Breaking News
light_mode
Trending Tags

Lindungi Anak Migran, Bupati Gresik Berikan Dokumen Asal Usul & Adminduk Anak Pekerja Migran

  • account_circle Pom py
  • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
  • visibility 95
  • print Cetak

Lindungi Anak Migran, Bupati Gresik Berikan Dokumen Asal Usul & Adminduk Anak Pekerja Migran

Gresik, RI – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani didampingi Ketua Pengadilan Agama Zainal Fanani menyerahkan secara simbolis dokumen hasil sidang terpadu isbat penetapan asal usul anak, dan dokumen Kependudukan Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Salah satu PMI yang mendapatkan hak pembuatan dokumen akta kelahiran anak adalah, Sugi Utomo warga Desa Sekapuk, Ujungpangkah, Gresik. Didampingi istrinya Marwah menerima beberapa dokumen yang diserahkan langsung oleh Bupati Gresik di ruangan Putri Cempo, Pemkab Gresik, Selasa (13/1/2026).

Bupati Yani mengatakan, Kegiatan pada hari ini memiliki makna yang sangat penting dan strategis. Khususnya dalam rangka pemenuhan hak-hak dasar warga negara, yaitu hak atas identitas hukum dan kepastian status kependudukan.

“Dokumen kependudukan bukan sekadar administrasi, namun merupakan pintu masuk untuk memperoleh pelayanan publik. Seperti pendidikan, kesehatan, perlindungan sosial, serta berbagai hak keperdataan lainnya,” ungkapnya.

Menurut Bupati Yani, bagi Pekerja Migran Indonesia, persoalan administrasi kependudukan termasuk penetapan asal usul anak sering kali menjadi tantangan tersendiri. Untuk itu pihaknya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Pengadilan Agama dan seluruh pihak yang telah bersinergi dan berkolaborasi dengan Pemkab Gresik dalam memberikan pelayanan yang humanis, cepat, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.

“Penyerahan dokumen pada hari ini merupakan wujud nyata kehadiran pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan dan kepastian hukum bagi anak-anak PMI dan keluarganya. Anak-anak adalah generasi penerus bangsa yang wajib kita lindungi dan pastikan hak-haknya terpenuhi sejak dini, tanpa terkecuali,” tegasnya.

Bupati Gresik yang juga menjabat Ketua Bidang Perlindungan Pekerja Migran di Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) tersebut juga mendorong Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) untuk membuat konsep kepada pra pekerja Migran maupun setelah atau purna migran.

“Dinas Tenaga kerja harus aktif dalam mengkonsep para pekerja migran mulai dari pra penempatan dengan kontrak kerja yang benar untuk menghindari TPPO atau yang sudah purna. Dimana setelah mendapatkan penghasilan lebih sampai habis kontrak kerjanya ini yang menjadi konsentrasi dari Disnaker,” terangnya.

Dikatakan, pekerja migran juga membutuhkan perlindungan pemerintah daerah baik dari pernikahan disana yang sah secara agama namun tidak sah secara hukum. Selain itu anak anak pekerja migran juga harus mendapatkan hak hak mereka dalam mengakses pendidikan, kesehatan karena sudah diatur juga dalam UU desa.

“Pemerintah daerah memberikan perlindungan dalam memberikan hak hak anak anak yang lahir dari pekerja migran. Jangan sampai anak tersebut tidak mempunyai hak baik identitas, pendidikan, kesehatan dan seluruh hak yang mereka dapatkan, dibutuhkan kolaborasi Pemkab Gresik bersama Pengadilan Agama, maupun stakeholder lain,” ucapnya.

Ia juga berharap, dengan diterimanya dokumen penetapan asal usul anak serta dokumen kependudukan ini, para penerima dapat memanfaatkannya sebaik mungkin. Serta tidak lagi mengalami hambatan dalam mengakses layanan publik dan administrasi pemerintahan.

“Secara bertahap anak anak pekerja migran ini nantinya akan kita bawa pulang, kita identifikasi dahulu untuk sementara nanti kita pulangkan lima anak. Pemkab Gresik akan semaksimal mungkin membantu pemulangan anak anak pekerja migran, agar mendapatkan hak haknya,” imbuhnya.

Lebih lanjut Bupati Yani menyampaikan Pemerintah Kabupaten Gresik berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan administrasi kependudukan, memperkuat koordinasi lintas sektor, serta mendekatkan layanan kepada masyarakat, khususnya kelompok rentan dan pekerja migran beserta keluarganya.

Bupati Yani juga memerintahkan kepada Camat untuk mengidentifikasi area yang menjadi kantong pekerja migran di wilayahnya untuk mengedukasi warganya yang akan menjadi pekerja migran melalui jalur yang benar.

“Banyak warga Gresik yang menjadi pekerja migran melalui jalur tikus atau ilegal dengan negara tujuan Malaysia, Hongkong, Taiwan, Singapura dan Arab Saudi,” tuturnya.

Tidak berhenti disitu, Dirinya yang menjabat sebagai Ketua DPC PDIP Gresik itu juga akan membuat posko bagi pekerja migran yang juga menjadi pembahasan saat Rakernas (Rapat Kerja Nasional) Partai PDIP di Jakarta beberapa hari lalu.

“Saat Rakernas kemarin salah satunya juga dibahas perlindungan pekerja migran. Selain itu mendorong DPR RI untuk merevisi UU pekerja migran,” pungkasnya

Di tempat sama, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Gresik Hari Syawaludin dalam laporannya menyampaikan, administrasi kependudukan merupakan hak dasar setiap warga negara yang harus dipenuhi oleh negara. Termasuk bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) dan keluarganya.

“Dalam praktiknya, masih banyak PMI yang menghadapi kendala dalam pengurusan dokumen kependudukan. Terutama terkait dengan status anak yang lahir di luar negeri maupun permasalahan pencatatan sipil lainnya,” tutur Hari.

Dikatakan, dokumen kependudukan bukan sekadar administrasi, namun merupakan pintu masuk untuk memperoleh pelayanan publik, seperti pendidikan, kesehatan, perlindungan sosial, serta berbagai hak keperdataan lainnya.

“Dilaksanakannya kegiatan ini Sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah bersama Stakeholder dalam memberikan perlindungan, kepastian hukum, serta pemenuhan hak administrasi kependudukan bagi PMI,” harapnya.

Pihaknya menjelaskan, kegiatan penyerahan dokumen ini bertujuan untuk, memberikan kepastian hukum atas status identitas anak hasil penetapan asal usul anak. Memfasilitasi PMI dan keluarganya dalam memperoleh dokumen kependudukan yang sah dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Selain itu, meningkatkan akses layanan administrasi kependudukan bagi PMI, mewujudkan tertib administrasi kependudukan. Serta mendukung perlindungan hak sipil anak dan keluarga PMI.

“Dokumen yang diserahkan kepada penerima meliputi, dokumen surat nikah, dokumen pengesahan anak, dokumen kartu keluarga, dokumen Akta Kelahiran Suami / Istri, dokumen KTP-el, dan dokumen KIA (Kartu Identitas Anak),” terangnya.

Dengan terlaksananya kegiatan penyerahan dokumen hasil penetapan asal usul anak dan dokumen kependudukan bagi Pekerja Migran Indonesia. Diharapkan para penerima manfaat dapat memperoleh kepastian hukum atas identitas dirinya dan keluarganya serta dapat mengakses berbagai layanan publik dengan lebih mudah.

“Kegiatan ini merupakan wujud nyata kehadiran pemerintah dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat. Khususnya bagi Pekerja Migran Indonesia yang memiliki peran penting dalam pembangunan nasional,” tandasnya.(Rdwn)

Tags
  • Penulis: Pom py

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengangkatan 18 Tenaga PPPK Kota Cimahi Mendapatkan SK

    Pengangkatan 18 Tenaga PPPK Kota Cimahi Mendapatkan SK

    • calendar_month Sabtu, 9 Sep 2023
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 370
    • 0Komentar

    Cimahi, RI, .- Penjabat (Pj) Walikota Cimahi, H Dikdik Suratno Nugrahawan menyerahkan Surat Keputusan SK) pengangkatan kepada 18 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Jabatan Fungsional, di Aula Gedung B Kompleks Pemkot Cimahi Jalan Raden Demang Hardjakusumah Kota Cimahi,Dalam penyerahan SK tersebut, Dikdik mengharapkan mereka dapat menunjukkan komitmen pelayanan yang baik kepada masyarakat.Penyerahan SK dilaksanakan […]

  • Libur Isra’ Miraj,Tim Pamor Keris Polres Pasuruan Kota Gencarkan Patroli Prokes

    Libur Isra’ Miraj,Tim Pamor Keris Polres Pasuruan Kota Gencarkan Patroli Prokes

    • calendar_month Senin, 28 Feb 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 243
    • 0Komentar

    PASURUAN – RI, Tak mengenal hari libur, Tim Patroli Motor Penegak Protokol Kesehatan di Masyarakat (Pamor Keris) Polres Pasuruan Kota yang merupakan Jajaran Polda Jatim terus melaksanakan Patroli. Dengan sasaran ke tempat-tempat wisata yang ada di Kota Pasuruan dan beberapa titik yang biasa untuk tongkrongan warga masyarakat Kota Pasuruan, kegiatan rutin Patroli ini adalah upaya […]

  • Kapolri Sebut Sudah Ada Peningkatan Jumlah Kendaraan

    Kapolri Sebut Sudah Ada Peningkatan Jumlah Kendaraan

    • calendar_month Sabtu, 15 Apr 2023
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 272
    • 0Komentar

    Bandung, RI – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan sudah ada peningkatan jumlah kendaraan sejak kemarin (14/4/23). Hal itu menunjukkan sudah dimulainya arus mudik Lebaran 2023. “Memang sejak kemarin Jumat, Sabtu, dan nanti Minggu ini sudah ada peningkatan jumlah kendaraan. Masyarakat sudah mudik lebih awal,” ujar Kapolri dalam sambutannya di PP PERSIS, Bandung, Sabtu (15/4/23). […]

  • Pemprov Jatim Dan Bhayangkari Jatim Lestarikan Warisan Budaya Dengan Pemberdayaan UMKM

    Pemprov Jatim Dan Bhayangkari Jatim Lestarikan Warisan Budaya Dengan Pemberdayaan UMKM

    • calendar_month Senin, 28 Mar 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 257
    • 0Komentar

    SURABAYA – RI, Dalam upaya melestarikan dan mengembangkan Batik Jawa Timur, Pemerintah Provinsi Jawa Timur bekerjasama dengan Bhayangkari Daerah Jawa Timur menggelar acara Canthing Jawi Wetan Go Global, di Tugu Pahlawan Surabaya, Minggu (27/3/2022). “Yang saya helat pada malam hari ini. Kita menyengaja tempatnya di Tugu Pahlawan berseiring dengan, semangat heroisme, optimisme Jatim bangkit karena […]

  • Pindah ke Pasar Ketidur, Eks Pedagang Barang Bekas Cakar Ayam Ungkap Dapat Stand Lebih Layak

    Pindah ke Pasar Ketidur, Eks Pedagang Barang Bekas Cakar Ayam Ungkap Dapat Stand Lebih Layak

    • calendar_month Selasa, 4 Jun 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 464
    • 0Komentar

    KOTA MOJOKERTO, RI. Pasar sebagai salah satu pusat perekonomian, termasuk adanya Pasar Tematik Ketidur yang menjadi pusat penjualan barang bekas di Kota Mojokerto. Arif, salah satu pedagang di Pasar Loak Ketidur mengungkapkan dengan menempati salah satu kios di pasar ini dia bisa berjulan dengan lebih layak, khususnya dengan adanya kios-kios permanen yang diperuntukkan bagi para […]

  • Kapolri Resmi Lantik Komjen Ahmad Dofiri Sebagai Wakapolri yang baru

    Kapolri Resmi Lantik Komjen Ahmad Dofiri Sebagai Wakapolri yang baru

    • calendar_month Kamis, 14 Nov 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 407
    • 0Komentar

    JAKARTA ,RI— Kepolisian Republik Indonesia (Polri) baru saja menyelesaikan penyerahan jabatan Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri dan pelantikan Wakil Kepala Polri (Wakapolri) yang dipimpin langsung oleh Kapolri. Dalam acara tersebut, resmi ditetapkan bahwa Komjen Pol. Dr. Ahmad Dofiri menduduki posisi Wakapolri, sementara jabatan Irwasum diamanahkan kepada Irjen Dedi Prasetyo. “Baru saja dilaksanakan penyerahan jabatan Irwasum […]

expand_less