Breaking News
light_mode
Trending Tags

Ancaman Akan “Jotosin” Warga Yang Mempertanyakan Iuran Makam,Panitia Pengumpulan Dana Terkesan”Arogan”

  • account_circle Radar Indonesia
  • calendar_month Senin, 11 Mei 2020
  • visibility 408
  • print Cetak

MADIUN – RI, Isu dugaan penggelapan dana pembuatan pagar Makam Dukuh Wonokromo Desa Nglandung Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun kian merebak.

Pasalnya iuran warga yang diadakan mulai sejak tahun 2013 hingga sekarang, yang dipungut melalui RT sebesar Rp. 15.000,- (lima belas ribu rupiah) per Rumah setiap tahunnya ini, diduga pelaporan keuangan tersebut tidaklah transparan.

Bahkan selain tidak transparannya Ketua Panitia Makam pun, juga nampak arogan. Kuncoro Ketua Panitia Makam Dukuh Wonokromo Desa Nglandung saat dikonfirmasi pada, Jumat (8/5) lalu hanya menjelaskan bahwa iuran sebesar Rp. 15.000,- per tahun untuk setiap Rumah itu, yang rencananya digunakan untuk pembuatan pagar Makam.

“Parkiran Sekolah di Desa saya itu kan belum ada, makanya kami buatkan Parkiran biar anak-anak Sekolah parkir sepedanya tidak kemana-mana. Jadi karena pernah kami bantu buat parkiran di Sekolahan, makanya kami gantian bahan atap di Sekolahan yang tidak terpakai kami gunakan buat atap Parkir Makam, tapi tidak gratis tetap kami beli,” ungkap Kuncoro awalnya.

Namun ketika ditanyakan kurang transparannya penggunaan dana tersebut dan diduga masih ada sisa dana lebih dari empat puluh juta rupiah, dengan spontan Kuncoro bereaksi dengan lantangnya.

“Siapa yang bilang biar tak jotosin,” teriaknya dengan arogan lalu berdiri dengan alasan akan menghubungi Kepala Desa setempat, namun justru pergi meninggalkan koran ini dengan sikap tidak bersahabat.

“Sudah, saya tidak mau bicara itu,” teriaknya sambil menghidupkan sepeda motornya dan berlalu begitu saja.

Sementara itu, Drs. Ahmad Pamuji Kepala Desa Nglandung di konfirmasi melalui via WhatsApp menjelaskan bahwa terkaitan dengan masalah iuran Makam yang berada di Dukuh Wonokromo itu, merasa tidak mengetahuinya padahal di Surat Laporan Pungutan tersebut tertera nama Kuncoro dan  Ahmad Pamudji.

“Maaf mas, saya tidak tahu masalah itu, tak cari dulu datanya biar nanti tidak salah. Dan bila mau ketemu lebih baik hari Senin saja ke Kantor,” ungkap  Drs. Ahmad Pamuji lewat pesan WhatsApp nya.

Terkait hal ini, salah satu warga yang kurang berkenan namanya ditulis menanggapi sikap arogan Kucoro tersebut dengan antipati.

“Namanya uang warga, sekecil apapun nilainya harus di pertanggungjawabkan bukan nantangin dengan arogan mau menjotosin orang kayak gitu. Kita Negara hukum udah gak zaman adu fisik, yang paling penting itu bertanggungjawab dan transparan karena itu bukan uang pribadi Panitia tapi milik warga, sekecil apa pun jumlahnya,”terangnya.

Koran ini juga mencoba menemuin salah satu RT di lingkugan setempat, namun tidak berada di Rumah. Penelusuran koran ini, iuran tersebut sedianya untuk pagar Makam Desa setempat namun setelah sekian tahun berjalan belum juga dibangun.

Namun justru membuat Parkiran yang semestinya peruntukannya bukan itu. Koran ini masih menunggu konfirmasi pihak-pihak terkait lainnya. (bs/ebit/team)

  • Penulis: Radar Indonesia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Tulungagung Berhasil Menangkap Terduga Pelaku Penganiayaan Yang Sempat Kabur 

    Polres Tulungagung Berhasil Menangkap Terduga Pelaku Penganiayaan Yang Sempat Kabur 

    • calendar_month Kamis, 16 Feb 2023
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 272
    • 0Komentar

    TULUNGAGUNG,RI – Polres Tulungagung, Polda Jatim berhasil mengungkap pelaku penganiayaan yang mengakibatkan meninggalnya seorang pengamen, yang jasadnya ditemukan di Kelurahan Jepun. Saat ini pelaku dilakukan penahanan untuk proses hukum lebih lanjut. Kapolres Tulungagung AKBP Eko Hartanto, SIK, MH, melalui Waka Polres Tulungagung Kompol Dodik Tri Hendro Siswoyo, SH, SIK, MIK, saat Pers Rilis  membenarkan telah […]

  • Raperda Pertanggung jawaban APBD 2022 Telah Disetujui, Tanggapan Anggota Dewan Deny Novianto Asal Demokrat

    Raperda Pertanggung jawaban APBD 2022 Telah Disetujui, Tanggapan Anggota Dewan Deny Novianto Asal Demokrat

    • calendar_month Sabtu, 1 Jul 2023
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 317
    • 0Komentar

    KOTA MOJOKERTO, RI. Raperda Pertanggungjawaban APBD Tahun Anggaran 2022 telah mendapatkan persetujuan oleh Pimpinan dan Anggota DPRD Kota Mojokerto. Persetujuan tersebut ditandai dengan penandatangan Keputusan DPRD dan Berita Acara Persetujuan Bersama yang dilakukan oleh Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari bersama Ketua dan Wakil Ketua DPRD Kota Mojokerto dalam Rapat Paripurna yang digelar di Ruang Rapat […]

  • PEMKAB SAMOSIR PERINGATI HAORNAS KE-41 TAHUN

    PEMKAB SAMOSIR PERINGATI HAORNAS KE-41 TAHUN

    • calendar_month Sabtu, 28 Sep 2024
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 335
    • 0Komentar

    Samosir, RI – Pemerintah Kabupaten Samosir peringati Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-41. Plt. Bupati Samosir Martua Sitanggang bertindak sebagai Inspektur Upacara yang digelar di Tanah Lapang Pangururan, Jumat (27/09/2024). Peringatan Haornas tingkat Kabupaten Samosir diwarnai dengan senam bersama dan pemberian piagam penghargaan kepada atlit dan pelatih berprestasi ditingkat daerah dan nasional. Plt. Bupati Samosir Martua […]

  • Ramadan Penuh Berkah : Bersama Komunitas Difabel, Polres Sumenep Bagi-bagi Takjil Kepada Pengendara

    Ramadan Penuh Berkah : Bersama Komunitas Difabel, Polres Sumenep Bagi-bagi Takjil Kepada Pengendara

    • calendar_month Selasa, 11 Mar 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 166
    • 0Komentar

    SUMENEP,RI– Dalam semangat berbagi di bulan suci Ramadan, Polres Sumenep bersama komunitas Difabel menggelar kegiatan sosial dengan membagikan takjil dan makanan untuk berbuka puasa kepada masyarakat khususnya pengendara yang melintas di depan Mapolres Sumenep. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Sumenep AKBP Henri Noveri Santoso didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Sumenep Ny Agnes Henri yang dikuti […]

  • STOP PERS

    STOP PERS

    • calendar_month Minggu, 19 Feb 2023
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 304
    • 0Komentar

    Post Views: 371

  • Polda Jatim Berhasil Menangkap Perampok Emas 4,3 Kg di Banyuwangi

    Polda Jatim Berhasil Menangkap Perampok Emas 4,3 Kg di Banyuwangi

    • calendar_month Selasa, 16 Mar 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 262
    • 0Komentar

    JAKARTA – RI, Jajaran Polda Jawa Timur menangkap empat orang yang diduga melakukan Perampokan Toko Emas di Banyuwangi. Dalam perbuatannya itu, Pelaku berhasil membawa emas sebanyak 4,3 Kilogram (KG). Aparat Kepolisian menangkap tiga orang yakni, FR, AW, DH. Saat ini mereka sudah dilakukan penahanan di Polres Banyuwangi. “Memproses tiga Tersangka tsk dan melakukan penahanan di […]

expand_less