Breaking News
light_mode
Trending Tags

Lindungi Anak Migran, Bupati Gresik Berikan Dokumen Asal Usul & Adminduk Anak Pekerja Migran

  • account_circle Pom py
  • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
  • visibility 101
  • print Cetak

Lindungi Anak Migran, Bupati Gresik Berikan Dokumen Asal Usul & Adminduk Anak Pekerja Migran

Gresik, RI – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani didampingi Ketua Pengadilan Agama Zainal Fanani menyerahkan secara simbolis dokumen hasil sidang terpadu isbat penetapan asal usul anak, dan dokumen Kependudukan Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Salah satu PMI yang mendapatkan hak pembuatan dokumen akta kelahiran anak adalah, Sugi Utomo warga Desa Sekapuk, Ujungpangkah, Gresik. Didampingi istrinya Marwah menerima beberapa dokumen yang diserahkan langsung oleh Bupati Gresik di ruangan Putri Cempo, Pemkab Gresik, Selasa (13/1/2026).

Bupati Yani mengatakan, Kegiatan pada hari ini memiliki makna yang sangat penting dan strategis. Khususnya dalam rangka pemenuhan hak-hak dasar warga negara, yaitu hak atas identitas hukum dan kepastian status kependudukan.

“Dokumen kependudukan bukan sekadar administrasi, namun merupakan pintu masuk untuk memperoleh pelayanan publik. Seperti pendidikan, kesehatan, perlindungan sosial, serta berbagai hak keperdataan lainnya,” ungkapnya.

Menurut Bupati Yani, bagi Pekerja Migran Indonesia, persoalan administrasi kependudukan termasuk penetapan asal usul anak sering kali menjadi tantangan tersendiri. Untuk itu pihaknya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Pengadilan Agama dan seluruh pihak yang telah bersinergi dan berkolaborasi dengan Pemkab Gresik dalam memberikan pelayanan yang humanis, cepat, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.

“Penyerahan dokumen pada hari ini merupakan wujud nyata kehadiran pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan dan kepastian hukum bagi anak-anak PMI dan keluarganya. Anak-anak adalah generasi penerus bangsa yang wajib kita lindungi dan pastikan hak-haknya terpenuhi sejak dini, tanpa terkecuali,” tegasnya.

Bupati Gresik yang juga menjabat Ketua Bidang Perlindungan Pekerja Migran di Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) tersebut juga mendorong Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) untuk membuat konsep kepada pra pekerja Migran maupun setelah atau purna migran.

“Dinas Tenaga kerja harus aktif dalam mengkonsep para pekerja migran mulai dari pra penempatan dengan kontrak kerja yang benar untuk menghindari TPPO atau yang sudah purna. Dimana setelah mendapatkan penghasilan lebih sampai habis kontrak kerjanya ini yang menjadi konsentrasi dari Disnaker,” terangnya.

Dikatakan, pekerja migran juga membutuhkan perlindungan pemerintah daerah baik dari pernikahan disana yang sah secara agama namun tidak sah secara hukum. Selain itu anak anak pekerja migran juga harus mendapatkan hak hak mereka dalam mengakses pendidikan, kesehatan karena sudah diatur juga dalam UU desa.

“Pemerintah daerah memberikan perlindungan dalam memberikan hak hak anak anak yang lahir dari pekerja migran. Jangan sampai anak tersebut tidak mempunyai hak baik identitas, pendidikan, kesehatan dan seluruh hak yang mereka dapatkan, dibutuhkan kolaborasi Pemkab Gresik bersama Pengadilan Agama, maupun stakeholder lain,” ucapnya.

Ia juga berharap, dengan diterimanya dokumen penetapan asal usul anak serta dokumen kependudukan ini, para penerima dapat memanfaatkannya sebaik mungkin. Serta tidak lagi mengalami hambatan dalam mengakses layanan publik dan administrasi pemerintahan.

“Secara bertahap anak anak pekerja migran ini nantinya akan kita bawa pulang, kita identifikasi dahulu untuk sementara nanti kita pulangkan lima anak. Pemkab Gresik akan semaksimal mungkin membantu pemulangan anak anak pekerja migran, agar mendapatkan hak haknya,” imbuhnya.

Lebih lanjut Bupati Yani menyampaikan Pemerintah Kabupaten Gresik berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan administrasi kependudukan, memperkuat koordinasi lintas sektor, serta mendekatkan layanan kepada masyarakat, khususnya kelompok rentan dan pekerja migran beserta keluarganya.

Bupati Yani juga memerintahkan kepada Camat untuk mengidentifikasi area yang menjadi kantong pekerja migran di wilayahnya untuk mengedukasi warganya yang akan menjadi pekerja migran melalui jalur yang benar.

“Banyak warga Gresik yang menjadi pekerja migran melalui jalur tikus atau ilegal dengan negara tujuan Malaysia, Hongkong, Taiwan, Singapura dan Arab Saudi,” tuturnya.

Tidak berhenti disitu, Dirinya yang menjabat sebagai Ketua DPC PDIP Gresik itu juga akan membuat posko bagi pekerja migran yang juga menjadi pembahasan saat Rakernas (Rapat Kerja Nasional) Partai PDIP di Jakarta beberapa hari lalu.

“Saat Rakernas kemarin salah satunya juga dibahas perlindungan pekerja migran. Selain itu mendorong DPR RI untuk merevisi UU pekerja migran,” pungkasnya

Di tempat sama, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Gresik Hari Syawaludin dalam laporannya menyampaikan, administrasi kependudukan merupakan hak dasar setiap warga negara yang harus dipenuhi oleh negara. Termasuk bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) dan keluarganya.

“Dalam praktiknya, masih banyak PMI yang menghadapi kendala dalam pengurusan dokumen kependudukan. Terutama terkait dengan status anak yang lahir di luar negeri maupun permasalahan pencatatan sipil lainnya,” tutur Hari.

Dikatakan, dokumen kependudukan bukan sekadar administrasi, namun merupakan pintu masuk untuk memperoleh pelayanan publik, seperti pendidikan, kesehatan, perlindungan sosial, serta berbagai hak keperdataan lainnya.

“Dilaksanakannya kegiatan ini Sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah bersama Stakeholder dalam memberikan perlindungan, kepastian hukum, serta pemenuhan hak administrasi kependudukan bagi PMI,” harapnya.

Pihaknya menjelaskan, kegiatan penyerahan dokumen ini bertujuan untuk, memberikan kepastian hukum atas status identitas anak hasil penetapan asal usul anak. Memfasilitasi PMI dan keluarganya dalam memperoleh dokumen kependudukan yang sah dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Selain itu, meningkatkan akses layanan administrasi kependudukan bagi PMI, mewujudkan tertib administrasi kependudukan. Serta mendukung perlindungan hak sipil anak dan keluarga PMI.

“Dokumen yang diserahkan kepada penerima meliputi, dokumen surat nikah, dokumen pengesahan anak, dokumen kartu keluarga, dokumen Akta Kelahiran Suami / Istri, dokumen KTP-el, dan dokumen KIA (Kartu Identitas Anak),” terangnya.

Dengan terlaksananya kegiatan penyerahan dokumen hasil penetapan asal usul anak dan dokumen kependudukan bagi Pekerja Migran Indonesia. Diharapkan para penerima manfaat dapat memperoleh kepastian hukum atas identitas dirinya dan keluarganya serta dapat mengakses berbagai layanan publik dengan lebih mudah.

“Kegiatan ini merupakan wujud nyata kehadiran pemerintah dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat. Khususnya bagi Pekerja Migran Indonesia yang memiliki peran penting dalam pembangunan nasional,” tandasnya.(Rdwn)

Tags
  • Penulis: Pom py

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Program Sat Intelkam Polres Lampung Barat Dalam Rangka Jumat Berkah Pembagian Snack Gratis Kepada 40 Pemohon SKCK Pertama

    Program Sat Intelkam Polres Lampung Barat Dalam Rangka Jumat Berkah Pembagian Snack Gratis Kepada 40 Pemohon SKCK Pertama

    • calendar_month Sabtu, 14 Des 2019
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 362
    • 0Komentar

    LAMPUNG,RI – Sat Intelkam Polres Lampung Barat, memiliki salah satu Program Inovasi dan unggulan yaitu Proram Jumat Berkah. Maksud dari Program tersebut adalah Sat Intelkam Polres Lampung Barat, dalam melaksanakan Pelayanan pada hari Jumat di setiap Minggunya akan membagikan Snack Gratis Kepada 40 Masyarakat Pemohon Surat Keterangan Catatan Kepolisian atau yang sering disebut SKCK. Program […]

  • Deklarasi Cabup Cawabup Pemalang, Fahmi Hakim : Target Pasangan Mansur Bobby Menang 70 Persen

    Deklarasi Cabup Cawabup Pemalang, Fahmi Hakim : Target Pasangan Mansur Bobby Menang 70 Persen

    • calendar_month Sabtu, 3 Agt 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 577
    • 0Komentar

    Pemalang, RI – Ketua DPC PPP Kabupaten Pemalang, Fahmi Hakim SH MH, menargetkan menang 70 persen untuk pasangan Mansur Hidayat dan Muhammad Bobby Dewantara dalam pemilihan kepala daerah Pemalang 2024. Hal itu diungkapkan Fahmi Hakim dalam acara deklarasi pasangan cabup cawabup dan konsolidasi kader partai di gedung RGP Pemalang, Sabtu (3/8/2024). Menurut Fahmi, pihaknya sejak […]

  • Langkah Cepat Kades Legokclile Atasi Corona

    Langkah Cepat Kades Legokclile Atasi Corona

    • calendar_month Kamis, 1 Jul 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 304
    • 0Komentar

    PEKALONGAN – RI, Upaya pencegahan penyebaran virus Corona telah dilakukan di hampir semua tingkatan Pemerintahan, sampai di Tingkat Desa. Salah satunya di Desa Legokclile Kecamatan Bojong Kabupaten Pekalongan, yang telah mengambil beberapa langkah cepat dan strategis. Kepala Desa Legokclile, Wintoro mengatakan, sejak maraknya wabah Covid-19, pihaknya sudah menerapkan langkah-langkah preventif. Seperti, membentuk Satuan Tugas (Satgas) […]

  • Satresnarkoba Polres Sumenep Kembali Mengungkap Kasus Narkoba Jenis Sabu Di Desa Dasuk Laok

    Satresnarkoba Polres Sumenep Kembali Mengungkap Kasus Narkoba Jenis Sabu Di Desa Dasuk Laok

    • calendar_month Senin, 15 Feb 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 274
    • 0Komentar

    SUMENEP – RI, Dari hasil laporan masyarakat bahwa Tersangkah atas nama Sahrawi bin Sadikun, pria kelahiran Sumenep 19 Juni 1963, beragama Islam, yang sehari-hari bekerja sebagai Tani merupakan warga Dusun Barakma Desa Dasuk Laok Kecamatan Dasuk Kabupaten Sumenep Madura Jawa Timur, Minggu (14/02/2021). Ada laporan dari masyarakat bahwa di Rumah Terlapor seringkali dijadikan tempat transaksi […]

  • Puluhan bangunan pedagang ditertibkan Pemkot Pasuruan dan PT KAI

    Puluhan bangunan pedagang ditertibkan Pemkot Pasuruan dan PT KAI

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 177
    • 0Komentar

    PASURUAN,RI- Pemerintah kota Pasuruan bersama PT kereta api Indonesia (Persero) melakukan penataan dan menertibkan puluhan pedagang disekitar kawasan stasiun khususnya akses masuk dan area trotoar yang selama ini digunakan untuk berdagang,Senin (26/05/2025). Kegiatan ini merupakan kolaborasi KAI dengan satuan polisi pamong praja (Satpol PP) Kota Pasuruan ,kepolisian dan unsur TNI sebagai upaya untuk menciptakan kawasan […]

  • Kodim 0819/Pasuruan Gelar Apel Penanggulangan Bencana Alam

    Kodim 0819/Pasuruan Gelar Apel Penanggulangan Bencana Alam

    • calendar_month Jumat, 5 Agt 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 260
    • 0Komentar

    PASURUAN – RI, Kasdim 0819 Pasuruan Mayor Arh M. Ridwan pimpin Apel gelar Pasukan dalam rangka penanggulangan becana alam yang ada di wilayah Kodim 0819/Pasuruan. Yang di ikuti oleh Personil Gabungan TNI, POLRI, DISHUB, POL PP dan BPBD bertempat di Lapangan Apel Makodim, Jalan Veteran No. 05 Kecamatan Pnaggungrejo Kota Pasuruan, Jum’at (5/8/22). Pelaksanaan Apel […]

expand_less