Breaking News
light_mode
Trending Tags

BEM FISIP Untan Gelar Aksi Damai, Tuntut Transparansi Anggaran DPR dan Pengesahan RUU Perampasan Aset

  • account_circle Redaksi Pagi
  • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
  • visibility 334
  • print Cetak

PONTIANAK ,RI– Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Tanjungpura (Untan) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) pada Senin, 1 September 2025.

Aksi damai yang diikuti oleh sekitar 250 orang ini menuntut reformasi DPR RI, termasuk transparansi anggaran, pengesahan Undang-Undang Perampasan Aset, dan evaluasi kinerja Wakil Rakyat.

Aksi dimulai dengan longmarch dari Lapangan Voli FISIP Untan menuju Kantor DPRD Kalbar, dipimpin oleh koordinator lapangan (korlap) Pangestu.

Dalam orasinya, Mahasiswa menyuarakan kekecewaan terhadap kinerja DPR dan menyoroti isu kenaikan tunjangan yang dianggap tidak masuk akal di tengah kondisi ekonomi Negara.

Mereka juga mendesak agar para wakil rakyat kembali berfungsi sebagai penyambung lidah Masyarakat.

Aksi tersebut disambut oleh jajaran pimpinan DPRD Kalbar, termasuk Ketua DPRD Aloysius, Wakil Ketua I Hj. Hadijah Fitriah, Wakil Ketua II Ir. H. Prabasa Anantatur, dan Wakil Ketua III H. Nofal Nofiendra.

Turut hadir pula Kapolda Kalbar Irjen Pol Pipit Rismanto, Pangdam XII/Tanjungpura Mayjen TNI Jamalluael, serta Gubernur Kalbar Ria Norsan dan Wakil Gubernur Kalbar.

Dalam pertemuan dengan pimpinan dewan, Presiden Mahasiswa FISIP Untan, Debora Ketrin Tini Malau, membacakan enam poin tuntutan utama.

Poin-poin tersebut mencakup desakan agar DPR RI merinci biaya terkait isu kenaikan tunjangan, pembentukan lembaga independen untuk mengevaluasi DPR, serta pengembalian marwah dewan sebagai perwakilan rakyat.

Mahasiswa juga menuntut pengesahan UU Perampasan Aset dan kejelasan regulasi terkait Pertambangan Tanpa Izin (PETI).

“Sebuah kehormatan bagi kami pada aksi damai hari ini langsung ditemui oleh Ketua DPRD Provinsi Kalbar. Tuntutan utama kami adalah reformasi DPR.

Kami mendesak adanya transparansi dan akuntabilitas.”

“Kami juga menuntut pengesahan UU Perampasan Aset karena ini penting untuk memberantas korupsi dan memastikan keadilan bagi masyarakat.” ungkap Debora.

Menanggapi tuntutan tersebut, Ketua DPRD Kalbar, Aloysius, S.H., M.Si., menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadirannya pada aksi sebelumnya.

Ia menyatakan bahwa tuntutan mahasiswa terkait tunjangan DPR sudah dibekukan dan surat tuntutan sebelumnya telah diteruskan ke DPR RI.

“Kami akan mengawal tuntutan yang kawan-kawan sampaikan saat ini dan akan meneruskannya ke DPR RI.

Kami juga berduka terhadap pejuang-pejuang demokrasi yang gugur dalam menyampaikan aspirasi,” ujar Aloysius.

Aksi unjuk rasa yang berlangsung damai ini mendapatkan pengamanan ketat dari pihak Kepolisian.

Kombes Pol Dr. Bayu Suseno, Kabid Humas Polda Kalbar, menyatakan bahwa pengamanan dilakukan untuk memastikan kegiatan berjalan aman dan tertib.

“Kami dari Kepolisian bertugas mengamankan jalannya unjuk rasa agar berjalan dengan aman, tertib, dan tidak ada aksi anarkis.”

“Kami memastikan hak masyarakat untuk menyampaikan pendapat di muka umum dapat terlaksana dengan baik. Kami mengapresiasi massa aksi yang tetap menjaga ketertiban hingga akhir kegiatan.” tegas Bayu.

Aksi berakhir pada pukul 15.57 WIB setelah massa membacakan sumpah Mahasiswa. Seluruh massa membubarkan diri dengan tertib kembali ke titik kumpul awal.

Pewarta : Muly

  • Penulis: Redaksi Pagi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Demo P2T2 DAS Tuntut Tangkap Oknum PUTR Diduga Lakukan Pungli Diatas Tanah Besuk

    Demo P2T2 DAS Tuntut Tangkap Oknum PUTR Diduga Lakukan Pungli Diatas Tanah Besuk

    • calendar_month Kamis, 27 Jun 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 533
    • 0Komentar

    Lumajang, RI – Sejumlah Masyarakat yang tergabung di P2T2 ( Perkumpulan Penggarap Tanah Terlantar) daerah aliran sungai DAS desa Besuk kecamatan tempeh kabupaten Lumajang yang merupakan tanah negara stren Afvour Brubi, gelar aksi damai di depan Pemkab kabupaten Lumajang Kamis (27/06/2024). Ada beberapa tuntutan dalam aksi yang di gelar di antaranya meminta polisi mengusut tuntas […]

  • Pemkot Tasikmalaya Menyerukan Pada Masyarakat Untuk Melapor Bila PJU Tidak Berfungsi

    Pemkot Tasikmalaya Menyerukan Pada Masyarakat Untuk Melapor Bila PJU Tidak Berfungsi

    • calendar_month Jumat, 8 Agt 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 167
    • 0Komentar

    KOTA TASIKMALAYA,RI- Pemkot Tasikmalaya melalui Dinas Perhubungan terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kenyamanan dan keselamatan warga, khususnya pada malam hari. Salah satu langkah konkret yang dilakukan yaitu melalui monitoring dan perbaikan pemeliharaan Penerangan Jalan Umum (PJU) yang tidak berfungsi di sejumlah titik strategis Kota Tasikmalaya, Rabu 6 Agustus 2025. “Adapun Kegiatan ini menurut beliau, merupakan […]

  • Kabar Angin Surga Bagi “UMKM” Bahwa Pemkab Tasikmalaya  Sedang Menyiapkan Progam Pinjaman Tanpa Bunga

    Kabar Angin Surga Bagi “UMKM” Bahwa Pemkab Tasikmalaya Sedang Menyiapkan Progam Pinjaman Tanpa Bunga

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 105
    • 0Komentar

    KAB TASIKMALAYA,RI- Dalam rangka meningkatkan usaha kecil menengah mikro (UMKM), Pemkab Tasikmalaya sedang menyiapkan program pinjaman tanpa bunga bagi tujuh ribu (7.000 ) pelaku usaha diwilayah kabutaten Tasikmalaya. Bupati Tasikmalaya, DR. H Cecep Nurul Yakin, S.Pd, M.Pd, mengatakan 0afa awak media, bahwa program ini bertujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekaligus membantu pelaku usaha pemula […]

  • Babinsa Puspo Himbau Pengunjung Tempat Wisata Patuhi Prokes

    Babinsa Puspo Himbau Pengunjung Tempat Wisata Patuhi Prokes

    • calendar_month Kamis, 25 Feb 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 344
    • 0Komentar

    PASURUAN – RI, Melalui patroli rutin Babinsa Koramil 0819/16 Puspo berkeliling di wilayah teritorial binaan, tidak terkecuali di tempat Obyek Wisata Taman Wisata Red Flower Kecamatan Puspo Kabupaten Pasuruan yang sering di kunjungi masyarakat. Melihat ada sebagain warga yang berkunjung ketempat Wisata tersebut, dengan pendekatan persuasife dan mengedepankan sikap humanis Babinsa Serda Suliono Serda Parwito […]

  • Armada DBS 3 Milik Pemkab Sumenep Dipertanyakan Keberadaannya, Warga Kangean Kecewa Sekarang Entah di Mana

    Armada DBS 3 Milik Pemkab Sumenep Dipertanyakan Keberadaannya, Warga Kangean Kecewa Sekarang Entah di Mana

    • calendar_month Sabtu, 20 Des 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 86
    • 0Komentar

    SUMENEP,RI- Keberadaan Kapal DBS 3, kapal penyeberangan milik Pemerintah Kabupaten Sumenep, kini menjadi tanda tanya besar di tengah masyarakat kepulauan, khususnya warga Kangean. Kapal yang sebelumnya digadang-gadang sebagai solusi transportasi laut lintas Kalinget–Kangean itu belakangan tak lagi terdengar kabarnya. Berdasarkan pantauan dan penelusuran media, DBS 3 yang semula diperuntukkan melayani kebutuhan mobilitas warga kepulauan kini […]

  • Pengerukan Tanah di Bantaran Sungai Comal, FWP Akan Melaporkan ke BBWS

    Pengerukan Tanah di Bantaran Sungai Comal, FWP Akan Melaporkan ke BBWS

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Pengerukan Tanah di Bantaran Sungai Comal, FWP Akan Melaporkan ke BBWS. ‎ ‎Pemalang, RI – Kawasan bantaran Sungai Comal merupakan wilayah yang berada dalam pengelolaan Balai Besar Wilayah Sungai Pemali Juana sebagai instansi pemerintah di bawah Kementerian Pekerjaan Umum yang memiliki kewenangan dalam pengelolaan sumber daya air dan sempadan sungai. ‎ Oleh karena itu, setiap […]

expand_less