Breaking News
light_mode
Trending Tags

Bupati Yani dan Wamen Viva Yoga Lepas Ekspor Rajungan, Tegaskan Gresik Jadi Simpul Hilirisasi Kawasan Transmigrasi

  • account_circle Radar Indonesia
  • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
  • visibility 35
  • print Cetak

Bupati Yani dan Wamen Viva Yoga Lepas Ekspor Rajungan, Tegaskan Gresik Jadi Simpul Hilirisasi Kawasan Transmigrasi

 

Gresik, RI – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama Wakil Menteri Transmigrasi Republik Indonesia, Viva Yoga Mauladi, melepas ekspor rajungan ke Amerika Serikat di CV Kudatama Mas, Kawasan Industri Gresik (KIG), Senin (29/06). Pelepasan ekspor ini menjadi simbol kolaborasi pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan dunia usaha dalam memperkuat hilirisasi produk unggulan kawasan transmigrasi, sekaligus menegaskan peran Gresik sebagai simpul industri pengolahan komoditas perikanan berorientasi ekspor.

Ekspor tersebut merupakan hasil kolaborasi Kementerian Transmigrasi, Pemerintah Kabupaten Gresik, Aruna Indonesia, dan CV Kudatama Mas. Bahan baku rajungan dipasok dari kawasan transmigrasi di Sorong (Papua), Maluku, Maluku Utara, Kabupaten Pasangkayu (Sulawesi Barat), serta kawasan pesisir Gresik dan Lamongan. Seluruh hasil tangkapan kemudian diolah di Gresik sebelum diberangkatkan menuju pasar Amerika Serikat.

Dalam sambutannya, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan Pemerintah Kabupaten Gresik menyambut baik sinergi yang terbangun antara kawasan transmigrasi dengan industri pengolahan di Gresik. Menurutnya, letak strategis Gresik sebagai kawasan industri menjadi modal penting untuk menghubungkan potensi sumber daya dari berbagai daerah dengan pasar ekspor.

“Di tengah situasi ekonomi global yang penuh tantangan, kita patut bersyukur karena produk unggulan daerah, termasuk dari kawasan transmigrasi, mampu menembus pasar dunia. Hari ini kita melepas satu kontainer. Mudah-mudahan ke depan jumlahnya terus meningkat menjadi lima kontainer atau bahkan lebih,” ujar Gus Yani.

Ia menjelaskan, keberhasilan ekspor rajungan ditopang oleh dua kekuatan utama. Pertama, ketersediaan bahan baku yang melimpah dari kawasan pesisir dan kawasan transmigrasi di Indonesia Timur. Kedua, industri pengolahan rajungan merupakan sektor padat karya yang mengandalkan keterampilan sumber daya manusia, khususnya para pekerja perempuan yang mampu menghasilkan produk sesuai standar ekspor.

“Nilai utama industri ini bukan teknologi yang tinggi, melainkan keterampilan tenaga kerjanya. Karena itu kualitas sumber daya manusia harus terus ditingkatkan,” imbuhnya.

Sebagai bentuk dukungan, Pemerintah Kabupaten Gresik membuka ruang kolaborasi dengan dunia usaha melalui program pendidikan dan pelatihan vokasi.

“Kami membuka seluas-luasnya dukungan terhadap peningkatan kompetensi tenaga kerja. Apabila perusahaan membutuhkan pelatihan bagi para pekerjanya, Pemerintah Kabupaten Gresik siap memfasilitasi pelatihan yang tersertifikasi sehingga peningkatan kapasitas SDM menjadi investasi bersama antara pemerintah dan dunia usaha,” tegasnya.

Dalam sesi doorstop, Gus Yani menambahkan bahwa kerja sama tersebut membuka peluang hilirisasi bagi komoditas unggulan lainnya dari kawasan transmigrasi.

“Posisi Gresik sangat strategis karena memiliki industri pengolahan yang sudah berkembang. Hari ini rajungan menjadi contoh sukses. Ke depan bukan tidak mungkin komoditas lain seperti kakao maupun kopra dari kawasan transmigrasi juga dapat diolah di Gresik. Kami berharap dukungan Kementerian Transmigrasi terus diperkuat agar semakin banyak produk unggulan kawasan transmigrasi yang memiliki nilai tambah melalui industri di Gresik,” katanya.

Sementara itu, Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi mengatakan pelepasan ekspor tersebut menjadi bukti bahwa kawasan transmigrasi kini tidak hanya dikenal sebagai sentra produksi tanaman pangan, tetapi juga mampu menghasilkan komoditas perikanan yang memiliki daya saing di pasar internasional.

“Rajungan menjadi salah satu produk unggulan kawasan transmigrasi. Bahan bakunya berasal dari Sorong, Maluku, Maluku Utara, Pasangkayu, hingga kawasan pesisir Gresik dan Lamongan. Melalui kemitraan dengan Aruna, hasil tangkapan nelayan dapat masuk ke pasar ekspor dan memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi masyarakat,” ujarnya.

Menurut Viva Yoga, arah baru pembangunan transmigrasi saat ini berfokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan potensi ekonomi lokal dan hilirisasi produk unggulan.

Ia menjelaskan, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, Kementerian Transmigrasi memiliki empat misi utama, yakni memperkuat persatuan bangsa, mengentaskan kemiskinan, mendukung swasembada pangan, serta menciptakan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru.

“Setiap kawasan transmigrasi memiliki produk unggulan yang berbeda. Karena itu pengembangannya juga harus spesifik, termasuk melalui hilirisasi agar memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi masyarakat,” katanya.

Viva Yoga mengungkapkan, permintaan rajungan dari Amerika Serikat masih sangat tinggi. Saat ini ekspor dilakukan secara rutin dua kali setiap bulan dengan volume sekitar 16 ton per kontainer dan nilai mencapai sekitar Rp14 miliar hingga Rp15 miliar.

Ia juga mengapresiasi proses pengolahan rajungan di CV Kudatama Mas yang telah memenuhi standar internasional. Menurutnya, hampir seluruh proses produksi masih dilakukan secara manual sehingga mampu menyerap banyak tenaga kerja.

“Industri ini bukan hanya menghasilkan devisa, tetapi juga membuka lapangan pekerjaan yang luas. Kami akan terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak agar semakin banyak nelayan di kawasan transmigrasi yang memperoleh manfaat dari rantai nilai ekspor ini,” ujarnya.

Selain memperkuat kemitraan dengan pelaku usaha, Kementerian Transmigrasi juga terus membangun sinergi dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk meningkatkan produktivitas kawasan pesisir transmigrasi melalui pemberdayaan nelayan, penguatan rantai pasok, dan pengembangan hilirisasi sesuai potensi masing-masing daerah.

Viva Yoga menambahkan, apabila pasokan rajungan dari kawasan transmigrasi semakin besar dan berkelanjutan, peluang pembangunan fasilitas pengolahan di kawasan transmigrasi juga semakin terbuka. Dengan demikian, nilai tambah industri tidak hanya dinikmati di daerah pengolahan, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kawasan transmigrasi. (Rdwn)

  • Penulis: Radar Indonesia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Genjot Pembangunan Fisik, Satgas TMMD Imbangan Ke 123 Kodim 1209/Bky Kerahkan Alat Berat

    Genjot Pembangunan Fisik, Satgas TMMD Imbangan Ke 123 Kodim 1209/Bky Kerahkan Alat Berat

    • calendar_month Senin, 3 Mar 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 159
    • 0Komentar

    BENGKAYANG,RI – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) imbangan ke-123 Kodim 1209/Bky terus menggenjot pengerjaan sasaran fisik di Desa Sekida,Kec.Jagoi,Kab.Bengkayang.Minggu (2/3/25). Menghadapi medan yang cukup berat, sejumlah alat berat dikerahkan guna mempercepat proses pembangunan. Komandan Satgas TMMD imbangan ke-123 Kodim 1209/Bky Letkol Inf.Albertinus Mariano S.E.,menegaskan bahwa kehadiran alat berat sangat membantu dalam berbagai pekerjaan,mulai dari […]

  • Polres Lumajang Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kemarau di Gucialit

    Polres Lumajang Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kemarau di Gucialit

    • calendar_month Selasa, 22 Okt 2024
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 262
    • 0Komentar

    Lumajang, RI – Polres Lumajang melalui Satuan Samapta terus berkomitmen membantu masyarakat yang membutuhkan. Melalui program “Samapta Berbagi”, Polres Lumajang mendistribusikan 1200 liter air bersih menggunakan mobil ranger Sabhara. Kasat Samapta Polres Lumajang, AKP Sajito mengatakan, bantuan ini diberikan sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang kesulitan mendapatkan air bersih akibat kemarau panjang. “Kami melihat langsung […]

  • Ada Apa, Proyek DAK SMPN 7 Di Tinjau Dinas. Ini Hasilnya

    Ada Apa, Proyek DAK SMPN 7 Di Tinjau Dinas. Ini Hasilnya

    • calendar_month Selasa, 30 Agt 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 324
    • 0Komentar

    PEKALONGAN – RI, Dinas Pendidikan Kota Pekalongan melalui Kepala Bidang SMP, Toni Widiyanto lakukan Peninjauan pekerjaan rehabilitasi ruang kelas SMPN 7 Kota Pekalongan, Senin (29/8/22). Kegiatan rehabilitasi ruang kelas SMPN 7 Kota Pekalongan, Nomor Kontrak :050/1235, tanggal kontrak :11 Juli 2022. Dengan nilai Rp.766.158.279. Sumber Dana Alokasi Khusus (DAK) APBD Kota Pekalongan Tahun 2022, Pelaksana […]

  • Polisi RW Polres Pasuruan Kota dan Babhinsa Kembali Raih Penghargaan

    Polisi RW Polres Pasuruan Kota dan Babhinsa Kembali Raih Penghargaan

    • calendar_month Selasa, 16 Jan 2024
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 292
    • 0Komentar

    Pasuruan , RI – Bhabinkamtibmas,Polisi RW Polres Pasuruan Kota, dan Babhinsa kembali mendapat piagam penghargaan kali ini penghargaan di berikan oleh kelurahan Kandang Sapi Kecamatan Bugul Kidul. Piagam tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kerja keras mereka dalam menjaga keamanan serta ketertiban di wilayah Kelurahan Kandang Sapi. Minggu(14/1/2024). Bapak Wasuki, S.Kep. NERS. M.M. […]

  • Syukuran Kenaikan Pangkat, Dandim 0815/Mojokerto : Jadikan Evaluasi Sebagai Bentuk Tanggungjawab Moral

    Syukuran Kenaikan Pangkat, Dandim 0815/Mojokerto : Jadikan Evaluasi Sebagai Bentuk Tanggungjawab Moral

    • calendar_month Kamis, 3 Okt 2024
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 554
    • 0Komentar

    MOJOKERTO, RI. Kodim 0815/Mojokerto menggelar acara syukuran kenaikan pangkat Periode 1 Oktober 2024 di Pendapa Griya Paramitha Cikaran, Jalan Gajah Mada Nomor 4, Kota Mojokerto, Jawa Timur, Rabu (02/10/2024). Kegiatan ini digelar sebagai ungkapan rasa syukur atas kenaikan pangkat 107 personel Kodim 0815/Mojokerto terdiri dari 1 Pamen, 101 personel Bintara dan Tamtama KP Reguler, dan […]

  • Kapolres Pasuruan Mengikuti Upacara Hari Jadi Provinsi Jawa Timur Ke-76 Tahun 2021

    Kapolres Pasuruan Mengikuti Upacara Hari Jadi Provinsi Jawa Timur Ke-76 Tahun 2021

    • calendar_month Rabu, 13 Okt 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 241
    • 0Komentar

    PASURUAN – RI, Dalam rangka memperingati Hari Jadi Provinsi Jawa Timur Ke-76, Kapolres Pasuruan AKBP Erick Frendriz, S.I.K., M.Si., bersama Kapolres Pasuruan Kota, dan Komandan Kodim 0819 Pasuruan serta Forkopimda Kabupaten Pasuruan turut diikuti juga Camat se-Kabupaten Pasuruan melaksanakan Upacara di Pendopo Kabupaten Pasuruan. Pelaksanaan Upacara memperingati Hari Jadi Provinsi jawa Timur ini digelar secara […]

expand_less