Begal Dini Hari di Gresges Asemrowo : Anggota PSHT jadi korban, Honda Stylo raib
- account_circle Redaksi Pagi
- calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
- visibility 237
- print Cetak

Begal Dini Hari di Gresges Asemrowo
SURABAYA RI - Aksi pembegalan motor kembali meresahkan warga Surabaya. Kali ini, seorang anggota Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Rayon Greges menjadi korban saat hendak pulang usai latihan pencak silat. Korban harus kehilangan sepeda motor Honda Stylo miliknya setelah diserang pelaku di Jalan Greges, Kecamatan Asemrowo, pada Jumat dini hari, 17 Oktober 2025, sekitar pukul 03.00 WIB.
Korban, yang diidentifikasi dengan nama samaran Angga, diserang oleh pelaku yang hingga kini belum teridentifikasi. Angga harus merelakan Honda Stylo kesayangannya dibawa kabur para begal.
Jurnalis Radar Indonesia memperoleh informasi awal terkait insiden ini dari komunitas grup Terjal (Terate Jalanan) dan kemudian dikonfirmasi kebenarannya oleh Dedi, seorang warga di sekitar Surabaya.
Menurut keterangan yang dihimpun, Angga mengalami tindak kekerasan saat dibegal. Ia menderita luka memar di beberapa bagian tubuh, terutama pada kaki kanan.
”Kondisi saya memar di badan, terutama kaki kanan. Motor saya yang Stylo itu hilang,” ujar Angga.
Korban saat ini sedang melakukan perawatan sendiri di kediamannya sambil menunggu waktu subuh.
Belum ada informasi lebih lanjut apakah kasus ini sudah dilaporkan secara resmi ke pihak kepolisian setempat.
Kejadian ini menambah panjang daftar aksi kriminalitas jalanan, khususnya pembegalan, yang meresahkan warga di kawasan Surabaya, terutama pada jam-jam rawan dini hari. Pihak kepolisian diharapkan segera meningkatkan patroli di wilayah-wilayah rawan, termasuk Jalan Greges, untuk mencegah terulangnya kejadian serupa dan segera menangkap para pelaku begal yang meresahkan masyarakat.
(G.Nas)
- Penulis: Redaksi Pagi




Saat ini belum ada komentar