Breaking News
light_mode
Trending Tags

Diduga Ada Mafia Hukum Yang Melibatkan Oknum Jaksa Kejari Sumenep

  • account_circle Pom py
  • calendar_month Senin, 20 Mei 2024
  • visibility 410
  • print Cetak

SUMENEP, RI – Adanya indikasi dari sejumlah kasus dugaan mafia hukum yang terjadi di lingkungan Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep, Madura, Jawa Timur yang melibatkan oknum Jaksa mulai terkuak.

Pemberitaan yang dilansir dari berita SuaraMadura.id pada 3 Mei 2024, Sebelumnya diberitakan adanya dugaan praktik pemerasan yang dilakukan  oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Sumenep berinisial H atas seorang terpidana perkara Narkotika berinisial M.

Menurut terpidana M dia dimintai uang  sebesar Rp. 75 juta oleh Jaksa H dengan di iming-imingi keringanan hukuman pada proses putusan pengadilan Negeri Sumenep yang disepakati bersama yakni vonis 2 tahun penjara.

Namun hingga sampai pada putusan sidang pengadilan ternyata M di Vonis 4 tahun 1 bulan penjara oleh majelis hakim pengadilan Negeri Sumenep, dan Jaksa H tidak menepati janjinya sesuai dengan kesepakatan awal, seperti dikutip dari media online Suara Madura.

Tidak berselang lama dari pemberitaan sebelumnya, kini muncul lagi berita yang betul-betul mencoreng marwah Kejari Sumenep di mana seorang jaksa Kasi Datun dituding menerima sejumlah uang dalam perkara kasus Gedung Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sumenep.

Salah seorang pemerhati kebijakan publik Kabupaten Sumenep, Fauzi As memberikan pendapatnya bahwa dirinya sudah lama mengetahui adanya informasi perkara gedung Dinkes yang menyeret sejumlah tersangka hingga perkara kasus tersebut dikonversi menjadi uang oleh oknum Kasi Datun Kejari Sumenep.

“ Indikasi dugaan Kotornya beberapa Kasi di Kejari Sumenep sudah saya endus sejak lama meski ramainya baru-baru ini setelah SuaraMadura.id  mengangkat persoalan itu,” Ucapnya, dilansir dari SuaraMadura.id, Minggu (19/5/2024).

Kembali Fauzi As mengungkap, bahwa salah satu tersangka perkara gedung Dinkes sampai menggadaikan mobilnya untuk mendapatkan keringanan hukuman pada perkara tersebut.

Uang hasil dari gadai mobil yang berjumlah ratusan juta Rupiah diserahkan kepada Kasi Datun Kejari Sumenep yang menangani perkara tersebut, dengan komitmen mendapatkan hukuman satu tahun dan pada pada proses sidang tuntutan perkara tersebut sempat di tunda lantaran terdakwa masih menunggu uang yang masih belum terkumpul saat itu.

“Setelah terkumpul uang ratusan juta rupiah sesuai dengan jumlah uang yang diminta diserahkan  langsung kepada Kasi Datun Kejari Sumenep,” jelas Fauzi.

Fauzi As dapat memastikan kebenarannya atas adanya upaya pemberian uang ratusan rupiah kepada Kasi Datun Kejari Sumenep dengan salah satu bukti terdakwa yang merugikan uang Negara miliaran rupiah tersebut mendapatkan hukuman setahun penjara sesuai dengan kesepakatan.

Ditegaskan oleh Fauzi, atas semua pernyataan yang disampaikan tersebut dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

“ Pesan saya buat Pak Kajari Sumenep, kalau memang saya mau dilaporkan atas apa yang saya sampaikan, saya persilahkan,” pungkas Fauzi.

Terakhir, Fauzi meminta kepada Aswas Kejati Jawa Timur untuk segera bersih-bersih dengan memutasi sejumlah oknum Kasi nakal yang ada dilingkungan Kejari Sumenep.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sumenep, Trimo tidak memberikan tanggapan apapun saat dikonfirmasi media ini melalui pesan tertulis, hingga berita  ini di publis, Senin (20/5/2024). (Red)

  • Penulis: Pom py

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gandeng Kementerian Ekonomi Kreatif, Pemkot Mojokerto Beri Pelatihan Skill Advertising untuk UMKM

    Gandeng Kementerian Ekonomi Kreatif, Pemkot Mojokerto Beri Pelatihan Skill Advertising untuk UMKM

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 135
    • 0Komentar

    KOTA MOJOKERTO, RI – Pemerintah Kota Mojokerto terus menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan sektor ekonomi kreatif. Kali ini, bekerjasama dengan Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) Republik Indonesia menggelar pelatihan Skill Advertising bagi para pelaku UMKM. Kegiatan bertajuk “Skill Up Lab Advertising for Creatively Indonesia” ini berlangsung di Aston Hotel Mojokerto, Senin (20/10). Melalui kegiatan ini, para pelaku […]

  • Polisi Tangkap Dua Pelaku Pengeroyokan di Bojong Pekalongan, 4 Lainnya Masih Buron

    Polisi Tangkap Dua Pelaku Pengeroyokan di Bojong Pekalongan, 4 Lainnya Masih Buron

    • calendar_month Rabu, 31 Jan 2024
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 351
    • 0Komentar

    Kab.Pekalongan,radarindonesiaonline.com– Unit Reskrim Polsek Bojong berhasil menangkap dua pelaku pengeroyokan yang terjadi di Desa Babalan Lor, Kecamatan Bojong Kabupaten Pekalongan pada Rabu (5/7/2023) silam. Dimana saat itu korban NF (21) warga Desa Kaliombo Kecamatan Paninggaran Kabupaten Pekalongan dan MRW (21) warga Desa Jatirejo Kecamatan Ampelgading Kabupaten Pemalang dikeroyok hingga enam orang pelaku. Kapolres Pekalongan AKBP […]

  • Wakapolri dan Gubernur Jateng Resmikan Pabrik Garmen Di Pemalang.

    Wakapolri dan Gubernur Jateng Resmikan Pabrik Garmen Di Pemalang.

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Wakapolri dan Gubernur Jateng Resmikan Pabrik Garmen Di Pemalang.‎‎Pemalang, RI – Pabrik Wong Hang Bersaudara dan Akarsa Garment Indonesia (AGI), hari ini Jumat (19/12/2025) diresmikan oleh Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M.‎‎Pabrik garmen khusus seragam TNI/POLRI ini beralamat di Jalan Lingkar Utara, Kelurahan Beji, Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang.‎‎Kegiatan pembukaan pabrik […]

  • Penggeledahan PT DSM, Tim Penyidik Amankan Sejumlah Dokumen

    Penggeledahan PT DSM, Tim Penyidik Amankan Sejumlah Dokumen

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Pom py
    • visibility 85
    • 0Komentar

    *Penggeledahan PT DSM, Tim Penyidik Amankan Sejumlah Dokumen* SANGGAU, RI – Tim penyidik Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat (Kejati Kalbar) melakukan penggeledahan di sejumlah lokasi Kantor PT. Dinamika Sejahtera Mandiri (PT. DSM) -Site Desa Teraju dan Desa Sansat, Kecamatan Toba, Kabupaten Sanggau, Yang diduga berkaitan dengan penanganan perkara tindak pidana korupsi pada Tata Kelola Pertambangan Bauksit […]

  • Desa Kalimo’ok Menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT-DD) Tahap 2 Anggaran Tahun 2020

    Desa Kalimo’ok Menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT-DD) Tahap 2 Anggaran Tahun 2020

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2020
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 334
    • 0Komentar

    SUMENEP – RI, Senin 22 Juni 2020 pukul 13.15 WIB penyaluran Bantuan Langsung Tunai yang bersumber Dana Desa (BLT-DD) tahap 2 bertempat di Balai Desa Kalimo’ok Kecamatan Kalianget Kabupaten Sumenep Madura Jawa timur. Dalam penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT-DD) tahap 2 tersebut dihadiri langsung Kepala Desa Kalimo’ok, Camat Drs. Imam Fajar, Ketua BPD, Perangkat Desa, […]

  • Polri dan Bulog Gerak Cepat Stabilkan Harga Beras Melalui Gerakan Pangan Murah

    Polri dan Bulog Gerak Cepat Stabilkan Harga Beras Melalui Gerakan Pangan Murah

    • calendar_month Jumat, 8 Agt 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 129
    • 0Komentar

    JAKARTA,RI-Menyambut HUT ke-80 RI, Polri dan Perum Bulog bersinergi meluncurkan Gerakan Pangan Murah (GPM) serentak minggu depan sebagai respons atas temuan harga beras di berbagai daerah yang masih melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET). Hal ini ditegaskan dalam rapat persiapan yang dipimpin Irwasum Polri, Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, , hari ini (8/8) di Mabes […]

expand_less