan membangun budaya sadar bencana di lingkungan pendidikan serta memperkuat kesiapsiagaan warga sekolah terhadap risiko bencana alam, terutama gempa bumi yang menjadi salah satu potensi ancaman di wilayah Cimahi.

Adhitia Yudisthira, Wakil Wali Kota Cimahi, menyatakan bahwa edukasi kebencanaan perlu menjadi bagian berkelanjutan dari kegiatan belajar di sekolah. Ia menambahkan, Pemerintah Kota Cimahi telah mengarahkan BPBD untuk memperluas pelaksanaan program Sekolah Aman Bencana ke seluruh satuan pendidikan secara bergilir mulai tahun 2026.

“Edukasi dan latihan seperti ini sangat penting. Anak-anak perlu tahu apa yang harus dilakukan ketika bencana terjadi. Tahun depan, kami sudah minta BPBD agar program seperti ini digelar secara bergilir di semua sekolah,” ujarnya.

Ia menambahkan, Cimahi termasuk wilayah dengan potensi gempa akibat aktivitas Sesar Lembang serta ancaman bencana hidrometeorologi seperti banjir dan longsor. Karena itu, edukasi kebencanaan menjadi hal yang wajib dilakukan sejak dini. Menurutnya dalam mengelola resiko terjadinya bencana, yang paling penting adalah kesiapan.
Mengenai mitigasi bencana Adhitia menyebutkan, selain memastikan seluruh warga teredukasi mengenai kesiapsiagaan bencana, penting bagi pemerintah daerah untuk memastikan keamanan gedung-gedung publik agar tahan bencana.

“Yang paling utama adalah edukasi, memastikan setiap orang paham apa yang harus dilakukan bilamana terjadi bencana, yang kedua, simulasi dan latihan lalu yang ketiga, baru nanti masuk ke aspek yang lebih teknis lagi, yang kaitan dengan tata bangunan dan lain sebagainya, bagaimana bangunan itu adalah bangunan yang siap atau tahan terjadinya gempa dan lain sebagainya,” tandasnya.

Senada dengan Wakil Wali Kota Cimahi, Kepala Pelaksana BPBD Cimahi, Fithriandy Kurniawan, menegaskan bahwa sekolah merupakan tempat yang paling rentan ketika bencana terjadi karena menampung banyak anak-anak yang membutuhkan perlindungan lebih. Oleh sebab itu, pendidikan kebencanaan harus menjadi bagian dari proses belajar mengajar.

“Program Sekolah Aman Bencana ini bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi langkah nyata agar seluruh warga sekolah, mulai dari guru hingga siswa, siap menghadapi situasi darurat. Edukasi kebencanaan harus menjadi budaya, bukan hanya latihan tahunan,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pentingnya penerapan tiga pilar utama satuan pendidikan aman bencana, yakni fasilitas sekolah aman, manajemen bencana di sekolah, dan pendidikan pengurangan risiko bencana. Melalui tiga pilar ini, diharapkan setiap satuan pendidikan mampu melindungi warganya dan menjaga keberlangsungan proses belajar meski terjadi bencana.

Rangkaian acara SMAB ini meliputi pemaparan materi kebencanaan, praktik school watching untuk mengidentifikasi potensi bahaya di sekolah, pembentukan tim siaga bencana, hingga simulasi evakuasi mandiri saat gempa bumi.

Dalam simulasi tersebut, seluruh siswa dan tenaga pendidik dilatih untuk mengenali tanda-tanda bahaya, melakukan perlindungan diri di dalam kelas, serta evakuasi menuju titik aman. Sejumlah skenario juga diperagakan secara realistis, termasuk evakuasi korban luka ringan dan berat.

Diharapkan, kegiatan ini dapat menumbuhkan kesadaran dan kesiapsiagaan seluruh warga sekolah serta masyarakat Kota Cimahi dalam menghadapi potensi bencana, sehingga mampu melakukan langkah evakuasi mandiri secara aman dan terarah ketika bencana terjadi.R. Harry KP

Tags
  • Penulis: Redaksi Pagi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Satresnarkoba Polres Lumajang Berhasil Mengungkap Produsen Sabu Di Lumajang

    Satresnarkoba Polres Lumajang Berhasil Mengungkap Produsen Sabu Di Lumajang

    • calendar_month Sabtu, 23 Okt 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 277
    • 0Komentar

    LUMAJANG – RI, GY (47) tak berkutik ketika dibekuk oleh Satuan Reserse Narkoba Polres Lumajang di rumah salah seorang warga di Desa Besuk, Kecamatan Tempeh Kabupaten Lumajang pada Kamis, 21 Oktober 2021 siang yang lalu. Di lokasi itu, Petugas Polisi berhasil mengamankan berbagai barang bukti yang disinyalir kuat digunakan oleh Pelaku untuk memproduksi Narkotika jenis […]

  • Perjuangan Hak Tanah Warga Gang Amalia Pontianak

    Perjuangan Hak Tanah Warga Gang Amalia Pontianak

    • calendar_month Sabtu, 24 Mei 2025
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 245
    • 0Komentar

    Nampak Warga Masyarakat Jalan Wak Sidik Gang Amalia Tetap Mempertahankan Tanah Mereka PONTIANAK,RI – Hingga kini permasalahan tanah warga masyarakat yang berlokasi di Jalan Wak Sidik Gang Amalia belum ada titik terangnya kata lurah Bansir Darat kecamatan Pontianak Selatan Wahyudi Saat dikonfirmasikanya kepada Media ini kemaren. Dikatakan Wahyudi kami Dikelurahan ini sifatnya hanya lah sebatas […]

  • Susur Sungai Ngotok Hadir di TBM, Tambah Destinasi Wisata Kota Mojokerto

    Susur Sungai Ngotok Hadir di TBM, Tambah Destinasi Wisata Kota Mojokerto

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 92
    • 0Komentar

    KOTA MOJOKERTO,RI- Kota Mojokerto kembali menghadirkan destinasi wisata baru melalui wisata susur Sungai Ngotok di kawasan Taman Bahari Mojopahit (TBM). Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, melakukan soft launching wahana baru tersebut pada Sabtu (10/1/2026) bersamaan dengan kerjabakti massal dan tanam pohon yang menjadi bagian dari peringatan Hari Lingkungan Hidup Nasional dan Hari Sejuta Pohon. Ning […]

  • Kapolres Tulungagung Menciptakan Situasi Kamtibmas Yang Lebih Kondusif di 2025 Memerlukan Kerja Sama Seluruh Elemen Masyarakat

    Kapolres Tulungagung Menciptakan Situasi Kamtibmas Yang Lebih Kondusif di 2025 Memerlukan Kerja Sama Seluruh Elemen Masyarakat

    • calendar_month Sabtu, 11 Jan 2025
    • account_circle Pom py
    • visibility 313
    • 0Komentar

    TULUNGAGUNG,RI- Awal Tahun Bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Tulungagung, Polres Tulungagung selenggarakan kegiatan Rembug Kamtibmas. Rembug Kamtibmas dselenggarakan oleh Polres Tulungagung bertujuan mengevaluasi kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) selama Tahun 2024 serta rumuskan strategi yang akan diterapkan pada Tahun 2025. Acara ini menjadi forum strategis untuk membangun sinergi antara Polres Tulungagung, tokoh masyarakat, tokoh agama, […]

  • Gubernur Hadiri Palaka Wira Run dan Panggung Gembira Meriahkan HUT TNI ke-80 di Makodam XXIII/Palaka Wira

    Gubernur Hadiri Palaka Wira Run dan Panggung Gembira Meriahkan HUT TNI ke-80 di Makodam XXIII/Palaka Wira

    • calendar_month Senin, 13 Okt 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 141
    • 0Komentar

    PALU,RI- Dalam rangkaian kegiatan Palaka Wira Run, Panggung Gembira, dan Pasar Rakyat dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang digelar di Markas Komando Daerah Militer (Makodam) XXIII/Palaka Wira, Sabtu (11/10/2025). Kegiatan ini di hadiri Langsung oleh Gubernur Provinsi Sulawesi Tengah Dr. H.Anwar Hafid M.Si. Ia juga menyampaikan apresiasi yang […]

  • Kapolsek Muara Pawan Pimpin Patroli Blue Light, Sambang Pos Kamling di Desa Sungai Awan Kanan

    Kapolsek Muara Pawan Pimpin Patroli Blue Light, Sambang Pos Kamling di Desa Sungai Awan Kanan

    • calendar_month Senin, 6 Okt 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 98
    • 0Komentar

    KETAPANG, RI – Polda Kalbar – Untuk meningkatkan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Kapolsek Muara Pawan, Ipda Lukman Hakim, S.H., bersama sejumlah personel Polsek melaksanakan kegiatan Patroli Blue Light dan Sambang Pos Kamling di Desa Sungai Awan Kanan, Kecamatan Muara Pawan, Kabupaten Ketapang, Minggu, 05 Oktober 2025. Kegiatan yang berlangsung pada malam hari tersebut merupakan […]

expand_less