Breaking News
light_mode
Trending Tags

Anggota DPRD Kabupaten Mojokerto Komisi IV, Gelar Pendapat Dengan PT. Pakerin dan Serikat Pekerja

  • account_circle Redaksi Pagi
  • calendar_month Senin, 28 Apr 2025
  • visibility 181
  • print Cetak

MOJOKERTO, RI-Kekhawatiran mendalam menyelimuti ribuan pekerja PT Pakerin setelah muncul rencana dari pihak perusahaan untuk merumahkan sebagian besar karyawan dan hanya memberikan kompensasi sebesar 10 persen dari gaji bulanan. Situasi ini mendorong Serikat Pekerja mengadukan nasib mereka dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi IV DPRD Kabupaten Mojokerto, Rabu (23/4/2025).

Pertemuan tersebut turut menghadirkan manajemen PT Pakerin, Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Mojokerto, serta pengawas ketenagakerjaan guna membahas kebijakan yang dianggap merugikan pekerja.  

Ketua PUK SP KEP SPSI PT Pakerin, Heru Nugroho, menyampaikan bahwa kebijakan perusahaan untuk memberikan hanya 10 persen upah selama periode Mei hingga Desember akan sangat menyulitkan kehidupan para buruh. Ia meminta agar kebijakan ini dikaji ulang dan menawarkan opsi pemberian upah minimal 75 persen jika dirumahkan.

“Kalau operasional belum bisa kembali normal, setidaknya pekerja tetap mendapat hak yang layak. Upah 10 persen sangat tidak mencukupi,” ujarnya.

Sejak pertengahan Desember 2024, PT Pakerin menghentikan produksi akibat terganggunya pasokan batu bara. Dari sekitar 1.840 pekerja, hanya 370 orang yang direncanakan tetap bekerja di masa penyesuaian ini.

Heru juga mengungkapkan bahwa pada 27 Maret 2025 lalu, pihaknya terpaksa menandatangani perjanjian bersama karena keterbatasan waktu menjelang Lebaran. Jika tidak ditandatangani, upah bulan Maret dan THR dikhawatirkan tidak dibayarkan.

“Waktu itu kondisinya terdesak. Tapi sekarang kami tegaskan menolak jika sistem 10 persen benar-benar diterapkan,” tambahnya.

Sementara itu, CFO PT Pakerin, Suryomurti, menjelaskan bahwa perusahaan tengah menghadapi tekanan berat dari sisi produksi dan keuangan akibat fluktuasi harga dan biaya operasional yang membengkak. Ia menegaskan bahwa perusahaan akan membuka ruang dialog bipartit untuk mencari titik temu yang terbaik.

“Kami terbuka untuk terus berdiskusi dengan serikat pekerja, demi mencari solusi legal dan komersial yang saling menguntungkan,” ucapnya.

Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Mojokerto, M Agus Fauzan, menyatakan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti hasil pertemuan ini dan siap mengawal perjuangan para buruh.

“Kami berkomitmen mengawal proses ini agar hak pekerja tetap terpenuhi dan tidak ada yang dirugikan,” tegasnya.

Sebelumnya, para pekerja juga sempat menggelar audiensi dengan DPRD pada 27 Maret 2025 menyusul belum cairnya gaji dan THR menjelang Lebaran. Saat itu, disepakati bahwa pembayaran gaji dan THR akan dilakukan sebagian dan sisanya dicicil dalam empat bulan.

Namun, adanya rencana pemutusan kerja sementara dalam skala besar memicu keresahan baru, karena menyangkut keberlangsungan hidup ribuan kepala keluarga yang menggantungkan nasib di PT Pakerin.(Bams)

  • Penulis: Redaksi Pagi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Keluhkan di Sepanjang Jalan Punggur Kecil Mengarah Ke Jembatan Simpang Tiga Pada Malam Hari Tidak Ada Lampu Penerang Jalan

    Warga Keluhkan di Sepanjang Jalan Punggur Kecil Mengarah Ke Jembatan Simpang Tiga Pada Malam Hari Tidak Ada Lampu Penerang Jalan

    • calendar_month Senin, 8 Sep 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 82
    • 0Komentar

    KUBU RAYA, RI – Setiap malam disepanjang jalan Mengarah ke Punggur Kecil diketahui sangat gelap sekali dikarena kan tidak ada lampu penerang jalan. Pada hal di sepanjang jalan tersebut jalannya sudah dibangun.dengsng mulus yang mengarah ke Desa Punggur kecil dan Punggur besar tutur berberap orang warga disekitar wilayah tersebut. Tiang listrik sudah berdiri disepanjang jalan […]

  • Honorer 7 Tahun Didepak Tanpa Pesangon, DR.(C) Imam Subiyanto: Ini Bukan Reformasi ASN, Tapi Pemiskinan Terencana

    Honorer 7 Tahun Didepak Tanpa Pesangon, DR.(C) Imam Subiyanto: Ini Bukan Reformasi ASN, Tapi Pemiskinan Terencana

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Honorer 7 Tahun Didepak Tanpa Pesangon‎‎Pemalang, RI – Seorang tenaga honorer di Dinas Pariwisata Kabupaten Pemalang , bernama Romadlon ,  harus menelan pil pahit setelah tujuh tahun mengabdi sejak 2018.‎‎Tanpa kesalahan, tanpa pelanggaran disiplin dan tanpa proses transparan, tanpa surat,  ia diberhentikan begitu saja per 28 Desember 2025, tanpa pesangon, tanpa kompensasi, bahkan tanpa kepastian […]

  • Semangat Persaudaraan! PSHT Ranting Jrengik Gelar Tes Kenaikan Sabuk di Panyeppen

    Semangat Persaudaraan! PSHT Ranting Jrengik Gelar Tes Kenaikan Sabuk di Panyeppen

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 60
    • 0Komentar

    SAMPANG, RI – Momen yang dinanti-nantikan oleh para siswa Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Ranting Jrengik, Cabang Sampang, Madura, akhirnya tiba. Sebanyak 15 siswa dijadwalkan mengikuti Tes Kenaikan Sabuk pada Kamis malam Jumat (18/12/2025) pukul 19:22 WIB, bertempat di Lapangan Pondok Panyeppen. Rincian Peserta Tes: Teknis Ujian dan Tim Penguji:Ujian kali ini berlangsung cukup ketat […]

  • Harus Saling Mengingatkan Masyarakat, Koptu Septriyadi Melaksanakan Sosialisasi Penggunaan Masker Di Depan Makoramil

    Harus Saling Mengingatkan Masyarakat, Koptu Septriyadi Melaksanakan Sosialisasi Penggunaan Masker Di Depan Makoramil

    • calendar_month Jumat, 12 Mar 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 240
    • 0Komentar

    LAMPUNG BARAT – RI, Masyarakat sebagian besar masih belum mengindahkan anjuran Pemerintah terkait pemakaian masker untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Dari pantauan di beberapa fasilitas umum seperti di depan Makoramil 422-02/Pesisir Selatan  Kabupaten Pesisir Barat, belum seluruhnya warga khususnya pengendara memakai masker, Kamis (11/03). Prihatin dengan sikap masyarakat yang masih enggan menggunakan masker saat […]

  • Bansos Provinsi Tahap 2 Di Bagikan Ke Warga Kelurahan Balongsari Kecamatan Magersari Kota Mojokerto

    Bansos Provinsi Tahap 2 Di Bagikan Ke Warga Kelurahan Balongsari Kecamatan Magersari Kota Mojokerto

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2020
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 254
    • 0Komentar

    MOJOKERTO – RI, Warga Kelurahan Balongsari telah mendapat Bantuan Sosial (Bansos) Tahap 2 dari Pemerintahan Provinsi, penerimaan dilaksanakan di Kantor Balai Kelurahan Balongsari Kecamatan Magersari Kota Mojokerto, (4/7/20). Bantuan Sosial (Bansos) diberikan Pemerintah Provinsi sebanyak 466 Kepala Keluarga sesuai dengan pengajuan dari Kelurahan Balongsari. Warga sangat senang karena disaat pandemi Covid-19 ini, warga betul-betul terdampak […]

  • Meriahnya Ulang Tahun Media Kabar Oposisi Net Dan Arya Media

    Meriahnya Ulang Tahun Media Kabar Oposisi Net Dan Arya Media

    • calendar_month Senin, 21 Des 2020
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 331
    • 0Komentar

    MAGETAN – RI, Meski persaingan di Dunia Media semakin ketat dengan menjamurnya Media Massa baru, baik Online, Cetak, Tv dan Media lainnya tidak membuat Media Kabar Oposisi, Net dan Arya Media khawatir. Terbukti Media tersebut tetap eksis di usianya yang ke 11 tahun dan 3 tahun Arya Media. Memperingati Ulang Tahun tersebut didukung penuh SEKBER […]

expand_less