Breaking News
light_mode
Trending Tags

Bimbingan Teknis Evaluasi Pemberantasan Barang Kena Cukai Ilegal Dan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau 2024

  • account_circle Redaksi Pagi
  • calendar_month Rabu, 11 Des 2024
  • visibility 536
  • print Cetak

Probolinggo,RI- Pada Hari Selasa (10/12/2024) Bertempat di Hotel Jambuluwuk Convention Hall & Resort Batu Malang, Satpol PP Kota Probolinggo menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) yang bertujuan untuk mengevaluasi serta meningkatkan efektivitas pemberantasan barang kena cukai ilegal, terutama rokok ilegal, serta pemanfaatan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun 2024. Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk aparat pemerintah, TNI, Polri, kejaksaan, serta 150 peserta dari berbagai instansi.

Kasat Pol PP Kota Probolinggo, Pujo, dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih dan syukur atas kesempatan yang diberikan. Ia mengungkapkan pentingnya kolaborasi antara Satpol PP, Bea Cukai, TNI, Polri, serta masyarakat dalam pemberantasan peredaran barang kena cukai ilegal. Pujo menekankan bahwa kegiatan ini sejalan dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 72 Tahun 2024, yang mengatur penggunaan dana hasil cukai tembakau untuk berbagai sektor pembangunan.

“Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan pemahaman dan keterampilan kepada petugas dalam mendeteksi, mengawasi, dan menindak barang-barang ilegal, khususnya rokok ilegal. Selain itu, kami juga ingin memastikan bahwa DBHCHT digunakan dengan tepat sasaran dan efisien,” kata Pujo.

Dalam laporan yang disampaikan, Pujo menjelaskan bahwa sepanjang tahun 2024, Satpol PP Kota Probolinggo telah melaksanakan 23 kali pengumpulan informasi dan 15 kali pemberantasan barang kena cukai ilegal, dengan total barang bukti berupa 140.000 batang rokok ilegal. Ia juga menyoroti pentingnya kerjasama antara warga, aparat pemerintah, dan instansi terkait dalam memberantas peredaran rokok ilegal yang merugikan negara.

PJ. Walikota Probolinggo, M. Taufik Kurniawan, dalam kesempatan yang sama menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan ini. Ia mengingatkan bahwa peredaran rokok ilegal bukan hanya merugikan dari sisi penerimaan negara, tetapi juga dapat merusak ekonomi lokal dan kesehatan masyarakat. Taufik menegaskan bahwa pemberantasan rokok ilegal harus dilakukan sejak dini agar tidak berkembang menjadi masalah yang lebih besar.

“Kolaborasi yang baik antara pemerintah daerah, pusat, dan masyarakat sangat penting untuk mencegah dampak negatif dari rokok ilegal. Jika kita tidak menangani masalah ini dengan serius, dampaknya bisa sangat luas, mulai dari penurunan penerimaan negara hingga meningkatnya pengangguran,” ujar Taufik.

Kepala KPPBC TMPC Kota Probolinggo, Bagus Sulistiyono, SE, turut memberikan penjelasan terkait dengan pengelolaan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT). Ia menekankan pentingnya kerjasama antara pemerintah pusat dan daerah untuk memastikan pengelolaan dana ini tepat sasaran, terutama dalam sektor kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan masyarakat.

“Dana ini sangat penting untuk mendukung pembangunan daerah, namun harus digunakan dengan transparan dan bertanggung jawab. Pengelolaan yang baik akan memberikan dampak positif bagi masyarakat, terutama dalam bidang kesehatan dan sosial,” ujar Bagus.

Kasi Intel Kejaksaan Negeri Kota Probolinggo. Tesa, menekankan pentingnya sinergi antara kejaksaan, kepolisian, dan pihak terkait dalam menangani masalah peredaran rokok ilegal. Ia menjelaskan bahwa meskipun sosialisasi bisa dilakukan dengan berbagai metode di masa depan, hukum tetap harus ditegakkan. Ia mengingatkan bahwa rokok ilegal tidak hanya merugikan kesehatan masyarakat, tetapi juga menurunkan potensi pemasukan negara yang berasal dari cukai tembakau. Dalam penjelasannya, dijelaskan bahwa sekitar 33% penduduk Indonesia tetap merokok, bahkan dengan harga rokok yang tinggi. Oleh karena itu, penting untuk mengidentifikasi rokok ilegal yang beredar di pasaran, yang seringkali tidak membayar cukai dan menghindari aturan yang berlaku.

Di Tempat Yang Sama, Kasat Reskrim Polres Probolinggo Kota, AKP Didik Riyanto, SH, juga memberikan wawasan tentang strategi penegakan hukum terhadap pelaku peredaran rokok ilegal. Ia menyampaikan bahwa meskipun pengawasan sudah dilakukan, tetapi masih terdapat celah yang memungkinkan peredaran barang ilegal, seperti rokok, untuk terus berkembang. Faktor ekonomi, seperti harga yang lebih murah, sering menjadi daya tarik bagi konsumen untuk membeli produk ilegal ini. Selain itu, lemahnya pengawasan di beberapa titik menjadi salah satu penyebab terus berkembangnya perdagangan rokok ilegal.

Kasat Reskrim juga menjelaskan dampak dari peredaran rokok ilegal, baik dari sisi ekonomi maupun kesehatan. Selain merugikan pendapatan negara, industri yang sah juga akan mengalami kerugian. Terlebih lagi, produk ilegal sering kali mengandung bahan berbahaya yang dapat membahayakan kesehatan, serta menyebabkan pencemaran lingkungan. Oleh karena itu, pemerintah dan pihak kepolisian terus berupaya dengan meningkatkan sosialisasi dan pengawasan agar masyarakat lebih sadar akan bahaya konsumsi rokok ilegal.

Kegiatan ini juga menekankan pentingnya edukasi bagi masyarakat tentang perbedaan antara rokok legal dan ilegal. Pengetahuan yang terbatas tentang hal ini menyebabkan banyak orang tidak menyadari bahwa mereka sedang mengonsumsi produk yang tidak sah. Oleh karena itu, upaya preventif seperti sosialisasi dan penyuluhan kepada masyarakat perlu terus dilakukan. Selain itu, penegakan hukum yang tegas dan pengawasan yang ketat juga diperlukan untuk menanggulangi peredaran rokok ilegal. Ujar Kasat Reskrim Polres Probolinggo Kota.

Kegiatan Bimtek ini tidak hanya bertujuan untuk memberikan pemahaman mengenai aturan terbaru yang berlaku, namun juga untuk memperkuat kolaborasi antara seluruh pihak terkait dalam memberantas peredaran barang kena cukai ilegal. Pengawasan yang lebih ketat dan penegakan hukum yang tegas diharapkan dapat menciptakan iklim perdagangan yang sehat, serta mendukung pembangunan yang berkelanjutan di Kota Probolinggo.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan Satpol PP Kota Probolinggo bersama dengan instansi terkait dapat lebih optimal dalam menjalankan tugasnya, mengawasi dan menindak tegas peredaran rokok ilegal, serta memastikan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau digunakan sesuai dengan peraturan yang berlaku demi kesejahteraan masyarakat.(suh)

  • Penulis: Redaksi Pagi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Puncak Peringatan Hari Sumpah Pemuda di Kota Mojokerto Berlangsung Meriah, Wali Kota: “Pemuda adalah Pewaris Genetika Majapahit yang Unggul”

    Puncak Peringatan Hari Sumpah Pemuda di Kota Mojokerto Berlangsung Meriah, Wali Kota: “Pemuda adalah Pewaris Genetika Majapahit yang Unggul”

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 89
    • 0Komentar

    KOTA MOJOKERTO,RI-Puncak Peringatan Hari Sumpah Pemuda di Kota Mojokerto berlangsung meriah di Taman Bahari Majapahit, Selasa (28/10) malam. Bertajuk Festival Pemuda Kota Mojokerto 2025, kegiatan ini menjadi ajang unjuk kreativitas generasi muda sekaligus penguat semangat nasionalisme di Bumi Majapahit. Beragam penampilan menarik disuguhkan dalam festival tersebut. Mulai dari suara merdu Andita Shevia, juara FLSSN Jawa […]

  • Kodim 1204/sanggau Hadiri acara Perayaan cap go meh tahun 2026

    Kodim 1204/sanggau Hadiri acara Perayaan cap go meh tahun 2026

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 77
    • 0Komentar

    SANGGAU,RI- Komandan Kodim (Dandim) 1204/sanggau Letkol kav Slamet purwanto yang diwakili komandan koramil (danramil) kpt inf eko prasetyo widodo menghadiri acara perayaan cap go meh tahun 2026 bertempat di klenteng Tri Dharma (Pekong) jl r.a kartini kel ilir kota kec, kapuas kab. Sanggau. Selasa 03/03/2026. Turut hadir pada kegiatan, Wakil bupati susana herpena S.Sos., M.H., […]

  • Pemkot Tasikmalaya Gencar Dalam Kebersihan Sampah “Menuju Tasik Resik”

    Pemkot Tasikmalaya Gencar Dalam Kebersihan Sampah “Menuju Tasik Resik”

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 31
    • 0Komentar

    KOTA TASIKMALAYA,RI-  Dalam upaya peningkatan kebersihan disepanjang jalan Pemerintah Kota Tasikmalaya gencar melakukan kegiatan Gotong Royong. Aksi kali ini Aksi Jum’at Resik pada Jumat (22/5/2026) di ruas Flyover Jalan Lingkar Utara hingga Jembatan Ciloseh, Kota Tasikmalaya. Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Program Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) guna mewujudkan Kota Tasikmalaya yang bersih, […]

  • PENETAPAN NOMOR URUT PASANGAN CALON BUPATI LUMAJANG DAN CALON WAKIL BUPATI 2024

    PENETAPAN NOMOR URUT PASANGAN CALON BUPATI LUMAJANG DAN CALON WAKIL BUPATI 2024

    • calendar_month Selasa, 24 Sep 2024
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 393
    • 0Komentar

    Post Views: 477

  • RSUD Kertosono Sigap Jemput Bola Untuk Pasokan Stok Oksigen

    RSUD Kertosono Sigap Jemput Bola Untuk Pasokan Stok Oksigen

    • calendar_month Kamis, 29 Jul 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 417
    • 0Komentar

    NGANJUK – RI, RSUD Kertosono dalam menangani Pasien Covid-19 Varian Delta yang mengalami sesak nafas pihak Rumah Sakit Umum Kertosono telah menyediakan tabung oksigen, stok tabung oksigen telah tercukupi dan pihak Rumah Sakit Kertosono siap menjemput bola untuk persediaan stok tabung oksigen, bahkan stok tabung hanya diperuntukkan bagi Pasien Covid-19. Pihak Rumah Sakit Umum Daerah […]

  • Usai Divaksin, Warga Desa Ketitang Lor Dapat Minyak Goreng Gratis

    Usai Divaksin, Warga Desa Ketitang Lor Dapat Minyak Goreng Gratis

    • calendar_month Selasa, 5 Apr 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 229
    • 0Komentar

    KABUPATEN PEKALONGAN – RI, Warga Desa Ketitang Lor Kecamatan Bojong Kabupaten Pekalongan tampak berbondong-bondong mengikuti kegiatan Vaksinasi massal yang digelar Pemerintah Desa setempat bersama pihak Kepolisian dari Polsek Bojong. Karena usai di Vaksin para Peserta diberi minyak goreng 1 liter secara cuma-cuma alias gratis. Pembagian minyak goreng gratis kepada Peserta Vaksinasi ini sengaja dilakukan Pemerintah […]

expand_less