Breaking News
light_mode
Trending Tags

Pemkot Cimahi Terus Perkuat kesiapsiagaan Masyarakat terhadap Berbagai Ancaman Bencana Alam

  • account_circle Redaksi Pagi
  • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
  • visibility 147
  • print Cetak

CIMAHI,RI- Sebagai daerah dengan kepadatan penduduk yang tinggi dan letak geografis yang berada di kawasan rawan bencana, Kota Cimahi terus memperkuat kesiapsiagaan masyarakat terhadap berbagai ancaman bencana alam.

Wilayah Kota Cimahi berada di jalur potensi gempa akibat aktivitas Sesar Lembang, serta memiliki risiko bencana hidrometeorologi seperti banjir dan longsor akibat topografi yang berbukit dan lingkungan permukiman yang padat. Menyadari kondisi tersebut,

Pemerintah Kota Cimahi melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terus menerus menggelar kegiatan Sekolah/Madrasah Aman Bencana (SMAB), sebagai langkah konkret menanamkan budaya sadar bencana sejak dini di lingkungan pendidikan.

Selama dua hari, pada 11–12 November 2025, bertempat di SMPN 9 Cimahi dan SMPN 7 Cimahi, kegiatan ini bertujuan membangun budaya sadar bencana di lingkungan pendidikan serta memperkuat kesiapsiagaan warga sekolah terhadap risiko bencana alam, terutama gempa bumi yang menjadi salah satu potensi ancaman di wilayah Cimahi.

Adhitia Yudisthira, Wakil Wali Kota Cimahi, menyatakan bahwa edukasi kebencanaan perlu menjadi bagian berkelanjutan dari kegiatan belajar di sekolah. Ia menambahkan, Pemerintah Kota Cimahi telah mengarahkan BPBD untuk memperluas pelaksanaan program Sekolah Aman Bencana ke seluruh satuan pendidikan secara bergilir mulai tahun 2026.

“Edukasi dan latihan seperti ini sangat penting. Anak-anak perlu tahu apa yang harus dilakukan ketika bencana terjadi. Tahun depan, kami sudah minta BPBD agar program seperti ini digelar secara bergilir di semua sekolah,” ujarnya.

Ia menambahkan, Cimahi termasuk wilayah dengan potensi gempa akibat aktivitas Sesar Lembang serta ancaman bencana hidrometeorologi seperti banjir dan longsor. Karena itu, edukasi kebencanaan menjadi hal yang wajib dilakukan sejak dini. Menurutnya dalam mengelola resiko terjadinya bencana, yang paling penting adalah kesiapan.
Mengenai mitigasi bencana Adhitia menyebutkan, selain memastikan seluruh warga teredukasi mengenai kesiapsiagaan bencana, penting bagi pemerintah daerah untuk memastikan keamanan gedung-gedung publik agar tahan bencana.

“Yang paling utama adalah edukasi, memastikan setiap orang paham apa yang harus dilakukan bilamana terjadi bencana, yang kedua, simulasi dan latihan lalu yang ketiga, baru nanti masuk ke aspek yang lebih teknis lagi, yang kaitan dengan tata bangunan dan lain sebagainya, bagaimana bangunan itu adalah bangunan yang siap atau tahan terjadinya gempa dan lain sebagainya,” tandasnya.

Senada dengan Wakil Wali Kota Cimahi, Kepala Pelaksana BPBD Cimahi, Fithriandy Kurniawan, menegaskan bahwa sekolah merupakan tempat yang paling rentan ketika bencana terjadi karena menampung banyak anak-anak yang membutuhkan perlindungan lebih. Oleh sebab itu, pendidikan kebencanaan harus menjadi bagian dari proses belajar mengajar.

“Program Sekolah Aman Bencana ini bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi langkah nyata agar seluruh warga sekolah, mulai dari guru hingga siswa, siap menghadapi situasi darurat. Edukasi kebencanaan harus menjadi budaya, bukan hanya latihan tahunan,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pentingnya penerapan tiga pilar utama satuan pendidikan aman bencana, yakni fasilitas sekolah aman, manajemen bencana di sekolah, dan pendidikan pengurangan risiko bencana. Melalui tiga pilar ini, diharapkan setiap satuan pendidikan mampu melindungi warganya dan menjaga keberlangsungan proses belajar meski terjadi bencana.

Rangkaian acara SMAB ini meliputi pemaparan materi kebencanaan, praktik school watching untuk mengidentifikasi potensi bahaya di sekolah, pembentukan tim siaga bencana, hingga simulasi evakuasi mandiri saat gempa bumi.

Dalam simulasi tersebut, seluruh siswa dan tenaga pendidik dilatih untuk mengenali tanda-tanda bahaya, melakukan perlindungan diri di dalam kelas, serta evakuasi menuju titik aman. Sejumlah skenario juga diperagakan secara realistis, termasuk evakuasi korban luka ringan dan berat.

Diharapkan, kegiatan ini dapat menumbuhkan kesadaran dan kesiapsiagaan seluruh warga sekolah serta masyarakat Kota Cimahi dalam menghadapi potensi bencana, sehingga mampu melakukan langkah evakuasi mandiri secara aman dan terarah ketika bencana terjadi.R. Harry KP

Tags
  • Penulis: Redaksi Pagi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Klinik Perisai, Layanan Terpadu Untuk Usaha Mikro dan Kecil

    Klinik Perisai, Layanan Terpadu Untuk Usaha Mikro dan Kecil

    • calendar_month Rabu, 7 Agt 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 330
    • 0Komentar

    KOTA MOJOKERTO, RI. Pemerintah Kota Mojokerto terus berupaya mempermudah masyarakat untuk mengurus izin berusaha. Tak Hanya menyediakan klinik Online Single Submission (OSS) di MPP Gajah Mada dan Jemput Bola Memberikan Pelayanan Sistem OSS (NIB) Tanpa Biaya (Jempol Mempesona) tetapi juga memberikan layanan melalui Klinik Terpadu Pendaftaran Perizinan Usaha Kategori Mikro Dan Kecil (Klinik Perisai). Klinik […]

  • Dua Pengedar Sabu Asal Prigen Ditangkap, Polisi Sita 2,3 Gram Barang Bukti

    Dua Pengedar Sabu Asal Prigen Ditangkap, Polisi Sita 2,3 Gram Barang Bukti

    • calendar_month Sabtu, 19 Jul 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Foto: Dua Pengedar Sabu Asal Prigen Ditangkap, Polisi Amankan 2,3PASURUAN, RI – Dua pria asal Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, ditangkap jajaran Satresnarkoba Polres Pasuruan karena diduga mengedarkan sabu di pinggir jalan Dusun Genengsari, Desa Pecalukan, Kecamatan Prigen, pada Jumat siang (11/7/2025). Mereka adalah KS (45), warga Desa Gambiran, dan DP (34), warga Jalan Garuda, Desa […]

  • Sat Narkoba Polres Gresik Kejar Pemasok Sabu Hingga Sidoarjo

    Sat Narkoba Polres Gresik Kejar Pemasok Sabu Hingga Sidoarjo

    • calendar_month Kamis, 8 Apr 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 337
    • 0Komentar

    GRESIK – RI, Sat Narkoba Polres Gresik mengejar pemasok Sabu hingga Sidoarjo, alhasil sekali tangkap dapat dua. Sat Narkoba Polres Gresik meringkus Slamet Widodo 35 Tahun laki-laki Penghuni Jalan Sutoyo Medaeng Waru Sidoarjo di sebuah Warung Kopi Desa Krikilan Kecamatan Driyorejo. Dengan lantaran memakai sepatu yang tidak sebagaimana mestinya, untuk bisa mengelabui Polisi ternyata Slamet […]

  • Relawan PSI Pindah Dukungan , Dari Cabup Vicky Ke Cabup Mansur. Begini Alasanya.

    Relawan PSI Pindah Dukungan , Dari Cabup Vicky Ke Cabup Mansur. Begini Alasanya.

    • calendar_month Rabu, 13 Nov 2024
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 362
    • 0Komentar

    Pemalang , RI – Lebih dari lima puluh orang yang tergabung dalam relawan dan tim sukses cabup no 1 Vicky Prasetyo , mengalihkan dukungannya ke cabup no 2 Mansur Hidayat. Narasi diatas merupakan deskripsi dari sebuah video berdurasi 52 detik yang beredar dikalangan grup WA dan media sosial. Pada video itu, kelompok yang semula menyatakan […]

  • Polisi Tangkap Bandar Sabu di Kawasan Medaeng, Pelaku Curanmor 7 TKP pun Terungkap

    Polisi Tangkap Bandar Sabu di Kawasan Medaeng, Pelaku Curanmor 7 TKP pun Terungkap

    • calendar_month Selasa, 21 Feb 2023
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 315
    • 0Komentar

    Surabaya,RI –  Bandar narkoba yang ditangkap Timsus Sat Resnarkoba Polrestabes Surabaya, belakangan diketahui bernama FE(43) warga Jalan Raden Saleh, Sidoarjo, yang juga pelaku curanmor di 7 TKP. Bahkan salah satu aksinya ia melakukan curanmor di kawasan Dukuh Pakis, Surabaya yang sempat  terekam CCTV. Parahnya, dalam rekaman tersebut FE terlihat mengajak bocah belasan tahun diduga anak […]

  • Rapat evaluasi PPS dan Sekretariat PPS seKabupaten Probolinggo

    Rapat evaluasi PPS dan Sekretariat PPS seKabupaten Probolinggo

    • calendar_month Rabu, 22 Jan 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 384
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO,RI- Acara ini turut mengundang Kejari Kabupaten Probolinggo yang diwakili oleh Kasintel Taufik Eka Purwanto, SH., MH., Kasubsi Intelijen Kusuma Hadi H,Taruna Adi Perkasa dan Kyagus Ramadhani. Selasa (21/1/2025) Menurut Ali Wafa dipilihnya lokasi di Ballroom Utama Raya karena mampu menampung dengan peserta sebanyak 400 lebih dan itupun harus dibagi menjadi 3 hari dari tanggal […]

expand_less