Breaking News
light_mode
Trending Tags

Bangun Gresik dari Desa, Wabup Alif Tekankan Pentingnya Sinkronisasi Program

  • account_circle Pom py
  • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
  • visibility 135
  • print Cetak

Bangun Gresik dari Desa, Wabup Alif Tekankan Pentingnya Sinkronisasi Program

Gresik, RI – Pembangunan Kabupaten Gresik tidak dapat dilepaskan dari kemajuan desa. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Gresik terus memperkuat kapasitas aparatur pemerintahan desa sekaligus mendorong sinkronisasi program pembangunan agar selaras dengan arah pembangunan daerah.

Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Klinik Desaku: Peningkatan Kapasitas Aparatur Pemerintahan Desa yang digelar di Ruang Mandala Bhakti Praja, Lantai 4 Kantor Bupati Gresik, Kamis (25/6). Kegiatan yang diselenggarakan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Gresik tersebut diikuti sekretaris desa, perangkat kecamatan, serta pemangku kepentingan terkait, dan dibuka oleh Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif.

Dalam arahannya, Wabup Alif menegaskan bahwa pembangunan desa harus berjalan seiring dengan arah pembangunan nasional, provinsi, hingga kabupaten. Menurutnya, keberhasilan pembangunan daerah sangat ditentukan oleh kualitas perencanaan dan pelaksanaan pembangunan di tingkat desa.

“Pemerintahan desa bukan pemerintahan yang paling bawah, tetapi yang paling dekat dengan masyarakat. Karena itu desa menjadi ujung tombak keberhasilan pembangunan,” ujarnya.

Wabup Alif menjelaskan bahwa Kabupaten Gresik memiliki 330 desa yang tersebar di 18 kecamatan serta 26 kelurahan. Dari sekitar 1,3 juta penduduk Kabupaten Gresik, sekitar 88 persen tinggal di wilayah desa. Kondisi tersebut menjadikan desa memiliki peran strategis dalam menentukan arah kemajuan daerah.

Lebih lanjut, dengan mayoritas penduduk Gresik berada di wilayah desa, pembangunan daerah harus dimulai dari desa. Karena itu, setiap program pembangunan desa perlu dirancang selaras dengan arah pembangunan kabupaten. Ia menegaskan bahwa desa tidak lagi diposisikan sebagai objek pembangunan yang hanya menerima program, melainkan sebagai subjek pembangunan yang aktif mengembangkan potensi wilayah dan mendorong kesejahteraan masyarakat.

Untuk mewujudkan pembangunan yang terintegrasi tersebut, Wabup menekankan pentingnya sinkronisasi program dan dokumen perencanaan mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan hingga desa. Menurutnya, RPJMD Kabupaten, RKPD, Renstra Kecamatan, RPJM Desa, RKP Desa hingga APBDes harus saling terhubung dan mendukung tujuan pembangunan yang sama.

Meski demikian, Wabup mengakui masih terdapat sejumlah tantangan dalam harmonisasi pembangunan, mulai dari program yang tumpang tindih, data antarinstansi yang belum sinkron, perbedaan prioritas pembangunan, hingga efektivitas penggunaan anggaran yang perlu terus ditingkatkan. Karena itu, ia menekankan pentingnya penguatan tata kelola data di tingkat desa sebagai dasar penyusunan kebijakan yang tepat sasaran.

“Data kemiskinan, data stunting, data infrastruktur desa, semuanya harus dipastikan akurat. Dari data yang akurat akan lahir kebijakan yang tepat dan penggunaan anggaran yang efektif,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia mengaitkan pembangunan desa dengan visi Nawakarsa Gresik Baru. Berbagai program pembangunan desa diharapkan mampu mendukung agenda pembangunan daerah, mulai dari peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan, pengentasan kemiskinan, pembangunan infrastruktur dasar, ketahanan pangan, peningkatan investasi, penguatan kualitas sumber daya manusia, layanan kesehatan, hingga pengembangan nilai-nilai keagamaan, budaya, dan pariwisata.

Dalam kesempatan tersebut, Wabup Alif juga mengajak seluruh pemangku kepentingan memperkuat kolaborasi melalui pendekatan pentahelix yang melibatkan pemerintah, akademisi, dunia usaha, media, dan komunitas.

“Pembangunan desa tidak bisa dikerjakan sendiri. Dibutuhkan sinergi dan kolaborasi seluruh pihak agar pembangunan yang kita lakukan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.

Sementara itu, mewakili Kepala Dinas PMD Kabupaten Gresik, Riyan Pramana Swanda menyampaikan bahwa kegiatan Klinik Desaku merupakan bagian dari upaya peningkatan kapasitas aparatur pemerintahan desa di tengah dinamika regulasi yang terus berkembang.

Menurutnya, setelah terbitnya Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa beserta berbagai regulasi turunannya, pemerintah desa dituntut semakin adaptif dalam menjalankan tata kelola pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.

Ia menjelaskan bahwa sejak lahirnya Undang-Undang Desa, terdapat banyak regulasi yang harus dipahami dan diimplementasikan oleh pemerintah desa. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas aparatur desa menjadi kebutuhan yang harus dilakukan secara berkelanjutan.

“Sekretaris desa yang hadir hari ini adalah motor utama penggerak yang ada di desa. Karena itu peningkatan kapasitas dan pemahaman regulasi menjadi hal yang sangat penting,” ujarnya.

Riyan juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Gresik dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan desa, termasuk melalui kebijakan pengalokasian dana desa dan bagi hasil pajak daerah yang selama ini menjadi salah satu instrumen pendukung pembangunan di tingkat desa. (Rdwn)

Tags
  • Penulis: Pom py

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dimalam Hari Jalan Penghujung Parit Haji Husin II Gelap Gulita

    Dimalam Hari Jalan Penghujung Parit Haji Husin II Gelap Gulita

    • calendar_month Senin, 14 Jul 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 282
    • 0Komentar

    PONTIANAK, RI – Diwilayah kota Pontianak ternyata masih ada kurang nya pemeliharaan penerang lampu jalan seperti halnya saja di persimpangan ujung Jalan Parit H. Husin II, menuju kewilayah perbatasan Desa Sungai raya dalam atau ke SPBU di wilayah Pontianak tenggara. Dilokasi jalan tersebut diketahui setiap malamnya gelap dikarena lampu penerang jalan tidak hidup para pengguna […]

  • Komisi III DPRD Mojokerto Sidak Proyek Jalan, Tekankan Kualitas dan Percepatan Pekerjaan

    Komisi III DPRD Mojokerto Sidak Proyek Jalan, Tekankan Kualitas dan Percepatan Pekerjaan

    • calendar_month Rabu, 9 Jul 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 246
    • 0Komentar

    MOJOKERTO, RI – Usai mengikuti Paripurna, Komisi III DPRD Kabupaten Mojokerto langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke dua proyek pembangunan jalan yang menjadi perhatian publik. Sidak ini dilakukan pada Senin (7/7/2025) sebagai bentuk pengawasan terhadap progres infrastruktur yang menggunakan dana APBD. Lokasi pertama yang dikunjungi adalah proyek pelebaran jalan ruas Banjaragung–Balongmojo yang dikerjakan oleh CV […]

  • Sukseskan Pemilu 2024, Mas Pj Wali Kota Cek Gudang Logistik KPU

    Sukseskan Pemilu 2024, Mas Pj Wali Kota Cek Gudang Logistik KPU

    • calendar_month Selasa, 2 Jan 2024
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 277
    • 0Komentar

    KOTA MOJOKERTO, RI – Penjabat (Pj) Wali Kota Mojokerto Moh. Ali Kuncoro melakukan pengecekan secara langsung logistik Pemilu di gudang KPU, Jalan Majapahit Selatan, Kota Mojokerto pada Selasa, (2/1/2024). Ali Kuncoro menyampaikan bahwa kegiatan tersebut untuk memastikan ketersediaan logistik pemilu yang akan digunakan pada Pemilu 14 Februari 2024 mendatang. “Hari ini kita pastikan bahwa seluruh […]

  • Komsos Dengan Masyarakat, Babinsa Gempol Ngopi Bareng

    Komsos Dengan Masyarakat, Babinsa Gempol Ngopi Bareng

    • calendar_month Sabtu, 18 Mar 2023
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 285
    • 0Komentar

    Pasuruan, RI – Ciptakan kedekatan dengan warga binaan, Babinsa Koramil 0819/20 Gempol Serka sugeng laksanakan Komsos (Komunikasi Sosial) dengan warga di Dusun Randupitu Desa Randupitu Kec. Gempol Pasuruan-Jatim. Sabtu (18/3/23). Pada kesempatan ini Babinsa bersama warga ngopi bareng dan  membahas tentang situasi dan kondisi serta perkembangan di wilayah bianaanya. Di suasana yang penuh keakraban Serka […]

  • Sosialisasi Cabenisasi Pulorejo dan Wates Masifkan Cabenisasi, Bibit Cabai Gratis untuk Warga Kota Mojokerto

    Sosialisasi Cabenisasi Pulorejo dan Wates Masifkan Cabenisasi, Bibit Cabai Gratis untuk Warga Kota Mojokerto

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle Pom py
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Sosialisasi Cabenisasi Pulorejo dan Wates Masifkan Cabenisasi, Bibit Cabai Gratis untuk Warga Kota Mojokerto Kota Mojokerto, RI – Gerakan Cabenisasi sebagai bagian dari upaya Pemerintah Kota Mojokerto dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus pengendalian inflasi melalui pemanfaatan pekarangan rumah warga terus dimasifkan oleh Pemerintah Kota Mojokerto. Pada Selasa (5/5) warga Kelurahan Pulorejo, secara langsung mendapatkan penguatan […]

  • Kejari Pontianak Ringkus Dua Tersangka Dugaan Pengadaan Fiber Optik Kalbar

    Kejari Pontianak Ringkus Dua Tersangka Dugaan Pengadaan Fiber Optik Kalbar

    • calendar_month Kamis, 1 Mei 2025
    • account_circle Pom py
    • visibility 261
    • 0Komentar

    Foto Kejari Pontianak Amankan 2 tersangka dugaan pengadaan Fiber Optik kalbar PONTIANAK,RI – Penyerahan Tersangka dan Barang Bukti (Tahap II) terhadap Tersangka Pidana Korupsi Dugaan Penyimpangan Dalam Pengadaan Fiber Optik. Untuk Peningkatan Jaringan Internet Antar Instansi Pemerintah Provinsi Kalimantan BaratTahun Anggaran 2022 s/d 2023 Pada Dinas Komunikasi Dan Informatika Provinsi Kalimantan Barat Pontianak, 29 April […]

expand_less