Breaking News
light_mode
Trending Tags

Bimbingan Teknis Evaluasi Pemberantasan Barang Kena Cukai Ilegal Dan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau 2024

  • account_circle Redaksi Pagi
  • calendar_month Rabu, 11 Des 2024
  • visibility 637
  • print Cetak

Probolinggo,RI- Pada Hari Selasa (10/12/2024) Bertempat di Hotel Jambuluwuk Convention Hall & Resort Batu Malang, Satpol PP Kota Probolinggo menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) yang bertujuan untuk mengevaluasi serta meningkatkan efektivitas pemberantasan barang kena cukai ilegal, terutama rokok ilegal, serta pemanfaatan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun 2024. Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk aparat pemerintah, TNI, Polri, kejaksaan, serta 150 peserta dari berbagai instansi.

Kasat Pol PP Kota Probolinggo, Pujo, dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih dan syukur atas kesempatan yang diberikan. Ia mengungkapkan pentingnya kolaborasi antara Satpol PP, Bea Cukai, TNI, Polri, serta masyarakat dalam pemberantasan peredaran barang kena cukai ilegal. Pujo menekankan bahwa kegiatan ini sejalan dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 72 Tahun 2024, yang mengatur penggunaan dana hasil cukai tembakau untuk berbagai sektor pembangunan.

“Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan pemahaman dan keterampilan kepada petugas dalam mendeteksi, mengawasi, dan menindak barang-barang ilegal, khususnya rokok ilegal. Selain itu, kami juga ingin memastikan bahwa DBHCHT digunakan dengan tepat sasaran dan efisien,” kata Pujo.

Dalam laporan yang disampaikan, Pujo menjelaskan bahwa sepanjang tahun 2024, Satpol PP Kota Probolinggo telah melaksanakan 23 kali pengumpulan informasi dan 15 kali pemberantasan barang kena cukai ilegal, dengan total barang bukti berupa 140.000 batang rokok ilegal. Ia juga menyoroti pentingnya kerjasama antara warga, aparat pemerintah, dan instansi terkait dalam memberantas peredaran rokok ilegal yang merugikan negara.

PJ. Walikota Probolinggo, M. Taufik Kurniawan, dalam kesempatan yang sama menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan ini. Ia mengingatkan bahwa peredaran rokok ilegal bukan hanya merugikan dari sisi penerimaan negara, tetapi juga dapat merusak ekonomi lokal dan kesehatan masyarakat. Taufik menegaskan bahwa pemberantasan rokok ilegal harus dilakukan sejak dini agar tidak berkembang menjadi masalah yang lebih besar.

“Kolaborasi yang baik antara pemerintah daerah, pusat, dan masyarakat sangat penting untuk mencegah dampak negatif dari rokok ilegal. Jika kita tidak menangani masalah ini dengan serius, dampaknya bisa sangat luas, mulai dari penurunan penerimaan negara hingga meningkatnya pengangguran,” ujar Taufik.

Kepala KPPBC TMPC Kota Probolinggo, Bagus Sulistiyono, SE, turut memberikan penjelasan terkait dengan pengelolaan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT). Ia menekankan pentingnya kerjasama antara pemerintah pusat dan daerah untuk memastikan pengelolaan dana ini tepat sasaran, terutama dalam sektor kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan masyarakat.

“Dana ini sangat penting untuk mendukung pembangunan daerah, namun harus digunakan dengan transparan dan bertanggung jawab. Pengelolaan yang baik akan memberikan dampak positif bagi masyarakat, terutama dalam bidang kesehatan dan sosial,” ujar Bagus.

Kasi Intel Kejaksaan Negeri Kota Probolinggo. Tesa, menekankan pentingnya sinergi antara kejaksaan, kepolisian, dan pihak terkait dalam menangani masalah peredaran rokok ilegal. Ia menjelaskan bahwa meskipun sosialisasi bisa dilakukan dengan berbagai metode di masa depan, hukum tetap harus ditegakkan. Ia mengingatkan bahwa rokok ilegal tidak hanya merugikan kesehatan masyarakat, tetapi juga menurunkan potensi pemasukan negara yang berasal dari cukai tembakau. Dalam penjelasannya, dijelaskan bahwa sekitar 33% penduduk Indonesia tetap merokok, bahkan dengan harga rokok yang tinggi. Oleh karena itu, penting untuk mengidentifikasi rokok ilegal yang beredar di pasaran, yang seringkali tidak membayar cukai dan menghindari aturan yang berlaku.

Di Tempat Yang Sama, Kasat Reskrim Polres Probolinggo Kota, AKP Didik Riyanto, SH, juga memberikan wawasan tentang strategi penegakan hukum terhadap pelaku peredaran rokok ilegal. Ia menyampaikan bahwa meskipun pengawasan sudah dilakukan, tetapi masih terdapat celah yang memungkinkan peredaran barang ilegal, seperti rokok, untuk terus berkembang. Faktor ekonomi, seperti harga yang lebih murah, sering menjadi daya tarik bagi konsumen untuk membeli produk ilegal ini. Selain itu, lemahnya pengawasan di beberapa titik menjadi salah satu penyebab terus berkembangnya perdagangan rokok ilegal.

Kasat Reskrim juga menjelaskan dampak dari peredaran rokok ilegal, baik dari sisi ekonomi maupun kesehatan. Selain merugikan pendapatan negara, industri yang sah juga akan mengalami kerugian. Terlebih lagi, produk ilegal sering kali mengandung bahan berbahaya yang dapat membahayakan kesehatan, serta menyebabkan pencemaran lingkungan. Oleh karena itu, pemerintah dan pihak kepolisian terus berupaya dengan meningkatkan sosialisasi dan pengawasan agar masyarakat lebih sadar akan bahaya konsumsi rokok ilegal.

Kegiatan ini juga menekankan pentingnya edukasi bagi masyarakat tentang perbedaan antara rokok legal dan ilegal. Pengetahuan yang terbatas tentang hal ini menyebabkan banyak orang tidak menyadari bahwa mereka sedang mengonsumsi produk yang tidak sah. Oleh karena itu, upaya preventif seperti sosialisasi dan penyuluhan kepada masyarakat perlu terus dilakukan. Selain itu, penegakan hukum yang tegas dan pengawasan yang ketat juga diperlukan untuk menanggulangi peredaran rokok ilegal. Ujar Kasat Reskrim Polres Probolinggo Kota.

Kegiatan Bimtek ini tidak hanya bertujuan untuk memberikan pemahaman mengenai aturan terbaru yang berlaku, namun juga untuk memperkuat kolaborasi antara seluruh pihak terkait dalam memberantas peredaran barang kena cukai ilegal. Pengawasan yang lebih ketat dan penegakan hukum yang tegas diharapkan dapat menciptakan iklim perdagangan yang sehat, serta mendukung pembangunan yang berkelanjutan di Kota Probolinggo.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan Satpol PP Kota Probolinggo bersama dengan instansi terkait dapat lebih optimal dalam menjalankan tugasnya, mengawasi dan menindak tegas peredaran rokok ilegal, serta memastikan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau digunakan sesuai dengan peraturan yang berlaku demi kesejahteraan masyarakat.(suh)

  • Penulis: Redaksi Pagi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Simak Rekomendasi Sarung Bantal Lembut yang Bikin Tidur Makin Nyenyak!

    Simak Rekomendasi Sarung Bantal Lembut yang Bikin Tidur Makin Nyenyak!

    • calendar_month Jumat, 9 Sep 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 454
    • 0Komentar

    Rekomendasi sarung bantal lembut dicari banyak orang agar kualitas tidur terjaga. Sarung bantal yang lembut membuat Anda dan keluarga tidur lebih nyenyak dan tidak merasakan gatal akibat bahan yang kurang baik. Bahkan, mampu memperpanjang usia bantal karena bantal selalu bersih dan tak cepat robek. Rekomendasi Merek Sarung Bantal yang lembut selain menjaga kenyamanan tidur dan […]

  • Antisipasi Pencurian, Kebijakan Desa Ngadisari Justru Berujung Laporan

    Antisipasi Pencurian, Kebijakan Desa Ngadisari Justru Berujung Laporan

    • calendar_month Minggu, 19 Apr 2026
    • account_circle Pom py
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Antisipasi Pencurian, Kebijakan Desa Ngadisari Justru Berujung Laporan Probolinggo,RI– Maraknya aksi pencurian hasil pertanian dan penipuan dengan berbagai modus yang terjadi di sejumlah daerah memicu keresahan masyarakat. Di Desa Ngadisari, fenomena tersebut bahkan mendorong pemerintah desa bersama warga mengambil langkah tegas guna menjaga keamanan lingkungan. Berangkat dari kondisi tersebut, Pemerintah Desa (Pemdes) Ngadisari, Kecamatan Sukapura, […]

  • Polres Tulungagung Secara Berkala Lakukan Pemeriksaan Senpi Yang Dipegang Personil

    Polres Tulungagung Secara Berkala Lakukan Pemeriksaan Senpi Yang Dipegang Personil

    • calendar_month Senin, 9 Des 2024
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 306
    • 0Komentar

    Tulungagung, RI – Sebagai Pembinaan dan Pengawasan Internal Polri, Polres Tulungagung melalui Bag SDM, Bag Log dan Seksi Propam Polres Tulungagung, melakukan Pemeriksaan Senjata Api Dinas Anggota. Kegiatan rutin ini dipimpin Langsung oleh kapolres Tulungagung didampingi waka polres tulungagung, Kabag SDM, Kabag Log dan Kasipropam Polres Tulungagung dengan melibatkan personil Sipropam Polres Tulungagung, Rabu (04/12/2024). […]

  • Jelang HUT RI Ke 78 Danramil 0819/23 Sukorejo Hadiri Rakor

    Jelang HUT RI Ke 78 Danramil 0819/23 Sukorejo Hadiri Rakor

    • calendar_month Kamis, 13 Jul 2023
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 269
    • 0Komentar

    Pasuruan, RI – Menjelang peringatan HUT RI Ke 78 Tahunb 2023 di bulan Agustus nanti L 0819/23 Sukorejo Hadiri Rakor persiapan peringatan kemerdekaan tersebut di Aula Serba Guna Kecamatan Sukorejo. Kamis (13/07/23) Rakor tersebut dihadiri Budianto, S.H., M.M Camat Sukorejo, Kapten Arh Nanang Sugito Danramil 23 Sukorejo, AKP Saefudin, S.Pd Kapolsek Sukorejo, Panwascam, Kepala KUA […]

  • Lokal Karya Hasilkan Ice Cream Desa Mano’an Bangkalan

    Lokal Karya Hasilkan Ice Cream Desa Mano’an Bangkalan

    • calendar_month Selasa, 13 Des 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 288
    • 0Komentar

    BANGKALAN – RI, Kelangsungan hidup perempuan Desa membutuhkan perhatian langsung dari Pemerintah, baik di tingkat Desa, Kecamatan, maupun Kabupaten. Hal itu diperlukan untuk meningkatkan kualitas intelektual dalam menghadapi zaman modern ini. Karena sebagian besar menginginkan  perkembangan dan kemajuan, seperti Sumarti warga Dusun Dangbigi, Desa Mano’an, Kecamatan Kokop, Kabupaten Bangkalan, Sabtu (09/12/2022). Sumarti, perempuan berusia 16 […]

  • Dorong Ekonomi Rakyat, Pemkab Samosir Gelar Festival Kuliner dan UMKM  Pada Perayaan Hari Jadi ke-22

    Dorong Ekonomi Rakyat, Pemkab Samosir Gelar Festival Kuliner dan UMKM Pada Perayaan Hari Jadi ke-22

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 93
    • 0Komentar

    SAMOSIR,RI-Festival Kuliner dan Pameran UMKM lokal menjadi salah satu rangkaian yang digelar Pemkab Samosir dalam perayaan peringatan hari jadi Samosir ke-22. Bertempat di Segmen V Waterfront City Pangururan, Pameran tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk, setelah melakukan peninjauan di masing-masing stand, Kamis (26/1/2026). Hadir Asisten I Tunggul Sinaga, Asisten II […]

expand_less